selasar-loader

Apa yang kamu lakukan ketika kehabisan dana untuk kuliah?

Last Updated Mar 7, 2018

Saya sedang kuliah dan kehabisan dana untuk lanjut ke semester depan. IPK pas-pas an dan sudah diancam untuk diberhentikan dari kampus semester depan. Solusinya biasa nya apa ya selain beasiswa?

6 answers

Sort by Date | Votes
Abd Jalil
Wakil Kepada Departemen Adkesma BEM UI 2017 | pemilik blog www.hailogue.com

bicara dana  untuk kuliah, saya Alhamdulillah tidak sampai kehabisan dana untuk kuliah, karena memang biaya gratis dan juga untuk biaya hidup juga mendapatkan beasiswa. Tetapi untuk biaya hidup kuliah di daerah ibukota menurut saya pasti kurang, dengan biaya makan dan lain lain yang juga mahal. Biasanya saya sudah menargetkan dana untuk cukup selama sebulan kedepan, sehingga saya jarang kehabisan uang saku, paling sangat jarang hal itu terjadi. Saya juga ketika kehabisan dana tidak pernah meminta sama orang tua, tapi ada aja rezeki untuk menutupi itu. termasuk beasiswa.

Answered Mar 30, 2018
Fiqhi Fauzi
Mahasiswa FMIPA USU 2014 | Rumah Kepemimpinan 8 | Sekjen Inkubator Sains USU

Berbicara soal dana ini biasa menjadi kendala dan alasan orang untuk tidak melanjutkan pendidikan. Alhamdulillah, sampai saat ini saya tidak sampai kehabisan dana.

Lalu, seandainya saya kehabisan dana untuk kuliah, apa yang akan saya lakukan? tentu, saya akan mengusahakan beasiswa. Jika tidak dapat, lalu saya mencoba untuk mengambil cuti semester, lalu mencoba untuk fokus mencari dana kembali selama satu semester tersebut. Dan yang terpenting, selalu yakin sama Allah, pasti ada jalan selagi niat kita emang baik untuk menuntut ilmu

Answered Apr 2, 2018
Habibie Satrio Nugroho
Computer Science, University of Sumatera Utara | Rumah Kepemimpinan R6 Medan

Bicara tentang dana, itu merupakan jawaban tentang usaha.

Saya alhamdulillah tidak pernah kehabisan dana untuk berkuliah, Allah Swt selalu mencukupi apa yang saya butuhkan. serta saya selalu bersyukur dengan apa yang sudah saya miliki tanpa harus meminta apapun berlebihan kecuali dengan keadaan mendesak.

Tetapi kali ini saya akan sedikit sharing tentang teman saya yang pernah kehabisan dana untuk bersekolah, maaf ini bukan berkuliah ya. tapi case permasalahan sama, beliau juga akan di DO ketika tidak akan membayar uang sekolah. hingga pada akhirnya, kita membuat system gotong royong, atau sedekah keroyokan dengan menjelaskan case permasalahan kepada teman-teman yang kita miliki. Terlihat seperti meminta, tetapi disini point nya adalah tentang sedekah, selanjutnya bersama-sama dengan masing perwakilan menjumpai pimpinan tertinggi (kepala sekolah) kalau disekolah, Rektorat (kemahasiswaa) untuk di kampus untuk bisa menjelaskan permaslahan yang terjadi, dan dispensasi penuruan uang pembangunan atau UKT agar tetap bisa menjalankan pendidikan dengan semestinya.

Ada beberapa hal juga yang terkadang menjadi kendala hal-hal tersebut;;

1. Pelajar atau mahasiswa bukan orang yang rajin, bisa dikatakan malas.
2. Pelajar atau mahasiswa tidak memiliki niat untuk belajar, hanya sekedar untuk sebagai status saja.
3. Tidak memiliki minat dan bakat serta visi dan misi kenapa bersekolah atau berkuliah.
dll...

banyak point yang bisa membatalkan hal-hal tersebut, tetapi kalau kita memang memiliki soft dan hard skill dapat akademisi ataupun cipta karsa, inshaAllah apapun yang kita lakukan maka akan mendapatkan keringan dan bantuan.

Answered Apr 2, 2018
Andre Basrija
Accounting Student of UNPAD | Awardee Rumah Kepemimpinan Bandung

Begini bro/sist,
Pandangan saya terhadap finansial cuma satu "Rezeki sudah ditetapkan oleh Yang Maha Kuasa, dan dia tidak akan salah memasuki pintunya".
Maksudnya apa? Ya, setiap orang memiliki rezekinya masing-masing. Tapi apakah rezeki itu akan datang begitu saja? Tentu tidak.

