selasar-loader

Mengapa cerita romantis disukai orang?

Last Updated Mar 6, 2018

Cerita romantis baik yang berwujud cerpen, novel, hingga film banyak disukai orang. Padahal, tema dan jalan ceritanya tidak jauh berbeda. Mengapa kisah cinta begitu disukai?

3 answers

Sort by Date | Votes
Selasar Informasi
Akun Selasar untuk Berbagi Informasi

Cerita romantis memang banyak disukai orang. Berdasarkan statistik yang dikumpulkan untuk Penulis Romantis Amerika (Romance Writers of America/RWA), novel-novel romantis menyumbang lebih dari 50% pangsa pasar buku fiksi di Amerika Serikat setiap tahun. Lebih dari sepertiga yang dijual di Amerika Serikat adalah fiksi romantis. Penjualannya melewati genre lain seperti misteri dan fiksi ilmiah. Lebih dari 2000 judul roman diterbitkan setiap tahun dengan nilai bisnis sebesar 1,2 juta dolar.

Siapa saja yang senang membaca cerita romantis?

Penelitian dari RWA pada tahun 2005 menunjukkan bahwa 64,6 juta orang Amerika membaca setidaknya satu cerita romantis pada tahun sebelumnya. Setengah dari pembaca ini adalah orang-orang yang telah menikah. Sisanya adalah mahasiswa.

Lebih dari setengah dari total pembaca ialah perempuan yang berusia antara 25 hingga 54 tahun. Namun secara keseluruhan usia, cerita romantis dibaca orang dari usia praremaja hingga lebih dari 75 tahun. Artinya, cerita romantis mempunyai pembaca dengan rentang umur yang luas.

Apakah laki-laki tidak tertarik membaca cerita romantis?

Masih dari sumber penelitian yang sama, sebanyak 22 persen dari pembaca cerita romantis berjenis kelamin laki-laki. Hanya saja, memang tidak banyak yang ingin untuk membicarakannya. Artinya, kisah cinta nan romantis hanya dikonsumsi secara pribadi saja. Fakta uniknya adalah bahwa banyak laki-laki yang bergabung dalam klub buku dalam wadah grup email menggunakan nama istri mereka.

Cerita romantis juga populer di negara-negara lain selain Amerika Serikat. Menurut Freddie Bateman, penulis fiksi dan puisi, Penerbit Harlequin Books menerbitkan genre romantis dalam 25 bahasa dan mendistribusikannya ke dalam 120 negara. Buku terbitan mereka dibaca oleh 200 juta orang di seluruh dunia.

Bateman menganggap novel-novel romantis kemungkinan memiliki daya tarik karena tiga hal. Cerita romantis dalam novel menyertakan unsur-unsur seperti:

  • harapan,
  • kekuatan, dan
  • jaminan akhir yang bahagia (happy ending) dalam kisah-kisah cinta yang dihadirkannya.

Cerita romantis memberikan pemahaman bahwa seburuk apapun segala sesuatu pada awalnya, segalanya akan baik-baik saja pada akhirnya dan cinta sejati akan berjaya dan memenangi setiap konflik cerita yang dihadirkan.

Dalam kehidupan sehari-hari yang penuh dengan masalah, hal-hal semacam itu menghadirkan semacam perasaan nyaman bagi manusia.

Banyak orang menganggap bahwa cerita romantis memiliki inti cerita yang sama saja, padahal bisa jadi pendapat itu tidak benar dan terkesan disederhanakan. Jika diperhatikan, kisah cinta yang terbalut dalam novel-novel romantis biasanya dikemas dalam ukuran kecil. Panjang cerita yang disuguhkan lebih pendek dari novel-novel lain.

Secara teknis, cerita-cerita romantis biasanya mudah dibaca. Kata-katanya mudah dipahami oleh pembaca. Alur ceritanya pun memiliki sense of belonging dengan kebanyakan orang (ceritanya bisa dialami oleh semua orang). Bobot ceritanya juga ringan karena cerita-cerita ini diharuskan menghibur pembaca dengan akhir yang optimis.

