selasar-loader

Mengapa Indonesia yang tidak menegakkan hukuman Qisas? Apa hukuman qisas tidak sesuai? Mengapa?

Last Updated Dec 12, 2016

Qisas istilah dalam hukum islam yang berarti pembalasan (memberi hukuman yang setimpal), mirip dengan istilah "utang nyawa dibayar nyawa". Dalam kasus pembunuhan, hukum qisas memberikan hak kepada keluarga korban untuk meminta hukuman mati kepada pembunuh.

5 answers

Sort by Date | Votes
Alek Karci Kurniawan
Internasional Law Students

pQHuRLHtDwW5ai5qMgNVGVeq6YgwLg39.jpg

Qishâsh adalah sanksi hukuman pembalasan seimbang, seperti membunuh terhadap si pembunuh. Qishâsh dikenal dalam hukum pidana islam atau jinâyah, yaitu suatu istilah untuk perbuatan yang dilarang oleh syara’ baik perbuatan tersebut mengenai jiwa, harta atau lainnya.

Mengapa Indonesia tidak menerapkan hukum Qishâsh? itu jawabannya sederhana saja. Pertama, dari sejarahnya sistem hukum Indonesia itu diadopsi dari Belanda. Bukan dari Arab. Kedua, dahulu sejumlah pendiri negara kita telah berupaya untuk menjadikan penjalanan syariat islam sebagai filosofi dasar negara, namun tidak terwujud (silahkan baca sejarah lahirnya Pancasila).

Ketiga, bila sekarang ingin mewujudkan penerapan Qishâsh di Indonesia, itu bisa saja, namun tentu mesti melewati program legislasi nasional. Ibaratnya mesti dipositifkan oleh pembentuk undang-undang (DPR dan Presiden). Jika ingin DPR dan Presiden memasukan Qishâsh dalam hukum nasional, ya sampaikanlah aspirasi saudara/i ke DPR dan Presiden. Atau pilih anggota DPR dan Presiden yang punya visi semacam itu.

 

@alek_kaka

 

sumber gambar: blogspot.com

Answered Jan 1, 2017
Abd Rohim
Co-Founder of Klinik Akuntansi UMKM|Konsultan Akuntansi & Pajak| akuntan islam

Hasil gambar untuk qisas

Ada beberapa alasan mendasar Indonesia tidak menerapkan hukum qishâsh. Pertama, Indonesia bukan negara dengan asas Islam atau menggunakan undang-undang fiqh jinayat (hukum kriminal) sehingga hukum qishash tidak bisa diaplikaksikan di negara ini, Indonesia. Andai Indonesia seperti Arab Saudi atau paling tidak seperti di Aceh (Serambi Mekkah) tentu bisa diaplikasikan hukum qishash dalam hukuman kejahatan di Indonesia. 

Lantas, bagaimana bila ingin memasukkan hukum qishash sebagai hukuman kriminal di Indonesia? Tentu ini harus melalui proses panjang, termasuk adanya pengajuan draf UU hukum qishash dan melalui persetujuan legislatif. So, doakan saja semoga di hari nanti akan tiba suatu masa di mana Indonesia mengaplikasikan hukum tersebut untuk kejahatan di Indonesia. 

Selanjutnya, apakah qishash tidak sesuai dengan kondisi sekarang? Sebenarnya, hukum qishash relevan dan sesuai dengan kondisi umat di Indonesia, hanya saja belum bisa diterapkan karena membutuhkan proses panjang dan keberanian masyarakat Indonesia. Indonesia masih takut untuk berbeda dengan negara lain yang menganggap hukum qishash sebagai hukuman melanggar HAM. Berbeda dengan negara Brunei Darussalam yang penuh keberanian untuk menggunakan hukuman tersebut. 

 

Ilustrasi via blogspot.com

Answered Aug 9, 2017
Mohdar Yanlua
Lives in Ambon, Maluku

tumLBPGIKxWBc_52XOBxHu5Vasi6WOHV.jpg

Para ahli hukum nasional maupun internasional memahami hukum qishash sebagai hukum balas dendam, bahkan menempatkan hukum Islam sebagai hukum yang tidak mengenal hak asasi manusia. Pandangan yang sangat fugar seperti ini dimungkinkan jika hukum Islam itu adalah produk daya nalar manusia semata.

Tetapi jika hukum Islam itu adalah wahyu Tuhan dan Tuhan yang menentukan sanksinya, maka bagi mereka yang meyakini Islam sebagai ediologi hatinya tidak meyakini kebenaran hukum qishash tersebut tentu digolongkan dalam golongan orang-orang yang tertutup hatinya. Indonesia menerapkan hukuman mati hanya kepada golongan teroris dan itu semata hanya diterapkan terhadap penganut Islam yang konservatif dengan sikap radikalisnya.

