selasar-loader

Bagaimana cara mudah mengenali hoax?

Last Updated Feb 5, 2018

Hoax adalah berita bohong yang lazim ditemui pada era keberlimpahan informasi. Karena sifatnya yang berbahaya, diperlukan cara untuk menghadapinya. Namun, bagaimana?

2 answers

Sort by Date | Votes
Juwito Purnomo
RUMAH KEPEMIMPINAN REGIONAL 6 MEDAN ANGKATAN 8

Ketua Masyarakat Indonesia Anti Hoax Septiaji Eko Nugroho menguraikan lima langkah sederhana yang bisa membantu dalam mengidentifikasi mana berita hoax dan mana berita asli:

1. Hati-hati dengan judul provokatif 

Berita hoax kerapkali membubuhi judul sensasional yang provokatif, misalnya dengan langsung menudingkan jari ke pihak tertentu. Isinya pun bisa dicomot dari berita media resmi, hanya saja diubah-ubah agar menimbulkan persepsi sesuai yang dikehendaki sang pembuat hoax. Karena itu, apabila menjumpai berita denga judul provokatif, sebaiknya cari referensi berupa berita serupa dari situs online resmi, kemudian bandingkan isinya, apakah sama atau berbeda. Dengan begini, setidaknya pembaca bisa memperoleh kesimpulan yang lebih berimbang.

2. Cermati alamat situs 

Untuk informasi yang diperoleh dari website atau mencantumkan link, cermatilah alamat URL situs dimaksud. Apabila berasal dari situs yang belum terverifikasi sebagai institusi pers resmi -misalnya menggunakan domain blog, maka informasinya bisa dibilang meragukan. Menurut catatan Dewan Pers, di Indonesia terdapat sekitar 43.000 situs di Indonesia yang mengklaim sebagai portal berita. Dari jumlah tersebut, yang sudah terverifikasi sebagai situs berita resmi tak sampai 300. Artinya terdapat setidaknya puluhan ribu situs yang berpotensi menyebarkan berita palsu di internet yang mesti diwaspadai.

3. Periksa fakta 

Dari mana berita berasal? Siapa sumbernya? Apakah dari institusi resmi seperti KPK atau Polri? Sebaiknya jangan lekas percaya apabila informasi bersal dari pegiat ormas, tokoh politik, atau pengamat. Perhatikan keberimbangan sumber berita. Jika hanya ada satu sumber, pembaca tidak bisa mendapatkan gambaran yang utuh. Hal lain yang perlu diamati adalah perbedaan antara berita yang dibuat berdasarkan fakta dan opini. Fakta adalah peristiwa yang terjadi dengan kesaksian dan bukti, sementara opini adalah pendapat dan kesan dari penulis berita sehingga memiliki kecenderungan untuk bersifat subyektif.


4. Cek keaslian foto 

Di era teknologi digital, bukan hanya konten berupa teks yang bisa dimanipulasi, melainkan juga konten lain berupa foto atau video. Ada kalanya pembuat berita palsu juga mengedit foto untuk memprovokasi pembaca. Cara untuk mengecek keaslian foto bisa dengan memanfaatkan mesin pencari Google, yakni dengan melakukan drag-and-drop ke kolom pencarian Google Images. Hasil pencarian akan menyajikan gambar-gambar serupa yang terdapat di internet sehingga bisa dibandingkan.

5. Ikut serta grup diskusi anti-hoax 

Di Facebook terdapat sejumlah fanpage dan grup diskusi anti hoax, misalnya Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), Fanpage & Group Indonesian Hoax Buster, Fanpage Indonesian Hoaxes, dan Grup Sekoci. Di grup-grup diskusi ini, netizen bisa ikut bertanya apakah suatu informasi merupakan hoax atau bukan, sekaligus melihat klarifikasi yang sudah diberikan oleh orang lain. Semua anggota bisa ikut berkontribusi sehingga grup berfungsi layaknya crowdsourcing yang memanfaatkan tenaga banyak orang.
 

Answered Mar 3, 2018
Dhita Mutiara Nabella
Biologi UI 2015 | Rumah Kepemimpinan Angkatan 8 | CEO GreAction Community

Dalam era digital seperti saat ini, berbagai informasi dari seluruh wilayah dapat dengan mudah didapatkan. Selain itu, siapapun dapat menulis berbagai hal, baik itu opini maupun fakta. Kenyataannya, kemajuan teknologi dan media sekarang masih banyak yang disalahgunakan oleh beberapa pihak, salah satunya penyebaran berita hoax. Berita hoax sangat berbahaya apabila terus tersebar, terlebih di media sosial hanya dalam hitungan detik dapat terus tersebar. Lalu, kita sebagai pengguna media sosial, harus pintar dan bijak dalam menerima suatu berita. Kita harus memastikan terlebih dahulu kebenaran dari berita tersebut, bisa dilihat dari sumber berita, ataupun keaslian foto atau gambar yang dilampirkan. Tanda suatu berita hoax adalah judul yang mempropagandakan sesuatu, seakan-akan hanya berpihak pada satu tempat saja dan mendiskritkan atau menjelek-jelekkan pihak lain. Oleh karena itu, yk jadi pengguna medsos yang cerdas, dengan tidak langsung menyebarkan berita apabila belum teruji kebenarannya. 

Answered May 7, 2018