selasar-loader

Apa yang membuat seseorang kurang disukai?

Last Updated Oct 14, 2017

3 answers

Sort by Date | Votes
olivia octaviana
Mahasiswi Psikologi Unpad 2015, Co-owner Lapau Bukittinggi,Mentor di @Temumentor

2BekGJBwZK-ZVxbw86c7ajIIW6j8cIsP.png

Ada beberapa hal yang membuat seseorang kurang disukai, yaitu:

1. tidak tertarik;
2. tidak ada kesamaan;
3. penampilan tidak good looking (rapi); serta
4. tidak sopan/tidak sesuai dengan norma masyarakat.

 

Ilustrasi via pixabay

Answered Oct 20, 2017
Dian Fhaatma Thaib
Core Lead Team Psychological First Aid (PFA) F. Psikologi Universitas Indonesia

[Dengar-dengar, jawabannya mendengar]

0MpiiuatxagRFIgdxGA6rOZcekuRhBfG.jpg
Yay, setiap individu pasti ingin menjadi seseorang yang disukai oleh banyak atau mungkin semua orang, meskipun hal itu bisa jadi adalah satu di antara sekian hal yang tidak akan pernah terjadi di dunia. Alasannya tak lain dan tak bukan adalah karena manusia tercipta dengan beragam watak, sejarah, dan latar belakang kehidupan, plus pengalaman yang berbeda yang mengakibatkan adanya perbedaan persepsi pada tiap individu tentang apa yang disukai dan apa yang tidak disukai. Oleh karena itu, jawaban dari pertanyaan ini boleh jadi sangat subjektif.

Selama berkuliah di jurusan psikologi, saya menemukan satu hal yang sekiranya dapat kita perhitungkan untuk dapat menjadi seseorang yang disukai, dan dengannya semoga  menghindarkan kita dari menjadi orang yang tidak disukai. Hal itu adalah mendengarkan.

Percaya atau tidak, di Jepang, terdapat profesi yang tugasnya ialah mendengar curhatan dari orang-orang yang bersedia membayarnya. Pekerjaan ini tidak dilakukan oleh seorang psikolog terkenal, melainkan oleh seseorang yang memiliki kemampuan untuk dapat menjadi pendengar yang baik, terlepas dari ia mengenyam pendidikan formal atau tidak.

Berdasarkan fenomena ini, kita dapat melihat bahwa mendengarkan adalah kebutuhan yang sangat krusial bagi manusia, sampai-sampai beberapa orang rela membayar untuk dapat didengarkan. Ya, mendengar dengan begitu menjadi salah satu karakteristik yang mampu menjadikan seorang disukai, mengingat tak semua orang mampu melakukan hal tersebut. Manusia lazimnya ingin menjadi orang yang selalu diperhatikan. Oleh karenanya, kita barangkali sangat senang berbicara lantaran hal tersebut membuat kita mendapat kesempatan untuk diperhatikan. Namun, hal tersebut kadang membuat kita lupa bahwa selain didengar, kita juga perlu mendengarkan agar terbentuk hubungan sosial yang baik dan seimbang.

Maka, menurut saya, hal yang membuat seseorang kurang disukai ialah ketidakinginan seseorang untuk berbagi peran sebagai pendengar. Tidak jarang agaknya kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, keluarga terdekat, teman, atau mungkin diri kita sendiri menjadi sosok yang terlalu dominan dalam pembicaraan dan tidak memberi kesempatan orang lain untuk berbicara dan didengar. Hal itu disadari atau tidak menyebabkan kita memiliki jarak dari orang-orang yang sebelumnya ada untuk mendengarkan kita. Misalkan, seorang teman secara terus-terusan menceritakan hubungannya dan pasangannya kepada kita tanpa memberi kesempatan untuk menceritakan hal lain diluar itu dan tidak memberi respon yang baik. Kita sebagai seorang teman pastilah akan sulit merasa nyaman dalam situasi tersebut dan perlahan-lahan meninggalkannya, mencari teman lain yang dapat memenuhi kebutuhan kita untuk juga didengar.

Itulah alasan mendengar menjadi hal yang penting agar kita dapat sukses dalam hubungan sosial dan menjadi orang yang disukai karenanya. Hal yang juga perlu diingat ialah mendengar bukan sekedar menyimak cerita orang lain, melainkan memberikan respon yang tepat di waktu yang tepat.

Skill mendengar atau dalam ranah psikologi dikenal dengan istilah active listening ini memang tidak dapat dikatakan mudah, melainkan butuh latihan rutin dan jam terbang. Seorang sarjana psikolog yang sudah 4 tahun berkuliah saja belum tentu memiliki skill active listening yang baik, menurut penuturan seorang dosen saya. Maka dari itu, melalui tulisan ini saya mengajak kita semua untuk tidak sekedar melatih skill berkomunikasi, namun juga skill untuk mendengar. Karena dengan mendengar, kita memahami dan menunjukkan kepedulian.

