selasar-loader

36 answers

Sort by Date | Votes
Dwi M.
Software Developer. Alumni Teknik Elektro UI.

f8qB8-tgVcpF_NAyBo1BlJell4F5MBOV.jpg

Dulu, saya masuk Universitas Indonesia (Fakultas Teknik, Jurusan Elektro) melalui jalur tes tulis yang disebut Sipenmaru. Sekarang istilahnya adalah SBMPTN.

Jalur Sipenmaru adalah "horor" bagi angkatan saya dulu. Terbayang soal-soalnya sulit setengah mati, dan berbeda jauh dari soal-soal ujian harian di SMA. Apalagi saya cuma anak biasa-biasa saja di kelas, rangking saya di kelas adalah di posisi 16 (parah, kan?). Saya harus memotivasi diri dulu mati-matian dan merencanakan strategi supaya bisa lolos dari Sipenmaru. Ingin tahu strategi anak dengan isi kepala pas-pasan, tapi bisa menembus jurusan Elektro UI?

Ini dia jawabannya.

1. Bukan cuma kita yang takut Sipenmaru (SBMPTN), semua anak SMA di Indonesia juga "keder" mendengar nama SBMPTN

Ini motivasi terbesar saya. Jadi, kalau semua memang takut, kita tidak usah khawatir. Yang takut itu rame-rame, bukan kita seorang diri. Nekatkan saja diri kita untuk bertarung habis-habisan. Lakukan persiapan yang terbaik yang kita bisa.

2. Pilih satu jurusan yang "pas" dan fokuskan perjuangan ke sana

Kalau nilai di kelas SMA, kita adalah pas-pasan, ya jangan memilih Fakultas Kedokteran UI-lah. Tahu diri sedikit, gitu. Yang  rebutan masuk FKUI adalah semua anak-anak pintar dari SMA-SMA top seIndonesia. Dulu, saya juga tahu diri untuk tidak memilih jurusan yang ketinggian. Saya merasa Elektro UI pas buat saya untuk diperjuangkan. Tapi, kalau dirimu adalah juara di sekolah, ya lain ceritanya.

Pikirkan dan renungkan jurusan pilihan dirimu baik-baik! Konon, banyak kegagalan terjadi karena pilihan yang terlalu "tinggi" dan tidak mengukur dengan kemampuan. Kalau memilih sesuai kemampuan, banyak yang berhasil tembus SBMPTN lho.

3. Mulai latihan soal SBMPTN sedini mungkin

Soal SBMPTN memang sulit! Tapi sebetulnya bisa dilatih. Dulu, saya sudah mulai membeli buku-buku persiapan SBMPTN sejak kelas 2 SMA. Beli yang bekas tahun lalu saja, biasanya lebih murah. Dan mulailah mencicil mengerjakan soal-soal itu setiap hari. Kerjakan 5 soal sampai 10 soal tiap hari. Tahu tidak, di semester terakhir kelas 3 SMA saya berlatih hampir mengerjakan 200 soal setiap hari. Akibatnya, otak menjadi terbiasa melihat soal SBMPTN dan pola soal-soalnya bisa terbaca mau ke mana.

4. Ikut Bimbel dan kelas Intensif

Selain berlatih mengerjakan soal-soal di rumah, saya ikut kelas bimbel. Bahkan, dulu sampai 2 bimbel sekaligus. Memang gila! Tapi inilah harga yang harus dibayar supaya saya memaksa diri untuk belajar dan berlatih soal. Teman-teman tidak perlu ikut cara saya. Pilih saja satu bimbel, yang penting bisa membuat kita pede untuk bertempur di SBMPTN. Dan perkuat dengan latihan-latihan soal yang banyak.

