selasar-loader

Mengapa Realisasi zakat Indonesia jauh dari potensinya?

Last Updated Jul 4, 2018

1 answer

Sort by Date | Votes
m atiatul muqtadir
long life moeslem learner

Ada yang tau gak seberapa besar potensi zakat Negara kita? Menurut riset berjudul Economic Estimation and Determinations of Zakat Potential in Indonesia yang dilakukan oleh  Institut Pertanian Bogor (IPB), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan Islamic Development Bank (IDB) tahun 2011, dari berbagai sektor seperti rumah tangaa, perusaahn swasta, BUMN serta deposito dan tabungan, potensi zakat negara kita mencapai 217 triliun ! Jumlah ini setara dengan 3,4% dari PDB Indonesia tahun 2010. Persentase ini berada di kwartil atas dari potensi zakat negara2 anggota Organisasi Kerjasama Islam yang berkisar antara 1,8-4,34% dari total PDB.

Gede ga tuh? Dan jumlah ini tiap tahun mengalami peningkatan sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk yang wajib berzakat dan pendapatan per kapita, bahkan riset terbaru dari BAZNAS pada tahun 2015 menyebutkan potensi zakat nasional telah mencapai 286 triliun!

Namun sayangnya, Fakta penghimpunan dana zakat di lapangan oleh Organisasi Pengelola zakat resmi menunjukkan kesenjangan yg cukup tinggi antara potensi dan realisasinya. Data aktual OPZ tahun 2015, penghimpunan dana ZIS baru mencapai 3,7 triliun, kurang dari 1,3% dari potensinya.

 

Apakah dari data ini bisa kita simpulkan masyarakat Indonesia byk yg gabayar zakat?

Eitss belum tentu.  Dari salah satu riset di journal of islamic economic diketahui Salah satu kemungkinan adanya ketimpangan tersebut adalah masih banyak masyarakat yg membayarkan zakatnya langsung kepada mustahiq, sehingga hal tersebut menyebabkan pembayaran data dari muzaki tidak terdata oleh pengelola

Namun tidak bisa dipungkiri, ada pula faktor2 lain memperngaruhi tingginya ketimpangan potensi dan realisasi zakat seperti

  1.        Rendahnya kepercayaan terhadap BAZ dan LAZ,  
  2.        Kurangnya pengetahuan terhadap jenis2 zakat, sehingga basis zakat yang tergali terkonsentrasi pada zakat tertentu seperti zakat fitrah dan zakat profesi
  3.        Belum adanya sinergi wajib zakat dan pajak, sehingga seolah2 pembayar zakat terkena beban ganda. Walaupun sebenarnya 2017 lalu sempat diwacanakan zakat sebagai pengurang pajak, asik nih

 

Terus kita bisa ngapain?

Caranya mudah,

  1. 1.      share ke keluarga, temen-temen, semuanya deh , tentang pentignya peran zakat dalam pengentasan kemiskinan: ada banyak rumah sakit dan sekolah gratis berkualitas yang dibangun, beasiswa untuk pelajar/mahasiswa dhuafa, perumahan rakyat, hingga bantuan dana untuk pelaku usaha kecil.

  2. 2.      Terus, jelasin tuh jenis-jenis zakat, dari zakat fitrah sampe ke zakat maal yang byk jenisnya.

  3. 3.      Lalu, Ajak mereka buat bayar zakat di lembaga resmi dan terpercaya.

 

Answered Jul 4, 2018

Question Overview


1 Followers
309 Views
Last Asked 12 months ago

Related Questions


Menurut kamu, apa yang mendorong seseorang untuk berinfak (filantropi)?

Bagaimana sejarah pengelolaan zakat pada masa Khulafa' Ar-Rasyidin ?

Adakah keterlibatan Indonesia pada Perang Dunia II?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Pernahkah Anda bertemu Presiden Joko Widodo?

Hal-hal apa sajakah yang harus dipenuhi agar Indonesia menjadi pemimpin budaya populer dunia?

Foto apa saja yang bisa mengubah cara pandang kita tentang Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Masakan/makanan Indonesia apa yang menurut Anda paling mungkin go international?

Mengapa bangsa Indonesia dapat sebegitu lamanya dijajah oleh Belanda?

Makanan/masakan Indonesia apa yang paling memiliki nilai sejarah tinggi?

Apa yang membuat beberapa suku di Indonesia masih tetap bertahan dengan gaya hidup tradisionalnya, misalnya Suku Badui?

Bagaimana menurut Anda kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono selama menjabat dua periode atau 10 tahun sebagai Presiden RI?

Siapa kepala daerah yang jarang disorot, tetapi berprestasi?

Bagaimana cara mengakselerasi budaya meritokrasi dalam birokrasi pemerintahan?

Mengapa mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono sering mengeritik Presiden RI yang berkuasa sementara mantan presiden lainnya tidak?

Perlukah Madura menjadi provinsi dan apakah sudah memenuhi seluruh persyaratan sebagai provinsi tersendiri?

Apa itu Open Data? Apa bedanya dengan Satu Data Indonesia?

Apakah RT dan RW masih dibutuhkan di Jakarta? Seperti apa peran yang diharapkan?

Apa kelebihan dan kekurangan pemerintahan pada zaman Presiden Soeharto?

Apa itu Supersemar dan bagaimana sejarahnya?

Mengapa Supersemar begitu fenomenal?