selasar-loader

Bagaimana pengalaman Anda menonton Film Pengabdi Setan karya sutradara kondang Joko Anwar?

Last Updated Oct 11, 2017

4 answers

Sort by Date | Votes
Martina Mochtar
Istri dari seorang pecinta sosial, dan Ibu dari seorang Bocah Pemberani

cDD7WJglVvir-lfy7jH7BhEp34YPHfKr.jpg

Hari-hari saya setelah nonton Film Pengabdi Setan: 

1. Malam pertama selepas nonton, saya merasa ada yang ngikutin saya. Sepanjang jalan menuju rumah menggunakan ojek online, saya terus membaca surat-surat pendek Alquran, berharap jika benar ada (makhluk halus) yang ngikutin bisa segera pergi. 

2. Saya menjadi parno untuk melihat keluar jendela, khawatir tiba-tiba sosok Ibu akan muncul di jendela. Tapi, sifatnya hanya sementara saja. Setelah saya menyadari bahwa apartemen saya terletak di lantai 26, saya membatin, Ah mana mungkin si Ibu bisa melayang setinggi ini

3. Suara intro dari lagu si Ibu juga terus terngiang-ngiang. Hal itu adalah hal yang paling membuat takut. 

4. Saya tidur dengan memposisikan beberapa bantal berada tepat di belakang punggung saya. Ini dilakukan untuk memastikan, tidak ada ruang kosong di belakang punggung saya; parno jika tiba-tiba si Ibu datang meminta untuk disisirkan rambutnya.

Kurang lebih, saya membutuhkan waktu 4 hari untuk bisa move on dari kengerian film Pengabdi Setan

Answered Oct 16, 2017
Zulfian Prasetyo
Tertarik pada gaya hidup sehat dan pernak-pernik keseharian lainnya.

3FrExOJo58KkxCmhy8k8zgLwBqm8T0yA.jpg

Pengabdi Setan adalah film horror pertama yang saya tonton. Serius.

Saya bukan termasuk orang yang hobi menonton film, apalagi film horor. Bukan apa-apa, kita menonton film sebagai bentuk hiburan. Kenapa harus menyiksa diri sendiri? Bayar lagi! Jika memang penasaran dengan setan berwujud jin, mbok ya sesekali menginap di kuburan. Saya kira itu lebih afdhal, hahaha.

Kenyataan bahwa saya menonton (pada akhirnya) film Pengabdi Setan didasari oleh dua hal.

  1. Tekanan pergaulan orang-orang kantor
  2. Dibayarin. Iya, saya emang lemah sama yang satu ini.

Pada akhirnya, saya memang menonton film ini, yang katanya menjadi standar baru film horor Indonesia. Well, saya sempat berpikir juga, karena masih newbie dalam dunia perfilman horor, apa tidak sebaiknya saya nonton film horor yang cupu dulu? Tapi ya, itu tadi. Karena dua faktor di atas, saya akhirnya ikut menonton.

Pengabdi Setan di mata saya adalah film yang gila! Jika film horor Indonesia sebelumnya lebih bersifat ngagetin alih-alih nakutin, film produksi Rapi Films ini beda. Joko Anwar sepertinya paham betul "hukum" atau "azas" dari rasa takut. Mungkin dia sudah nonton Monster University. Saya tak tahu.

Lonceng yang digunakan Ibu semasa hidupnya benar-benar menjadi koentji. Sensasi yang ditimbulkan dari bunyinya mampu menimbulkan persepsi akan kehadiran Ibu yang baru saja meninggal. Entah Joko Anwar belajar mata kuliah Psikologi Umum bab Sensasi dan Persepsi atau tidak. Yang jelas, dia sukses membangun rasa takut dengan setidaknya dua stimulan, yaitu lonceng dan lagu.

Unsur kejutan jelas ada. Namun, saya melihat itu dalam konteks punchline. Set up-nya ya pembangunan atmosfer menakutkan melalui lonceng dan lagu.

Saya jujur sempat ketakutan. Seberapa kuat pun saya coba, tetap saja ketakutan. Kadang-kadang, rasanya seperti tersetrum, hahaha!

Selepas menonton, saya balik ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda. Dan di situlah saya baru merasakan lemas yang luar biasa. Itu berlangsung kira-kira hingga dua jam setelah menonton.

JokAn, you rocks!

Ilustrasi via flickmagazine.net

 

Tambahan:
Seminggu kemudian, adik saya nonton film ini juga. Malamnya, selesai mengantar teman yang menjemputnya di depan rumah, dia langsung kabur dan minta saya yang turun untuk mengunci pintu. 

Answered Oct 16, 2017
Robby Syahrial
Penikmat kenikmatan duniawi

UbWXXLl8QYcXgogJE4IjLsuDk2m3apgw.jpg

Saya sebenarnya tidak suka dengan film horor. Bukan karena saya takut, tapi karena horor, jadi saya enggan melihat film-film yang beginian. Saya adalah tipe orang visual yang selalu kebayang-bayang apa yang saya lihat, lalu otak saya menyimpan memori tersebut dalam waktu yang cukup lama. Iya, lama. -_-

Awalnya, saya tidak ada niatan untuk melihat film ini. Tahu sendiri, kan? Tuh, di atas!