Sebaliknya, cerita romantis tidak mengekspos hal-hal rumit seperti cerita misteri, dipenuhi istilah rumit layaknya fiksi ilmiah, maupun unsur-unsur kekerasan dan nuansa suram seperti cerita-cerita kriminal. Tentu cerita romantis memiliki konflik yang sifatnya realistis, namun biasanya memiliki happy ending. (Meskipun mereka tidak mengabaikan kenyataan, mereka tidak memikirkan kekerasan.) Mereka juga mudah dibaca-ceritanya diceritakan dengan cara yang mudah dipahami oleh pembaca.

Satu kesamaan plot yang dimiliki oleh cerita-cerita romantis adalah ini: ada seorang laki-laki dan seorang perempuan yang saling jatuh cinta, memupuk perasaan masing-masing, dan berusaha untuk menyingkirkan setiap rintangan/konflik yang menghalangi cinta mereka. Perjuangan mereka akhirnya terwujud dalam suatu hubungan (entah pacaran atau pernikahan) dan berakhir dengan bahagia.

Namun, tidak semuanya memiliki pola yang sama seperti ini. Ada juga pola yang berbeda, semata-mata demi mencari sudut pandang yang lebih unik sehingga kisah cinta yang mereka tulis terlihat lebih menonjol di antara cerita romantis pada umumnya.

Jadi, jika Anda sekarang sedang menulis cerita romantis, baik dalam bentuk novel, cerpen, atau bahkan sedang membuat blog berisi kumpulan cerpen romantis, hal-hal di atas tentu bisa dipertimbangkan.

Baca juga:

Bagaimana cara membuat cerita cinta romantis?

Bagaimana cara membuat cerpen anak?

Bagaimana cara mengakhiri esai dengan baik?

Bagaimana cara menulis buku yang inspiratif?

Answered Mar 6, 2018
Andara Geofani
Suka membaca, Engineer, Hobi Makan

Cerita romantis adalah genre yang paling populer, tidak hanya di Indonesia, tetapi di dunia. Hal ini terlihat dari berapa banyak novel yang berkisah tentang romansa cinta sepasang sejoli, entah yang berakhir bahagia atau menyesakkan. Coba kita lihat berapa banyak cerita romantis yang kita tahu, dimulai dari Romeo and Juliet, Sam Pek Eng Tai, Laila Majnun, maupun judul novel roman dalam negeri seperti Siti Nurbaya, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, dan yang terbaru Dilan.

Semua laku di pasaran. Bahkan novel-novel dengan genre roman ini bisa naik cetak berkali-kali dan tak lekang oleh waktu. Begitu banyak karya sastra Indonesia dengan genre Roman ini masih laris sejak dimulainya kesusasteraan Indonesia hingga hari ini. Bahkan kini Indonesia menemukan tren baru, novel-novel yang memiliki kisah romantis, bukan tidak mungkin akan diangkat ke layar lebar dan dijadikan Film. Tentu orang semakin mengenal kisah romantis ini tidak hanya melalui novel, tetapi juga melalui filmnya.

Tidak jarang, novel roman yang difilmkan ini akhirnya mampu meraup keuntungan yang berlipat ganda. Novelnya laris, filmnya pun kebanjiran penonton. Kita bisa melihat dari apa yang terjadi pada kisah Dilan. Novelnya yang kerap nangkring di rak buku toko buku ternama selama beberapa tahun belakangan ini, mampu menembus angka 6,2 juta penonton ketika novelnya dialihwahanakan menjadi film.

_neBVbf6BqGsA5Jdx2VJA88-Dqb1Oi5I.jpg

Di seluruh dunia, genre roman ini juga menjadi salah satu yang paling populer dalam dunia penerbitan. Bahkan menurut data Nielsen tahun 2015, hampir setengah dari penggemar kisah cinta, akan membaca genre roman ini paling tidak seminggu sekali.

Ini berarti bahwa memang begitu besar animo masyarakat dan pembaca atas cerita romantis. Rasanya, hampir dirasa kurang jika sebuah cerita tidak disisipkan kisah cinta di dalamnya. Pembaca cerita cinta ini sangat besar dan beragam. Saking banyak dan beragamnya, tidak ada satu hal saklek atau pasti mengapa genre ini sangat populer atau disukai pembaca.

dtnuA-7Y_MWuTd83NFkjHtwz3gueogN6.jpg

Beragamnya pembaca ini pun menjadikan alasan menyukai genre roman semakin banyak sehingga sulit untuk didaftar saking banyaknya. Namun setidaknya, kamu akan memiliki gambaran jika mengetahui alasan mengapa banyak pembaca menyukai novel roman.

