selasar-loader

Budaya apa yang sekarang sudah hilang?

Last Updated Dec 18, 2016

Dalam peradaban manusia, budaya timbul dan hilang. Di Indonesia, budaya yang kini sudah hilang menurut saya adalah budaya malu. Ya, budaya malu. Kenapa iya? Karena kita tidak lagi malu melakukan tindakan kurang terpuji, semisal korupsi (padahal para pejabat punya titel yang sangat berpendidikan tapi kok korupsi, ya? Hmm, aneh) serta hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain. 

Bagaimana menurut Anda?

8 answers

Sort by Date | Votes
Luthfia Rizki
Beauty Enthusiast

Terima kasih dan meminta maaf.

Image result for berterima kasih kepada orang lain

Ilustrasi via bersamadakwah.net

Answered Jan 3, 2017
Uli Hape
Blogger, Working Mom

follow ya

Answered Jan 12, 2017

Budaya kesantunan adalah yang kini sudah hilang.

Answered Jan 12, 2017
Michael Edwin
You are what you ask!

Sudah ada 3 jawaban yang masuk pada pertanyaan ini, dan saya pikir bagus semua yi: 1). Budaya terima kasih dan meminta maaf. 2). Budaya follow ya. 3). Budaya kesantunan.

Saya tambah satu: 'Budaya' tepo saliro

 

Answered Jan 12, 2017
Arti Desvira
Mahasiswi Ilmu Komunikasi

7V4q8V6HpwrVg399ERCoGHQkczfYVlTT.jpg

via italymagazine.com

1. Budaya malu. Kini, banyak remaja yang tidak tahu malu. Mereka dengan seenaknya bertingkah laku semau mereka kapanpun dan di manapun. Contoh: merokok di SPBU/stasiun. Jelas-jelas di setiap tempat itu ada peringatan "dilarang merokok". Entah urat malunya sudah putus atau bagaimana, mereka melakukan itu.

2. Budaya sopan santun. Remaja sekarang juga banyak yang tidak beretika, tidak menghargai seseorang yang lebih tua darinya, seakan-akan hanya dialah yang paling benar. Contoh: anak remaja yang marah ketika dia memarahi seorang nenek tua yang sedang berjalan lama. Padahal, dia tahu bahwa yang dimarahinya adalah seorang nenek yang kesulitan untuk berjalan dengan cepat. Jadi, mohon bersabarlah.

3. Budaya terima kasih. Ini dilibatkan oleh orang-orang yang sering meminta bantuan, tapi tidak pernah mengucapkan terima kasih. Apa alasannya? Biasanya karena teman, cees, apalah itu sebutannya. Biasakanlah mengucapkan terima kasih walau dengan siapapun. Kamu tidak tahu, kan, apa saja yang sudah dia korbankan untuk membantumu? Apa susahnya untuk sekedar mengucapkan terima kasih?

4. Budaya meminta maaf. Meminta maaf kini sudah tidak berlaku di kalangan anak remaja. Ketika temannya marah, bukannya meminta maaf, ia malah berkata. "Ah, baper lo!" Tolong, buat orang yang seperti ini, hargailah perasaan orang. Karena kita makhluk heterogen. Tidak semua hal bisa disamakan, baik pikiran maupun perasaan. 

Semoga saya dan kalian tidak termasuk orang-orang yang kehilangan budaya ini.☺

Answered Mar 12, 2017

sSXIOwujKbdNn_ts0U_iGXp8NF-tcQ6J.jpg

Menurut saya budaya sekarang yang sudah hilang yaitu kurangnya rasa menghargai antara anak muda terhadap orang yang lebih tua. 

 

sumber gambar : bunda.co

Answered Apr 18, 2017

Cara berpakaian kita sebagai orang Indonesia selama ini adalah mengenakan pakaian yang sopan santun. Melihat realitas sekarang, terlebih pada anak muda, cara berpakaiannya sangat tidak sopan. Sekarang ada yang disebut celana umpan (CU) yang tidak hanya dipakai di daerah panas, tetapi juga di daerah dingin .

