selasar-loader

Apa yang membuat para mahasiswa atau pemuda sekarang bersikap apatis dengan apa yang ada di sekitar?

Last Updated Sep 12, 2017

"Bidang seorang sarjana adalah berfikir dan mencipta yang baru, mereka harus bisa bebas dari segala arus masyarakat yang kacau. Tapi mereka tidak bisa terlepas dari fungsi sosialnya. Yakni bertindak demi tanggung jawab sosialnya, apabila keadaan telah mendesak. Kaum intelejensia yang terus berdiam di dalam keadaan yang mendesak telah melunturkan semua kemanusiaan."

"Pilihannya ada dua menjadi apatis atau mengikuti arus tapi aku memilih menjadi manusia bebas."

Mungkin inilah kutipan dari buku Soe Hok Gie, Catatan Seorang Demonstan. Tapi melihat keadaan sekarang dan kisah-kisah yang berada di dalam buku tersebut, sepertinya para mahasiswa atau pemuda diharuskan peduli terhadap pemerintah. Maksudnya adalah tidak bersikap apatis. Namun, kenapa sekarang menurutku banyak mahasiswa yang bersikap apatis dengan keadaan sekitar?

4 answers

Sort by Date | Votes
Rizky Ananda Putra
Ketua BEM FEB Unair 2018 | Peserta Rumah Kepemimpinan Surabaya

Menurut saya, mahasiswa atau pemuda saat ini seringkali bersikap apatis karena baginya, kegiatan yang ideal merupakan kegiatan yang dapat memberikan manfaat besar bagi dirinya sendiri. Wajar saja jika banyak dari mereka acuh dengan masalah masalah masyarakat. Tidak mau keluar dari zona nyaman juga menjadi salah satu penyebab apatisme mahasiswa selama ini. Selain itu, hegemoni kampus terhadap mahasiswa juga menjadi akar permasalahan yang menyebabkan para mahasiswa disibukkan oleh kegiatan akademik dan PKM. Kesibukan akademik itulah yang menyita banyak waktu mereka sehingga memilih untuk apatis terhadap sekitar.

Answered Oct 2, 2017
Anonymous

Fito yang baik,

ada beberapa alasan yang mendasari pendapat Fito tersebut. 

Pertama, barangkali Fito dikelilingi oleh orang-orang yang memang apatis, padahal ada banyak orang berusia muda yang peduli terhadap sekitarnya. Mereka ada di organisasi-organisasi sosial, mengajar anak-anak jalanan di terminal, atau merawat anggota keluarganya yang sudah renta.

Kedua, barangkali pemahaman Fito terhadap kepedulian mahasiswa dengan kondisi lingkungan, masyarakat, atau (dalam lingkup yang lebih luas) bangsa dibatasi hanya pada demonstrasi. Turun ke jalan. Padahal, pada abad teknologi ini, turun ke jalan bukanlah satu-satunya pilihan. Padahal pula, tugas mahasiswa bukan hanya kuliah dan memantau kinerja pemerintah, melainkan juga menciptakan manfaat kepada masyarakat, baik secara langsung maupun tak langsung. Contoh paling sederhana, saya sering melihat mahasiswa kedokteran memberikan tensi gratis kepada masyarakat pada acara car free day. Bisa juga seseorang yang seringkali kuliah-pulang-kuliah-pulang sedang menciptakan sesuatu yang besar untuk bangsanya, entah menciptakan terobosan teknologi terbaru atau menciptakan kerajaan bisnis demi menolong orang banyak menafkahi keluarganya.

Jadi, mari kita berpikiran positif dan mendoakan mereka. :)

Answered Oct 5, 2017
Ahmad Salim
Aktivis Anti Pornografi. Ketua BEM Psikologi UI 2017. Rumah Kepemimpinan R1 JKT.

