selasar-loader

Apa saja jenis tes buta warna?

Last Updated Mar 6, 2018

Kita telah mengetahui adanya tes buta warna dengan melihat palet warna yang akan memunculkan angka dengan kombinasi warna tertentu atau yang kita kenal dengan tes Ishihara. Sebenarnya adakah jenis tes buta warna lain?

3 answers

Sort by Date | Votes
Selasar Sehat
Akun Selasar yang mengajak Anda hidup sehat

Pernahkah kamu mengikuti tes buta warna? Biasanya jika kamu memasuki dunia perkuliahan atau dunia kerja, kamu akan menemukan beberapa tahapan tes, yang satu di antaranya adalah tes buta warna. Biasanya bidang yang berhubungan dengan kesehatan, sains, kedokteran, teknik, dan kepolisian, mensyaratkan lolos tes buta warna sebagai salah satu aspek pertimbangan rekrutmen.

Pm30jg2gQaVxwsQ2C6WvF-NMUjJw0AY3.jpg

Pernahkan kamu melihat palet di atas? Umumnya tes buta warna yang dilakukan berbagai lembaga, universitas, ataupun institusi adalah tes buta warna yang dikenal dengan tes Ishihara. Tes ini adalah tes yang paling umum digunakan untuk mendiagnosis buta warna. Sayangnya, tes buta warna jenis ini hanya bisa mendiagnosis kondisi buta warna merah-hijau.

Seperti yang kamu amati pada gambar di atas, palet yang digunakan untuk memunculkan angka adalah titik-titik berwarna yang berada pada sprektrum merah dan hijau. Pada tes ini, seseorang yang mengikuti tes buta warna akan diminta untuk menyebutkan angka yang samar-samar terlihat pada gambar dari susunan titik-titik warna.

Lalu sebenarnya, adakah tes buta warna jenis lainnya?

Untuk diketahui bersama, buta warna memiliki banyak variasi sehingga dokter tidak dapat hanya mengandalkan tes Ishihara untuk mengetahui apakah seseorang menderita buta warna atau tidak mengingat pada tes Ishihara yang digunakan hanya sprektrum pada warna merah hijau.

44Gw_bJO40vyAT8kgBmgI23pXn_rjt9N.jpg

Buta warna sesungguhnya adalah kekurangan mata untuk melihat warna-warna yang ada. Pada penderita buta warna, mereka tidak bisa melihat warna layaknya orang normal lainnya. Hal ini disebabkan oleh masalah pigmen pada reseptor warna di mata mereka. Jika salah satu pigmen hilang, mata akan mengalami masalah dalam melihat warna tertentu.

Tidak ada perbedaan penglihatan pada penderita buta warna maupun mata normal, yang berbeda hanyalah penderita buta warna tidak dapat membedakan warna merah hijau biru ketika warna-warna tersebut berdekatan atau bercampur. Kasus buta warna yang paling umum ditemukan adalah buta warna merah hijau atau biasa disebut dengan buta warna parsial.

Pada mata normal, terdapat tiga sel kerucut yang digunakan untuk mengidentifikasi warna yang disebut dengan trikomasi. Jika seseorang kesulitan untuk mengidentifikasi warna merah, kelainan itu disebut dengan protanomali. Jika seseorang kesulitan mengidentifikasi warna hijau, kelainan itu disebut dengan deuteromali. Sedangkan jika seseorang tidak mampu mengidentifikasi warna biru, kelainan itu disebut dengan tritanomali.

Adapun penderita buta warna total di dunia ini amat sedikit, hanya sekitar 0,00003% dari populasi di dunia yang melihat dunia dalam keadaan hitam putih.

Seseorang menderita buta warna disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan, penyakit (Parkinson, galukoma, kanker darah), usia (semakin tua), terpapar bahan kimia, dan efek samping dari penggunaan obat tertentu.

Dengan demikian, tidak hanya tes Ishihara yang mampu mengidentifikasi seseorang apakah menderita buta warna atau tidak. Ada beberapa tes lainnya yang mampu membantu mengidentifikasi apakah seseorang mengalami kasus buta warna atau tidak, di antaranya

1. Tes Anomaloskop

FrNOzPuu3soiYvNDrqc-pMi_tkGmiNhV.jpg

Sama seperti tes Ishihara, tes ini juga mendeteksi kemungkinan seseorang menderita buta warna yang tidak mampu membedakan warna merah dan hijau. Alat tes yang digunakan pun hampir sama dengan tes Ishihara. Hanya saja, tipe lingkaran yang digunakan berbeda. Bagian lingkaran pada tes ini dilengkapi dengan lampu berwarna kuning. Di bagian bawahnya, terdapat lampu hijau dan merah. Lingkaran ini digunakan untuk memutar tuas hingga kecerahan warna-warna yang ada bisa setingkat.