Saya pikir, budaya yang sopan akan hilang di Indonesia karena kita sudah mulai mengikuti budaya Barat.

Answered Oct 25, 2017
Fajar Cahyono
Mahasiswa Ilmu Filsafat UGM, Peserta Rumah Kepemimpinan Reg. Yogyakarta

Kata budaya jika ditafsirkan secara luas memang maknanya menyangkup segala tindak tanduk manusia dalam merespon alam dan manusia lain. Bentuk kebudayaan juga terbagi menjadi tiga diantaranya, sikap dan perilaku, benda, keyakinan. Membahas persoalan tentang budaya apa yang sekarang sudah hilang? jujur saya menjawabnya agak bingung. Karena cukup abstraknya dan cakupan luasnya pertanyaan diatas jika merujuk definisi yang saya berikan sebelumnya. Namun, disini saya mencoba menjernihkan fenomena budaya yang hilang dan kemunculan budaya baru.

Pada dasarnya budaya merupakan respon manusia atas benda disekitarnya. respon tersebut juga bisa ada yang bersifat temporal bergantung ruang dan waktu benda disekitarnya serta relevansi apakah respon yang diberikan masih menguntungkan manusia atau tidak. Jika merujuk pada buku rhenal Kasali mengenai distruption dikatakan bahwa aktivitas manusia yang tidak bisa membaca zaman akan tergusur digantikan oleh lainnya. berangkat dari penjelasan itu, kita bisa melihat bahwa fenomena kehilangan budaya merupakan hal yang wajar dan biasa yang dilakukan manusia dari waktu ke waktu. 

Answered Feb 2, 2018

Question Overview


12 Followers
1788 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apa itu Mazhab Frankfurt?

Bagaimana perkembangan Mazhab Frankfurt dalam konteks budaya populer?

Apa yang dimaksud dengan Teori Fetisisme Komoditas?

Apa perbedaan antara budaya massa dan masyarakat massa?

Apakah kaitan antara budaya massa dan amerikanisasi?

Apa pendapat Anda tentang amerikanisasi dan kritik atas Teori Budaya Massa?

Bagaimana pengaruh industri budaya terhadap musik pop?

Apakah kaitan antara James Bond dan strukturalisme?

Bagaimanakah konsep hegemoni Gramsci?

Sejauh manakah batasan-batasan dalam Posmodernisme?

Bagaimana sikap Anda apabila mempunyai seorang teman penjilat atau suka cari muka?

Apa pendapatmu tentang isu-isu yang berkembang di media mainstream belakangan ini?

Apa pendapatmu tentang media cetak sekarang?

Bagaimana sistem pembayaran driver Gojek? Apakah mereka menerima semua atau ada sistem komisi dengan perusahaan Gojek?

Mengapa seseorang bisa menyebarkan berita palsu (Hoax)?

Apa praktik politik kotor yang Anda ketahui?

Seperti apakah batasan "pornografi" menurut Anda?

Siapakah yang menggagas FPI?

Kasus-kasus apa saja yang berpotensi menjerat klan SBY?

Apa yang sebenarnya terjadi dengan Antasari Azhar?

Apa Anda pernah menyaksikan secara langsung transaksi yang menurut Anda adalah korupsi?

Kapan dan jika bagaimana korupsi di Indonesia akan berakhir?

Apa saja foto yang menggambarkan betapa korupnya sebuah pemerintahan?

Mengapa banyak koruptor kelas kakap mendapatkan remisi hukuman?

Apa cara yang paling efektif dan feasible untuk memberantas korupsi di Indonesia?

Benarkah sanksi terhadap koruptor di Indonesia masih lemah?

Perlukah koruptor yang terbukti menggasak uang rakyat dihukum mati?