selasar-loader

Benarkah Sandiaga Uno menuding pejalan kaki penyebab macet?

Last Updated Nov 8, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Arfi Bambani
Administrasi negara membuat saya jadi wargamu, Jakarta.

4y9_V7FUzITPHFH5yqcpiHGqZbinJtkW.jpg

Jika Anda pernah naik kereta api Komuter, pasti tahu kesemrawutan atau kemacetan yang dimunculkannya belakangan ini. Pagi ini misalnya, saya melintasi Stasiun Palmerah. Makjang semrawutnya.

Di satu sisi pertanda bagus karena makin banyak orang naik kereta api, namun di sisi lain, infrastruktur pejalan kaki tidak laik. Kondisi diperparah oleh fenomena ojek berbasis aplikasi yang parkir tak beraturan di pinggir jalan.

Khusus Stasiun Palmerah, seharusnya pemerintah dan PT KA bisa perpanjang jalur jembatan pejalan kaki ke arah Slipi, arah gedung DPR, dan Pasar Palmerah misalnya, sehingga mengurangi arus keluar dan masuk di bagian kiri dan kanan stasiun. Latih penumpang ini berjalan kaki melalui lorong pejalan kaki.

Bukan bermaksud membela Sandiaga, namun dia benar bahwa pejalan kaki yang tumpah keluar dari stasiun juga menyebabkan macet. Apakah pernyataannya itu menuding pejalan kaki?

Menurut saya, tidak. Sandi justru mengemukakan masalah, tidak menuding siapa yang salah.

Lalu siapa yang salah? Bisa jadi pemerintah kota yang tidak menyediakan jalur pejalan kaki yang baik. Bisa juga stasiun kereta api yang tidak membuat alur pejalan kaki yang baik yang bisa meminimalisasi kesemrawutan penumpang keluar dan masuk stasiun.

Perusahaan seperti Grab, Gojek dan Uber juga harusnya jangan berpangku tangan melihat kekacauan di stasiun-stasiun seperti Tanah Abang, Palmerah, Tebet, Cawang, dan Manggarai. Cobalah berkoordinasi dengan stasiun dan pemerintah, sediakan tempat drop in dan drop off khusus buat Grab, Gojek dan Uber.

Langkah awal adalah, libatkan perusahaan konsultan riset untuk melakukan kajian terhadap fenomena ini. Riset harus dilakukan komprehensif, dan solusinya tidak memikirkan satu pihak saja. Kesalahkaprahan ini misalnya kita temukan di Stasiun Tebet, di mana PT KA hanya memikirkan alur masuk dan keluar stasiun saja tanpa memikirkan bagaimana arus pejalan kaki yang hendak melintasi rel kereta api karena jalurnya ternyata sudah dihambat. Lalu apa gunanya stasiun rapi tapi di luar, keadaan kacau balau?

Answered Nov 8, 2017

Question Overview


3 Followers
596 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Bagaimana Sandiaga Uno yang Anda kenal ketika SMA?

Bagaimana Sandiaga Uno mengumpulkan kekayaan totalnya yang mencapai Rp3 Triliun?

Seberapa kenal Anda dengan Sandiaga Uno dan apa kesan terdalam Anda mengenai beliau?

Apakah Anies dan Sandi termasuk Dynamic Duo?

Apakah ketidakhadiran Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di acara "Rosi" Kompas TV akan berpengaruh terhadap elektabilitas mereka?

Apa faktor utama kemenangan Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017?

Benarkah Sandiaga Uno akan meluncurkan program "Kartu Jakarta Jomblo"? Apa tujuannya?

Seperti apa sifat Sandiaga Uno?

Apa yang sebaiknya Sandiaga Uno lakukan sekarang sebelum dilantik sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta?

Apa yang pertama-tama sebaiknya Sandiaga Uno lakukan setelah dilantik sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta?

Apakah jenis parfum wanita yang paling tahan lama untuk dipakai di Jakarta?

Apa nama restoran Jepang terbaik di Jakarta dan sebutkan alasannya?

Apa yang Anda lakukan ketika sedang terjebak dalam kemacetan Jakarta?

Mengapa orang Jakarta suka menghabiskan waktu di mal?

Apa saja hal yang membuat Jakarta lebih bagus dari kota lain?

Apa lokasi wisata terbaik di Jakarta? Mengapa?

Bagaimana cara terbaik dan paling efektif untuk menghindari kemacetan di Jakarta?

Mengapa banyak sekali orang Jawa di Jakarta?

Dari mana Google Maps memprediksi jalanan padat atau lancar dari warna jalan yang merah, hijau, dan oranye?

Mengapa Jogja semakin macet?

Mungkinkah berdamai dengan kemacetan di Jakarta?

Apa yang menyebabkan jalanan di Jakarta macet ?

Apa penyebab utama kemacetan tol dari Jakarta ke Bandung? Apa yang bisa dilakukan masyarakat sebagai solusinya?

Apa yang biasanya Anda lakukan ketika terjebak macet?

Bagaimana mengatasi masalah kemacetan di Jakarta?