selasar-loader

Bagaimana menumbuhkan keberanian anak untuk bermimpi?

Last Updated Nov 1, 2017

10 answers

Sort by Date | Votes
Nida Ulhaq Fitriyah
Medical Physics University of Indonesia - Rumah Kepemimpinan Jakarta

Anak-anak cenderung meniru apa yang dia lihat, dengar, dan amati. Maka, untuk menumbuhkan keberanian anak untuk bermimpi, berikanlah ia contoh nyata bahwa bermimpi dapat berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang. Ceritakanlah padanya kisah-kisah orang yang sukses karena berani bermimpi. Datangkanlah tokoh-tokoh yang dapat menginspirasi anak-anak tersebut sehingga ia berani untuk bermimpi. Salah satu program yang saya sukai dari Indonesia Mengajar adalah program Kelas Inspirasi. Melalui program ini, anak akan terinspirasi sehingga ia berani untuk bermimpi dan berani untuk melakukan aksi nyata agar mimpinya dapat terealisasikan.

Answered Nov 2, 2017
Abdul Rasyid
Founder Komunitas Demi Pena | Milenial Muhammadiyah

Ini tak lepas dari pendidikan kepada anak. Bicara pendidikan anak, poin terpenting adalah keteladanan. Berikanlah keteladanan yang baik kepada anak sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya karena bagaimanapun, anak akan selalu mengikuti apa yang dilakukan orangtuanya. Oleh karena itu, langkah yang paling pertama adalah kita sebagai orangtua harus mencontohkan perbuatan baik kepada anak kita.

Berbicara mimpi adalah berbicara tentang masa depan sehingga butuh konsep yang jelas serta realistis untuk dicapai. Mimpi tak diucapkan belaka, tetapi perlu disiapkan dengan perencanaan yang matang dan tertulis supaya tidak lupa dan menjadi cerita lalu begitu saja.

Pastikan mimpi yang hendak dicapai sesuai dengan bakat dan minat agar mimpi itu realistis dan layak untuk diperjuangkan. Lalu, tulis mimpi-mimpi itu dan lakukan sesuai dengan timeline yang sudah kita tentukan.

Ketika kita sudah mewujudkan mimpi-mimpi kita, tahap selanjutnya adalah menceritakan capaian-capaian itu kepada anak kita. "Dari dulu, Ayah punya banyak mimpi, kemudian Ayah tulis apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapai mimpi itu." Mimpi yang sudah terwujud tentu akan menjadi dongeng yang indah bagi anak kita. Melalui cara itu, mungkin anak akan menjadi simpatik dan mulai berpikir untuk masa depannya dan apa yang harus dilakukannya di masa depan. 

Itu perspektif saya yang mencoba menempatkan diri sebagai seorang ayah. Semoga bermanfaat. Jika ada yang berbeda, monggo kita diskusikan untuk kebaikan bersama.

Kepemimpinan itu keteladanan.

Answered Nov 2, 2017
Muhamad Fathan Mubin
#Psikologi UGM 2015 #Peserta Rumah Kepemimpinan Regional 3 Yogyakarta

1cs-6frK9gdDCCzTmXiL_Mn1vFcKR522.jpg

Poin pertama yang harus diperhatikan adalah anak terkadang merasa bahwa dirinya inferior. Inferioritas itu bisa diatribusikan karena adanya keterbatasan fisik, akademik, maupun yang berkaitan dengan keluarga (social economic status). Ini kemudian yang harus dipahami secara mendasar kepada anak; sejatinya, setiap orang memang punya bentuk dan versinya masing-masing sehingga setiap anak pun pasti punya bakat serta minat yang berbeda.

Poin kedua adalah dengan memahami bahwa bentuk kecerdasan itu ada banyak jenisnya, tidak terbatas pada kemampuan matematis, verbal, atau mekanik. Bahkan ada kecerdasan yang berkaitan dengan kinestetik, musik, dan lainnya, sehingga pemahaman ini mesti secara jelas disampaikan kepada anak. Anak akan merasa bahwa dirinya bisa mengembangkan kecerdasan yang dimiliknya.

Poin ketiga adalah dengan cara apresiasi. Setiap usaha seorang anak dalam mengembangkan bakatnya harus diapresiasi sebaik mungkin, sehingga secara perlahan seorang anak bisa perlahan percaya diri dengan apapun bakat yang ia tunjukkan.

 

Ilustrasi via pixabay

Answered Nov 2, 2017
Najmi Ramadhani
Ketua BEM FEB UGM 2017, Student Ambassador di PT Astra International Tbk

Saya akan menjawab menggunakan pendekatan psikologi dengan teori self-fulfilling prophecy.

