selasar-loader

Apakah mempunyai Startup dapat membantu untuk masuk ke universitas top?

Last Updated Jan 16, 2018

sekarang saya masih di SMA, apakah mempunyai Startup dapat membantu untuk masuk ke universitas top di indonesia? 
terimakasih.

9 answers

Sort by Date | Votes
Abid Famasya
Software engineer, lifelong learner

Secara langsung, tidak.

Startup hanyalah sebuah branding ulang dari istilah "sebuah usaha rintisan" seperti usaha makanan, event organizer, dan lain-lain. Hanya saja, startup didirikan di bidang teknologi. Jadi apakah menjadi seorang pengusaha akan membantu masuk ke universitas top di Indonesia? Menurut saya tidak di Indonesia.

Kenapa saya menuliskan spesifik "tidak di Indonesia"? Sebelum menuliskan alasannya, saya ingin meluruskan istilah startup. 

Memang kebanyakan startup diasosiasikan dengan seorang yang mengerti teknologi lalu membangun aplikasi yang menyelesaikan masalah masyarakat. Tapi startup bukan hanya itu. Startup tidak selalu didirikan oleh seorang yang mengerti teknologi. Inti dari startup adalah usaha yang menyelesaikan masalah masyarakat dengan teknologi.

Kembali ke alasannya.

Dalam penerimaan universitas di Indonesia, yaitu SNMPTN dan SBMPTN, setahu saya tidak ada tahapan menulis esai. Padahal, menulis esai tentang latar belakang masalah mengapa kita mendirikan startup bisa jadi nilai tambah buat kita. Saya tidak tahu jika ada jalur khusus lain, tetapi alam kedua tes tersebut, yang dinilai adalah aspek kognitif peserta melalui pilihan ganda saja. 

Hal ini berbeda dengan penerimaan mahasiswa di Amerika. Berdasarkan pengamatan saya di situs Quora, ada tahapan penulisan esai yang cukup memberi pengaruh dalam penerimaan mahasiswa. Dalam pertanyaan ini, misalnya, How do I write the best college application essay?

Tapi apakah membuat startup benar-benar tidak berguna dalam admisi universitas?

Saya akan menjawab, selalu ada gunanya. Ketika membuat startup, kita akan berpikir secara global. Tentang manajemen organisasi, konflik, keuangan, teknologi, bahkan sumber daya manusia. Hal ini akan sangat membantu kita dalam bertahan dalam perkuliahan kita esok. Ditambah lagi, jika kamu ingin melanjutkan studi ke jenjang lebih jauh. Karena kebanyakan penerimaan pascasarjana di dalam maupun luar negeri ada tahap penulisan esai, pengalaman membuat startup rasanya akan sangat membantu untuk membuat esai tersebut.

Oh ya, apakah kamu juga tahu ketika kamu membuat startup, kamu bisa belajar langsung di universitas top dunia dengan gratis dan tanpa harus mendaftar ke universitas tersebut? :)

 

Answered Jan 27, 2018
Ilham Muawwal Subhan
Electrical Engineering Universitas Gadjah Mada.

Untuk mekanisme masuk universitas Top di Indonesia melalui jalur - jalur yang sudah tersedia, saya rasa tidak bisa karena Universitas2 top di Indonesia belum membuka secara langsung untuk jalur mahasiswa aktivis atau enterpreneur. 

Akan tetapi sebagai sesama startup-ers , saya rasa pengalaman - pengalaman yang anda dapatkan dari starup yang anda jalani mampu menjadi bekal bagus bagi anda untuk menjalankan aktivitas di dunia kampus dan menemukan passion anda. Banyak sekali opportunity bagi startup-ers di tingkat mahasiswa yang kelak bisa anda ikuti. Lanjutkan!

Answered Feb 2, 2018
Fiqhi Fauzi
Mahasiswa FMIPA USU 2014 | Rumah Kepemimpinan 8 | Sekjen Inkubator Sains USU

Untuk masuk Universitas top di Indonesia sudah memiliki jalurnya masing-masing. Seperti SNMPTN, SBMPTN, UM, dan lain-lain. Memiliki Startup belum menjamin untuk bisa masuk ke universitas top karena belum ada jalur khusus bagi yang memiliki startup.