5. Ikut TryOut, untuk melatih emosi dan pemakaian waktu

Jangan lupa ikutan TryOut. Nanti selama tryout akan terlihat anak-anak yang "berhasil" mengerjakan semua soal dalam 30 menit saja -- dan mereka lalu keluar ruangan. Jangan pedulikan mereka. Sebetulnya mereka stres dan menyerah saja, bukannya berhasil menjawab semua soal dalam 30 menit. Tetap fokus! Jangan panik! Periksa berulang-ulang jawaban dan jangan kumpulkan hingga waktu benar-benar berakhir. Ingat, ini strategi dirimu -- beda dengan strategi orang lain.

Nah, setelah berbulan-bulan belajar di bimbel, mengerjakan total ribuan soal di rumah dengan buku-buku persiapan SBMPTN tahun-tahun lalu, mengikuti beberapa kali TryOut, pasti akan ada perubahan pada dirimu. Kamu merasa sudah melakukan yang terbaik. Pola-pola soal SBMPTN sudah terbaca mau kemana. Mental sudah siap. Kamu pasti akan sukses dalam mengerjakan soal SBMPTN.

Tinggal ditambah olahraga, minum vitamin yang cukup dan berdoa. Kamu pasti akan sukses. Selamat bertempur, pejuang SBMPTN. Satu kursi di UI sudah tersedia untukmu.

Answered Dec 7, 2016
Ma Isa Lombu
Alumni Salah Satu Universitas Negeri di Depok

KaUkJlYAXi5u6x8mvMKQgKezbBKbkRLh.jpg

Saya masuk Fakultas Ekonomi UI belasan tahun lalu. Tahun 2003 dari jalur reguler. Di tahun pertama ujian masuk perguruan tinggi negeri.

Pastinya, setiap orang memiliki cerita dan pengalamannya sendiri kala memutuskan untuk melanjutkan kuliah. Terus terang menunggu hasil SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) adalah satu dari dua hal yang paling menegangkan dalam hidup saya selama ini, selain menanti kelahiran anak yang dikandung istri tercinta tentunya.

Ada dua hal khusus yang saya biasanya praktikkan ketika saya memiliki impian, entah itu terkait dengan sekolahkah, pekerjaankah, atau pun mimpi-mimpi lain yang saya miliki.

Dalam doktrin Islam, umat Islam mengenal dengan istilah ikhtiar (kerja keras sampai titik optimum) dan tawakal (menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan). Dua hal ini penting, tapi saya rasa belum cukup. Ada dua hal lainnya yang biasa saya praktikkan ketika saya memiliki impian.

Kedua hal tersebut adalah sebagai berikut.

a. Mimpi Segila-gilanya

Buat saya, bermimpi (memiliki cita-cita) menjadi penting, karena mimpi seseorang akan berkorelasi positif dengan perilaku. Perilaku akan berbanding lurus dengan hasil. 

Formula mimpi yang sudah banyak diketahui orang adalah SMART, yaitu specific (detail), measurable (dapat diukur), attainable (dapat dicapai), realistic (realistis), timely (memiliki batasan waktu).

Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan kepada beberapa kawan terkait dampak mimpi terhadap kesuksesan, ternyata seseorang yang kita dapati “gitu-gitu aja” ternyata memang merupakan sosok manusia yang sama sekali tidak ambisius (jika tidak mau dibilang sebagai tidak punya mimpi dalam hidupnya). 

Orang dengan tipe ini adalah jenis orang yang jika ia ditanya mau jadi apa, maka jawaban saktinya adalah “Lihat nantilah.” atau “Saya ikut ke mana angin berhembus saja”. Hilang arah ketika merencanakan inilah yang biasanya membuat orang gagal dalam proses eksekusi. Orang-orang jenis inilah yang sering kali diatur oleh “market” yang liar. Hidupnya dikendalikan oleh mimpi orang lain.

Kadang kala mimpi yang terlalu general (umum) juga masalah lainnya. Memiliki mimpi yang tidak detail niscaya dapat menyebabkan seseorang tidak memiliki fokus yang jelas ke mana ia akan melangkah. Ketika ia tidak memiliki fokus, maka resource yang ia miliki akan ia kerahkan ke mana-mana. Rasio terjadi misallocation of resource sangat tinggi. 

