selasar-loader

Apa itu makna Sura Dira Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti?

Last Updated Dec 2, 2016

1 answer

Sort by Date | Votes
Hari Nugroho
Medical Doctor with Addiction Medicine training

L8XxcSyCjGTFC6PE54lkPl-6Xc3vxugj.jpg

Meskipun Bapak-Ibu saya adalah orang Jawa Wetanan, saya lahir dan besar sebagai orang Jawa Kulon. Ya, saya lahir dan besar di Jawa Tengah bagian barat, daerah pesisir utara Jawa yang bahasanya ngapak banget. Jadi, filosofi orang Jawa tidak begitu saya kenal.

Barulah, sesudah saya hijrah ke asal komunitas orang tua untuk sekolah, saya mengenal filosofi-filosofi ini. Salah satunya adalah Suro Diro Joyo Ningrat Lebur Dening Pangastuti. Filosofi ini saya kenal semasa SMA, karena gugus depan pramuka di sekolah saya menggunakan amsal ini sebagai bagian dari tradisi ambalan penegak di SMA ini. Begitupula saat saya bergabung menjadi siswa salah satu perguruan silat, falsafah ini juga dipakai sebagai salah satu pegangan dalam kehidupan seorang pendekar. Dan beberapa waktu yang lalu, falsafah ini menjadi viral karena Presiden menggunakan sebagai status media sosialnya.

Sebagai pemangku adat, suka tidak suka saya mencari tahu apa makna dibaliknya, kok yang dipilih adalah falsafah tersebut. Setelah ditelusuri, falsafah tersebut asalnya dari tembang Kinanthi yang ditulis salah satu legenda pujangga Jawa, Ronggowarsito. Makna cerita dibaliknyanya sungguh dalam sehingga Ronggowarsito menulis tembang Kinanthi pun luar biasa.

Secara bahasa, falsafah tersebut diartikan sebagai berikut :

Suro berarti keberanian, Diro artinya kekuatan, Joyo adalah kejayaan, dan Ningrat itu berkedudukan tinggi, bangsawan. Sementara, Lebur berarti hancur, Dening artinya dengan, dan Pangastuti adalah kebijakan, kesabaran, kasih sayang. Secara harfiah bisa dirangkai maknanya yaitu segala keberanian kekuatan kejayaaan dan kedudukan akan hancur dengan kebijaksanaan, kesabaran, dan kasih sayang.

Segala kesombongan, angkara murka, kezaliman yang dilakukan oleh manusia karena kekuatannya, kedudukannya, kejayaannya akan musnah atau kalah dengan sikap bijaksana, sabar, dan kasih sayang. Hal ini berarti bahwa untuk mengalahkan angkara murka, diperlukan suatu kebijaksanaan, kesabaran, dan kasih sayang.

Sejarah telah membuktikan hal tersebut, begitu pula di dalam agama telah dengan rinci dijelaskan makna falsafah ini. Di dalam Islam, kita dapatkan kisah bagaimana seorang Umar bin Khattab yang terkenal kuat, garang, dan berkeinginan membunuh nabi Muhammad, justru masuk Islam setelah mendengar bacaan Al Qur'an dan memahami maknanya. Begitupula ketika Nabi Muhammad senantiasa dijelek-jelekkan salah seorang pengemis buta, namun justru Muhammad dengan rutin memberinya makan dan menyuapinya. Atau kisah Nabi Yusuf yang digoda Zulaikha dan dituduh berbuat tidak senonoh akhirnya mampu membuktikan bahwa tuduhannya tidak benar dengan cara kebijaksanaannya.

Buya Hamka juga membuktikan falsafah ini ketika diperlakukan dengan tidak adil, dipenjara oleh pemerintah saat itu, namun dengan akhlak dan kesabarannya, justru Presiden Soekarno di akhir hidupnya meminta Hamka yang menjadi imam sholat jenazahnya.

Segala kesombongan, angkara murka, hendaknya dihadapi dengan penuh kesabaran dengan akhlak yang baik dan kebijaksanaan. Ini merupakan suatu strategi untuk memenangkan "perang" tersebut. Bagaimana mengendalikan diri untuk tidak reaktif terhadap provokasi. Kita juga sering mendengar pepatah yang mengatakan bahwa batu jika ditetesi air terus menerus lama-lama akan berlubang juga. Nah, kurang lebih makna dari falsafah Jawa ini adalah demikian.

 

gambar via yasdwipura.web.id 

Answered Jun 27, 2017

Question Overview


2 Followers
11431 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Apa nasihat terbaik yang pernah Anda dapatkan?

Apa sepatah kata/nasihat yang Anda berikan kepada generasi muda berusia 15-20 tahun?

Apa tips/trik yang bisa dilakukan dalam 5 menit dan bisa mengubah hidup kita di masa depan?

Bagaimana cara terbaik untuk memaafkan diri sendiri?

Apa nasihat Anda untuk remaja SMA sebagai bekal menghadapi masa depannya?

Apa nasihat Anda untuk remaja kuliahan sebagai bekal menghadapi masa depannya?

Bagaimana cara terbaik melupakan kesalahan orang lain setelah kita memaafkannya?

Bagaimana cara terbaik menjawab pertanyaan "Kapan nikah?"?

Benarkah kebangkitan umat Islam akan hadir dari Indonesia?

Apa kebenaran atau prinsip yang Anda yakin benar tapi semua orang di sekeliling Anda mengatakan itu salah?

Bagaimana membuktikan bahwa Tuhan ada?

Apa dunia ini adil?

Mengapa ada gravitasi di alam semesta ini?

Jika memang hanya satu diantara tiga agama langit (Islam, Kristen dan Yahudi) yang benar, mengapa Tuhan tidak menimpakan adzab kepada ajaran yang salah seperti yang Tuhan lakukan kepada kaum Ad, Nuh, Tsamud?

Mengapa kisah-kisah Israiliat seringkali dijadikan referensi yang sahih dalam mengajarkan hikmah dalam budaya Islam?

Apa agama orang tua Muhammad SAW? Jika mereka non-Islam, apakah mereka masuk neraka?

Apakah sebagai seorang manusia biasa, para nabi juga memiliki dosa? Jika benar demikian, apa saja dosa mereka?

Bagaimana Anda dapat menjelaskan keberadaan Tuhan dan Malaikat secara ilmiah?

Apa saja hal yang membuat orang Jawa lebih baik daripada yang lain?

Apa ciri khas Bahasa Jawa Dialek Surabaya?

Siapakah Clifford Geertz? Kenapa penerbit rekanan kami selalu mencetak buku-bukunya?

Apa yang Anda ketahui dari Bahasa Jawa dialek Wetanan?

Mengapa beberapa suku di Indonesia (seperti Jawa dan Sunda) tidak mempunyai nama keluarga?

Apa makna di balik filosofi "urip iku urup" versi orang Jawa?

Budaya apa saja yang Anda ketahui berasal dari Jawa Tengah?

Apa perbedaan antara Keris Filipina dengan Keris Indonesia?

Cerita Panji apa sajakah yang Anda ketahui?