selasar-loader

[Diary #3] Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapapun? Karena kau menulis.

Last Updated Sep 24, 2017

GM menggunakan suatu sistem pendidikan yang mengedepankan kemampuan anak dan memberikan dorongan terhadap anak agar mereka aktif, kreatif, inovatif serta berwawasan luas.

[Sayembara Selasar]

[Diary #3]

Wah, tidak terasa kita sudah memasuki pertemuan ketiga :)). Sudah mulai akrab dengan adek- adeknya, atau sudah mulai akrab dengan semua pengajar, atau bahkan sudah mulai akrab dengan seluruh penghuni sekolah. Hmm menariq. Kuy tulis ceritamu bersama GM [Diary#3].

“Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ?
Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin,
akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.” 
― Pramoedya Ananta Toer

Ketentuan:

- Diwajibkan untuk menyertakan gambar (di atas text jawaban) yang dapat mengilustrasikan pemikiran/ide/pengalaman/insight yang kamu miliki.

- Gunakan #Hashtag Nama Lengkap, Gadjah Mada Menginspirasi, BEMKMUGM (Contoh: #RoniDityaKusuma #GM2017 #BEMKMUGM)

- Demi kualitas jawaban yang baik, sangat disarankan menggunakan laptop/dekstop untuk menjawab setiap pertanyaan yang ada

- Bagikan setiap jawaban kamu ke sosial media yang kamu miliki (Facebook, Twitter, Line ataupun WhatsApp) agar jawaban kamu mendapat exposure yang tinggi di peer group yang kamu miliki

- Jangan lupa, setelah Kamu men-submit jawaban, di bawah nama ada button "edit bio topic", klik! Isi dengan keterangan sama seperti di bio utama, yaitu Pengajar Gadjah Mada Menginspirasi

 

----------------------------------------------------------------------------

Gadjah Mada Menginspirasi

Menginspirasi Dunia




#GMmenginspirasi
#GM2017

2 answers

Sort by Date | Votes
nafilah rizqy
Pengajar Gadjah Mada Menginspirasi, college student of Psychology UGM

 

 

Answered Sep 28, 2017
Muhammad Fikri Al Fattah
Pengajar Gadjah Mada Menginspirasi | Mechanical Engineering 2015

Sinar surya kembali menampakan kerianganya di ufuk timur, tanda hari baru kembali dimulai. Hari yang indah dan penuh semangat, segelas seduhan teh hasil olahan penduduk "pribumi" berhasil mengembalikan jiwaku pada ragaku. Sabtu,7 Oktober 2017, seperti weekend weekend dan hari biasanya, pukul empat pagi, jiwaku telah kembali mengisi ragaku yang sempat kosong dikala malam. Segera kuraih handuk dan pergi menuju kamar mandi untuk menebarkan keharuman disekujur raga. "Ah.. segarnya udara pagi ini". Keindahan pagi ini semakin lengkap tatkala melihat layar handphone yang tergambar jelas senyumanmu, iya kamu, kamu yang membuat pagiku selalu penuh arti. 

(skip)

Mahasiswa mahasiswi penuh semangat juang telah berjajar rapi di foodcourt gelanggang untuk sebuah misi mulia, misi membangun negeri lewat sentuhan dari hati ke hati, untuk mampu mengakar kuat menjulang tinggi, yap volunteer Gadjah Mada Menginspirasi yang lain telah lebih dahulu mengisi kekosongan kursi foodcourt dipagi yang mulai terik ini. Segera kumenuju meja bundar diujung foodcourt tempat volunteer kelompokku berdiskusi. "Hay, maaf aku terlambat" sapaku memulai percakapan hari ini. "Selow Kak Mamat, sini gabung kita diskusi lagi" seru Kak Fila membiarkanku bergabung dalam diskusi pagi ini. Perut keroncongan tak menghalangiku untuk segera aktif dan memberi komentar terkait apa yang akan diajarkan hari ini. Materi Sabtu ini adalah menanamkan kepercayaan diri anak lewat role play, role play yang akan dimainkan pagi ini adalah invisibel Issabelle.

Issabelle adalah seorang gadis cantik yang memiliki hobi unik, bukan hobi membaca email dipagi hari, namun hobi menjahit berbagai pernak pernik seperti baju dan tas jinjing.  Hobi dan passionya membuat designya selalu menarik serta indah dipandang. Orang tua Issabelle melihat bakat terpendam Issabelle dan membelikanya mesin jahit yang telah lama diidamkan. Suatu hari ia mengenakan baju dan tas yang ia buat sendiri ke sekolah, namun yang terjadi justru cemoohan dan ejekan dari kawan kawanya. Issabelle merasa sedih dan terpukul, ia menangis dan pergi mengurung diri dikamar mandi untuk menjauhi keramaian yang terus menampar dan mengoyak hati. Seperti layaknya kamar mandi disekolah, Issabelle terusik dengan bunyi bunyi mistis yang kian lama makin dekat bergetar jelas digendang telinga. Tiba tiba "Hay Issabelle, kuberi kau tiga permintaan!!" teriak suara mistis nan mengagetkan itu. Issabelle terhenyak, ia tak dapat berkata apapun dan hanya menunjuk baju dan tasnya. Tiba tiba tas dan baju Issabelle berubah menjadi apa yang ia inginkan. Sama dengan apa yang temannya kenakan. Dan hal pamungkas yang terjadi adalah rambut Issabelle yang berubah menjadi lebih lurus. Semua hal yang terjadi pada Issabelle bukanlah sebuah kebetulan semata karena dengan berubahnya apa yang Issabelle punya menyebabkan raganya sedikit demi sedikit menghilang dari panca manusia yang berupa mata. Ia hilang, yang patah tumbuh yang hilang berganti, berganti menjadi invisibel. Tak ada lagi yang mampu melihat bahkan mendengar lembut suaranyapun tak ada yang mampu menggapainya.

Dalam keseriusan panca indra menikmati paparan yang disampaikan Kak Fila, tiba tiba sebuah plastik berisi kacang hijau mendarat tepat di depanku. Ah.. nikmat Tuhan yang mana lagi yang kau dustakan, betapa sempurnanya pagi ini, disaat perut mulai terkoyak akibat tak berisi seseorang memberikanku sarapan pagi dengan percuma.

Suasana kelas pagi itu begitu hangat, anak anak mulai mengenal pengajarnya. "Hay Farel, hay Fajri, heloo Rasta" kucoba melafalkan nama nama yang selalu mengisi penuh vessel otakku saat kumulai menghirup udara yang melingkupi SDN 2 Pathuk. Seperti biasa, ikan kembung a.k.a ikan buntal menjadi andalan kami untuk mengawali pagi di kelas ini, anak anak begitu antusias mengikuti setiap gerak gerik badan yang dilakukan voluunteer. 

Dipagi yang cerah ini kelas kami kedatangan tamu mahasiswa dari Malaysia, siapa dia? apakah ia berhasil menaklukan anak anak? apakah ia mulai merambah jiwa jiwa mereka? nantikan kelanjutanya setelah saya kerjakan laprak :)
 

Answered Oct 24, 2017