selasar-loader

Mengapa orang lebih suka membaca buku daripada ebook?

Last Updated Jan 8, 2018

7 answers

Sort by Date | Votes
Rasya Swarnasta
Hidup untuk menulis, menulis untuk hidup.

gdbaPuWQvHyXBWlYizF-bO9jgw4WZF-u.jpg

Sebenarnya ini adalah tipe pertanyaan yang menggeneralisasikan, sih. Tentu ada orang yang lebih suka ebook dibandingkan buku fisik. Jumlahnya pun banyak. Hanya saja, karena kebetulan saya termasuk jenis orang yang sesuai dengan pertanyaan, saya akan menjawabnya.

Barangkali, jawabannya adalah karena buku fisik itu adalah buku. Ada, nyata, dan terdiri dari banyak halaman yang antara buku baru dan buku lama bau kertasnya akan lain. Yang punya kemungkinan untuk bisa basah, robek, atau terlipat, dan kita sebagai pemiliknya harus menjaga sedemikian rupa. Menyelesaikan membaca buku fisik itu, secara pribadi, menghasilkan rasa menang yang lebih terasa atas 'penaklukannya'.

 

Ilustrasi via Pixabay

Answered Jan 21, 2018
Abiyyu Fathin Derian
Mahasiswa Fakultas Teknik UGM

Karena pada ebook, ada pengaruh task illuminance, yaitu nilai iluminansi suatu pencahayaan pada suatu area kerja di mana jika terus-menerus dipaparkan ke mata, maka akan mengalami fatigue atau kelelahan. Hal ini dikarenakan intensitas cahayanya konstan dan cenderung reflektif. Adapun pada buku cetak, kelelahan itu dapat diatasi karena sifat dari kertas cenderung menyerap cahaya sehingga iluminansi cahaya yang memaparkan buku tersebut tidak seluruhnya dipantulkan ke mata. Hal ini membuat mata tidak cepat lelah.

Answered Feb 2, 2018

Karena pada ebook, ada pengaruh task illuminance, yaitu nilai iluminansi suatu pencahayaan pada suatu area kerja di mana jika terus-menerus dipaparkan ke mata, maka akan mengalami fatigue atau kelelahan. Hal ini dikarenakan intensitas cahayanya konstan dan cenderung reflektif. Adapun pada buku cetak, kelelahan itu dapat diatasi karena sifat dari kertas cenderung menyerap cahaya sehingga iluminansi cahaya yang memaparkan buku tersebut tidak seluruhnya dipantulkan ke mata. Hal ini membuat mata tidak cepat lelah.

Selain itu dengan membaca buku, kita menjadi semakin merasa bahwa buku adalah 'buku'. Tak bisa diganti dengan apapun. Karena buku fisik itu adalah buku. Ada, nyata, dan terdiri dari banyak halaman yang antara buku baru dan buku lama bau kertasnya akan lain. Yang punya kemungkinan untuk bisa basah, robek, atau terlipat, dan kita sebagai pemiliknya harus menjaga sedemikian rupa. Menyelesaikan membaca buku fisik itu, secara pribadi, menghasilkan rasa menang yang lebih terasa atas 'penaklukannya'.

Answered Feb 2, 2018
Muhammad Dzaky
Mahasiswa Fisika Teknik'15 Institut Teknologi Bandung

Dalam penggunaan Ebook, maka peggunaan alat elektronik sebagai perantara. Dan alat elektronik memancarkan gelombang radiasi sendiri yang tidak senyaman gelombang cahaya pantul dari pembacaan dari buku. Sehingga mata dari pembaca tidak dapat bertahan lama saat membaca E-book dibanding buku.

Answered Mar 3, 2018
Nararya Ahmad Dharmika
Industrial Engineer UGM |Rumah Kepemimpinan Yogyakarta| Indonesian Young Leaders

Tidak juga.

Kesukaan adalah preferensi dan tidak bisa digeneralisir. Saya sendiri merupakan tipe yang lebih menyukai ebook karena kepraktisan dan kemudahan yang diberikannya. Namun, mungkin saya bisa menceritakan hal yang saya tidak sukai dari ebook yang menjadi alasan orang lebih menyukai membaca buku fisik:

1. Membaca ebook membuat mata lebih lelah, karena ebook biasa diakses di gadget yang memberikan cahaya dan juga gelombang elektromagnetik yang membuat mata dan tubuh lebih lelah dari biasanya ketika membaca. Makanya saya selalu mengaktifkan "reading mode" ketika membaca ebook

2. Membaca ebook tidak terasa seperti membaca buku, karena ebook tidak memiliki harum khas seperti buku dan juga biasanya saya sendiri merasa tidak seperti sedang membaca buku. Agak aneh juga kadang-kadang ketika orang-orang melihat saya sibuk dengan gadget saya (mengira saya bermain gadget terus) padahal saya tidak jauh dengan mereka yang sedang membaca buku yang bisa dipegang.