Orang jenis ini adalah orang yang ketika ditanya mau jadi apa, biasanya akan bilang, “Yang terbaik untuk Indonesia, Bung!” atau “Jadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa”. 

Ini jawaban paling absurd saya pikir. 

Di dunia yang saling terkait ini, mutlak dipastikan seseorang pasti membutuhkan orang yang lain dalam konteks hidup bermasyarakat. Dalam hal ini, tukang sampah di lingkungan rumah kita juga sosok yang berguna untuk nusa dan bangsa. 

Coba bayangkan apabila sampah di lingkungan rumah kita tidak diangkut oleh tukang sampah, sehari saja. Bayangkan baunya. Bayangkan kotornya. Ketika ditanya, apakah tukang sampah merupakan sosok berguna bagi nusa dan bangsa? Jawabannya, "Jelas". Tukang sampah sangat berguna dan dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat! Permasalahannya adalah apakah kita mau jadi tukang sampah? Tergantung pilihan masing-masing orang.

Kalau saya pribadi, dengan “investasi" yang sudah orang tua keluarkan selama hidupnya, harapan ibu dan bapak akan masa depan anaknya, serta kebutuhan masyarakat Indonesia akan solusi atas masalah domestik bangsa ini, maka saya memutuskan untuk menjadikan Fakultas Ekonomi UI sebagai tempat saya belajar dan menuntut ilmu.

Tepatnya, jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia di tahun pertama SPMB. Fokus, detail, dan terukur.

Ketika goal sudah SMART, kita akan lebih mudah menentukan langkah dan persiapan yang harus dilakukan untuk menggapai mimpi tersebut. Lebih fokus, lebih terarah. Tanpa mengalami risiko terciptanya misallocation of resource dalam diri kita.

b. Jangan Membuat Dosa

Saya beriman. Saya percaya adanya Tuhan yang Maha Menentukan. Kepercayaan inilah yang mempengaruhi saya tentang banyak hal, termasuk tentang bagaimana cara menjalani hidup yang kompleks ini.

Saya meyakini bahwa takdir ditentukan dua kali, yaitu (1) sejak zaman azali (Qada), dan (2) di "detik-detik terakhir” ketika Tuhan memang menghendaki hal tersebut terjadi (Qadar). Qada biasa saya bahasakan dengan istilah “God Plan” dan Qadar dengan istilah “God Approval”.

Saya tidak akan banyak bicara takdir di sini, yang jelas dari konsepsi tersebut saya meyakini bahwa Tuhan akan mengabulkan permohonan seseorang manakala seseorang tersebut berdoa kepadaNya, bekerja memperjuangkan mimpi-mimpinya dan yang terakhir tidak membuat jarak kepadaNya.

Saya memahami kuantitas dan kualitas dosa yang kita lakukan adalah salah satu penyebab jauhnya jarak kita dengan Tuhan. Semakin jauh jarak kita dengan Tuah, semakin kecil juga probabilita doa kita dikabulkan.

Tetapi, tidak mungkin manusia bersih dari dosa. Lalu, apa yang harus dilakukan, segera bertaubat. Karena Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Maha penerima taubat.

“Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya), sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang“ - An-Nahl ayat 119

Ilustrasi via wordpress.com

Answered Jan 4, 2017
Anonymous

Belajar...

XqTOHpCa3YAq0Qvl9er2AFp4S4NQr9nV.jpg

dan

...berdoa.

