selasar-loader

Apa saja aplikasi yang memudahkan saat traveling sendiri ke luar negeri?

Last Updated Sep 20, 2017

Semua orang memiliki pengalaman saat pertama kali. Dan dijamin, pasti inget saat pertama kali (dalam hal apapun) yang pastinya mendebarkan. Nah, saya ingat pertama kali traveling sendiri ke luar negeri yaitu ke Cina. Jangan tanya rasanya .. bagaimana cara keluar dari bandara menuju ke hotel, transportasi umum, dan... tulisan petunjuk yang beda banget! Selain itu, semua hampir bisa dipastikan tak bisa bahasa Inggris!

Kekhawatiran saya tak terbukti. Ternyata, berkeliling Cina itu mudah, cari makan halal, cari transportasi umum, info jalur kereta, lokasi spot-spot menarik, dan lainnya juga mudah. Syaratnya? KONEKSI INTERNET! Alhamdulillah saya gunakan paket data XL PASS sehingga memudahkan berselancar tanpa ganti kartu.

Thank GOD kita ada di jaman serba mudah dan cepat, koneksi internet benar-benar membantu saya mencari lokasi dengan google map, browsing informasi tempat, tiket dan harga, serta jalur-jalur kereta dan jadwal detil transportasi umum setiap harinya. Ada beberapa aplikasi dan website yang membantu saat kita traveling ke luar negeri. Misalnya adalah sebagai berikut.

1. HYPERDIA
Website ini memberikan informasi detil jalur kereta mulai dari Metro, MRT, Subway, dll. Selain detil jadwal kereta setiap harinya, Hyperdia bahkan memberikan informasi detil kedatangan kereta di jalur mana persisnya di stasiun tertentu, plus detil harga yang sangat membantu. Cukup masukkan lokasi nama stasiun awal dan tujuan serta jam keberangkatan, maka pilihan rute lengkap dengan informasi perpindahan line akan tersedia

2. RAIL MAP LITE

Smartphone application

Adakah yang tahu, aplikasi lain yang memudahkan saat traveling ke luar negeri?

3 answers

Sort by Date | Votes
Hafiyyan Fikri
Traveler, Intitute of Technology Bandung

Couchsurfing, hitchiking, dictionary, OsmAnd.

Answered Oct 3, 2017
Hidayah Sunar
Social pharmacist. Abstract thinker. Random traveler. Sporadic reader.

Atc0Jl3UDpkEcrUdaxLe_KJYWG4H1YT0.jpg

Aplikasi yang dikembangkan untuk memudahkan perjalanan sebenarnya sangat banyak. Kebutuhan masing-masing traveller tentu berbeda-beda. Ada pula aplikasi-aplikasi yang hanya bermanfaat di negara tertentu karena berkaitan dengan fasilitas yang ada di negara tersebut saja (misal aplikasi untuk memantau atau memesan transportasi lokal). Karena itu, saya hanya akan membahas aplikasi yang umumnya bisa digunakan di berbagai negara. Tentu saja ada negara-negara tertentu yang menerapkan aturan khusus sehingga aplikasi tersebut tidak dapat digunakan atau fasilitasnya tidak dapat diakses di sana.

1. Aplikasi pemantauan harga dan pemesanan tiket pesawat online

Meskipun tiket biasanya sudah dibeli sejak sebelum berangkat, bisa saja di tengah perjalanan di luar negeri, kita ingin menambah destinasi yang membutuhkan perjalanan dengan pesawat. Saya sendiri merasa lebih nyaman menggunakan browser pada laptop saat memantau harga tiket pesawat karena dapat membandingkan banyak web agen perjalanan online dan maskapai dengan lebih leluasa. Maklum, traveller pelit... eh, irit. Biasanya, saya membuka Skyscanner untuk tahu perkiraan perbandingan harganya dan membuka beberapa web agen perjalanan seperti Traveloka, Tiket.com, dll.

Setelah memutuskan jam penerbangan yang diincar, saya bandingkan lagi dengan web maskapai. Yang mana yang menawarkan waktu yang sesuai dan harga akhir paling efisien (belum tentu yang paling murah), itu yang saya pilih. Bagi orang yang punya maskapai favorit dan agen perjalanan favorit, install aplikasi resmi mereka bisa memberikanmu keuntungan berupa diskon atau poin tambahan. Web dan aplikasi resmi maskapai juga dapat digunakan untuk check-in online sehingga tidak perlu terburu-buru berangkat ke bandara.

2. Aplikasi pemesanan hotel/penginapan

Agen perjalanan online biasanya juga menyediakan layanan untuk pemesanan hotel/penginapan. Jika ingin pengalaman yang berbeda, bisa coba menggunakan AirBnB untuk mendapatkan penginapan yang lebih ekonomis dengan menyewa kamar milik mitra AirBnB, biasanya bagian dari rumah mitra tersebut. Di negara dengan harga penginapan yang mahal, bahkan ada yang menyewakan sofa di ruang tamunya untuk ditempati tamu AirBnB!

