selasar-loader

Bedah Buku Jokowi dari Desa ke Istana untuk Rakyat

Last Updated Nov 20, 2018

ly_Iwzeeocq_jlig-5U4tQ1KCbn2R41l.jpg

Bangsa Indonesia telah mendapat anugerah besar dari Allah SWT., dengan menghadirkan sosok pemimpin yang sederhana namun tegas. Walaupun berasal dari desa dan anak “orang biasa”, prestasi dan jiwa kepemimpinannya sudah mendunia. Anugerah itu adalah Jokowi, pemimpin yang unik, inspiratif dan “atraktif”. Sosok Jokowi adalah sosok pemimpin yang tidak merasa menjadi pemimpin, Ia tidak membuat sekat pemisah antara dirinya dengan masyarakatnya. 

Tidak adanya sekat pemisah dan keterdekatan dengan rakyat hanya dapat dibangun manakala pemimpin tersebut mampu berfikir dan bertindak sederhana namun kaya dalam karya. Bahwa tugasnya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menghadirkan keadilan dan kesetaraan.

Keperdulian dan keberpihakannya terhadap rakyat sudah terbukti. Begitu banyak gebrakan dan kebijakan yang unik dan aplikatif telah diputuskan. Dengan modal anugrah Allah SWT., tersebut, Jokowi telah merajut  pembangunan dengan perubahan-perubahan yang mendasar terhadap proses pembangunan untuk mengembalikan ruh Pancasila dan tujuan pembangunan  pada jalur yang semestinya, seperti yang dicita-citakan oleh pendiri bangsa ini, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.  

R1UhJXRpdMe6XBwLNx2FZuZU5nbj91Nm.jpg

Hal tersebutlah yang menginspirasi dan melatar belakangi penulisan buku Jokowi dari Desa ke Istana untuk Rakyat. Di tengah hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan saat ini yang semakin “memanas”, di mana pola dan metode kampanye yang tidak mendidik bahkan membodohi masyarakat yang penuh dengan fitnah, buku ini mencoba untuk memaparkan fakta berbasis data tentang bukti kinerja Presiden Jokowi. 

Buku ini memang belum dapat dikatakan sempurna dan belum mampu mengungkap secara utuh tentang begitu banyak prestasi yang dilakukan oleh Presiden Jokowi, tetapi setidaknya buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dan konten sosialisasi tentang wujud nyata kinerja Sang Presiden.
 
Lebih lanjut buku ini diharapkan menjadi acuan bagi brain trust dan think tank  di lini depan sebagai ujung tombak dalam pembentukan opini dan isu. Dengan kata lain buku ini diharapkan mampu menjadi rujukan bagi para pembentuk opini khususnya Tim Kampanye agar selalu berbasis data dan bukan berbasis pada fantasi dan hoax. Di samping itu, buku ini penting agar pendukung Jokowi tidak terjebak pada provokasi isu-isu yang dihembuskan oleh pihak lawan. 

Selanjutnya, demi tercapainya proses pemahaman yang komprehensif, secara sederhana buku ini dibagi ke dalam empat bagian. Pertama, akan dikupas terlebih dahulu nilai keadilan sosial sebagai hakikat pembangunan masyarakat. Dan pada bagian kedua, adalah bukti-bukti kinerja yang dilakukan Presiden Jokowi dalam menghadirkan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia sebagai esensi pembangunan dapat kembali ke jalurnya. Ketiga, Presiden Jokowi yang menghadirkan ekonomi yang berkeadilan sosial. Keempat, menjawab isu seputar Indonesia yang dikuasai asing dan aseng dari sisi ekonomi dan tenaga kerja. Kelima, kesadaran Jokowi dalam menyongsong bonus demografi dengan menjadikan perhatian utama kepada kaum perempuan sebagai tiang negara yang merupakan modal dasar pembangunan bangsa.

Yogyakarta,19 November 2018
TTD, Penulis

 

Deni Kurniawan, SH            
Drs, Aulia Reza Bastian, M.Hum

No answers yet

Question Overview


1 Followers
153 Views
Last Asked 7 months ago

Related Questions


Mengapa Hillary Clinton yang mendapatkan popular votes terbanyak tidak terpilih sebagai Presiden?

Apakah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat akan mengubah wajah dunia?

Mengapa seseorang bisa tertarik bergabung dengan ISIS?

Mengapa seluruh periset di lembaga survei dan media Amerika Serikat gagal dalam memprediksi Hillary Clinton sebagai Presiden?

Beranikah Donald Trump mewujudkan janji-janji kampanyenya dengan mengusir imigran ilegal, mencegah Muslim masuk, dan memproteksi produksi AS dari gempuran barang komoditas Tiongkok?

Bagaimana cara Bareskrim Polri bekerja saat menentukan status kasus yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Apakah aksi damai 411 ditunggangi kepentingan politik tertentu?

Seperti apa karakter pemimpin ideal yang pantas memimpin Jakarta?

Apa yang menyebabkan perilaku koruptif seperti tidak dapat dihilangkan di Indonesia?

Apakah Wikipedia dapat menjadi sumber informasi yang terpercaya?

Mungkinkah "good news" memiliki pengaruh lebih besar daripada "bad news"?

Sikap seperti apakah yang sebaiknya kita ambil ditengah maraknya informasi dan sulitnya menemukan kebenaran ?

Menurut Anda, apakah masa lalu selalu aktual?

Bagaimana cara mengetahui sebuah promosi atau undian yang valid?

Stasiun radio manakah yang Anda ketahui menyiarkan berita secara aktual?

Menurut Anda, apa saja kelebihan dan kekurangan berita-berita CNN?

Menurut Anda, apa saja kelebihan dan kekurangan berita-berita BBC?

Menurut Anda, apa saja kelebihan dan kekurangan berita-berita Metro TV?

Menurut Anda, apa saja kelebihan dan kekurangan berita-berita tvOne?