2. Tes Cambridge

Tes ini juga hampir sama dengan tes Ishihara, bedanya di tengah kumpulan titik-titik terdapat huruf C yang juga terbuat dari kumpulan titik yang berbeda warna dari warna dasar lingkaran. Kamu akan diminta melihat lingkaran ini melalui komputer. Jika kamu bisa melihat huruf C itu, berarti kamu aman dari kasus buta warna.

3. Tes penyusunan

ZQVhEcNDBRhFaafr6rw3QpAk9RJwP5xV.jpg

Alat pengukuran tes buta warna yang satu ini adalah beberapa balok dengan gradasi warna yang berbeda-beda. Ketika tes, kamu akan diminta untuk menyusun balok-balok tersebut berdasarkan urutan gradasi.

4. Tes Farnsworth-Munsell

9UxekNN_rDjcgK71dSHhe9tSB_TELjg1.jpg

Tes ini biasa digunakan oleh perusahaan yang memerlukan karyawan yang tugasnya berhubungan dengan kemampuan melihat warna dengan benar. Adapun cara menjalani tes buta warna ini adalah kamu akan diminta mengambil benda dengan warna yang sama, tetapi dengan nuansa yang berbeda. Tujuan dari tes ini adalah mengetahui kemampuanmu dalam mengenali warna yang perbedaannya sangat tipis.

Berbagai jenis buta warna

1. Buta warna merah-hijau

Jenis yang paling umum dari kondisi ini disebabkan oleh hilangnya photopigments cone merah (protan) atau cone hijau (deutran).

Adapun jenis-jenis buta warna merah-hijau:

a.     Protanomaly: Warna merah, oranye, dan kuning berubah menjadi lebih kehijauan dan warna tidak terlalu terang.

b.     Protanopia: Warna merah akan menjadi warna hitam. Sedangkan warna oranye, kuning, dan hijau, semua akan muncul menjadi kuning.

c.     Deuteranomaly: Warna kuning dan hijau akan terlihat lebih kemerahan, dan sulit untuk membedakan warna violet dan biru.

d.     Deuteranopia: Warna merah akan menjadi kuning kecoklatan dan hijau menjadi krem.

2. Buta warna biru-kuning

Kondisi ini lebih jarang terjadi dibandingkan dengan merah-hijau. Ini biasanya disebabkan oleh hilangnya photopigments cone biru (tritan).  

Berikut jenis-jenis buta warna biru-kuning:

a.     Tritanomaly: Warna biru akan menjadi hijau dan sulit untuk membedakan kuning dan merah dari merah muda.

b.     Tritanopia: Warna biru akan tampak hijau,sedangkan warna kuning akan muncul menjadi violet atau abu-abu terang.

3. Buta warna total

Orang dengan buta warna total (monochromacy) tidak dapat melihat warna sama sekali dan ketajaman visual mereka mungkin akan berpengaruh.

Di bawah ini adalah jenis-jenis monochromacy:

a.     Cone monochromacy: Orang dengan monochromacy akan mengalami kesulitan membedakan warna, karena otak perlu...(more)

Answered Mar 6, 2018
Fani Widianingsih
Love to learn, learn to love

Buta warna adalah berkurangnya kualitas penglihatan terhadap warna. Umumnya, buta warna bersifat genetis. Ia diturunkan dari orang tua kepada anak sejak dilahirkan. Penderita buta warna cenderung mengalami kesulitan saat melihat warna merah, hijau, biru, atau campuran warna-warna ini.

Saya jadi teringat waktu mau masuk kuliah. Waktu itu, saya mau masuk Sampoerna School of Education (SSoE). Persyaratan di sana selain surat bebas narkoba adalah surat bebas buta warna. Untuk melengkapi persyaratan tersebut, saya pergi ke rumah sakit terdekat dari rumah untuk mengikuti tes buta warna.

