selasar-loader

Apa saja alasan menggunakan BPJS Kesehatan online?

Last Updated Mar 1, 2018

Saya ingin menggunakan layanan BPJS Kesehatan online namun perlu mengetahui terlebih dahulu seluk beluknya. Jawaban di bawah ini berupa fakta-fakta penting maupun alasan yang berkaitan dengannya tentu akan sangat membantu. Terima kasih sebelumnya atas bantuan Anda.

2 answers

Sort by Date | Votes
Selasar Informasi
Akun Selasar untuk Berbagi Informasi

BPJS Kesehatan adalah bagian dari sistem jaminan kesehatan nasional yang berlaku di negara ini. Pelaksanaannya sesuai dengan Undang-undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, Undang-undang Nomor 36 tentang Kesehatan, dan Undang-undang Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial.

Dalam perjalanannya, penetrasi penggunaan internet oleh masyarakat Indonesia membuat BPJS go online demi memudahkan akses terhadap layanannya. Jadi, Anda kini tidak perlu repot antre untuk mendaftar BPJS Kesehatan (Baca: Bagaimana Cara Mudah Daftar BPJS Online?).

Nah, berikut ini adalah beberapa alasan untuk menggunakan BPJS Kesehatan online yang kami anggap penting untuk Anda ketahui.

1. Penetrasi Internet
Smartphone berbanderol murah dan ketersediaan WiFi di tempat umum membuat penetrasi teknologi informasi dan telekomunikasi semakin pesat. Jumlah pengguna telepon pintar di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 100 juta orang.

Selain itu, tren teknologi saat ini mengarah ke penggunaan mobile application. Aplikasi penunjang gaya hidup seperti media sosial saja sudah digunakan oleh 92 juta pengguna atau sekitar 32% dari populasi. Oleh karena itu, penting bagi institusi pemerintah yang melayani masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan tren teknologi saat ini.

2. Efisiensi Waktu
Kantor BPJS selama ini penuh dengan antrean masyarakat yang hendak daftar BPJS maupun mengambil kartu BPJS. Antreannya seringkali membludak hingga ke halaman. Padahal, waktu antre itu bisa digunakan untuk hal-hal lain yang lebih produktif. Jika ada karyawan magang yang harus dipotong gajinya karena izin mengurus BPJS, hal itu tentu sangat merugikan.

unRJuW2QwBOmxHqjI0O7DTmdI_K3N1TC.jpgurbancikarang.com

Untungnya, pembayaran iuran BPJS tidak harus dilakukan di kantor BPJS. Bayangkan jika pembayaran iuran BPJS pun harus mendatangi kantor. Keberanaan layanan BPJS Kesehatan secara online (menggunakan aplikasi BPJS Kesehatan dan mobile/internet banking) tentu signifikan dalam hal efisiensi waktu.

3. Capaian Peserta JKN yang Lebih Cepat
Capaian peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia termasuk besar dan cepat. Dikatakan besar karena memang populasi Indonesia besar. Namun, demografi Indonesia yang berbeda-beda baik secara alam maupun tingkat pendidikan dan kesadaran kesehatan tentu menimbulkan kekhawatiran atas persentase kepesertaannya.

Namun, Indonesia mampu melampaui beberapa negara di Eropa dalam mencapai cakupan kepesertaan JKN. Dikutip dari Liputan 6 bahwa Jerman, misalnya, membutuhkan waktu 127 tahun untuk bisa mencapai cakupan kepesertaan 85 persen (80,6 juta peserta). Selain itu, Belgia 118 tahun untuk mencapai 100 persen populasi (11,4 juta). Indonesia sendiri mencapai 180-an juta peserta JKN-KIS dalam kurun waktu 3,5 tahun. Kemudahan akses tentu dianggap sebagai salah satu faktor yang mempengaruhinya.

4. Biaya Pertanggungan yang Murah
Kelebihan utama dari BPJS Kesehatan adalah biaya atau iuran bulanan yang relatif murah. Bagaimana tidak, untuk mendapatkan pelayanan kelas 1 saja, Anda tidak harus merogoh kocek lebih dari seratus ribu rupiah.