Bicara soal dana yang menjadi kendala kuliah sudah tidak tabu lagi untuk diperbincangkan. Lantas apa yang harus dilakukan?
Ada beberapa alternatif bagi seorang mahasiswa untuk mencari bantuan finansial, yaitu:
1. Parttime Job
Banyak lowongan kerja parttime yang tersedia di berbagai daerah, biasanya sih seperti mengajar les privat, menjadi waiters di restaurant, penyanyi cafe, ojek/driver transportasi online, dan masih banyak yang lain. Hal ini sebenarnya bisa dimanfaatkan, hanya saja butuh membagi waktu antara jadwal kuliah dan kerja parttime tersebut. Bayarannya juga lumayan menambah pemasukan bulanan kita.

2. Open Service
Setiap orang memiliki skills, entah itu kemampuan bahasa, komputer, ataupun design. Coba cari tahu apa yang menjadi skill kita. Jika kita memperdalam dan menggunakan skill kita dengan baik, kita bisa mengambil keuntungan dari itu. Misalnya open service untuk translating, jadi poster designer (pasti banyak tuh acara kampus yang butuh dibuatkan posternya), menjadi MC acara, typing service, pelatihan beladiri, pelatihan musik, dan jasa lainnya. Lumayan juga toh?

3. Kompetisi
Kompetisi juga bisa jadi salah satu wadah kita mencari uang. Sudah dapat uang dapat track record prestasi pula, ya meskipun ada beberapa kompetisi yang meminta uang pendaftaran, tapi pasti ada juga yang free atau murah biayanya. nah ini bisa diambil opportunity nya. Bekerja melalui karya. Ikuti saja kompetisi yang sesuai dengan minat dan bakat, lalu lakukan sebaik mungkin. Jika merasa sulit, cari partner untuk menjadi tim. Hadiah dari beberapa lomba lumayan banget lohh.

4. Beasiswa
Beasiswa ga pernah lepas jadi bahan bahasan jika topiknya kesulitan dana. Dan beasiswa memang sumber pendanaan paling meguntungkan dan tidak menguras habis tenaga (meskipun ada beasiswa yang menyaratkan beberapa tugas dan tanggung jawab, tapi sepengalaman saya tidak pernah memberatkan). Dan, jika merasa tidak eligible terhadap beasiswa yang umumnya meminta syarat IPK yang bagus, cobalah cari beasiswa yang tidak berkutat dengan syarat IPK. Contohnya beasiswa kurang mampu, beasiswa tugas akhir, beasiswa para aktivis, atau beasiswa yang biasanya disediakan oleh setiap kampus (melalui para alumni) untuk mendukung dan membantu setiap mahasiswanya.

Banyak jalan menuju dana, jadi jangan khawatir. Pasti akan ada saja rezeki yang datang.
Toh banyak para sarjana yang terlahir dari keluarga kurang mampu.
so, Semangat !!

Answered Apr 3, 2018
Dhita Mutiara Nabella
Biologi UI 2015 | Rumah Kepemimpinan Angkatan 8 | CEO GreAction Community

Sebagian orang mungkin pernah mengalami kehabisan dana untuk kuliah, dikarenakan uang kuliah yang relatif mahal. Sebagian orang lainnya, mungkin tidak pernah memikirkan uang kuliah, karena sudah ditanggung oleh orang tua. Namun sayangnya, tidak semua orang se-beruntung itu. Bagi seseorang yang membiayai uang kuliahnya sendiri, pasti pernah mengalami kebingungan untuk mendapatkan dana kuliah. Lalu bagaimana solusinya?

Menurut pandangan saya, banyak cara kreatif yang dapat dilakukan oleh seorang mahasiswa untuk mendapatkan dana. Pertama, bisa melalui beasiswa. Beasiswa yang disediakan sangat banyak, asalkan kita mau mencari informasi dan melengkapi berkas-berkas persyaratannya. Alternatif lainnya adalah, kita bisa menghasilkan uang dari sesuatu yang kita cintai. Misal, saya suka mengajar, maka saya dapat menghasilkan uang dari mengajar tersebut. Atau, kamu suka menggambar, kamu bisa menjual jasa menggambar kamu dan akhirnya mampu menghasilkan uang. Tentu, masih banyak cara baik lainnya untuk mendapatkan uang, asalkan kita mau kerja keras dan berdoa selalu kepada Allah swt.

Answered Apr 6, 2018
Dipo Satria
#PendidikanUntukSemua . Student Loan Pertama di Indonesia danadidik.com

Mungkin dapat galang dana secara online di DANAdidik (khusus pinjaman pendidikan) atau KitaBisa (umum)

 

Answered Apr 9, 2018