selasar-loader

Apa yang dilakukan pemerintah agar Indonesia memiliki cadangan strategis energi?

Last Updated Oct 13, 2017

Mengetahui bahwa kondisi ketahanan Indonesia sedang rapuh, juga informasi bahwa negara pun belum mempunyai cadangan strategis ataupun cadangan penyangga energi, apa yang saat ini pemerintah kerjakan agar cadangan yang ada bisa bertambah ? 
Lalu, tindakan apa yang akan pemerintah lakukan untuk menangani masalah ini agar selanjutnya bisa well prepared ketika situasi genting kembali terjadi?
 

2 answers

Sort by Date | Votes
Dhita Mutiara Nabella
Biologi UI 2015 | Rumah Kepemimpinan Angkatan 8 | CEO GreAction Community

Salah stau hal yang dapat dilakukan oleh pemerintah yaitu mengalokasikan anggaran dana yang mencukupi untuk riset dibidang energi baru dan terbarukan, karena pada dasarnya Indonesia memiliki potensi cadangan energi yang melimpah.

Answered Nov 1, 2017
Muhammad Rizky Nurawan
Undergraduate Student of Physics at Unpad | Rumah Kepemimpinan Bandung #8

Menteri ESDM Ignasius Jonan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sangat fokus untuk mengembangkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dalam tahun 2025, pemerintah menargetkan komposisi bauran energi yang berasal dari minyak bumi menjadi sekitar 20 persen, sedangkan gas berkisar 22 persen. Sementara untuk batubara diharapkan menjadi 30 persen dan energi terbarukan mencapai 23 persen. Dalam tiga tahun mendatang (2017) akan mencapai 17 hingga 18 persen. 

Nah untuk Kapasitas pembangkit Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sendiri terus mengalami peningkatan dalam empat tahun terakhir. Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), dalam kurun waktu 2014-2017, kapasitas terpasang meningkat dari 1.403,5 MW menjadi 1.698,5 MW. Di tahun 2017 sendiri, terdapat penambahan kapasitas terpasang dari PLTP Ulubelu unit 4 sebesar 55 MW.

Demikian juga dengan PLT Surya (PLTS) dan PLT Mikrohidro (PLTM/MH), keduanya menunjukkan tren peningkatan dari 122,7 MW di tahun 2014, meningkat menjadi 259,8 MW di tahun 2017. Sedangkan PLT Bioenergi, sebagian besar merupakan Pembangkit Listrik dengan sistem off-grid. Kapasitasnya pun menunjukkan tren peningkatan dari 989,5 MW di tahun 2014 menjadi 1.812,7 MW di tahun 2017.

 Jenis PLT lainnya, kapasitas PLT Bahan Bakar Nabati (BBN) mengalami fluktuasi perkembangan. Tahun 2014, PLT BBN mencapai 3,32 KL, kemudian mengalami penurunan drastis menjadi 1,62 KL di tahun berikutnya. Mulai naik kembali di tahun 2016 yang mencapai 3,65 KL dan kembali anjlok di tahun 2017 menjadi 1,88 KL. Tantangan pengembangan BBN adalah rendahnya harga minyak dunia sehingga menyebabkan selisih harga yang mencolok antara BBM dan BBN.

Answered Nov 2, 2017

Question Overview


4 Followers
488 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Adakah keterlibatan Indonesia pada Perang Dunia II?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Pernahkah Anda bertemu Presiden Joko Widodo?

Hal-hal apa sajakah yang harus dipenuhi agar Indonesia menjadi pemimpin budaya populer dunia?

Foto apa saja yang bisa mengubah cara pandang kita tentang Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Masakan/makanan Indonesia apa yang menurut Anda paling mungkin go international?

Mengapa bangsa Indonesia dapat sebegitu lamanya dijajah oleh Belanda?

Makanan/masakan Indonesia apa yang paling memiliki nilai sejarah tinggi?

Apa yang membuat beberapa suku di Indonesia masih tetap bertahan dengan gaya hidup tradisionalnya, misalnya Suku Badui?

Bagaimana prediksi energi alternatif Indonesia dalam 10-20 tahun yang akan datang? Apakah harga minyak akan benar-benar melonjak?

Tahukah Anda startup bidang Energi di Indonesia?

Mengapa persoalan energi selalu menarik perhatian masyarakat?

Siapa Sudirman Said?

Siapa Arcandra Tahar?

Siapa Ignasius Jonan?

Siapa Purnomo Yusgiantoro?

Siapa Darwin Zahedy Saleh?

Siapa Jero Wacik?

Siapa Dahlan Iskan?

Apakah Anda percaya akan ditemukan cadangan minyak besar baru di bumi Indonesia?

Mengapa air mengalir?

Mengapa laut itu berwarna biru?

Mengapa api itu panas?

Anda lebih memilih untuk berlibur ke Antartika, Gurun Sahara, Hutan Amazone atau Samudra Pasifik?

Apa yang menyebabkan populasi badak bercula satu semakin sedikit?

Kenapa daun babadotan (Ageratum conyzoides) dipercaya orang dahulu dapat menyembuhkan luka?

Mengapa hujan identik dengan bau tanah?

Manakah yang lebih baik, batu bata atau batako?

Apakah Indonesia mampu menjadi negara industri?

Bagaimana rasanya menjadi imam besar Masjid Istiqlal?

Sebagai imam besar masjid, bagaimana cara Bapak Nasaruddin Umar menjadi pengayom umat Islam Indonesia di tengah banyaknya ormas Islam di Indonesia?

Apakah ada program di Mesjid Istiqlal yang bertujuan agar anak-anak muda di Jakarta menjadikan Mesjid Istiqlal sebagai pusat untuk menimba ilmu tentang Islam? Jika ada lalu apa saja program tersebut?

Bagaimana tanggapan Bapak sebagai Imam ketika ada segelintir orang menautkan gerakan ISIS dengan Islam?

Bagaimana agar kita bisa umat Islam mudah berkomunikasi dengan mereka yang tidak memiliki agama/ atheis?

Bagaimanakah definisi Radikal dalam beragama?

Bagaimana pandangan Anda mengenai perkembangan Islam lewat tradisi esoteris Syekh Siti Jenar?

Bagaimana menjadi pribadi yang bisa istiqomah?

Apa arti dari beriman tetapi belum berhijrah?

Seperti apa beban menjadi seseorang yang dikenal sebagai ulama?

Seberapa kenal Anda dengan Arcandra Tahar dan apa kesan terdalam Anda mengenai beliau?

Pak Arcandra, apakah waktu Bapak masih sekolah memang bercita-cita ingin menjadi wakil menteri? Kalau bukan, apakah cita-cita Bapak sewaktu masih sekolah dulu?

Apa yang menyebabkan Bapak bisa sesukses ini? Apa pegangan hidup Bapak Arcandra hingga saat ini?

Mengapa Indonesia lebih menggantungkan diri pada energi migas daripada energi surya?

Bagaimana potensi energi terbarukan di Indonesia? Apa usaha pemerintah untuk bisa mempercepat pembangunannya?

Negara-negara maju menggunakan energi nuklir untuk listrik, mengapa Indonesia belum melakukannya?

Bagaimana rencana pemerintah terhadap East Natuna?

Apa campaign yang dilakukan oleh pemerintah agar masyarakat ikut menyukseskan pembangunan renewable energies seperti pembanguan PLTP?

Apa yang harus dilakukan masyarakat atau personil perusahaan jika mengetahui ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menghalangi pembangunan PLTP?

Bagaimana cara menyikapi low social acceptance akibat kehadiran pihak ketiga dalam proyek PLTP? Apakah ada masukan?