Jadi, ayo mendengar dan menjadi pendengar yang baik ;)

Nb: Ini (tidak menjadi pendengar yang baik) hanyalah satu banyak hal yang membuat kita tidak disukai, namun saya rasa hal ini sangat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari karena tidak membutuhkan biaya dan dapat digunakan dalam berbagai situasi dalam hidup dan berkehidupan. ;)

Answered Nov 1, 2017
Muthi'ah Amah Al Rahim
Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Terdapat berbagai hal yang menjadikan seseorang kurang disukai, dimana setiap orang bisa jadi memiliki pandangan yang berbeda tentang hal tersebut. Saya akan membahas dua hal penting yang menurut saya perlu diperhatikan, terkait dengan pembahasan ini. Hal pertama adalah terkait dengan bagaimana cara seseorang menjawab ataupun menyikapi orang lain, dimana kebiasaan untuk memberikan respon yang kurang baik bisa menjadikan seseorang kurang disukai orang lain. Seringkali saya dapati terdapat orang-orang yang menyikapi orang lain yang sedang susah dengan ucapan "halah cuma kayak gitu", "lebay banget sih kamu tuh", dan sebagainya. Tidak semua orang bisa menerima jawaban yang seperti itu. Kebanyakan orang merasa tidak menyukai jawaban seperti itu, sekalipun mereka sudah kenal dekat dengan orang yang memberikan jawaban tersebut. Secara umum, dapat kita ketahui bahwa sikap yang kurang simpatik, ceplas-ceplos, dan "menggampangkan" akan membuat kita kurang disukai. Seharusnya, ketika kita akan merespon orang lain, perlu dipertimbangkan terlebih dahulu, apakah respon kita nantinya akan semakin membuat orang lain terpuruk, ataukah membuat orang lain menjadi lebih enteng perasaannya.

Hal kedua adalah perilaku semena-mena yang secara sadar maupun tidak, telah mengambil hak orang lain. Contohnya ketika seseorang atau sekelompok orang sedang bermain, bercanda, dan ngobrol bersama dengan suara yang cukup keras, tentu orang lain akan merasa tidak nyaman, hingga menjadi tidak suka. Contoh lain adalah ketika seseorang menggunakan parfum secara berlebihan, sehingga baunya menyengat dan tersebar kemana-mana, atau bisa juga dengan bau pakaian atau badan yang kurang mengenakkan, dimana seseorang tidak berusaha menutupi atau mengurangi bau tersebut. Apabila kita memperhatikan di sekeliling kita, terdapat banyak contoh perilaku yang dirasa kurang pas, sehingga membuat kita mengernyit ataupun tidak suka. Namun, perlu diketahui juga, bahwa terdapat beberapa orang yang sudah berusaha untuk merubah perilakunya agar menjadi lebih bisa diterima orang lain, meskipun mereka belum bisa benar-benar meninggalkan kebiasaan buruknya (perubahan yang bertahap). Setidaknya mereka sudah berusaha. Satu hal yang perlu diketahui juga bahwasanya setiap orang pasti akan memiliki "musuh" atau orang lain yang kurang menyukainya. Menurut saya, hal tersebut merupakan hal yang lumrah. Tapi, jangan sampai kita menjadikan "lumrah" sebagai alasan atas setiap tindakan kita yang kurang baik atau menyimpang. Diperlukan introspeksi diri untuk mengetahui apakah yang membuat kita kurang disukai orang lain, kemudian berusaha untuk memperbaiki hal-hal yang memang kurang baik atau menyimpang. Apabila apa yang kita lakukan sudah sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku, terutama berdasar nilai keagamaan, maka kita cukup membiarkan dan bersabar saja terhadap orang-orang yang kurang ataupun tidak menyukai kita.

Answered Mar 27, 2018

Question Overview


4 Followers
524 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apa dan bagaimana cinta itu?

Kepada siapa kecenderungan waria memilih pasangannya?

Adakah kaitan antara parfum dan kepribadian seseorang?

Apakah status sebagai anak tunggal mempengaruhi sikap politik Presiden ke-6 RI?

Apakah status sebagai anak lelaki satu-satunya dalam keluarga mempengaruhi sikap politik Presiden Jokowi?

Pada umur berapa sebaiknya anak diajak untuk menjalankan ritual keagamaan?

Apa yang menyebabkan orang takut menikah?

Apa yang menyebabkan seseorang takut menghadapi masa depan?

Mengapa respons orang sedih umumnya menangis?

Apakah menangis itu sehat atau malah membuat sakit?

Mengapa tingkat survival warga minoritas lebih tinggi/ulet di tengah kehidupan warga mayoritas?

Bagaimana cara mengurangi rasa malu sekaligus meningkatkan kepercayaan diri secara sosial?

Bila buang angin dengan suara keras dalam keramaian, apa yang Anda lakukan?

Mengapa kelompok pekerja minta gaji berdasar kebutuhan bukan karena kemampuannya?

Mengapa persoalan beragama begitu marak saat ini? Apa andil penguasa akan hal ini?

Bisakah hipnoterapi mengungkap rahasia seseorang?

Apakah pengaruh menonton film kartun pada balita?

Apa itu megalomania dan bagaimana cara mendeteksinya?

Siapa Michael Hogg?

Siapa Hamdi Muluk?

Bagaimana Anda memaknai tujuan kehidupan?

Siapa orang yang selalu menyemangati hidup Anda?

Apakah pendidikan anti korupsi sejak dini itu penting? Mengapa?

Apakah Anda tahu bahaya dari korupsi?

Siapa Drs. Musholli, pendiri Nurul Fikri?

Bagaimana cara agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Psikologi?

Apakah seseorang yang mempunyai kepribadian introvert bisa berubah menjadi seseorang yang berkepribadian ekstrovert?

Peristiwa besar apa yang dimulai dari kehidupan di kampus?

Apakah mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang lebih baik dengan memakan makanan 4 sehat 5 sempurna?

Apa yang kurang dari dunia kesehatan di Indonesia?

Apa yang membuat Steve Jobs sukses membangun Apple?