Image result

Dalam bagan tersebut, terdapat variabel yang dapat diatur oleh orangtua dalam menumbuhkan keberanian anak untuk bermimpi, yaitu others beliefs dan others actions. Orangtua dapat menumbuhkan lingkungan yang positif bagi sang anak untuk bermimpi dengan terus memberi motivasi, baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Secara langsung, menumbuhkan keberanian pada anak dapat dilakukan dengan mengucapkan perkataan seperti berikut ini,

"Ayo, kamu pasti bisa menyelesaikan eksperimen tersebut. Kamu adalah anak cerdas yang akan memajukan bangsa ini!"

Dengan melakukan hal ini, diharapkan akan tumbuh kepercayaan diri pada anak.

Answered Nov 2, 2017
Alfian Rahman
Mahasiswa Teknik Geofisika ITB | Penerima Beasiswa Rumah Kepemimpinan

Anda dapat menggunakan pendekatan Golden Circle-nya Simon Sinek yang digambarkan pada ilustrasi di bawah ini.
 

Jadi,

  • coba jelaskan ke anak tentang kenapa dia harus bermimpi (menjawab "Why"). Pendekatannya dapat berbeda antara satu orangtua dan orangtua lainnya. Karena saya muslim, saya akan lebih suka menggunakan pendekatan agama bahwa tujuan dari hidup ini adalah untuk mendapatkan rida Allah SWT agar dapat masuk ke surga-Nya dan untuk menuju ke sana, butuh perjuangan panjang yang diawali oleh mimpi.
  • Bantu anak menjawab "How" dengan mencontohkan hal-hal yang sederhana yang bisa dilakukan untuk mewujudkan mimpinya. Misalnya, jika anak ingin menjadi guru, ajarkan ke mereka bahwa mimpinya dapat diwujudkan dengan mendapatkan prestasi yang baik di sekolah.
  • Kemudian beri anak apresiasi jika mereka berhasil mewujudkan salah satu step untuk mengejar mimpinya, misalkan apabila anak berhasil mendapatkan ranking 1 di sekolah, beri mereka hadiah mainan atau jalan-jalan ke luar negeri.

Answered Nov 3, 2017
Muhammad Rizki Syahputra
S1 Ilmu Komputer USU|Rumah Kepemimpinan Medan

1. Perlihatkan atau berikan pengetahuan tentang semua hal yang menurut ia menarik untuk dijadikan mimpi. Misalnya, mengajak ke bandara, membuka video tentang gagahnya seorang prajurit.

Saya rasa 1 poin tersebut cukup efektif dikarenakan anak-anak cenderung meniru apa yang ia lihat alih-alih mempraktikkan pelajaran atau pemahaman dari buku, apalagi jika hanya melalui cerita.

 

#Rumah Kepemimpinan #Rk Medan

Answered Nov 3, 2017
Yoga Rivaldi
Awardee Rumah Kepemimpinan | Mahasiswa Berprestasi FKH IPB 2017/2018

Berikan contoh secara langsung kepada anak. Mulailah mengajaknya bermimpi tentang suatu hal, lalu wujudkanlah secara bersama-sama. Lakukanlah hal tersebut beberapa kali. Lalu, berikanlah nasihat di suatu waktu yang tenang dan nyaman bersama anak sembari bercerita tentang mimpi-mimpi yang pernah dibuat dulu dan akhirnya bisa diwujudkan bersama. (Ini adalah pendapat dan penilikan terhadap pengalaman pribadi.)

Answered Nov 3, 2017
Azzam Muhamad Hafidz
Tukang Belajar di mana aja | Rumah Kepemimpinan A8

Sepertinya, ada banyak cara dalam menumbuhkan keberanian seorang anak untuk bermimpi. Namun dari sekian banyak, pasti ada kecenderungan perihal cara mana yang paling bisa diandalkan. Saya akan mencoba untuk menjawab dengan pengalaman saya sendiri; bagaimana saya berani bermimpi lalu menularkannya kepada adik kandung, ideologi, organisasi, maupun adik kelas. Menurut saya, kurang lebih seperti inilah caranya.

1. Kenalkan anak dengan sejarah melalui kisah orang-orang yang bisa menjadi teladan baginya sampai sang anak menemukan tokoh terbaik yang bisa dijadikan motivasi awal, memahami, dan begitu mengenalinya, misalnya Nabi Muhammad saw.

2. Bantu dan dampingi anak untuk melihat karya-karya besar peradaban dunia sejak kecil, baik secara langsung maupun tidak langsung. Mulai biasakan dan sering tanyakan pada anak/adik kita, "Kelak dari dunia ini, bagian mana yang akan kamu ubah dengan mimpimu?

3. Ajarkan anak hingga ia terbiasa mengingat mimpinya. Ajarkan pula untuk selalu berdo'a dalam setiap peribadatannya agar diberi jalan terbaik untuk mewujudkan mimpinya.

4. Biarkan anak mengeksplorasi segala hal yang mungkin berkaitan dengan mimpinya. Namun, orangtua tetap harus pandai mengukur dan mengarahkan anak-anaknya. Bagaimanapun, proses penjembatanan sejak dini untuk masa depannya itu sangat penting untuk membangun keberanian anak untuk bemimpi.