Sebenarnya saya kurang setuju dengan pemilihan kata apatis. Menurut pengamatan saya sebagai orang yang hampir 3,5 tahun menjadi mahasiswa, mahasiswa saat ini bukanlah apatis, melainkan tidak tahu. Ya, mereka hanya belum melihat, mendengar, dan merasakan bagaimana kondisi masyarakat saat ini. Teknologi yang menjadi makanan sehari-hari mereka membuat mereka jauh dari merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Kurangnya turun ke lapangan, observasi langsung, dan interaksi yang minim dengan masyarakat membuat mahasiswa tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di masyarakat.  

#jawabankuoktober2017

 

Answered Nov 1, 2017
Rizky Gian Pratama
Head Of HMTI ITS 16/17/Rumah Kepemimpinan Surabaya

orang-orang sering mengatakan bahwa zaman terus berubah, begitupun dengan cara pendekatan dan metode-metode yang digunakan dalam mengawal pemerintahan. bukan waktunya saat ini dan dizaman seperti ini, kepedulian pemerintah ditunjukkan dengan melakukan aksi demo dan berteriak di jalanan. ada sesuatu karya yang lebih baik disumbangkan untuk negeri, lansung menuju pada penyelesaian masalah dan lakukan sebisa mungkin mahasiswa seleseikan dari permasalahan-permasalahan bangsa ini. itu salah satu perspektif yang sejujurnya saya sendiri tidak setuju sepenuhnya dengan pernyataan tersebut, tapi apakah itu apatis? tidak bung. mereka punya cara sendiri dan kita tidak bisa menyalahakan cara yang mereka pilih. perbanyaklah cari perspektif orang 

Answered Nov 1, 2017
Sponsored

Question Overview


6 Followers
349 Views
Last Asked 1 year ago

Related Questions


Mengapa anak muda saat ini lebih suka mendirikan startup daripada bekerja di perusahaan?

Gen X, Gen Y, hingga Generasi Millenial, apakah ilmiah atau terminologi ekonomi semata ?

Apa evaluasi dan harapan Anda tentang Shafa Community?

Pemimpin Indonesia yang ideal di mata anak muda?

Siapa Roy Suryo?

Siapa Achmad Zaky Pendiri dan CEO Bukalapak?

Apa itu FLAC Jakarta?

Apa kegiatan terdekat FLAC Jakarta?

Bagaimana cara membangun bisnis sejak muda?

Apakah Anda tahu kapan akan dilaksanakan kegiatan Gerakan Pemuda Ansor dalam waktu dekat ini?

Bagaimana menjadi anak muda yang superkreatif?

seberapa pentingkah pemahaman mengenai media literasi, khususnya bagi anak-anak muda yang gemar aktif di dunia sosial media?

Apa kelemahan dan keunggulan millenials menurut Anda?

Di mana tempat nongkrong di Jakarta yang nge-hits? Mengapa?

Kenalkah Anda dengan Rachel Vennya?

Untuk menunjang eksistensi organisasi, sistem kaderisasi apa yang cocok untuk generasi millenial?

Mending nikah dulu atau beli rumah?

Apakah yang dimaksud dengan Aesthethic?

Mengapa gadis Indonesia masih diawasi orang tua?

Apakah warna jaket almamater Universitas Gadjah Mada (UGM)?

Lebih penting mana, IPK atau organisasi?

Mengapa kita harus kuliah?

Bisakah kesuksesan diraih tanpa harus kuliah?

Apa motivasi terbaik Anda untuk seseorang yang mulai jenuh kuliah?

Apa strategi terbaik untuk mendapatkan IPK tinggi tapi tetap santai dalam kuliah?

Bolehkah ikut BEM meskipun sebenarnya tidak tertarik dengan dunia pergerakan mahasiswa?

Ketika menyadari bahwa Anda salah jurusan, apa yang Anda lakukan?

Pernahkah Anda di-drop out (DO) ketika kuliah?

Apa peristiwa paling menyebalkan ketika sedang mengerjakan skripsi?