1. Mendapatkan akhir yang bahagia

Ketika kamu membaca novel romantis, lalu kamu mendapati ratusan halaman penuh dengan konflik dan lika liku perjuangan tokoh dalam memperjuangkan cintanya, mendapatkan akhir yang bahagia tentu menjadi kepuasan tersendiri bagi kamu. Memang tidak semua novel cinta menawarkan akhir yang bahagia, tetapi untuk beberapa pembaca, mendapatkan akhir yang bahagia mampu memberikan perasaan lega yang luar biasa. Tidak hanya itu, banyak juga pembaca yang kecanduan membaca novel cinta karena berharap akhir yang bahagia di setiap novel cinta yang dia baca loh!

2. Berharap punya kisah cinta yang sama

Ini mungkin adalah kalangan jomblo yang terlalu lama sendiri *Ups. Ehehehe. Memang banyak orang yang suka membaca novel cinta karena merasa sama dengan segala perjuangan yang dilakukan oleh sang tokoh. Pada alur konflik, bisa jadi pembaca itu merasakan dia berada di posisi sang tokoh sehingga ia menunggu-nunggu bagaimana novel itu berakhir, agar ia memiliki jalan keluar dari permasalahan cinta di dunia nyata yang dialaminya. Dengan begitu, novel cinta ini menjadi inspirasi baginya dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Salah? Tentu tidak. Kita bisa belajar dari mana saja, apalagi pembaca yang baik adalah orang-orang yang mampu mendapatkan pesan di dalam buku yang ia baca. Jadi, kalau kamu punya masalah cinta dan berharap mampu mengatasi permasalahan dengan cara yang dilakukan sang tokoh di dalam novel, andaikata itu baik, tidak masalah kamu tiru!

3. Memperkaya kisah cinta

Kamu termasuk yang punya kisah cinta monoton tanpa konflik berarti? Merasa bosan dengan kisah cinta kamu yang tidak ada rintangan yang menghadang? Ya, novel roman ini bisa menjadi referensi kamu untuk menambah masalah dalam hubungan kamu ehehehe. Kamu akan semakin memahami bahwa di luar sana, ada begitu banyak masalah yang dihadapi orang dua sejoli yang sedang jatuh cinta. Bagaimana menjalani dan menyikapinya, kamu juga bisa belajar dari tokoh di novel tersebut.

4. Ringan ketika dinikmati

Banyak orang yang bosan membaca buku sejarah, jurnal ilmiah, atau diktat kuliah yang berat dan menguras otak. Untuk mengistirahatkan otak, mereka memilih untuk membaca novel roman sebagai hiburan di kala senggang. Biasanya memang novel cinta ini tidak membuat kamu membaca sambil mengerutkan dahi. Cerita yang ada dalam novel biasanya ringan dan mamsukkan unsur-unsur humanis sehingga kamu merasa rileks ketika membacanya.

5. Memperkaya emosi

Dengan membaca novel roman, kamu bisa mempelajari karakter tokoh yang ada di dalamnya. Bukan tidak mungkin kamu akan memiliki perasaan tidak suka terhadap tokoh antagonis yang ada di dalam novel ini. Tidak hanya itu, membaca novel cinta bisa membuat kamu merasakan apa yang dirasakan tokoh, entah itu merasa bahagia karena dicintai, merasa sedih karena ditinggalkan mantan tokoh menikah dengan orang lain, atau bahkan merasa geregetan karena mengetahui tokoh utama yang kamu jagokan ternyata tidak memiliki strategi yang bagus dalam menggaet orang yang dicintainya.

6. Keluar dari dunia nyata

Membaca novel cinta membuat kamu sejenak melupakan segala yang terjadi di dunia nyata. Kamu seolah masuk ke dalam dunia tokoh. Terkadang saya justru merasa ketika sedang membaca, seperti dihadapkan di layar yang lebar sehingga setiap scene yang ada di dalam novel, tergambar jelas di otak saya. Banyak orang membaca novel cinta untuk sejenak rehat dari realita yang membuatnya lelah dan malas berhadapan dengan orang lain. Kamu begitu juga kah?

