selasar-loader

Apa yang sebaiknya dilakukan bila tidak ada inspirasi untuk menulis puisi?

Last Updated Dec 9, 2016

1 answer

Sort by Date | Votes
Indria Salim
Penulis puisi bebas, seakan puisi.

Hasil gambar untuk menulis puisi

Sumber gambar via http://1.bp.blogspot.com/ (SUM)

Pertama, terima kasih pertanyaannya. Pertanyaannya agak "imut-imut" karena menurut saya dapat membuka banyak kemungkinan jawabannya.
Saya menduga bahwa pertanyaan yang sebenarnya ingin diajukan adalah, "Apa yang sebaiknya dilakukan bila sedang ingin menulis puisi tapi tidak ada inspirasi"? atau, " Apa yang sebaiknya dilakukan bila sedang ingin menulis puisi tapi tidak punya ide alias pikiran buntu?"
Cocok tidak dengan pertanyaan versi saya? Ya, dibikin cocok saja ya, namanya bertukar pikiran melalui platform Selasar yang "cethar menggeletarkan otak kita".

Menulis, baik puisi atau artikel, bebas, fiksi atau non-fiksi -- kita perlu adanya "rangsangan" baik dari luar atau pun dari dalam diri. Kalau non-fiksi, ada "rangsangan" yang mengusik pikiran, seperti berita dari media massa, topik-topik yang berlalu-lalang di media sosial, kejadian di lingkungan tetangga kita, atau hal-hal menyangkut keseharian kita di kantor, di komunitas, atau hasil perenungan membaca buku, dan sebagainya.

Kalau menulis cerpen, sebenarnya sama dengan yang di atas, namun ada hal lain yang dominan yaitu olah rasa dan imajinasi sang penulis. Katakanlah seseorang itu penulis. Puisi pun demikian adanya, hanya berbeda dalam bentuk penyampaian dan formatnya. Meskipun begitu, pada praktiknya menulis karya kreatif tidaklah sesederhana dan semudah itu. Ada tips dan trik-nya, ada teknik menulisnya sehingga karya kreatif bisa menjadi karya yang dinikmati pembaca. Ilmunya bukan kapasitas saya untuk menjelaskannya di sini. *Saya malu sama Sang Pakar atau Para Ahlinya*

Inspirasi, apa saja itu? Inspirasi menurut saya adalah semua hal yang membangkitkan daya kreasi, merangsang panca indra, baik sebagian atau keseluruhan "menggelitik" diri membuat kita ingin mengungkapkan ekspresi yang dapat kita sampaikan ke dunia di luar kita -- tulisan atau karya lain. Inspirasi terserak di mana-mana. Ide atau gagasan, itu masalahnya. Inspirasi itu bisa apa saja, yang bagi satu individu dengan lainnya menjadi hal berbeda. Seseorang yang kreatif, apa pun akan menjadi sumber inspirasi.

Pernah menyimak video wawancara atau cerita tentang penyair yang cukup banyak dikenal, Joko Pinurbo? Atau Sapardi Djoko Damono? Bagi mereka, menulis puisi itu sebenarnya "merangkai kata dengan asal-asalan". Kalimat dan subyek yang ditulis bisa sama, namun di tangan seorang jurnalis, suatu topik atau peristiwa menjadi sebuah berita. Dari berita itu, seorang penyair menjadikannya sebagai puisi. Dikatakan oleh Sapardi Djoko Damono, "Puisi Itu Bunyi". 

Menurut Joko Pinurbo, menulis puisi itu berawal dari pengamatan, penghayatan, pemotretan, atau tanggapan kita tentang semua hal yang terjadi di sekitar diri kita. Tidak usah jauh-jauh, atap rumah kita yang semalam bocor, bisa kita sampaikan kepada pembaca sebagai puisi -- tentunya setelah kita mengolah rasa dan mengendapkan pemikiran tentang hal itu. Apakah kita kesal, bersungut-sungut, atau bagaimana. Joko Pinurbo dalam kesempatan lain mengatakan bahwa menulis puisi berekspresi tentang refleksi kritis pemikiran kita tentang sesuatu. Yuk kita cermati salah satu puisi beliau, Kamus Kecil .