TISRYX5LSmiYEJFX26f4mNJyrtY7X7Fg.jpg

 

Answered Mar 2, 2017
Miftah Sabri
Pendiri dan CEO Selasar

ElsoXUOUzqI1W-aKn_PWGVOUBxYQy6Uw.jpg

Ada 4 (empat) pintu masuk UI:

1. Gerbang Utama (Gerbatama)

2. Pondok Cina (Pocin)

3. Kukusan Teknik (Kutek)

4. Kukusan Kelurahan (Kukel)

Masuk dari setiap pintu punya konsekuensi masing masing. Kukel dan Kutek hanya bisa dilewati oleh motor atau sepeda. Jika menggunakan mobil, kendaraan roda empat atau lebih, Anda cuma punya satu pilihan, masuk lewat Gerbang Utama atau gerbatama. Jika tidak memiliki stiker, Anda harus membayar tiga ribu rupiah. Jika berstiker dosen atau mahasiswa, Anda tinggal masuk saja tanpa perlu membayar lagi.

Namun, jika masuk sebagai calon mahasiswa yang ingin kuliah, ada tiga jalur:

1. SMPTN Undangan

2. SMPTN Ujian Tulis

3. SIMAK UI:

  • Kelas Reguler
  • Kelas Paralel
  • Kelas Internasional

Sekian. Mohon ditambahkan karena saya sudah lama nggak update berita kampus.

Wallahua'lam.

 

Answered Mar 2, 2017
El Luthfie Arif
Kepala Departemen Kastrat BEM UI 2017 | Manajemen UI 2014 | Pecinta Film Horor

nTI5uMvgUxspINF1mEgfqTfUcDpps4l7.jpg 

sumber gambar blog.ruangguru.com

Saat ini hanya ada 3 pintu yang dapat digunakan untuk masuk Universitas Indonesia, yaitu:

1. Gerbatama (Gerbang Utama)

2. Pondok Cina (Pocin)

3. Kukusan Kelurahan (Kukel)

Semula, untuk dapat masuk Universitas Indonesia dapat melalui satu jalur lagi, yaitu jalur kukusan teknik (kutek). Tempat yang banyak dihuni oleh mahasiswa FT, FEB, dan FIB ini sejak Oktober 2015 hanya diperuntukkan bagi kendaraan motor dan pejalan kaki untuk keluar UI. Hal ini karena sejak tahun tersebut diberlakukan satu arah, yaitu keluar via kutek dan masuk via kukel. Sebenarnya ada satu jalan lagi untuk masuk UI tanpa ketiga jalan tersebut, yaitu dengan menggunakan kereta dan turun di stasiun Universitas Indonesia.
y9-vZ0B_7rg12KswF88hk16DFtXF5xt3.jpg

sumber gambar: qodriblogger.blogspot.co.id

Selain itu, ada beberapa jalur lain juga untuk dapat masuk (menjadi mahasiswa) UI, di antaranya:

1. SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) - Jalur ini diperuntukkan bagi siswa lulusan SMA dengan umur ijazah maksimal tiga tahun. Pelaksanaannya biasanya dilakukan pada bulan Mei, bentuk tesnya adalah tes tertulis dengan mengerjakan soal TKPA dan TKD Soshum/Saintek baik PBT (Paper-Based Test) atau CBT (Computer-Based Test). Oiya, jalur ini diperuntukkan bagi mahasiswa S1 Reguler.

2. SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) - Jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang baru lulus SMA. Pelaksanaanya kalau tidak salah dilakukan mulai bulan Februari dengan diumumkan pada bulan Mei. Bentuk tesnya sendiri adalah dengan nilai raport SMA semester 1-5. Jalur ini sendiri diperuntukkan bagi mahasiswa S1 Reguler.

3. SIMAK UI (Seleksi Masuk UI) - Jalur ini diperuntukkan bagi siapa saja yang ingin menjadi mahasiswa UI, pelaksanaanya tidak jauh dari SBMPTN (untuk jenjang S1 dan D3). SIMAK UI diperuntukkan bagi mahasiswa S1 Paralel, S1 KKI, D3 Vokasi, Ekstensi, S2, dan S3.

4. PPKB (Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar) - Jalur ini tidak jauh berbeda dengan SNMPTN, hanya saja jalur ini diperuntukkan bagi mahasiswa program S1 Paralel dan D3 Vokasi. Pelaksanaanya sendiri tidak jauh berbeda dengan SNMPTN. Ada istilah PPKB adalah "jalur undangannya UI".