Iuran BPJS Kesehatan kelas 1: Rp81 ribu
Iuran BPJS Kesehatan kelas 2: Rp51 ribu
Iuran BPJS Kesehatan kelas 3: Rp25 ribu

Bandingkan dengan premi asuransi ternama. Biayanya bisa mencapai Rp400 ribu. Itu pun merupakan biaya yang paling murah sehingga terdapat sejumlah konsekuensi berupa pembatasan atas fasilitas tertentu atau dalam hal jumlah pertanggungan yang diterima kala terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Meskipun murah, layanan yang bisa didapat peserta dianggap tidak murahan. Meskipun mengeluarkan biaya tak lebih dari Rp100 ribu rupiah, seseorang sudah bisa mendapatkan layanan atau perlindungan kesehatan dari pemeriksaan, rawat inap, pembedahan, obat dan lain sebagainya secara cuma-cuma. Dikutip dari Cermati, fasilitas semacam cuci darah dan biaya persalinan bahkan bisa didapat oleh peserta secara gratis.

5. Dijamin Seumur Hidup
Sejauh ini, tidak banyak asuransi swasta hanya berani memberikan perlindungan dalam jangka waktu lama. Kalaupun ada, biasanya dia adalah asuransi swasta terkemuka dunia. Namun, ia hanya mampu melindungi pesertanya maksimal hingga usia 100 tahun. Namun, belum ada orang yang memberikan testimoni atau kabar mengenai asuransi yang berani memberikan pertanggungan hingga umur 100 tahun itu.

Masa pertanggungan seumur hidup adalah salah satu keunggulan BPJS Kesehatan yang paling unggul dibandingkan dengan asuransi pada umumnya. Ya, mereka berani memberikan pertanggungan seumur hidup meskipun biaya iuran bulanannya paling murah. Rasa-rasanya, dengan biaya iuran bulanan yang setara dengan asuransi pada umumnya pun fitur ini masih tetap diminati masyarakat.

6. Tanpa Medical Check Up
Apabila mendaftar pada asuransi kesehatan swasta, Anda akan diharuskan menjalani medical check up terlebih dahulu. Gunanya adalah untuk melihat kemungkinan Anda menderita penyakit kronis sehingga pihak asuransi dapat meminimalisasi pengeluarannya kala Anda diharuskan menjalani perawatan akibat penyakit tersebut (salah satunya dengan cara mengecualikan penyakit itu dari daftar jaminan atau pertanggungan mereka). Bila Anda terkena penyakit kritis dan sudah berumur di atas 40 tahun, maka premi Anda akan menjadi semakin mahal atau jumlah pertanggungannya (biaya yang Anda dapatkan) akan semakin murah. Kemungkinan terburuk seperti penolakan atas pengajuan polis asuransi Anda juga sangat mungkin terjadi.

Hal-hal tersebut tidak ditemui di BPJS. Artinya, bila Anda mendaftar BPJS, pada umur berapa pun Anda boleh mendaftar. Anda juga tak dikenai medical check up. Bahkan, bayi yang masih dalam kandungan saja bisa didaftarkan di BPJS.

7. Tidak Ada Pengecualian
Alasan ketujuh pentingnya menggunakan BPJS Kesehatan adalah tidak adanya pengecualian. Dalam pendaftaran asuransi swasta, seseorang yang sudah terkena penyakit kronis memang bisa saja akan mengalami penolakan. Kalaupun diterima, premi yang dibebankan akan mahal atau bahkan polis bisa ditolak kalau muncul kebohongan. Klaim dana juga...(more)

Answered Mar 1, 2018
Ade Ratri
Konselor pendidikan

mlugVXKkD18e6-Err-rfBmphkF3S_aW6.jpg

Alasan menggunakan BPJS Kesehatan Online biasanya karena beberapa hal berikut ini:

1. Upaya peningkatan pelayanan

Adanya pengetahuan bahwa perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi semakin pesat, di antaranya penggunaan perangkat telepon pintar yang saat ini sudah dimiliki sebagian masyarakat, jumlah pengguna telepon pintar di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 100 juta orang, serta tren teknologi saat ini mengarah ke penggunaan mobile application (Apps yang banyak digunakan seperti media sosial saja mencapai 92 juta pengguna atau sekitar 32% dari populasi), BPJS kesehatan menghadirkan BPJS Kesehatan Mobile dengan nama Mobile JKN yang merupakan bagian dari tuntutan zaman.

