selasar-loader

Apa yang membuat programmer laki-laki lebih baik dibandingkan programmer perempuan?

Last Updated Nov 16, 2016

3 answers

Sort by Date | Votes
Anonymous

Hasil gambar untuk programmer laki-laki

Menurut saya, programmer laki-laki bisa lebih fokus dalam mengerjakan task yang ada, mungkin karena otak laki-laki biasa bekerja secara serial, sedangkan perempuan sudah terbiasa otaknya bekerja secara paralel, yang mana itu tidak bagus untuk seorang programmer

Bisa salah bisa juga tidak, it's only an opinian.

 

Ilustrasi via i2.wp.com

Answered Jan 5, 2017
Rendy Setya Pratama
Software Engineer yang suka fotografi.

Bagi saya gender bukanlah acuan yang bisa menyimpulkan bahwa salah satu gender lebih baik dari gender lainnya, ini menyangkut semua hal tidak hanya programmer.

Programmer dikatakan handal ketika dia mampu menyelesaikan masalah atau case yang diberikan kepadanya dengan secepat mungkin dan dengan best practice yang tepat, tentunya dengan mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi kedepannya. Dengan kata lain, dia harus mempunyai pola pikir untuk 1000 langkah kedepan.

Answered Jan 13, 2017
Ananda Findez
Mencari jawaban dan menanyakan segala hal!

7IrX4Hs-hZmc0YyiEwJZGpQrWeBwm_Ml.jpg

Pertama-tama, Saya merasa tersanjung diminta menjawab oleh petinggi Selasar. Salam hormat Mas Isa.

Pertanyaan ini ketika pertama Saya baca, sulit sekali untuk ditemukan jawabannya. Apakah ini permasalahan sehari-hari saja atau ke arah kemampuan kognitif, atau malah hal-hal yang bersifat superstition?

Namun akhirnya pertanyaan ini berhasil Saya temukan jawabannya.

Ini ternyata permasalahan evolusi manusia. Jadi menurut Carl Jung salah satu ilmuwan besar, manusia sebetulnya ketika lahir sudah membawa artefact (secara garis umum adalah hasil pembelajaran dari generasi sebelumnya). Nah, disini kita bisa mulai membahas mengapa Laki-laki ini lebih baik untuk menjadi programmer dibandingkan perempuan.

  1. Pada dasarnya programming adalah menyusun kata-kata atau simbol agar bisa menjadi sebuah pesan atau perintah. 
  2. Bahasa lainnya adalah coding (atau memberikan kode)
  3. Peran programer adalah membuat kode, sedangkan yang menjalankan kode adalah CPU.
Berdasarkan ketiga poin di atas, nampaknya sudah jelas apa kaitannya dengan artefak evolusi gender.
  • Sejak dulu, laki-laki harus pintar-pintar memberikan kode kepada perempuan agar perempuan tersebut tahu bahwa lelaki tersebut mencintainya.
  • Perempuan harus pandai menerima kode, agar tidak salah paham atau malah ke-GR-an. 
  • Jika kedua hal tersebut terus menerus diturunkan kepada generasi selanjutnya, maka masuk akal jika laki-laki akan lebih baik menjadi programmer dibanding perempuan, karena laki-laki sudah hakikatnya bikin kode, dan perempuan hakikatnya adalah memecahkan kode.
Sekian jawaban dari Saya. Kurang lebihnya mohon dimaafkan.

Answered Jan 31, 2017