Pilihan lain yaitu dengan Couchsurfing, di mana anggotanya menawarkan tempat tinggalnya untuk diinapi tamu. Kedua pilihan penginapan ini tentunya memiliki risiko tersendiri dibanding hotel, salah satunya adalah tamu harus memastikan sendiri bahwa calon tuan rumahnya memang dapat dipercaya dan sebaliknya.

3. Aplikasi terkait transportasi sehari-hari selama di negara tersebut

Jika di negara tersebut terdapat transportasi massal yang layanannya sudah modern, umumnya banyak pengembang aplikasi setempat atau pemerintah setempat yang menyediakan aplikasi yang akan membantu penggunanya, misalnya terkait jadwal dan rute kereta dan bus. Begitu juga aplikasi pemesanan taksi lokal. Sedangkan aplikasi transportasi yang dapat digunakan di lebih dari satu negara yang saya tahu adalah aplikasi-aplikasi share riding seperti Uber (berbagai negara) dan Grab (Asia Tenggara)

4. Aplikasi terkait bahasa

Jika kita sudah fasih menggunakan bahasa yang digunakan penduduk setempat secara aktif, tentu aplikasi ini tidak dibutuhkan lagi. Namun jika tidak, atau jika kita merasa tingkat kemampuan kita masih di level pasif, aplikasi terkait bahasa akan sangat membantu mengurangi kemungkinan salah paham, termasuk kesalahan dalam memahami petunjuk arah, misalnya. Jika kita berkunjung ke negara yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris, meskipun kita fasih berbahasa Inggris dan sebagian penduduk dapat berbahasa Inggris, mereka umumnya akan makin merasa dihargai jika kita berusaha mengekspresikan diri dengan bahasa mereka. Aplikasi yang paling umum dan mencakup banyak bahasa tentu saja adalah Google Translate yang juga punya fasilitas suara sehingga kita dapat mengetahui cara bacanya juga.

5. Aplikasi peninjau berbagai fasilitas selama perjalanan

Kadang kita dikecewakan oleh foto dan deskripsi yang tidak sesuai yang dicantumkan oleh pengelola hotel, restoran, atau tempat wisata. Aplikasi peninjau ini dapat membantu kita untuk mengetahui testimoni dari orang-orang yang pernah berkunjung. Kita juga dapat menambahkan testimoni kita sendiri. Aplikasi peninjau yang banyak digunakan misalnya Trip Advisor dan Zomato (khusus restoran).

6. Aplikasi peta dan penunjuk arah

Berperjalanan tidak lengkap tanpa peta (bagi saya). Alhamdulillah sudah ada aplikasi-aplikasi penyedia peta sehingga kita tidak harus membeli peta cetak untuk tiap kota yang dikunjungi. Meskipun mengamati peta cetak tetap memberikan sensasi tersendiri. Aplikasi peta yang saya sukai tidak lain dan tidak bukan adalah Google Maps (maaf, saya pecinta Android, hehehe) yang terus berkembang. Maps sampai sekarang dilengkapi pendeteksi kemacetan, prediksi perjalanan, dan rekomendasi transportasi umum. Google juga mendorong kita menjadi Local Guide dengan meninjau tempat-tempat yang pernah kita kunjungi sehingga pengunjung lain dapat memperoleh referensi memadai. 

Sekali lagi, aplikasi mana yang akan lebih bermanfaat, tentu kembali pada kebutuhan dan kebiasaan masing-masing pemakainya. Misalnya, pengguna ponsel dengan OS selain Android mungkin lebih terbiasa dengan aplikasi peta selain Google Maps sehingga lebih optimal menggunakan aplikasi lain. Beberapa aplikasi dapat digunakan dengan optimal jika kita mau menyisihkan waktu untuk mempelajari cara kerjanya. Jika tidak, aplikasi sehebat apapun jadi akan terasa tidak bermanfaat. 

Semoga jawaban saya bermanfaat. 

Ilustrasi via pixabay

Answered Oct 13, 2017
Aulia Hanifah
Mahasiswi Farmasi Universitas Indonesia | Tiara 8, Rumah Kepemimpinan Awardee

jawaban-jawaban diatas telah mewakili sebagian besar aplikasi yang dibutuhkan seorang traveller saat berpergian. namun, saya ingin menambahkan satu aplikasi lagi yang menurut saya cukup penting untuk diinstall saat bepergian ke luar negeri, yaitu google goggle. aplikasi ini adalah aplikasi yang membatu kita mencari atau meng-googling apapun lewat gambar yang kita upload. aplikasi ini sangat berguna bagi saya saat berpergian ke negara-negara yang memiliki huruf selain huruf latin, seperti china, taiwan, korea, saudi arabia, dan lain-lain. terkadang, saat saya mengunjungi pasar tradisional, banyak spanduk ataupun plang pemberitahuan tanpa terjemahan latin. atau ketika saya mengunjungi pusat jajan tradisional, karena saya seorang muslim, maka sangat penting bagi saya untuk mengetahui apa arti tulisan yang terpampang, terlebih jika masyarakat lokal kesulitan untuk berbicara bahasa inggris. untuk itu, aplikasi yang saya sarankan untuk diinstall terutama bagi traveller yang ingin berpergian ke negara-negara yang memiliki huruf selain huruf latin untuk menginstall aplikasi keluaran google ini.

Answered Nov 29, 2017