selasar-loader

Bagaimana hukum menikah dengan wali perempuan berupa jenazah ayah?

Last Updated Oct 16, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Mhd Fadly
KPI Fak. Agama Islam UMSU, Alumni Pon-pes Ibadurrahman Stabat

tkJzG7tn93em72aOdJpy9TpwqRynvkcC.jpg

Ini pertanyaan yang sangat lucu di tengah rasa duka yang ingin saya utarakan kepada perempuan yang ditinggal oleh ayahnya.

Dalam pernikahan, syarat utama harus ada. Syarat-syarat utamanya ialah sebagai berikut: 

  • mempelai (pria dan wanita yang akan menikah),
  • wali dari pihak perempuan,
  • 2 (dua) orang saksi, dan
  • mahar.

Tidak perlu membahas keseluruhannya. Kita fokuskan saja kepada pertanyaan yang mungkin akan saya sederhanakan; bagaimana hukum jenazah seorang ayah sebagai wali untuk anak perempuannya yang akan menikah?

Saya akan jawab boleh, dengan syarat:

  1. jenazah sang ayah dapat menjalankan tugasnya sebagai wali nikah dari anak perempuannya.
  2. jenazah sang ayah dapat berjabat tangan dengan sang mempelai pria, tanpa bantuan dari orang lain.
  3. jenazah sang ayah dapat mengucapkan ijab qabul pernikahan langsung, bukan rekaman.

Jika ketiga syarat tersebut dapat dipenuhi, jenazah ayah dapat menikahkan anak perempuannya...

...dan ada satu syarat tambahan lagi: jika jenazah itu bangkit, jangan sampai mempelai pria dan saksi-saksi lari berhamburan dari ruangan tersebut.

 

Ilustrasi via kurakurahitam.wordpress.com

Answered Oct 17, 2017