Nakama Selasar punya kegiatan rutin bulanan, di mana salah satunya adalah kegiatan nobar (kegiatan yang lain masih dirahasiakan). Ada tim tersendiri untuk mengatur jadwal film yang akan kita tonton sampai membeli tiket dan cemilan tentunya. Gratis? iya bisa dikatakan begitu dan bisa juga tidak.

Saya dipaksa ikut oleh untuk menonton film tersebut dengan alasan tiket yang dibeli banyak dan masih bisa untuk beberapa orang. Awalnya, saya bersikukuh menolak. Mereka memaksa, mengintimidasi, mengolok-ngolok saya, tapi iman saya kuat dan tidak tergoyahkan. Sampai detik-detik terakhir, saya akhirnya memutuskan untuk ikut. Hahaha. Adrenalin saya terpacu untuk "mencoba" hantu Indonesia.

Di dalam bioskop, umpatan saya keluar karena kaget, saya mulai berisik sendiri untuk mencairkan suasana. Saya mulai mengomentari teman saya yang awalnya sok berani mengolok saya untuk ikut nonton, tapi ternyata waktu ada adegan gituan, dia tutup mata, malah mainan hape. -__-

Film ini cukup menegangkan, lucu, dan menakutkan. Layak untuk ditonton kamu yang suka film horor. Tapi sayang, mengapa harus ada scene para hantu yang mengejar-kejar tokoh utama, yang mengesankan dikejar mayat hidup atau zombie. Hal ini mengesankan estetika hantu Indonesia yang gaib, bisa menghilang, dan gak bisa disentuh telah sirna. Seperti gerombolan preman yang datang ke rumah untuk membunuh para keluarga dari tokoh utama. Yang awalnya menyeramkan jadi biasa saja.

Jika dipikir-pikir, menonton film horor mempunyai sensasi tersendiri. Tegang dan menegangkan. Mungkin ke depannya saya akan lebih sering menonton film horor. Doakan saya, Kawan.

Answered Oct 17, 2017
Firas Zakir
Learn Anything

WRsrRl4sIVPVLq1J-whfv1VXWxJ64X38.jpg

Saya termasuk salah satu pecinta film horor, tapi jarang sekali saya menemukan film horor Indonesia yang membuat saya ketakutan tingkat dewa. Sesekali saat menonton film horor Indonesia, saya malah tertawa cengengesan.

Namun, film Pengabdi Setan karya sutradara Joko Anwar membuat saya senang sekaligus takut. Saya senang akhirnya bisa menonton film horor dengan tampilan dan jalan ceritanya bagus, menarik, dan tidak bisa ditebak, tetapi ketakutan juga karena wajah sang ibu dan teman-temannya selalu menghantui pikiran saya setelah keluar dari bioskop, haha! :'D

Ekspresi Ibu yang memanggil anak-anaknya dengan menggunakan lonceng, ekspresi saat matanya terbelalak, dan ekspresi saat meminta si Toni (anak kedua Ibu) untuk menyisiri rambutnya terus terbayang, Saudara-saudara! Didukung oleh penampilan pemain-pemain lainnya, seperti suami si Ibu, nenek dari suami si Ibu, anak-anaknya, dan pemeran-pemeran pembantu. Semua aspek disatukan dan DUAR!!!

Tiga kata,

film ini keren.

 

Ilustrasi via duniaku.net

Answered Oct 30, 2017

Question Overview


6 Followers
748 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apakah di masa yang akan datang, ada film yang menyaingi ranking The Shawshank Redemption dan The Godfather di IMDB?

Mengapa sebagian besar film yang masuk ke bioskop Indonesia berasal dari Amerika dan bukan dari India?

Apa nasihat terbaik yang pernah Anda dapat dari menonton film?

Apa judul film Indonesia terbaik sepanjang masa?

Mana yang lebih bagus; film yang berdasarkan kisah nyata atau yang 100% fiksi?

Apakah The Walking Dead serial TV yang bagus?

Film apakah yang dianggap paling berpengaruh dalam memperkenalkan budaya populer?

Pada film apakah kita bisa melihat pengaruh nilai-nilai post-modernisme?

Bila saya ingin melihat pengaruh nilai-nilai modernisme, film apa yang Anda rekomendasikan?

Menurut Anda, negara manakah yang menguasai industri populer saat ini?

Berapa pendapatan selebriti Indonesia per bulan?

Berapa pendapatan penyanyi group band Indonesia setiap bulan?

Apakah Michael Jackson benar-benar memiliki dampak positif bagi industri musik?

Apa humor paling cerdas yang pernah Anda dengar atau baca?

Siapa humoris paling cerdas di Indonesia menurut Anda?

Apa cerita paling lucu yang pernah Anda dengar?

Mengapa lagu-lagu zaman sekarang memiliki umur popularitas yang singkat?

Siapakah YouTuber Indonesia yang Anda anggap paling sukses?

Apakah merek parfum yang paling cocok untuk wanita?

Apakah perbedaan antara parfum dan cologne?

Apa yang membuat harga parfum begitu mahal?

Apakah wanita mengenakan parfum untuk menarik perhatian pria atau ada alasan lainnya?

Apa tujuan laki-laki memakai parfum?

Bagaimana cara memakai parfum yang benar?

Bagaimana cara memakai cologne yang benar?

Apakah parfum yang aromanya paling maskulin?

Apakah parfum yang aromanya paling feminin?

Parfum pria apa yang aromanya bisa diterima oleh semua orang?