Di rumah sakit, saya untuk pertama kalinya mengikuti tes buta warna. Saya akan diminta untuk duduk, menutup sebelah mata, dan melihat titik-titik berwarna dalam sebuah buku. Saya ditanya, angka berapa yang terbentuk dari titik-titik berwarna itu.

toaBHQXKQhPdFFJxZfutJjdZbW1G6YBf.jpg

Dokter membolak-balik halaman buku tersebut secara acak, lalu menanyakan hal yang sama pada saya. Satu mata selesai, mata lainnya diuji. Prosedurnya sama. Tutup mata, bolak-balik halaman, tanya angka.

Belakangan, saya baru tahu; jenis tes buta warna ini namanya Ishihara. Penemunya Dr.Shinobu Ishihara. Katanya sih tes ini adalah yang paling umum digunakan untuk mendiagnosis buta warna, namun hanya bisa mendiagnosis kondisi buta warna merah-hijau.

Kondisi buta warna tidak selalu dianggap sebagai kondisi serius. Soalnya, kasus buta warna total sangat jarang ditemukan. Selain itu, kebanyakan penderita buta warna bisa beradaptasi dengan kondisi ini.

Sejujurnya, saya tidak tahu sih bagaimana rasanya buta warna. Mungkin terasa menyakitkan begitu kita menyadarinya. Menyakitkan bukan karena saraf kita terasa sakit, melainkan karena di titik itu, kita sadar bahwa kita “berbeda” dengan orang lain. Tetangga saya mendaftarkan anaknya untuk menjadi tentara. Segala pelatihan fisik dilakukan. Badannya memang cukup bagus. Postur tinggi. Tinggal dimaksimalkan saja kekuatan fisik dan staminanya. Tetangga saya optimis anaknya lulus.

Hingga akhirnya pengumuman tes kesehatan datang.

Anaknya ternyata menderita buta warna (tidak literally menderita juga sih). Tetangga saya shock. Karena terlalu shock, ia terkena stroke. Beruntungnya, stroke ringan.

Dari sini, penting juga sepertinya untuk memahami penyakit buta warna. Kita bisa mulai dari mengenali gejalanya, lalu memahami tipe-tipe buta warna. Yah, kalaupun pada akhirnya tidak berguna karena sekeluarga kita sehat semua, minimal berguna buat obrolan di warkop atau antrean. Lumayan, daripada ngobrol politik terus. Hehehe.

Gejala Buta Warna

Penderita buta warna mungkin hanya bisa melihat beberapa gradasi warna, sementara sebagian besar orang yang normal dapat melihat ratusan warna, dikutip dari Alodokter.

Gejala lainnya, sebagian penderita buta warna tidak dapat membedakan antara warna merah dan hijau, namun bisa melihat warna biru dan kuning dengan mudah.

Sebagian orang bahkan tidak menyadari bahwa mereka mengalami buta warna sebelum menjalani tes penglihatan warna.

Tipe-tipe Buta Warna

Sebagian besar penderita buta warna akan sulit membedakan gradasi warna merah, kuning, dan hijau seperti warna jingga dan cokelat. Tipe ini disebut dengan buta warna “merah-hijau”. Tipe ini juga menjadikan penderita sulit membedakan antara warna merah dengan warna hitam dan berbagai gradasi warna ungu. Pria memiliki kecenderungan mengalami buta warna tipe ini lebih besar dibandingkan dengan wanita.

Tipe buta warna yang paling jarang terjadi adalah buta warna tipe “biru-kuning” di mana penderita tidak bisa membedakan warna biru, hijau, dan kuning.

Seorang penderita buta warna dari berbagai jenis kondisi di atas dapat melihat warna-warna tersebut lebih kusam dibandingkan orang-orang yang memiliki penglihatan normal.

Yang paling parah adalah buta warna yang membuat penderitanya hanya melihat warna secara monokrom. Ia hanya bisa melihat warna hitam, putih, dan abu-abu. Hyde, vokalis L’Arc~en~Ciel, termasuk penderita ini. Makanya ia ingin desain album Awake bernuansa hitam-putih dengan warna dominan abu-abu. Katanya sih agar album itu sesuai dengan yang dia lihat.


7VsChpCr5wsIUM8a-arwbhF1V3A-CYHP.jpgamazon.com

Penyebab Buta Warna

Menurut Alodokter, buta warna terjadi karena ada gangguan pigmen pada reseptor penglihatan warna (sel kerucut di mata). Ketika salah satu pigmen hilang, maka mata akan memiliki masalah dalam melihat warna tertentu.