5. Talent Scouting - Jalur ini juga serupa dengan SNMPTN dan PPKB, yang membedakan adalah peruntukkannya. Jalur Talent Scouting diperuntukkan bagi mahasiswa S1 KKI (Kelas Khusus Internasional).

Sumber:

www.penerimaan.ui.ac.id

Pengalaman Penulis

Answered Jul 19, 2017
Astried Refita Wijayanti
Vokasi - Administrasi Perpajakan UI 2017

Bisa lewat Pondok Cina, Kukel, Kutek, dan Gerbang Utama.

Answered Jul 29, 2017
Anonymous

Daftar ujian, belajar, ikut ujian, lolos ujian

Answered Jul 29, 2017

Ada banyak cara untuk masuk ke Universitas Indonesia, dapat melalui jalur undangan yaitu SNMPTN dan PPKB ataupun jalur tulis yang berupa SBMPTN dan Simak.

Answered Jul 29, 2017
Anonymous

Cara untuk masuk ke Universitas Indonesia dapat melalui jalur undangan yait SNMPTN dan PPKB ataupun jalur tulis yang berupa SBMPTN dan SIMAK.

Answered Jul 29, 2017

Untuk masuk UI ada beberapa jalur yang dapat ditempuh, seperti melalui gerbatama UI, Pondok Cina, Kukusan Teknik, dan Kukusan Kelurahan.

Dan untuk jalur seleksi masuk dapat melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, PPKB dan SIMAK.

Answered Jul 29, 2017

Hasil gambar untuk kuliah di ui

Ada beberapa jalur masuk, baik non-tes maupun tes.

SNMPTN, jalur non-tes untuk S1 Reguler.

Talent Scouting, jalur non-tes untuk S1 KKI.

PPKB, jalur non-tes untuk S1 Paralel dan Program Vokasi.

SBMPTN, jalur tes untuk S1 Reguler.

SIMAK, jalur tes untuk Program Vokasi, S1 KKI, S1 Paralel, S1 Ekstensi, S2 Magister, Program Profesi, Spesialis, dan S3/ Doktoral.

 

Ilustrasi via cdn.klimg.com

Answered Jul 29, 2017
Yolandita Lestari
Mahasiswa FMIPA Universitas Indonesia

Untuk masuk UI, ada berbagai macam jalur. Ada jalur undangan dan tes. Jalur undangan adalah SNMPTN. Jalur tertulis adalah SBMPTN dan SIMAK. Di SIMAK terdapat pilihan, yaitu vokasi, pascasarjana, internasional, dan reguler, sedangkan di SBMPTN hanya ada jalur reguler.

 

Yolandita Ayu Lestari_FMIPA_Singhapura 10

Answered Jul 29, 2017

Bisa via KRL turun di stasiun UI, stasiun Pocin, atau dengan membawa kendaraan pribadi.

Answered Jul 29, 2017
sila fide
VOKASI UI 2017

SNMPTN, PPKB, SIMAK UI, dan SBMPTN.

Answered Jul 29, 2017

Untuk masuk ke UI dapat melalui 5 jalur: SNMPTN, SBMPTN, SIMAK, Kelas internasional, dan Olimpiade.

Timothy Theophilus Kristanto_1706031664_Azhiga7

Answered Jul 29, 2017

Melalui 5 jalur:
1. SNMPTN, jalur undangan,
2. PPKB, jalur undangan yang diadakan oleh UI ke sekolah-sekolah,
3. SBMPTN, jalur tes tulis, dan
4. SIMAK, jalur tes tulis yang diadakan oleh UI.