Padahal, jika menelesuri lebih jauh pembunuhan dengan penuh kesadaran yang mehilangkan nyawa sekelompok orang, seperti pembunuhan terhadap 3 orang TKW yang kembali ke Indonesia, atau pembunuhan berantai terhadap satu keluarga beberapa bulan yang lalu atau para geng motor yang tidak tanggung-tanggung merampok, memperkosa, dan membunuh mereka yang tidak bersalah, tidak dijatuhkan hukum mati.

Apabila kita beralibi bahwa yang menpunyai hak untuk menghilangkan nyawa manusia hanyalah Tuhan, maka tentunya para teroris pun diberikan hak yang sama. Namun mereka dengan berbagai cara untuk mengacaukan keamanan negara dan tidak tanggung-tanggungnya membunuh dengan legalita agama tidak dibenarkan tentunya sepantasnya dijatuhi hukuman mati.

Para ahli hukum nasional maupun internasional memahami hukum qishash sebagai hukum balas dendam, bahkan menempatkan hukum Islam sebagai hukum yang tidak mengenal hak asasi manusia. Pandangan yang sangat fugar seperti ini dimungkinkan jika hukum Islam itu adalah produk daya nalar manusia semata. Tetapi, jika hukum Islam itu adalah wahyu Tuhan dan Tuhan yang menentukan sanksinya, maka bagi mereka yang meyakini Islam sebagai ediologi hatinya tidak meyakini kebenaran hukum qishash tersebut tentu digolongkan dalam golongan orang-orang yang tertutup hatinya.

Sumber gambar: kompasiana.com

Answered Aug 10, 2017
Arbi Arif
Belajar Memahami Dunia

Karena Indonesia mempunyai hukum mendasar yaitu Pancasila yang pada sila kedua berbunyi "kemanusiaan yang adil dan beradab". Hukum seperti ini sangat tidak sesuai dengan sila kedua karena bertentangan dengan kemanusiaan, dan sekali lagi Indonesia bukan negara Islam meskipun mayoritas muslim. Apa pun alasannya, membunuh tetaplah salah. Balas dendam tidak akan membuat seseorang "damai" jiwanya. Kalau memang tujuan dari agama itu sendiri mengajarkan kebaikan dan memaafkan, hukum seperti ini terlihat seperti kontradiksi pada ajaran Tuhan sendiri. Balas dendam tidak akan memutuskan rantai kebencian. Naif betul, tapi belajarlah untuk memaafkan. Kalau memang semua yang terjadi di dunia ini sesuai kehendak Tuhan termasuk kelahiran dan kematian, pertanyaannya, "Apakah peristiwa pembunuhan sudah termasuk dari rencana Tuhan?" 

Answered Aug 12, 2017

Apa itu hukum Qisas?

Secara sederhana Qisas merupakan hukuman setimpal atas tindakan kriminal seseorang.

Mata dengan mata, nyawa dengan nyawa.

Mengapa konsep ini tidak diterapkan di Indonesia?

Hal ini disebabkan filsafat hukum yang ada dalam hukum positif Indonesia tidak memegang konsep keadilan ala Qisas atau revenge equality melainkan keadilan berdasar pemulihan atau recovery equality.

Hal ini bisa kita lihat dari hukuman pidana yang berlaku di Indonesia diharapkan bisa merubah terdakwa menjadi orang yang lebih baik serta menjadi pelajaran bagi orang lain (meski nyatanya juga tidak dengan dibuktikan masih tingginya bahkan melubernya narapidana kita).

Selain filsafat hukum yang berbeda, keseriusan law-maker dalam hal ini institusi legislatif alias DPR masih jauh panggang dari bara untuk menerapkan Qisas di Indonesia. Idealisme sekuleristik - materialistik yang dianut oleh anggota dewan tentu mempengaruhi tingkat dukungan mereka untuk meloloskan hukum pidana Qisas secara nasional.

Maka, untuk menjawab hal ini tentu diperlukan solusi holistik baik berdasarkan pemahaman konsep dan realitas atas keadilan dan dampak futuristik dari Qisas termasuk hasil studi komparasi dari negara atau wilayah yang menerapkannya.

Semuanya kembali pada the people force untuk menuntut keberlakuan Qisas atau tidak. Jika rakyatnya saja masih anti dengan ngaji, jangan berharap terlalu besar mereka akan mendukung Qisas. Itu dulu PR-nya.

Answered Aug 24, 2017

Question Overview


7 Followers
10030 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Mengapa Tuhan membuat surga, padahal insentif tertinggi umat Islam adalah ridha Allah?

Apabila poligami adalah ibadah, mengapa banyak perempuan muslim yang tidak mau melakukannya?

Bagaimana cara mengakhiri konflik antara Sunni dan Syiah?

Apakah Syiah bukan Islam?

Mengapa Nabi Muhammad tidak mengizinkan Ali mempoligami Fatimah?

Apa yang dimaksud dengan bid'ah?

Apa yang dimaksud dengan munafik?

Apa yang dimaksud dengan halal?

Apa yang dimaksud dengan haram?