7. Katarsis

Ini adalah perasaan lega yang kamu dapatkan ketika kamu mengetahui tokoh dalam novel yang kamu baca telah mampu menghadapi konflik atau masalah yang terus melanda dirinya. Perasaan lega inilah terkadang yang dicari pembaca ketika membaca novel cinta sehingga sebagai pembaca, ia akan terus...(more)

Answered Mar 20, 2018
Andre Basrija
Accounting Student of UNPAD | Awardee Rumah Kepemimpinan Bandung

Jawaban saya sederhana saja.
Cerita romantis disukai banyak orang karena mereka telah mengenal apa itu cinta dengan pemaknaan mereka masing-masing.
Dan melalui cerita romantis ini, kata "cinta" yang mereka maknai sendiri akan hadir dengan sendirinya dan menciptakan suatu kebahagiaan yang hakiki.

Answered May 5, 2018

Question Overview


6 Followers
1066 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Adakah karya sastra yang memiliki tema tentang parfum?

Apakah yang dimaksud dengan penulisan kreatif?

Apa puisi Chairil Anwar yang paling Anda sukai?

Siapa sastrawan paling "nyastra" menurut Anda? Mengapa?

Mengapa pada masa sekarang sangat sedikit penulis Indonesia yang memiliki kualitas layaknya Pramoedya Ananta Toer?

Dari mana cara termudah memulai mencari ide untuk menulis novel?

Bagaimana cara paling efektif untuk mengembangkan alur dalam menulis novel?

Bagaimana proses kreatif saat pertama kali menulis novel?

Siapakah sastrawan Indonesia paling Anda sukai? Mengapa?

Apa cerita yang paling longlasting sepanjang sejarah?

Apa cerita tak terlupakan dan mengesankan yang Anda alami dengan teman sekelas?

Apa cerita tak terlupakan dan mengesankan yang Anda alami dengan teman sepermainan?

Apa cerita tak terlupakan dan mengesankan yang Anda alami dengan teman sekolah?

Apa cerita tak terlupakan dan mengesankan yang Anda alami dengan kekasih atau pasangan Anda?

Apa cerita tak terlupakan dan mengesankan yang Anda alami dengan ayah Anda?

Apa cerita tak terlupakan dan mengesankan yang Anda alami dengan ibu Anda?

Apa cerita tak terlupakan dan mengesankan yang Anda alami dengan anak-anak Anda?

Apa cerita tak terlupakan dan mengesankan yang Anda alami dengan guru Anda?

Apa cerita tak terlupakan dan mengesankan yang Anda alami dengan kepala sekolah Anda?

Apa dan bagaimana cinta itu?

Kepada siapa kecenderungan waria memilih pasangannya?

Bagaimana rasanya ditinggalkan oleh orang yang sangat dicintai?

Lagu apa yang membuat Anda teringat pada mantan kekasih?

Siapa nama mantan pacar pertama kamu? Bagaimana kabar dia saat ini?

Bagaimana cara mendekati/PDKT dengan wanita yang benar?

Siapakah cinta pertama Anda?

Gejala apakah yang biasanya dialami oleh orang yang sedang jatuh cinta?

Seperti apa patah hati (broken heart) terhebat yang pernah Anda alami?

Apakah menyukai pria mapan lantas membuat perempuan menjadi materialistis (matre)?

Di antara novel-novel Haruki Murakami, yang manakah yang paling Anda sukai?

Apakah kutipan Haruki Murakami yang paling berkesan bagi Anda?

Apakah tips menulis terbaik yang pernah kamu dapatkan?

Bila kamu berada pada situs puisi dan puisimu dibaca 250 orang namun tidak ada yang berkomentar, apa yang kira-kira terlintas di benakmu?

Film apakah yang menurut Anda memiliki skenario terbaik?

Menurut Anda, apakah kekurangan dari tulisan-tulisan Murakami?

Adakah pola tertentu dari karya-karya Murakami?

Di antara novel-novel Paulo Coelho, yang manakah yang paling Anda sukai?