Rosa Auli Calend_Hukum_Makutawangsa13

Answered Jul 29, 2017
Satya Wahyu Mahardhika
Dutch Studies - Faculty of Humanities

Mau masuk lewat depan? Lewat Gerbatama UI (Gerbang Utama UI). Mau masuk lewat samping? Lewat stasiun UI, stasiun Pondok Cina, Barel (Jalan Sawo). Mau masuk lewat belakang? Lewat pintu Kukusan. Hahaha

Answered Jul 29, 2017
Meilliani Aziza
FMIPA - KIMIA | 357-Kertanegara 12

Masuk UI itu bisa dengan banyak hal, masuk UI menjadi mahasiswanya, atau hanya sekadar "masuk" UI, hehehe...

Untuk menjadi mahasiswanya bisa dengan beberapa jalur, yaitu SNMPTN (non tes, undangan, S1 Reguler), PPKB (non tes,undangan, S1 Paralel dan program Vokasi), SBMPTN (tes, S1 Reguler), dan SIMAK (tes untuk Program Vokasi, S1 KKI, S1 Paralel, S1 Ekstensi, S2 Magister, Program Profesi, Spesialis dan S3/ Doktoral).

Sedangkan untuk hanya sekadar masuk juga dengan memasuki berbagai gerbang. Ada gerbang Kukusan Kelurahan, Gerbang Kukusan Teknik, Gerbang Utama UI, Stasiun UI, Stasiun Pondok cina, dan Barel.

 

Meilliani Aziza_1706981245_Kertanegara12

Answered Jul 31, 2017
Janice Tombeg
Fisika_FMIPA_2017

Masuk UI bisa melalui berbagai jalur:

1. SNMPTN

     Calon mahasiswa menyertakan nilai-nilai rapor dan di submit di www.snmptn.ac.id untuk diseleksi. 

2. SBMPTN

     Calon mahasiswa mengerjakan soal seleksi berupa soal saintek atau soal soshum. Lalu akan diseleksi melalui nilai ujian tulisnya. Tes ini bisa memilih seluruh universitas negeri di Indonesia.

3. SIMAK

     Calon mahasiswa mengerjakan soal seperti SBMPTN, tetapi tes ini adalah tes mandiri yang diselenggarakan UI.

4. PPKB

    Menyertakan rapor sama seperti SNMPTN.

5. Jalur Internasional

 

Kalau ingin masuk ke UI-nya untuk melakukan study tour, bisa melalui gerbang utama UI atau turun di Stasiun UI atau Stasiun Pocin. 

Janice Aphrodite Tombeg_1706974731_Warmadewa 12

 

 

Answered Jul 31, 2017
Aufa Fikriyanti
Mahasiswa Fakultas Vokasi UI

Bisa mengikuti proses SNMPTN, SBMPTN, PPKB, S1 Paralel, S1 Reguler dan Simak UI.

Answered Jul 31, 2017

Question Overview


and 27 more
45 Followers
3533 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Bagaimana rasanya kuliah di UI?

Mengapa kuliah di Universitas Indonesia begitu menarik dan prestisius?

Mengapa Depok berantakan meski ada kampus UI di sana?

Apa pengalaman paling mengesankan selama kuliah di Fasilkom UI?

Apa fakultas terbaik di UI (Universitas Indonesia)?

Apakah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) penting untuk memperoleh pekerjaan?

Apa kelebihan kuliah di Universitas Indonesia (UI)?

Siapa Whinda Y Sabri Psikolog Sosial UI Founder SANDS Analytics?

Siapa Ruby Saputra?

Bagaimana cara belajar secara efektif ketika SMA?

Siapa Guru SMA paling favorit Anda dan mengapa beliau begitu mengesankan Anda?

Apakah benar masa-masa SMA adalah masa yang paling indah? Mengapa?

Mengapa SMA Kristen dan Katolik banyak memiliki kualitas dan prestasi bila dibandingkan sekolah Islam?

Bagaimana cara agar diterima di ITB?

Bagaimana cara kuliah tanpa merepotkan orang tua?

Bagaimana cara mendapatkan keringanan biaya kuliah?

Apa keunggulan SMA Taruna Nusantara Magelang dibanding SMA lain yang ada di Indonesia?

Apa pengalaman Anda yang tidak terlupakan ketika di SMA?

