selasar-loader

Bagaimana mengoptimasi nilai tambah penyelenggaraan Asian Games 2018 bagi seluruh kalangan warga Jakarta?

Last Updated Mar 26, 2018

1 answer

Sort by Date | Votes
Hatfan Hizriyan Syaidan
Kepala Departemen Keilmuan BEM FEB UI 2017 | Rumah Kepemimpinan Jakarta

logo-AG.jpg

Dampak ekonomi dan sosial dari penyelenggaraan acara olahraga berskala besar selalu menjadi isu yang kontroversial. Pembangunan infrastruktur seperti stadion, wisma atlet, hotel serta perawatan dan perbaikan fasilitas umum pesat terjadi. Kita dapat belajar dari negara Afrika Selatan sebagai tuan rumah penyelenggara Piala Dunia 2010, saya memilih Afrika Selatan karena memiliki lanskap ekonomi yang mirip dengan Indonesia, negara berkembang atau emerging countries

Afrika Selatan secara langsung menghabiskan lebih dari 4 miliar dolar AS (USD) untuk menjadi tuan rumah piala (Cohen 2010), dan miliaran lainnya dalam peningkatan infrastruktur terkait di kota-kota tuan rumah (Desal dan Vahed 2010). Secara keseluruhan, pemerintah Afrika Selatan menghabiskan lebih dari 13 miliar Rand Afrika Selatan (ZAR) untuk perbaikan infrastruktur dan transportasi (setara dengan Rp14 triliun kurs hari ini) . Belanja ini secara langsung menciptakan 130.000 pekerjaan konstruksi (Marcus, 2010), dan secara tidak langsung menghasilkan 415.000 pekerjaan (Sylvester dan Harju 2010). Piala Dunia 2010 pun menambahkan 0,5% –atau ZAR 93 miliar — ke PDB Afrika Selatan pada tahun 2010.

Meskipun total manfaat bagi Afrika Selatan sebagai tuan rumah mampu melebihi biaya ‘ekonomi’nya, kritikan tetap terlempar pada kegagalan keuntungan ekonomi yang didistribusikan secara merata. Kritik lain berpendapat bahwa belanja infrastruktur terlalu sempit terfokus pada kebutuhan Piala Dunia. Ditambah lagi, penyerapan pekerja konstruksi sebesar 130.000 sebagian besar dinilai bersifat sementara.

Namun demikian, melihat Piala Dunia atau perhelatan kompetisi olahraga lainnya hanya melalui lensa ekonomi akan menutupi sebagian besar dampak olahraga terhadap masyarakat — terutama ketika tempat masyarakat tersebut waktu menjadi tuan rumah perhelatan kompetisi yang melibatkan negara-negara lain di dunia. Bahkan jika keuntungan ekonomi dari menyelenggarakannya meragukan, mungkin kohesi sosial yang mampu menjadi inspirasi persatuan masyarakat bisa menutupi harga yang harus dibayar. Apalagi di tengah kondisi bangsa Indonesia saat ini yang seakan terpecah menjadi haters dan lovers. Saya pikir tidak hanya kalangan warga Jakarta, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia, dapat berpartisipasi dan bersatu mendukung Indonesia.

Answered May 6, 2018
Sponsored

Question Overview


5 Followers
155 Views
Last Asked 7 months ago

Related Questions


Bagaimana tanggapan Anda mengenai undangan SNSD dalam konser Countdown to Asian Games 2018 nanti?

Bagaimana tanggapan Anda mengenai acara Countdown to Asian Games 2018?

Apa filosofi di balik aksi drone dalam acara Countdown to Asian Games 2018?

Manakah yang lebih fantastis, Hyoyeon atau Taeyeon? Mengapa?

Manakah yang lebih fantastis, Tulus atau Judika? Mengapa?

Seandainya pembukaan resmi Asian Games 2018 mengundang artis luar negeri, siapakah yang Anda harapkan? Mengapa?

Bagaimana mengoptimasi interaksi warga Jakarta dengan tamu asing di Asian Games 2018 sehingga menjadi pengalaman yang memorable bagi kedua pihak?

Apakah jenis parfum wanita yang paling tahan lama untuk dipakai di Jakarta?

Apa nama restoran Jepang terbaik di Jakarta dan sebutkan alasannya?

Apa yang Anda lakukan ketika sedang terjebak dalam kemacetan Jakarta?

Mengapa orang Jakarta suka menghabiskan waktu di mal?

Apa saja hal yang membuat Jakarta lebih bagus dari kota lain?

Apa lokasi wisata terbaik di Jakarta? Mengapa?

Bagaimana cara terbaik dan paling efektif untuk menghindari kemacetan di Jakarta?

Mengapa banyak sekali orang Jawa di Jakarta?

Kenapa Indonesia belum juga maju sementara Korea Selatan yang dulu lebih miskin dari kita justru maju sekali saat ini?

Bagaimana cara Jerman membangun kembali ekonominya setelah Perang Dunia II?

Apakah kunci sukses pertumbuhan dan pemerataan ekonomi pada puncak bonus demografi di Indonesia (2025-2035)?

Apakah penggunaan alat ukur Gross Domestic Product (GDP) masih relevan untuk menghitung tingkat kesejahteraan sebuah negara?

Mengapa perhitungan Gross National Product (GNP) jarang digunakan sebagai alat ukur kinerja ekonomi?

Apa yang Anda ketahui tentang Green GDP?

Apakah inflasi selalu berdampak buruk untuk perekonomian?

Apakah konsekuensi deflasi terhadap kinerja perekonomian sebuah negara?

Ketika terjadi apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar, langkah taktis apa yang seharusnya dilakukan untuk meningkatkan kerja perekonomian?

Apakah depresiasi nilai tukar selalu memiliki dampak negatif untuk perekonomian?