selasar-loader

MELESTARIKAN BUDAYA BANGSA INDONESIA DAN MEMBANGUN KARAKTER BANGSA INDONESIA YANG HAMPIR HILANG DI TELAN JAMAN

Last Updated Jan 9, 2019

pencak silat budaya bangsa indonesia mendidik  menjadi pemimpin karakter

pencak silat adalah salah satu budaya bangsa indonesia yang mendidik karakter dan ahlak seseorang

para pejuang kita terdahulu mereka belajar silat,  banyak orang endak mengetahui makna dalam pencak silat

makna dalam silat adalah

salah satu dakwah islam

dalam silat mengajak dan mengajarkan kita untuk sholat

dalam silat mengajak dan mengajar kita untuk sholawat

maka dari itu sholat,sholawat dan silat semuanya terhubung

jangan sampai kita kehilangan budaya kita yang sangat baik untk bangsa kita marih kita budayakan

makanya sampai kapan saya akan membudayakan sampai akhir hanyat bangsa harus tau pencak silat

saya berharap pencak silat menjadi salah bela diri di indonesia agar karakter pemuda menjadi baik dan membangun bangsa kita

teruma untk para pemimpim harus lah tau itu, sayang sekali salah satu pemimpim kita yaitu pak prabowo tidak terpilih menjadi PRESIDEN RI padahal pak prabowo ada salah pendekar pencak silat dan mengerus pencak silat di indonesia.   maka dari saya ingin untk para pemuda pemudi dari yang anak-anak sampai orang tua agar bisa mebgikuti dan bisa tau makna sesungguhnya dari sliat

saya akan mengubah bangsa dengan budaya tercinta kita, orang yang sukses adalah yang tidak akan pernah lupa budayanya sendri. maka dari kita harus menjaga budaya kita jangan sampai di ambil oelh negara lain

SAYA INGIN dengan budaya pencak silat bisa mendidik pemuda pemudi bangsa  dalam karakter menjadi lebih baik dan bisa di lakukan dalam masyarakat lingkungan kita, banyak dari kita yang malu belajar pencak silat  tapi klau kita  tahu dalam sejarah pencak silat di jaman kerajan islam yaitu :

Jaman Kerajaan  Islam

Pada  jaman kerajaan  islam perdagangan  dan pelayaran  internasional sudah  berlangsung sehingga  para pedagang dan saudagar  dari negara-negarc  Arab, Cina, serta Asia Timur banyak  berdatangan di Indonesia.  Pada  abad ke-7  islam  telah masuk ke Cina dengan lintas laut Arab ,Cina dan Indonesia,  pedagang Mekah sebelum  ke Cina  singgah dulu di Sumatera sambil berdagang dan menyebarkan agama islam. Mereka selain berdagang  juga pertukaran kebudayaan  sehingga memungkinkan pencak silat sebagai budaya bangsa kita dibawa ke luar negeri. Perkembangan  perdagangan dan pelayaran  internasional  ini sudah dilakukan sejak kerajaan islam yang dipimpin oleh Banu Umayah,  dengan Asia Timur pada Dinasti Tang dari Cina.

Bahkan  pada  jaman kerajaan Sriwijaya wilayah perdagangannya  selain di negara-negara Asia Tenggara sampai ke Asia Timur. Setelah menurunnya kekuasaan kerajaan  Sriwijaya  pada abad 7-12, maka mulai abad l3 muncullah kerajaan  islam Samudra Pasai. Samudra Pasai mencapai puncaknya  sampai  ke Malaka  (abad 16), setelah  runtuhnya Majapahit akibat perebutan  kekuasaan. Pada  jaman kerajaan Kahuripan yang dipimpin oleh Prabu Erlangga  dari Sidoarjo (tahun 1019-1041),  sudah mengenal  ilmu beladiri pencak silat dengan  nama 6(Eh Hok Hik’, yang artinya “Maju Selangkah Memukul”. 

Prabu Erlangga  ini merupakan  pendekar ulung yang mempunyai ilmu beladiri pencak  silat yang  tinggi. Sehingga raja, bangsawan,  kesatria, prajurit pada waktu  itu wajib belajar beladiri. Oleh karena  itu semakin  tinggi  ilmu beladiri yang dimiliki seseorang, maka semakin tinggi pula kedudukannya. Beberapa deretan pendekar  dan pahlawan  yang mahir pencak  silat adalah; Patih Gajah Mada, Para Wali Songo (Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ngampel, Sunan Bonang, Sunan Drajad, Sunan Giri, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus,  Sunan Muria,  dan Sunan Gunung Jati). Adapun para raja yang  tangguh  antara lain ; Panembahan  Senopati, Sultan Agung, Pangeran Diponegoro, Cik Ditiro, Teuku Umar, dan Imam Bonjol. Sedang pendekar wanitanya  adalah  Sabai Nan Putih, dan Cut Nyak Din. yok mari sama-sama kita budayakan pencak silat dan terapkan karakter dan moral asli budaya indonesia

 

No answers yet