Answered Mar 1, 2018
Habibie Satrio Nugroho
Computer Science, University of Sumatera Utara | Rumah Kepemimpinan R6 Medan

Kalau di Indonesia sendiri memiliki startup untuk menjadi candidate masuk perguruan tinggi, itu belum tentu. karena Indonesia masih menganut sistem paham akan nilai yang tinggi, bukan tentang kolaborasi atau impact apa yang sudah kamu berikan kepada masyarakat. Kecuali kamu apply beasiswa ke luar negeri dan mencari kampus luar negeri startup bisa menjadi salah satu nilai tambah, apalagi dengan kita sudah memiliki dampak yang besar terhadap masyarakat dengan startup yang kita miliki.

 

 

 

Answered Mar 2, 2018
Najmi Ramadhani
Ketua BEM FEB UGM 2017, Student Ambassador di PT Astra International Tbk

Sampai saat ini tidak ada pengumuman dan informasi tertulis mengenai hal ini. Tetapi apabila startup yang dibuat semasa SMA pernah menjuarai suatu kompetisi maka kejuaraan tersebut dapat digunakan sebagai pertimbangan pada SNMPTN

Answered Mar 2, 2018
Muhamad Fathan Mubin
#Psikologi UGM 2015 #Peserta Rumah Kepemimpinan Regional 3 Yogyakarta

Hmmm. Menatik. Kalau di luar negeri sangat mungkin terjadi. Tapi kalau di Indonesia, mungkin untuk beberapa kampus saja. Tapi kalau untuk PTN setahu saya belum ada ketentuan yang menyantumkan keterangan demikian.

Answered Mar 2, 2018
Royyan Dzakiy
Informatics Engineering Student, at Bandung Institute of Technology

Sebut saja startup itu sebagai bisnis yang sedang dalam fase rintisan awal. Rasanya untuk beberapa universitas seperti UI, ITB dan IPB slot yang memperhatikan usaha yang drintis calon mahasiswa masih belum ada (untuk jurusann teknik dan sosial). Tapi saya kurang menau untuk jurusan seperti SBM (sekolah bisnis dan manajemen).

Yang perlu diperhatikan adalah menjalankan bisnis tentunya akan membutuhkan porsi fokus yang tidak sedikit, dan bisa jadi ini akan mengganggu keberjalanan kegiatan perkuliahan. Yang perlu diputuskan adalah prioiritas, seberapa besar porsi yang akan dialokasikan untuk bisnis dan kuliah. Tentunya jika mereka bisa berjalan beriringan akan baik sekali. Namun, terkhusus untuk ITB (karena kebetulan saya berkuliah disini), tidak banyak orang yang mampu mempertahankan bisnisnya selama perkuliahan. Adapun beberapa yang masih bertahan biasanya akan melalui siklus (terkadang bisnisnya sedang kencang, terkadang bisnisnya tenggelam). Tentu siklus dan tantangannya akan berbeda lagi jika bisnis yang dijalankan berbentuk jasa (misal pembuatan web atau software). Jika ingin berdiskusi lebih lanjut, boleh banget PM langsung~

Answered Mar 5, 2018
Rizal Al Fahmi
Hubungan Internasional Unpad 2014 | Awardee Rumah Kepemimpinan Reg. 2 Bandung

jika menilik dari prosedur seleksi penerimaan mahasiswa di Indonesia, mempunyai startup tidak dapat membantu anda untuk masuk universitas di Indonesia. tetapi setidaknya mempunyai startup sedari SMA dapat menambah softskill yang berguna ketika sudah menjadi mahasiswa seperti kemampuan berinteraksi dan merencanakan sesuatu.

Answered Mar 6, 2018
Gilang Farhan Ramadhan Mulyadi
Aeronautics and Astronautics Engineer-Rumah Kepemimpinan

Sejauh ini untuk universitas negeri belum ada jalur seperti itu. 

Jikalau anda memang tertarik ke dunia startup tak apa, untuk lebiih fokus ke dunia startup. Untuk gelar sarjana bisa dikejar sembari waktu berjalan tak akan jadi halangan.

Answered Mar 6, 2018