selasar-loader

Apa yang Anda harapkan ketika menggunakan bus sebagai alat transportasi antarkota?

Last Updated Oct 28, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Arfi Bambani
Cofounder dan Chief Content Officer Selasar

HbC-PizYGol9FAOgmfDmmwKqyo6Feflp.jpg

Terakhir saya menggunakan bus antarkota dari Kota Padang menuju Kota Jambi. Busnya sudah berumur namun masih lumayan nyaman untuk perjalanan antarkota.

Bus antarkota menurut saya, selain nyaman, juga harus aman. Cara sopir membawa bus dan perlengkapan keamanan bus ketika, misalnya, terjadi kecelakaan atau peristiwa tak diinginkan di jalan juga harus lengkap. Untuk keamanan, saya rasa ada baiknya sopir/kru mengumumkan semacam safety procedure seperti halnya kita naik pesawat. Tapi seumur-umur saya naik bus, pengumuman begini baru pernah saya temukan di Cina.

Untuk kenyamanan, ada beberapa hal yang menurut saya penting.

Pertama, bangku bus haruslah ergonomis. Untuk perjalanan bus yang harus menempuh lebih dari 8 jam, saya rasa bangku perlu memiliki standar fungsi tertentu, misalnya bisa untuk tiduran.

Kedua, perlengkapan lain di bus seperti cushion dan selimut haruslah benar-benar baru habis dicuci. Bayangkan jika kita berjam-jam menggunakan perlengkapan bekas dipakai orang lain.

Ketiga, untuk perjalanan yang lebih dari 8 jam, bus harus menyediakan toilet. Penting untuk dicatat, jangan sampai 'wangi' toilet ini masuk ke dalam bus. Desain toilet harus dibuat kedap dan kebersihan toilet juga harus dijaga. Untuk ini, manajemen bus harus belajar dari pesawat terbang.

Keempat, mungkin akan sangat menyenangkan jika disediakan fasilitas hiburan di bangku masing-masing seperti halnya di pesawat. Dengan begitu, fasilitas hiburan tidak tersentralisir yang belum tentu semua orang menikmatinya. Orang bisa menentukan sendiri mau menonton atau mendengarkan apa dari fasilitas hiburan di bangku mereka.

Kelima, mungkin juga menyenangkan jika selama perjalanan, orang tetap terkoneksi ke dunia maya. Implikasinya ada dua. Pertama, disediakan fasilitas WiFi. Kedua, disediakan colokan listrik di bangku masing-masing.

Di luar itu, saya juga bermimpi tiket naik bus bisa dibeli secara online seperti halnya tiket kereta api dan pesawat. Mungkin sudah ada yang menjual tiket bus secara online, namun alangkah lebih baik lagi jika penjualan tiket itu juga menggunakan platform seperti Traveloka, Tiket, dan lain-lain.

Ayo naik bus!

Answered Oct 30, 2017

Question Overview


2 Followers
474 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apa tips membeli mobil bekas?

Bagaimana cara membeli mobil bekas berkualitas?

Mengapa Toyota menjadi perusahaan otomotif raksasa dunia, apa rahasianya dan bagaimana caranya ia bertumbuh?

Mengapa Honda menjadi perusahaan otomotif raksasa dunia, apa rahasianya dan bagaimana caranya ia bertumbuh?

Mengapa Mercedes-Benz menjadi perusahaan otomotif raksasa dunia, apa rahasianya dan bagaimana caranya ia bertumbuh?

Mengapa Volvo menjadi perusahaan otomotif raksasa dunia, apa rahasianya dan bagaimana caranya ia bertumbuh?

Mengapa Rolls-Royce menjadi perusahaan otomotif raksasa dunia? Apa rahasianya dan bagaimana cara ia bertumbuh?

Mengapa Hyundai menjadi perusahaan otomotif raksasa dunia, apa rahasianya dan bagaimana caranya ia bertumbuh?

Mengapa Mazda menjadi perusahaan otomotif raksasa dunia, apa rahasianya dan bagaimana caranya ia bertumbuh?

Apa yang harus dipersiapkan saat akan membeli mobil baru dan mengapa hal itu penting?

Menteri Perhubungan keluarkan Permenhub 32/2016 tentang transportasi online, setuju atau tidak Anda dengan aturan ini?

Apa stasiun paling bagus di Jakarta?

Apa yang perlu dibenahi dari sistem transportasi di Jakarta?

Apa basa-basi yang paling sering abang-abang ojek online tanyakan pada penumpang nya ?

Mengapa transportasi berbasis aplikasi digemari?

Menurut Anda, jenis transportasi apa yang paling Anda sukai, Mengapa?

Apakah keberadaan MRT nantinya akan menjamin Jakarta bebas macet?

Apa yang membedakan MRT dan LRT?

Jika kamu pengguna commuter line (krl), apa yang akan kamu lakukan jika menunggu krl yang terlambat datang? Tetap menunggu atau menggunakan moda transportasi lain?

Inovasi apa yang perlu dilakukan oleh transportasi umum seperti angkot agar masyarakat tetap menggunakannya?