Kita sebagai warga Indonesia yang baik tentu harus bersyukur karena BPJS Kesehatan memiliki kemauan untuk ikut serta dalam perubahan zaman dengan meningkatkan layanan kepada peserta.

Saat ini peserta atau calon peserta BPJS Kesehatan dapat men-download aplikasi ini melalui Google Play Store maupun Apple Store. Aplikasi Mobile JKN berjalan dengan baik bila menggunakan perangkat mobile dengan sistem  operasi Android 4.0 ke atas dan iOS 10 sangat dianjurkan. Dengan Aplikasi Mobile JKN, akses pelayanan BPJS Kesehatan kini ada dalam genggaman.

Peningkatan pelayanan ini adalah hal yang sangat diharapkan oleh penyelenggara BPJS dengan meluncurkan Mobile JKN. Sehingga, peningkatan jumlah peserta BPJS yang men-download JKN Mobile menjadi target yang terus digenjot oleh BPJS Kesehatan. Sudah kah kamu men-mendownload BPJS online?

2. Kemudahan akses informasi akun BPJS

f0-A_K1n0FhQ05SfItxOg5G5bDsYJyAf.jpg

Menurut saya, adanya BPJS Kesehatan Mobile atau dikenal dengan Apps-nya Mobile JKN sangat membantu peserta BPJS dalam mengecek kepesertaan. Akses informasi akun ini benar-benar tanpa batas. BPJS memberikan semua fasilitas pengecekan informasi dari akun yang BPJS yang dimiliki dalam satu genggaman, dalam satu aplikasi. Tidak hanya itu, adanya fitur skrining riwayat kesehatan juga mampu membantu masyarakat untuk mengenali kesehatan tubuhnya sendiri.

Saat ini, Mobile JKN telah memiliki belasan fitur yang sudah ada, berikut adalah rincian fitur yang dimiliki Mobile JKN:

1. Info JKN

Fitur ini memungkinka peserta program JKN mendapatkan informasi seputar tata cara pendaftaran, hak dan kewajiban, saksi, serta fasilitas dan manfaat yang akan di terima meliputi fasilitas kesehatan, pelayanan kesehatan, hak kelas rawat inap di Fasilitas Tingkat Lanjutan, dan pelayanan kesehatan yang ditanggung dalam program JKN. Informasi yang disajikan pada fitur ini sangat detail sehingga mudah di akses peserta.

2. Lokasi

Fitur ini memungkinkan peserta mendapatkan informasi alamat kantor regional, kantor cabang, alamat lengkap daftar Faskes Tingkat Pertama, dan alamat lengkap Faskes Tingkat Lanjut. Sayangnya fitur ini masih belum lengkap karena masih banyak rumah sakit ataupun faskes tingkat lanjutan yang belum terdata secara online. Pembayaran. Fitur ini akan menginformaikan metode pembayaran yang bisa di pilih untuk membayar iuran kepesertaan setiap bulan.

3. Pengecekan Virtual Account

Peserta dapat mengakses informasi mengenai Virtual Account dengan mudah dan cepat. Saat ini BPJS Kesehatan sudah menetapkan satu VA atau satu Virtual Account untuk satu Kartu Keluarga sehingga tidak repot lagi ketika akan melakukan pembayaran iuran. Lebih praktis dan memudahkan masyarakat dalam penggunaannya.

4. Skrining Riwayat Kesehatan

Ada 47 pertanyaan tentang kebiasaan dan aktivitas sehari-hari, penyakit yang pernah diidap, riwayat penyakit dalam keluarga peserta, dan pola makan yang harus diisi. Berdasarkan pengisian pertanyaan ini, pengguna BPJS kesehatan akan mendapatkan hasil pengecekan risiko penyakit yang mungkin diderita meliputi diabetes, hipertensi, jantung, dan ginjal. Jika pengguna aplikasi tersebut terdeteksi memiliki risiko kesehatan sedang hingga berat, akan muncul pemberitahuan untuk segera memeriksakan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar. Akan tetapi jika hasil skrining menunjukkan pengguna memiliki risiko rendah, akan tercantum saran-saran kesehatan seperti anjuran pola hidup sehat dan latihan fisik rutin minimal 30 menit setiap hari.

5. Kartu Peserta

Melalui fitur ini peserta bisa mengecek kartunya sekaligus bisa mencetaknya karena bisa di kirim melalui email yang didaftarkan peserta ketika login pertama kali pada aplikasi ini.