Apa yang dimaksud dengan mubah?

Apakah hukum salat Jumat di jalan?

Apakah membayar utang atau bersedekah yang lebih didahulukan?

Adakah negara Islam yang mendukung operasi ganti kelamin?

Mengapa Islam yang katanya Rahmatan Lil Alamin justru berbalik 180 derajat faktanya ketika diaplikasikan di Indonesia?

Apa mungkin menafsirkan ayat Alquran menggunakan teori dari Barat?

Sejauh mana batasan marah dalam membatalkan puasa Ramadan?

Menurut ajaran agama Islam, lebih penting mana, puasa syawal atau bayar utang Ramadhan?

Bolehkah bermain valuta asing (valas) menurut syariat Islam?

Beranikah Donald Trump mewujudkan janji-janji kampanyenya dengan mengusir imigran ilegal, mencegah Muslim masuk, dan memproteksi produksi AS dari gempuran barang komoditas Tiongkok?

Apa penyebab Myanmar menindas muslim Rohingya?

Apa yang harus kita lakukan untuk membantu menyudahi konflik Rohingya?

Apa dan bagaimana perasaan Anda terhadap kasus muslim Rohingya?

Bagaimana cara khusuk dalam salat?

Apa kriteria tingkatan tertinggi wanita salihah itu yang mau dipoligami?

Pengalaman apa yang membuat seorang menjadi sekuler?

Bagaimana cara Bareskrim Polri bekerja saat menentukan status kasus yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok?

Kinerja ketua KPK siapa yang paling baik; T. Ruki, Antasari Azhar, Busyro Muqoddas, Abraham Samad, atau Agus Rahardjo?

Mengapa selama ini kaum pria lebih banyak tersangkut kasus korupsi dibandingkan perempuan?

Apakah hukuman yang paling memberikan efek jera untuk koruptor laki-laki?

Apakah hukuman yang paling memberikan efek jera untuk koruptor perempuan?

Apakah Anda setuju hukuman mati untuk para koruptor?

Mengapa sosok Presiden RI secara otomatis juga menjabat sebagai panglima militer tertinggi di negeri ini?

Apakah keluarnya surat perintah penyidikan juga berarti ada tersangka?

Mengapa Lampung terkenal sebagai provinsi yang tinggi tingkat kriminalitasnya?

Bagaimana negara seharusnya melindungi HAM atas saksi kasus korupsi?

Bagaimana proses mendapatkan remisi hukuman di Indonesia?

Siapa Cornelis van Vollenhoven?

Apa beda pelanggaran dengan kejahatan?

Menteri Perhubungan keluarkan Permenhub 32/2016 tentang transportasi online, setuju atau tidak Anda dengan aturan ini?

Mana yang lebih tepat, aparat penegak hukum menginduk ke ideologi bangsa kepentingan rakyat atau ideologi presiden dan kepentingan presiden?

Mengapa tahanan di lapas bisa kabur? Bagaimana pengawasannya?

Hukuman apa yang paling pantas untuk para koruptor di Indonesia?

Bagaimana kesan pertama Anda ketika melihat Fakultas Hukum UI?

Makhluk apakah "praperadilan" itu?

Bagaimana sebenarnya hubungan kelompok Islam PKS, Hizbut tahrir, FPI, dan Majelis Rasulullah?

Apa penyebab banyak organisasi Islam transnasional berkembang pesat di Indonesia?

Mengapa Muhammadiyah dan NU bisa rukun di Indonesia, tidak seperti di Arab yang ribut terus?

Bagaimana Hizbut Tahrir mendanai organisasinya?

Apakah kamu mendukung atau tidak jika Habib Rizieq ditahan? Mengapa?

Adakah sisi Positif dan negatif dari keberadaan FPI di Indonesia?

Menurut Anda, apakah FPI harus dibubarkan atau dipertahankan? Mengapa?

Jika menurut Anda FPI layak dibubarkan, adakah ormas selain FPI yang juga layak untuk dibubarkan? Mengapa?

Adakah keterlibatan Indonesia pada Perang Dunia II?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Pernahkah Anda bertemu Presiden Joko Widodo?

Hal-hal apa sajakah yang harus dipenuhi agar Indonesia menjadi pemimpin budaya populer dunia?

Foto apa saja yang bisa mengubah cara pandang kita tentang Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Masakan/makanan Indonesia apa yang menurut Anda paling mungkin go international?

Mengapa bangsa Indonesia dapat sebegitu lamanya dijajah oleh Belanda?

Makanan/masakan Indonesia apa yang paling memiliki nilai sejarah tinggi?

Apa yang membuat beberapa suku di Indonesia masih tetap bertahan dengan gaya hidup tradisionalnya, misalnya Suku Badui?

Seperti apa kriteria penegak hukum yang cocok untuk zaman sekarang?

Apa hukum investasi saham dalam Hukum Islam?

Apa saja syarat menjadi advokat?