Sekian.

Semoga bermanfaat.

Answered Nov 4, 2017
Ahmad Fauzan Kamaluddin
Penerima Beasiswa Rumah Kepemimpinan Jakarta

Ada banyak cara untuk menumbuhkan keberanian anak untuk bermimpi, dari mulai menceritakan kisah-kisah yang inspiratif, mengenalkannya dengan berbagai hal yang baru, berbagi pengalaman pribadi dengan anak, dan sebagainya. Tetapi menurut saya salah satu faktor penting dalam menumbuhkan keberanian tersebut adalah adanya pendampingan untuk menjaga semangat anak untuk terus bermimpi dan terpenting jangan pernah merendahkan ataupun meremehkan impian yang sudah dibuat oleh si anak.

Answered Feb 2, 2018
Awi Nanda Wijaksana
Rumah Kepemimpinan Regional 6 Medan

Bermimpi adalah salah satu hal yang membuat semangat kita dalam sukes akan terjaga. Ada banyak cara untuk menumbuhkan keberanian bermimpi terutama pada anak-anak. Anak-anak biasanya lebih senang dengan yang namanya bermain sambil belajar. Kita harus rajin memberikan mereka cerita-cerita inspiratif, kisah orang yang sukses, sharing pengalaman ke mereka, tapi dibagikan dengan cara sambil bermain tapi tujuannya dapat. Dan hal yang tak kalah pentingnya adalah skap untuk saling mendukung, memotivasi  dan mengingatkan mereka untuk senantiasa tetap bermimpi. Oleh sebabnya kita harus tetap membersamai mereka, memberikan dampingan dan arahan untuk menjaga mimpi mereka agar terus tumbuh mengangkasa

Answered Mar 1, 2018

Question Overview


15 Followers
773 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Bagaimana sistem pendidikan di Jerman berlangsung selama Perang Dunia II?

Adakah kajian ilmiah tentang parfum?

Bagaimanakah cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja?

Bagaimana cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja, khususnya seks bebas?

Apa saja faktor yang menginspirasi bagi remaja untuk melakukan kenakalannya?

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Apa yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas?

Apakah bisa kita menghilangkan seks bebas di kalangan remaja?

Apa itu sistem pendidikan anak Montessori?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?

Benarkah anak yang suka tantrum memiliki kecerdasan di atas rata-rata?

Bagaimana cara yang tepat membuat anak yang pemalu menjadi aktif di kelas?

Bagaimana cara mendidik anak yang terpisah jauh dari orangtuanya?

Bolehkah orangtua memaksakan mimpinya yang tertunda kepada anaknya? Mengapa?

Sejauh apakah The Return of Superman mempengaruhi cara didik orangtua kepada anaknya di Korea juga Indonesia?

Bagaimana biasanya kondisi mental anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan broken home?

Bagaimana cara membuat anak tertarik membaca?

Bagaimana menghadapi anak yang melakukan pelecehan seksual?

Keluarga apa yang menurut anda ideal?

Mengapa Anda menyukai Wali dan lagu-lagu apa yang masih Anda ingat grup band ini?

Apa yang akan terjadi jika semua nasabah suatu Bank menarik semua uang mereka?

Mengapa perkembangan teknologi di Indonesia sangat buruk?

Apabila poligami adalah ibadah, mengapa banyak perempuan muslim yang tidak mau melakukannya?

Mengapa banyak anak perempuan yang menjadikan ayahnya sebagai cinta pertamanya?

Apa perbedaan menulis esai dengan menulis gagasan?

Apa yang menjadi alasan mengapa suatu negara menerapkan bebas visa terhadap negara lain?

Mengapa Indonesia sebagai negara maritim harus mengimpor garam?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Teknik Metalurgi?

Apa perbedaan antara sosiologi ekonomi dan ilmu ekonomi?

Apa yang menyebabkan manusia selalu menilai dari apa yang dia lihat?

Bagaimana efek otonomi daerah terhadap pengontrolan mutu di Indonesia?

Kabupaten apa yang mengalami inflasi paling tinggi pada tahun 2017?

Mengapa seseorang bisa tertarik bergabung dengan ISIS?

Apa yang dimaksud dengan haram?

Pemimpin Indonesia yang ideal di mata anak muda?

Apakah pemimpin itu berasal dari karakter yang sifatnya introvert?

Apa menurut kamu studi banding ke luar negeri ke beberapa negara maju untuk guru itu perlu dilakukan?

Mending orang Jawa atau Sunda?

Pilih mana, menjadi mahasiswa pengabdi IPK atau pengabdi organisasi mahasiswa?

Bagaimana pengalaman pertama mendongeng di depan anak-anak?

Apa nama kafe dengan konsep paling unik di Indonesia?