6. Pengaduan keluhan

Sayangnya sampai saat ini, fitur Pengaduan Keluhan. masih dalam tahap pengembangan dan saat ini baru tersedia pengaduan melalui Care Center 1500 400 yang bisa di akses selama 24 jam. Ke depannya akan dikembangkan fitur yang memungkinkan peserta melakukan pengaduan secara chat melalui chat room.

7. Peserta

Pada fitur ini peserta bisa mengecek siapa saja yang termasuk dalam satu Virtual Account dengannya. Tidak hanya itu, peserta juga mampu mengecek jumlah iuran yang harus dibayarkan dalam satu VA terdaftar.

8. Premi

Melalui fitur ini, peserta akan mendapatkan informasi rinci seputar tagihan, sisa saldo, serta denda yang harus dibayarkan secara rinci sehingga peserta tidak lagi khawatir atau kebingungan mengenai jumlah tagihan yang ditunggaknya.

9. Catatan Pembayaran

Fitur yang memungkinkan peserta mendapatkan informasi seputar tagihan, channel/bank tempat membayar, serta tanggal bayar secara lengkap berikut dengan tata cara pembayaran yang bisa dilakukan untuk membayar iuran BPJS.

10. Pelayanan

Fitur ini menyediakan daftar catatan atau rekam medis yang dilakukan selama berobat menggunakan fasilitas dan layanan program JKN-KIS. Hal ini sangat membantu peserta BPJS dalam mengetahui riwayat pelayanan yang pernah didapatkannya.

11. Ubah data peserta

Fitur ini memberikan keleluasaan bagi peserta untuk  mengubah data kepersertaannya, termasuk mengubah Faskes Tingkat Pertama, alamat, email, dan nomor handphone.

12. Pendaftaran Peserta

Melalui fitur ini, peserta dapat melakukan pendaftaran peserta baru program JKN-KIS. Berbagai panduan pendaftaran pun lengkap disertakan pada fitur ini. Namun pendaftaran calon Peseta...(more)

Answered Mar 21, 2018

Question Overview


5 Followers
770 Views
Last Asked 1 year ago

Related Questions


Wajibkah perusahaan memberi BPJS Ketenagakerjaan pada karyawannya?

Apa yang harus kita lakukan bila perusahaan tempat kita bekerja tidak memberi BPJS Ketenagakerjaan?

Apa manfaat yang didapat peserta BPJS Kesehatan jika tidak pernah klaim? Apakah uang iuran bisa ditarik kembali?

Apakah peserta BPJS yang sakit di luar negeri dapat dicakup layanan BPJS ?

Bagaimana cara mengukur pelayanan BPJS baik atau tidak?

Dengan adanya kewajiban menggunakan BPJS, apakah kita harus tetap memiliki asuransi lain (swasta)?

Apakah benar BPJS haram? Jika iya, mengapa?

Mengapa dan apa kendala utama pemerintah Indonesia tidak membuat BPJS Syariah?

Ke mana dana-dana pensiun dan BPJS diinvestasikan dan bagaimana return-nya?

Apa itu BPJS Online?

Apa perbedaan antara asuransi kesehatan yang ditawarkan oleh perusahaaan swasta dengan BPJS?

Bagaimana cara mudah daftar BPJS online?

Apa cara termudah cek BPJS Kesehatan?

Apa fitur yang sebaiknya ada pada BPJS Kesehatan Mobile?

Apa saja fakta BPJS Kesehatan yang wajib diketahui?

Apa yang terjadi apabila seseorang terlalu banyak mencium aroma parfum?

Apakah memakai parfum memiliki dampak buruk terhadap kesehatan?

Bahan kimia apa yang paling banyak digunakan dalam parfum?

Mengapa kita disarankan untuk tidak langsung tidur setelah makan?

Apa yang harus dilakukan untuk menjaga kestabilan berat badan?

Jika mengalami gejala sulit tidur, apa yang Anda lakukan?

Apakah minum susu dan makan apel sebelum tidur itu baik untuk kesehatan?

Apakah mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang lebih baik dengan memakan makanan 4 sehat 5 sempurna?

Apa dampak terlalu banyak duduk ketika bekerja bagi kesehatan?

Berapa lama batas maksimal seseorang berolahraga dalam satu hari?