selasar-loader

Mengapa Anda menyukai musik Rock?

Last Updated Dec 16, 2016

3 answers

Sort by Date | Votes
Reza Firmansyah
Mathematician. Writer. Futurist. Trying to leave good marks as my legacy.

Karena penuh dengan keragaman dan tidak hanya mengandalkan kecepatan dan kesangaran, nanun juga teknik permainan dan lirik yang bermutu.

Answered Dec 18, 2017
Winona S Sunukanto
Mahasiswi K3 FKM UI 2015. Aktivis Anti Pornografi bersama Komunitas POPCORN.

Sejujurnya saya tidak pernah menyangka saya akan menjadi seseorang yang menggemari musik rock.

Sedari saya kecil lagu-lagu yang saya dengar adalah lagu pop dan jazz karena ketika saya SD hingga SMP banyak teman-teman saya yang memberitahu saya keasyikan lagu pop yang sangat meriah dan seru untuk menjadi pengiring ketika kita ingin berdansa secara gila-gilaan. Saya pun menyukai lagu jazz karena kecintaan saya terhadap alat musik biola yang hingga saat ini masih tidak bisa saya mainkan (karena memang tidak pernah berlatih secara serius juga sih).

Saya mulai menyukai musik rock ketika saya menginjak SMA. Saya mulai mengenali Paramore melalui teman saya dan saya langsung mencintai lagunya yang berjudul 'Brick by Boring Brick'. Sayapun mulai menyukai beberapa rock band lainnya, dua diantaranya adalah Fall Out Boy dan Bring Me The Horizon. Ketiga rock band tersebut merupakan rock band yang dari saya SMA hingga saat ini masih saya ikuti perkembangannya.

Alasan pertama saya menyukai musik rock adalah dari beat kencang yang disajikan oleh seluruh musik rock yang membuat saya bisa 'melepaskan' diri saya ketika mendengarkannya. Saya seperti dihipnotis dan kepala saya pun mulai mengangguk-angguk mengikuti dentuman kencang dari drum dan bass yang ada. Tidak jarang juga saya memainkan gitar udara yang saya miliki secara antusias mengikuti aliran musik.

Alasan lainnya tentunya adalah lirik dari lagu rock yang selalu dalam dan relatable dengan kehidupan saya. Memang kebanyakan lagu rock menunjukkan keputusasaan atas hidup ini dan tidak jarang juga suatu lagu rock hanya digunakan sebagai wadah sang musisi untuk berkeluh kesah mengenai kisah cintanya yang gagal atau mungkin masalah personal mereka lainnya. Namun, sebagai pendengar, saya malah membutuhkan hal tersebut. Saya membutuhkan curahan hati sang musisi yang juga cocok dengan situasi yang saya alami saat itu. Saya pun merasa keluh kesah saya sudah terwakilkan oleh sang musisi rock melalui teriakannya yang kencang dan terkadang lirik yang tidak masuk akal.

Musik rock memang tidak dapat dinikmati oleh semua orang akan tetapi keindahannya telah diakui secara global dapat menunjukkan kalau musik rock tidak akan punah dihati para pengagumnya.

Answered Feb 1, 2018

Takdir. Memiliki pergaulan dengan orang -orang berusia lebih tua daripada yang sebaya membuat masa remaja saya lebih akrab dengan musik-musik Dewa 19, Bomerang, Power Slaves, Andy Liani, Slank di banding musik-musik yang cenderung ngepop. Beberapa jenis musik dengan aliran yang masih dalam turunan musik ini seperti Grunge (Pearl Jam, Nirvana, Sound Garden), Alter-Rock (U2,Cranberries, RadioHead) atau yang malah sangat jauh dengan musik ini macam smooth jazz dan fusion (David Foster, Earth Wind and Fire, Casiopea, T-Square), folk (Bob Dylan, Guthrie, Joan Baez) juga saya dengarkan bertahun-tahun kemudian. Namun pada akhirnya tidak dapat mengalihkan perhatian saya sepenuhnya dari jenis musik rock ini. Sampai sekarang, utamanya saya menggemari genre classic rock (Queen, GnR, Bon Jovi, Aerosmith, White Lion, Whitesnake) secara teori musik saya tidak tahu-menahu, namun dalam genre ini saya suka progressi chordnya, juga tehnik-tehnik dan scale permainan gitarnya yang rumit dan menarik.

Answered Mar 27, 2018