Dalam banyak kasus, buta warna disebabkan oleh faktor genetik orang tua. Meskipun demikian, penyakit ini bisa saja terjadi akibat efek samping dari sebuah pengobatan atau gangguan kesehatan yang telah ada sebelumnya.

Jadi, penyebab buta warna di antaranya adalah:

1. Genetik (keturunan)
2. Bahan kimia (seperti karbon disulfida dan pupuk)
3. Efek samping obat (beberapa pengobatan berpotensi menyebabkan buta warna, seperti digoxin, phenytoin, klorokuin, dan sildenafil. Jika gangguan disebabkan oleh pengobatan, biasanya pandangan akan kembali normal setelah berhenti mengonsumsi obat.)
4. Gangguan kesehatan sebelumnya (penyakit Parkinson, penyakit Alzheimer, glaukoma, kanker darah (leukemia), dan diabetes)

Answered Mar 22, 2018
Resa Paksi Mandariska
Pendididikan Dokter UGM | Rumah Kepemimpinan Reg 3 Yogyakarta

Umumnya tes buta warna adalah menggunakan tes Ishihara. Sejauh saya belajar, belum ada tes buta warna yang berbeda dari tes Ishihara. adapun bila ada tes yang disediakan secara online maupun offline, secara garis besar tidaklah jauh dari metode Ishihara.

Metode Ishihara mengunakan plat warna, ada yang 24 dan 36 plat. pengelompokan platnya dalah sebagai berikut :

  • Vanishing design: Hanya orang dengan penglihatan warna yang baik yang bisa membaca tanda ini. Pengidap buta warna tidak bisa melihat apapun
  • Transformation design: Pengidap buta warna akan melihat tanda yang berbeda dari orang yang sehat.
  • Hidden digit design: Hanya pengidap buta warna yang bisa melihat tanda. Orang normal tidak akan bisa melihatnya.
  • Classification design: Plat ini digunakan untuk mengidentifikasi apakah pengidap butawarna cenderung buta warna hijau atau merah.

Answered Apr 1, 2018

Question Overview


3 Followers
801 Views
Last Asked 1 year ago

Related Questions


Apa pekerjaan favorit generasi milenial?

Apa yang menyebabkan seseorang resign/pindah kerja ke tempat lain?

Mana yang lebih disukai anak muda zaman sekarang yang baru lulus, jadi PNS, kerja di salah satu BUMN, karyawan swasta, atau bikin startup/berwirausaha?

Bagaimana cara agar kita dapat memiliki capaian karier yang baik di perusahaan?

Mengapa durasi kerja harus delapan jam per hari?

Bagaimana sistem pembayaran driver Gojek? Apakah mereka menerima semua atau ada sistem komisi dengan perusahaan Gojek?

Apa rutinitas yang biasa anda lakukan ketika jenuh dengan pekerjaan?

Apa alasan terbaik untuk pindah tempat kerja?

Apakah menjadi orang kaya itu penting?

Apa yang seharusnya dicari perusahaan dalam merekrut tenaga kerja agar bertahan lama di perusahaan?

Apakah merek parfum yang paling cocok untuk wanita?

Apakah perbedaan antara parfum dan cologne?

Apa yang membuat harga parfum begitu mahal?

Apakah wanita mengenakan parfum untuk menarik perhatian pria atau ada alasan lainnya?

Apa tujuan laki-laki memakai parfum?

Bagaimana cara memakai parfum yang benar?

Bagaimana cara memakai cologne yang benar?

Apakah parfum yang aromanya paling maskulin?

Apakah parfum yang aromanya paling feminin?

Parfum pria apa yang aromanya bisa diterima oleh semua orang?

Apa yang terjadi apabila seseorang terlalu banyak mencium aroma parfum?

Apakah memakai parfum memiliki dampak buruk terhadap kesehatan?

Bahan kimia apa yang paling banyak digunakan dalam parfum?

Mengapa kita disarankan untuk tidak langsung tidur setelah makan?

Apa yang harus dilakukan untuk menjaga kestabilan berat badan?

Jika mengalami gejala sulit tidur, apa yang Anda lakukan?

Apakah minum susu dan makan apel sebelum tidur itu baik untuk kesehatan?

Apakah mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang lebih baik dengan memakan makanan 4 sehat 5 sempurna?

Apa dampak terlalu banyak duduk ketika bekerja bagi kesehatan?

Berapa lama batas maksimal seseorang berolahraga dalam satu hari?