selasar-loader

Bagaimana cara mengenali anak yang terlambat bicara?

Last Updated Nov 29, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Komunitas Anak Pintar
Akun resmi Anak Pintar, tempat berkumpulnya anak-anak indonesia

Perkembangan bahasa merupakan perkembangan yang penting karena menggambarkan interaksi dari berbagai aspek perkembangan serta dukungan dari lingkungan sosial. Semisal, dibutuhkan perkembangan fisik yang memadai untuk dapat mengeluarkan suara, perkembangan kognitif, dan interaksi sosial untuk memperkenalkan bayi dengan komunikasi bahasa.

Dalam tahap perkembangannya, bayi terlebih dahulu belajar menangkap dan memahami bahasa sebelum mereka mampu mengucapkannya.

Berikut rentang perkembangan bahasa bayi pada umumnya (Papalia et al., 2009):
1. Ketika lahir, bayi dapat mendengar suara, menangis, dan berespon terhadap suara seperti terkejut dan respon refleks lainnya. Tangisan bayi berbeda-beda maknanya. Dapat berarti lapar, gerah, haus, dll. 
2. 1,5 - 3 bulan: cooing dan tertawa. Mengeluarkan suara seperti "aaaah", memekik, dll jika sedang bahagia
3. 3 bulan: bermain dengan menirukan suara-suara sederhana seperti "aaak", "uuu", dll. 
4. 5 - 6 bulan: menyadari pola suara-suara yang sering didengarnya. 
5. 6-7 bulan: menyadari cara pelafalan bahasa yang sering didengar. 
6. 6-10 bulan: babbling sederhana misalnya "pa..pa..ma..ma..bu..bu..". Perlu diingat bahwa ini bukanlah kata pertama karena merupakan suara yang tidak mengandung arti tertentu. Sebagai contoh, bayi belum memahami bahwa kata "pa-pa" berarti ayah mereka. 
7. 9 bulan: menggunakan gesture (berkomunikasi dengan menggerakkan anggota tubuh) untuk berkomunikasi dan senang bermain dengan menggunakan gesture tersebut. 
8. 9-10 bulan: belajar meniru suara-suara yang didengarnya. 
9. 9-12 bulan: mulai menggunakan gesture yang sering digunakan semisal melambaikan tangan, mengangguk, menggelengkan kepala, dll. 
10. 10-14 bulan: menyebutkan kata pertama yang biasanya untuk menyebut suatu benda. 
11. 10-18 bulan: menyebutkan kata sederhana seperti "susu panas", "mama sini", dan kata-kata sederhana lainnya. 
12. 12-13 bulan: mulai memahami fungsi dari penamaan benda-benda. Mulai berkembang kosakata secara pasif. 
13. 13 bulan: menggunakan gesture secara lebih kompleks, misalnya anak akan menaruh gelas kosong ke mulutnya untuk menunjukkan ia ingin minum atau mengangkat tangannya yang menunjukkan ia ingin digendong. 
14. 14 bulan: menggunakan gesture simbolik seperti meniup minuman untuk mengatakan bahwa minuman tersebut masih panas. 
15. 16-24 bulan: mempelajari banyak kata-kata baru, kosakata 50-400 kata, mulai menggunakan kata kerja dan kata sifat. 
16. 18-24 bulan: mengucapkan kalimat pertama, biasanya 2 kata..namun perkembangan ini tidak universal. Ada yang lebih lambat namun akan mengejar ketertinggalannya di tahapan perkembangan selanjutnya (balita). 
17. 20 bulan: lebih sedikit menggunakan gesture, namun lebih banyak memberikan nama ke benda-benda. 
18. 20-22 bulan: berceloteh dengan lebih jelas.
19. 24 bulan: menggunakan frase dua kata, tidak lagi babbles dan sangat ingin banyak berbicara. 
20. 30 bulan: hampir setiap hari mempelajari kata-kata baru, sudah menggunakan 3-4 kata dalam kalimat. 
21. 36 bulan: sudah mampu berbicara lebih dari 1.000 kata.

Sebagai catatan bagi orangtua:
Pada perkembangan bahasa, anak terkadang menyederhanakan kata-kata seperti "ma, mam" untuk mengatakan "ma, aku mau makan" dan terlalu memperluas makna kata semisal mengatakan semua orang yang memiliki uban adalah kakeknya. Hal yg dapat dilakukan orangtua/pengasuh adalah dengan tidak menyalahkan/mendiamkannya, namun memberikan pemahaman mengenai hal yang benar seperti, "oh, adik mau makan ya?" dan "ada orang lain loh yang rambutnya ubanan. Kakek bukan satu-satunya orang yang rambutnya ubanan".

Jadi, sudah sejauh mana perkembangan bahasa anak kita? 

Answered Jan 10, 2018

Question Overview


2 Followers
381 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Bagaimana cara mengatasi anak yang manja?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?

Benarkah anak yang suka tantrum memiliki kecerdasan di atas rata-rata?

Bagaimana cara yang tepat membuat anak yang pemalu menjadi aktif di kelas?

Benarkah anak yang 'fatherless' berpotensi menjadi kemayu? Mengapa?

Bagaimana cara mengatasi anak yang memiliki rasa ingin tahu berlebih?

Mengapa anak lebih baik tidur di kamar sendiri alias terpisah dari orangtuanya?

Bagaimana cara mendidik anak yang terpisah jauh dari orangtuanya?

Seberapa signifikan pengaruh pendidikan orangtua terhadap tumbuh kembang anak?

Bolehkah orangtua memaksakan mimpinya yang tertunda kepada anaknya? Mengapa?

Apa pertanyaan tersulit yang pernah ditanyakan oleh anak Anda dan apa jawaban Anda ketika itu?

Apakah Kamu Menghadiri Kelas Animasi 3D Komunitas Anak Pintar

Bagaimana membujuk anak yang tidak mau sekolah agar kembali sekolah?

Bagaimana memotivasi anak untuk belajar dengan mandiri?

Bagaimana mengatasi masalah belajar pada anak?

Apa saja yang perlu diperhatikan tentang tumbuh kembang anak usia sekolah?

Faktor apa saja yang mempengaruhi perkembangan pada anak?

Seberapa penting penerapan aturan bagi anak di keluarga?

Bagaimana mengelola stress sebagai orang tua?

Bagaimana cara menghadapi depresi?

Sejauh apakah The Return of Superman mempengaruhi cara didik orangtua kepada anaknya di Korea juga Indonesia?

Bagaimana biasanya kondisi mental anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan broken home?

Bagaimana cara membuat anak tertarik membaca?

Bagaimana menghadapi anak yang melakukan pelecehan seksual?

Keluarga apa yang menurut anda ideal?