Jendela kamar kita yang memungkinkan pertemuan tidak sengaja dengan burung pipit yang mampir di kaca, misalnya -- terciptalah sebuah puisi tentang Jendela dan Burung Pipit. Nah, ini pengalaman subyektif tentunya. Puisi, tidak terlepas dari subyektivitas, sekaligus bermuatan obyektivitas dalam konteksnya.

Saya ini siapa kok berani-beraninya mengupas perpuisian, sementara saya sendiri sama sekali bukan penyair, sastrawan, atau orang yang menulis kritik puisi. Namun, inilah uniknya menjadi Selasares. Berbagi pendapat sesuai pengalaman dan pemahaman diri pribadi, boleh kan?

Jadi, kalau sedang mengalami "kebuntuan" ide untuk menulis puisi, kita bisa ngobrol dengan teman, atau ngopi di kamar sambil "melototin" status teman-teman "maya", atau jalan-jalan pagi/siang/sore, atau mojok ke kafe atau warung tegal -- lalu mengamati kejadian di hadapan kita. Kita pasang "antena" tinggi-tinggi agar menangkap semuanya dan memprosesnya di benak menjadi gagasan unik. Terbitlah sebuah puisi.

Puisi, bagi saya lebih mudah menuliskannya bila orang dapat menerima apa pun bentuk tulisan yang tidak berformat esai sebagai puisi. Dalam hal ini, rasanya saya memahami guyonan Sapardi Djoko Damono, bahwa puisi itu rangkaian kata-kata yang disusun "ngasal". Semoga saya tidak salah tangkap dengan "kode" Sapardi Djoko Damono ini.
Saya mencoba menulis satu puisi, Puisi Saya Ini

Vivat Selasares. |@Indria Salim - 08.04.2017

Answered Apr 8, 2017

Question Overview


2 Followers
833 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apa puisi terbaik Sapardi Djoko Damono?

Bila inti puisi dan lirik musik rap sama-sama menitikberatkan pada rima, bukankah puisi bisa dijadikan lirik rap?

Apa judul puisi paling indah yang pernah kamu baca?

Bila kamu berada pada situs puisi dan puisimu dibaca 250 orang namun tidak ada yang berkomentar, apa yang kira-kira terlintas di benakmu?

Apa yang Anda rasakan saat pertama kali mendengarkan musikalisasi puisi berikut ini?

Bagaimana cara membuat puisi bernuansa surealis?

Siapakah penulis puisi terbaik di Indonesia menurut Anda?

Menurut Anda, siapakah penulis puisi terbaik di dunia?

Apa puisi cinta terbaik yang pernah Anda baca?

Dari mana cara termudah memulai mencari ide untuk menulis novel?

Bagaimana cara paling efektif untuk mengembangkan alur dalam menulis novel?

Di antara novel-novel Haruki Murakami, yang manakah yang paling Anda sukai?

Apakah kutipan Haruki Murakami yang paling berkesan bagi Anda?

Apakah tips menulis terbaik yang pernah kamu dapatkan?

Film apakah yang menurut Anda memiliki skenario terbaik?

Menurut Anda, apakah kekurangan dari tulisan-tulisan Murakami?

Adakah pola tertentu dari karya-karya Murakami?

Di antara novel-novel Paulo Coelho, yang manakah yang paling Anda sukai?

Adakah karya sastra yang memiliki tema tentang parfum?

Apakah yang dimaksud dengan penulisan kreatif?

Apa puisi Chairil Anwar yang paling Anda sukai?

Siapa sastrawan paling "nyastra" menurut Anda? Mengapa?

Mengapa pada masa sekarang sangat sedikit penulis Indonesia yang memiliki kualitas layaknya Pramoedya Ananta Toer?

Bagaimana proses kreatif saat pertama kali menulis novel?

Siapakah sastrawan Indonesia paling Anda sukai? Mengapa?

Apa itu Mazhab Frankfurt?

Bagaimana perkembangan Mazhab Frankfurt dalam konteks budaya populer?

Apa yang dimaksud dengan Teori Fetisisme Komoditas?

Apa perbedaan antara budaya massa dan masyarakat massa?

Apakah kaitan antara budaya massa dan amerikanisasi?

Apa pendapat Anda tentang amerikanisasi dan kritik atas Teori Budaya Massa?

Bagaimana pengaruh industri budaya terhadap musik pop?

Apakah kaitan antara James Bond dan strukturalisme?

Bagaimanakah konsep hegemoni Gramsci?

Sejauh manakah batasan-batasan dalam Posmodernisme?