Bagaimana Anda mendapatkan IPK tertinggi sewaktu kuliah?

Apa manfaat aktif organisasi selama masa kuliah yang Anda rasakan?

Apa nasihat Anda untuk remaja kuliahan sebagai bekal menghadapi masa depannya?

Keisengan apa yang paling kamu ingat sebagai mahasiswa?

Apa yang paling kamu sesali dari masa-masa kuliah?

Bila kamu diberikan kehidupan kedua sebagai mahasiswa, apa yang akan kamu lakukan?

Bila kamu ditakdirkan bebas finansial sebelum lulus kuliah, masihkah kamu kuliah?

Bagaimana sistem pendidikan di Jerman berlangsung selama Perang Dunia II?

Adakah kajian ilmiah tentang parfum?

Bagaimanakah cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja?

Bagaimana cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja, khususnya seks bebas?

Apa saja faktor yang menginspirasi bagi remaja untuk melakukan kenakalannya?

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Apa yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas?

Apakah bisa kita menghilangkan seks bebas di kalangan remaja?

Apa itu sistem pendidikan anak Montessori?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?

Apakah tips dan trik untuk mendapatkan beasiswa LPDP?

Apa beasiswa yang terbaik di Indonesia saat ini?

Universitas apa yang paling indah di dunia?

Apa itu kampus Ivy League dan seberapa prestisius berkuliah di sana?

Apa tips mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri?

Apa tips mendapatkan beasiswa Chevening (Pemerintah Inggris)?

Apa tips mendapatkan beasiswa kuliah di DAAD (Pemerintah Jerman)?

Apa tips mendapatkan beasiswa DAAD (Pemerintah Jerman)?

Apa tips mendapatkan beasiswa AAS (Australia Awards Scholarships)?

Mengapa kuliah di Jepang begitu menarik dan prestisius?

Online Marketplace apa saja/mana saja yang ada di Indonesia untuk saat ini?

Bagaimana cara membangun tim awal startup/perusahaan?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Komunikasi?

Apa saja hukum/prinsip fisika yang diterapkan pada sebuah roller coaster?

Apakah HIV dan AIDS itu sama?

Apa rahasia kehebatan pasangan bulutangkis Tontowi Ahmad - Liliyana Natsir?

Apa yang dimaksud dengan krisis ekonomi?

Apa perbedaan menulis esai dengan menulis gagasan?

Apa yang menjadi alasan mengapa suatu negara menerapkan bebas visa terhadap negara lain?

Mengapa Indonesia sebagai negara maritim harus mengimpor garam?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Teknik Metalurgi?

Apa perbedaan antara sosiologi ekonomi dan ilmu ekonomi?

Apa yang menyebabkan manusia selalu menilai dari apa yang dia lihat?

Bagaimana efek otonomi daerah terhadap pengontrolan mutu di Indonesia?

Kabupaten apa yang mengalami inflasi paling tinggi pada tahun 2017?

Mengapa seseorang bisa tertarik bergabung dengan ISIS?

Apa yang dimaksud dengan haram?

Mengapa iPod mampu mengalahkan Walkman dalam bisnis peranti musik dunia?

Kenapa Indonesia belum juga maju sementara Korea Selatan yang dulu lebih miskin dari kita justru maju sekali saat ini?

Siapa film director (sutradara film) terbaik menurut Anda?

Apabila poligami adalah ibadah, mengapa banyak perempuan muslim yang tidak mau melakukannya?

Mengapa banyak anak perempuan yang menjadikan ayahnya sebagai cinta pertamanya?

Bagaimana sistem pendidikan di Indonesia sekarang? Sudah benarkah?

Setujukah Skripsi diganti dengan Inovasi Project Social ? Atau Membuat StartUp Mungkin

Mengapa kita harus kuliah?

Mengapa atlet olahraga Universitas Indonesia tidak memiliki prestasi yang membanggakan sebagaimana universitas besar di luar negeri pada umumnya?