3. Tergoda menggunakan aplikasi lain, karena dalam gadget isinya bukan hanya ebook saja. Biasanya saya terdistraksi untuk melakukan kegiatan lain seperti membuka chat, bermain game, melihat youtube yang justru malah mengurangi produktivitas saya.

Intinya?

Preferensi adalah pilihan. Namun bagi saya sendiri, saya tetap memilih ebook karena kepraktisannya dalam memuat banyak buku dalam 1 alat.

Kalau kamu bagaimana?

#Jawabanku Maret 2018

Answered Apr 2, 2018
Ulfah Choirunnisa
Pencari Rekomendasi

Karena membaca ebook tergantung pada devicenya. Kalau devicenya tidak mendukung mata (seperti tidak ada eye protection), atau layar device yang terlalu kecil akan membuat mata pegal dan sakit. Selain itu, kalau lupa mematikan internet akses, bisa-bisa ke distract dan malah tidak melanjutkan membaca.

 

Berbeda degan membaca langsung dari bukunya. Selain matanya tidak capek, bagi saya, mengoleksi buku lebih menyenangkan daripada mengoleksi ebook. Karena bisa dilihat dan di pegang, bisa jadi perpus juga wkwk. Kalo yang gasuka mengoleksi banyak, beli kindle aja buat baca ebook dengan nyaman

Answered Apr 2, 2018
Silmy Kaaffah
Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat UI. Peserta Rumah Kepemimpinan Jakarta

Berdasarkan survey kecil-kecilan yang saya lakukan, orang lebih suka membaca buku secara langsung dibandingkan membaca ebook karena membaca ebook membutuhkan energi yang lebih besar dibandingkan membaca buku cetak. hal ini karena ada faktor cahaya dari layar gadget sehingga selain berfokus pada tulisan, mata akan cepat lelah karena melihat layar, namun hal tersebut bisa diminimalisir dengan menggunakan efek read pada pengaturan pencahyaan di gadget. hal tersebut akan membantu anda yang memang butuh membaca ebook karena keterbatasan buku cetak yang ada. brymVhhVD1X3_Gd5Et243Xjji7zUS7_F.jpg

Answered May 5, 2018

Question Overview


11 Followers
642 Views
Last Asked 1 year ago

Related Questions


Apa buku yang paling menginspirasi yang pernah Anda baca?

Siapakah pengarang buku yang paling berbakat yang pernah ada?

Apa buku yang paling mengubah dunia?

Apa buku yang wajib dibaca oleh remaja?

Mengapa buku dari pengarang Jepang selalu memberikan unsur seks yang vulgar?

Mengapa buku Jostein Gaarder yang lain tidak ada yang sefenomenal Dunia Sophie?

Siapa pengarang Indonesia yang paling berpengaruh? Mengapa?

Manakah yang lebih baik, membaca buku fiksi atau nonfiksi?

Apakah buku yang paling berpengaruh dalam hidup Anda?

Novel apa yang paling mengesankan hati dan pikiran Anda?

Apa yang dimaksud dengan growth hacker?

Apakah kehadiran seorang growth hacker penting dalam sebuah startup digital?

Apa fungsi utama seorang growth hacker?

Apa yang dimaksud dengan growth hacking?

Siapakah menurut Anda yang akan memenangkan kompetisi di Indonesia; Go-Jek, Uber, atau Grab?

Bagaimana cara melakukan usability testing untuk sebuah produk digital?

Seberapa penting usability testing dalam proses pembuatan sebuah produk digital?

Apa yang dimaksud dengan usability testing?

Apa perusahaan teknologi terbaik di Indonesia?

Mengapa banyak orang India menjadi CEO perusahaan digital internasional?

Apakah merek parfum yang paling cocok untuk wanita?

Apakah perbedaan antara parfum dan cologne?

Apa yang membuat harga parfum begitu mahal?

Apakah wanita mengenakan parfum untuk menarik perhatian pria atau ada alasan lainnya?

Apa tujuan laki-laki memakai parfum?

Bagaimana cara memakai parfum yang benar?

Bagaimana cara memakai cologne yang benar?

Apakah parfum yang aromanya paling maskulin?

Apakah parfum yang aromanya paling feminin?

Parfum pria apa yang aromanya bisa diterima oleh semua orang?