selasar-loader

Apa yang menyebabkan seseorang mudah dicopet?

Last Updated Nov 7, 2017

2 answers

Sort by Date | Votes
Azzam Muhamad Hafidz
Tukang Belajar di mana aja | Rumah Kepemimpinan A8

Fenomena ini pencopetan ini begitu sering kita jumpai dimana - mana, tak ayal di tempat ibadah sekalipun. namun kira - kira apa yang kemudian menyebabkan seseorang mudah di copet? dalam Prinsip ekonomi yang saya pelajari, setidaknya ada dua penjelasan yang bisa di ambil perumpanaan darinya

1.manusia itu selalu berpikir pada margin atau selisih keuntungan yang bisa ia peroleh dari sebuah pilihan yang dilakukan. 

2. manusia itu sangat tanggap terhadap insentif, dimana jika ada tambahan insentive berupa manfaat (baik itu dengan cara baik maupun buruk, namun menjadi keuntungan bagi manusia itu) yang lebih seseorang akan mendahulukannya ketimbang yang lain. ia akan menjadi hal yang masuk dalam daftar prioritas.

dari dua prinsip mungkin kita bisa mengambil kesimpulan bahwa kemudian yang menyebabkan seseorang mudah di copet adalah ketika sang pencopet mengetahui betul probabilitas dia memperoleh keuntungan dan resiko dari pilihan aktivitasnya, serta ada juga kesempatannya serta objek yang di copet tidak begitu waspada dalam menjaga barang miliknya sendiri, sehingga sang pencopet dapat menghitung berapa peluang insentif, margin tabahan manfaat yang ia peroleh ketika mencopet serta resiko yang akan terjadi ketimbang ia melakukan aktivitas lain

Answered Dec 3, 2017
Syifa Aziza
Mahasiswi Bisnis Islam FEB UI 2015.

Memang kelihaian pencopet kadang tak bisa diduga, namun sebenarnya ada hal-hal yang dapat dijadikan kebiasaan agar kita terjaga dalam keadaan aman atau cukup aman. Hal ini berkaitan dengan manajemen risiko dan mindfulness. Sebelum melangkahkan kaki ke luar rumah, berikut adalah hal-hal yang saya sarankan diperhatikan untuk menjaga harta tetap aman:

- Ketahui akan pergi ke mana kita, apakah tempat yang ramai atau sepi. Tempat yang ramai cenderung akan membuat kita sulit konsentrasi atau merasa lelah sehingga kita rawan mengalami kelengahan. Ketahui secara spesifik tentang tempat yang ingin dituju, rawan pencopet atau tidak

- Bawalah barang yang dibutuhkan saja. Tinggalkan barang berharga di rumah jika lebih aman. Membawa barang ke mana-mana meskipun dalam genggaman tidak menjamin barang akan aman.

- Hitung harta yang dibawa atau yang menempel pada tubuh. Hal ini akan membuat kita lebih menghargai diri kita sendiri dan berusaha untuk tidak lengah. Dari barang-barang yang paling mahal, simpanlah atau peganglah dengan benar di tempat yang tepat. Misalnya, HP disimpan di kantong depan, bukan kantong belakang. Barang-barang yang ada di depan akan lebih mudah kita jaga. Jika membawa laptop, simpanlah di dalam tas agar tidak terlalu mencolok, dan letakkanlah tas di tempat yang berada di depan kita, di jangkauan mata kita. Bukan hanya laptop, tapi barang di dalam tas baik di kantong utama atau kantong luar.

- Akan pergi berapa lama kita, menentukan besar dan jumlah tas yang kita bawa. Perhatikan juga berapa kantong di baju/rok/celana yang kita miliki. Letakkan barang yang akan sering dikeluarkan di tempat yang mudah dijangkau.Jika kita terburu-buru, pastikan aktivitas apa saja yang akan kita lakukan dengan pasti. Misalnya harus segera naik motor, maka kunci motor harus diletakkan di tempat yang mudah dijangkau tangan kita sendiri sehingga tidak lama merogoh tas dan terlihat oleh orang lain bahwa kita kerepotan atau terlihat barang-barang yang kita bawa.

- Jangan bersikap terlihat kerepotan membawa barang dan jangan terlihat bingung atau semacamnya. Apalagi mengeluh yang keluhan tersebut bisa didengar oleh orang lain, serta orang lain jadi mengetahui apa saja yang kita bawa.

Answered Mar 2, 2018