selasar-loader

Mengapa alam semesta selalu mengembang?

Last Updated Dec 1, 2016

1 answer

Sort by Date | Votes
Naufan Nurrosyid P
Pernah menjadi tukang bebersih di Lab TheoComp ITB

cdt-plTdzwLI__nAS2Xo_1YBrSTqeX2D.jpg

Alam semesta adalah sebuah ruang yang ditempati oleh Galaksi Bima Sakti, yaitu sebuah galaksi tempat tata surya kita bekerja, yang berarti juga Bumi ada di dalamnya. Bumi berada di dalam “ruangan” yang kita kenal sebagai alam semesta, dan tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang tahu seberapa luasnya.

Mengapa sampai sekarang belum ada yang menemukan batas dari alam semesta kita? Apakah karena terlalu luas? Atau memang karena ukurannya yang terus membesar? Jika memang alam semesta terus membesar, apakah kita sebagai manusia ‘sebenarnya’ juga ikut mengembang?

Alam semesta itu tetap. Ukurannya memang sangat luas, sampai tidak terhingga. Tapi ya segitu-gitu saja. Sejak zaman Sir Isaac Newton, alam semesta, sebagai tempat terjadinya peristiwa ‘harus’ bersifat konstan, agar hukum-hukum fisika bisa berjalan di seluruh alam.

Tidak ada konsep bahwa alam semesta yang kita huni itu mengembang, setidaknya sebelum tahun 1929 ketika Edwin Hubble berhasil melakukan konfirmasi adanya pergeseran galaksi yang teramati, yang sedang menjauhi Bumi. Bahkan ia berhasil melahirkan persamaan fundamental tetang pergeseran kosmik, berupa v=Ho.r .

Menggunakan teleskop dari Bumi, Hubble berhasil mengamati perubahan cahaya yang datang dari galaksi yang sedang ia amati. Perubahan cahaya tersebut ternyata bergerak menuju spektrum merah. Hal itu menunjukkan bahwa galaksi yang sedang diamatinya sedang bergerak menjauh, sesuai dengan efek Doppler.

Sebelum penemuan Hubble ini mengguncang dunia sains, pada tahun 1917 Albert Einstein yang kala itu sedang menerapkan persamaan relativitas umumnya mengalami masalah akibat persamaan yang dikerjakannya telah mentok. Teorinya tidak akan bisa menghasilkan persamaan yang benar, kecuali ruang dan waktu harus mengalami distorsi. Masalahnya, alam semesta yang manusia tahu saat itu bersifat statis, dan luasnya tidak terbatas.

Einstein tidak memiliki ide tentang alam semesta yang dinamis serta terbatas. Namun cahaya mulai terlihat pada tahun 1922 ketika Alexander Friedmann mempublikasikan berbagai kemungkinan model alam semesta berdasarkan persamaan Einstein terdahulu.

Salah satu yang paling sempurna secara teoretis adalah adanya kemungkinan bahwa alam semesta bisa mengembang. Ditambah model “Expanding Universe” milik Georges Lemaître, sejak itu pandangan tentang alam semesta mulai tergoyahkan. Namun semuanya masih hanya perhitungan di atas kertas sampai Hubble berhasil mengamatinya secara langsung.

Sejak masa itu sampai saat ini, manusia harus mengetahui bahwa alam semesta tempat planetnya bekerja ini sedang mengembang. Lalu sampai ke pertanyaan utama, apa yang menyebabkan alam semesta kita terus mengembang? Jawaban singkatnya adalah momentum.

Saat pembentukan alam semesta pertama kali yang kita kenal sebagai peristiwa Big Bang, materi teramat padat itu meledak dengan kecepatan yang luar biasa cepat. Akibat dari ledakan dahsyat itulah sampai sekarang alam semesta ini terus mengembang.

Lalu apakah kita sendiri juga ikut mengembang? Apakah fakta ini yang menjelaskan fenomena membesarnya perut-perut orang di Bumi?

Tidak. Buncitnya kita tidak ada hubungannya dengan kisah ini. Momentum yang dirasakan alam semesta setelah Big Bang, menyebabkan mengembangnya ruang. Bukan materi. Bintang-bintang, galaksi, planet, juga kita penduduk Bumi, semuanya adalah materi.

Jadi kita tidak mengalami perluasan tersebut. Mengembangnya alam semesta dapat dianalogikan ketika kita memasukkan adonan kue dengan toping kismis ke dalam oven. Semakin lama roti akan mengembang, sedangkan jarak kismis akan semakin menjauh. Kismisnya sama sekali tidak membesar, hanya saling menjauh satu sama lain. Kue tersebut adalah ruang, sedangkan kismis adalah materi. Itulah alam semesta kita, luar biasa bukan?

#A2A

Answered Jan 22, 2017

Question Overview


2 Followers
1270 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apa dampak positif dan negatif Indonesia berada di jalur cincin api (ring of fire)?

Apa yang terjadi sebelum peristiwa Big Bang?

Bagaimana caranya memotret galaksi bima sakti secara utuh, sedangkan kita (di bumi) berada di dalamnya?

Apakah ada makhluk hidup lain selain manusia di alam semesta ini?

Terkait adanya penampakan Unidentified Flying Object (UFO), apa yang Anda bisa jelaskan terkait hal ini?

Apa yang membuat pergerakan benda-benda langit selalu teratur dengan sangat detail?

Dari mana asalnya medan magnet pada Black Hole?

Bagaimana penjelasan ilmiah berubahnya kromosom dari satu makhluk hidup menjadi makhuk hidup lainnya menurut teori evolusi darwin?

Siapa manusia pertama menurut sains? Dan Apa indikator ia telah menjadi manusia pertama?

Adakah kehidupan selain di bumi?

Mengapa permukaan bulan yang kita lihat di sini, selalu sama?

Mengapa pesawat tetap bisa terbang di atas bumi dan tidak terpengaruh dengan rotasi bumi?

Apakah mungkin jika pesawat terbang di suatu titik akan sampai lebih cepat di titik lain dengan menunggu bumi berotasi?

Mengapa nyamuk atau lalat tetap bisa terbang bebas meski ia di dalam mobil yang bergerak?

Berapa banyak sel yang dimiliki manusia sepanjang hidupnya?

Apa yang membuat sains di dunia Islam begitu maju di tahun 700-1100?

Mengapa jumlah jurnal ilmiah yang dilahirkan di Indonesia kalah jauh bila dibandingkan dengan negara lain?

Apa saja perusahaan besar di Indonesia yang memiliki banyak insinyur-insinyur dan ilmuwan-ilmuwan hebat Indonesia?

Apa saja prestasi ilmuan atau insinyur Indonesia yang diakui oleh dunia?

Apa yang kamu ketahui tentang UFO? Apakah kamu percaya bahwa itu nyata?

Mengapa ada gravitasi di alam semesta ini?

Apa fakta menarik yang perlu kita ketahui tentang planet, tata surya, bintang, dan alam semesta?

Apa yang kamu ketahui tentang Asgardia?