selasar-loader

Apa tema yang seharusnya pantas dikembangkan dalam berbagai film produksi Indonesia?

Last Updated Aug 21, 2017

2 answers

Sort by Date | Votes
AMEILIA PUSPITASARI
UNIVERSITAS:UNSOED FAKULTAS EKONOMI, JURUSAN EKONOMI PENDIDIKAN NIM: CIL017006.

Tema yang pantas dikembangkan dalam berbagai produksi film Indonesia adalah pengembangan pariwisata di Indonesia. Dengan mengusung tema pengembangan pariwisata di Indonesia, akan ada banyak tempat dapat menjadi destinasi pariwisata di Indonesia. Hal inilah yang akan menjadi promosi bagi Indonesia, terutama dalam sektor pariwisata yang tentu berpengaruh juga pada kunjungan wisatawan asing.

Answered Aug 22, 2017
Anonymous

zKUxUTP6RyweJOvO9rEtYt-ltfNTt8sC.jpg

Yang seharusnya pantas dikembangkan dalam berbagai film produksi Indonesia adalah tema-tema keindonesiaan. Mengapa demikian? Begini penjelasannya.

Film bagi saya adalah manifestasi dari kehidupan sebuah bangsa. Apapun yang sebuah bangsa lihat, dengar, rasakan, dan pikirkan terwujud dalam sebuah film. Tidak terkecuali Amerika Serikat sebagai sebuah bangsa. Film-film besutan Negeri Paman Sam menggambarkan definisi ini dengan sangat baik sehingga cocok dijadikan contoh kasus.

Orang-orang Amerika akrab, percaya, bahkan mengimani jargon stars upon the hill. Amerika melihat diri mereka sebagai protagonis, sebagai jagoan, sebagai pahlawan. Itulah sebabnya tema-tema kepahlawanan sangat digemari, bahkan hingga saat ini. Cerita-cerita heroik, mulai dari karakter sederhana macam koboi hingga yang berkekuatan super seperti Thor adalah andalan yang tak lekang waktu.

Sebagai protagonis, Amerika membutuhkan antagonis berupa hal-hal yang mereka khawatirkan. Pada era Perang Dingin, nama-nama Uni Soviet sering sekali dipakai untuk "memberi kode" pada penonton bahwa karakter pemakainya merupakan antagonis. Star Wars dan Star Trek, misalnya, juga merupakan film yang melambangkan kekhawatiran masyarakat Amerika akan kemungkinan perang nuklir pada era Perang Dingin. Apakah film ini laku keras? Anda sudah tahu jawabannya.

Era berganti. Jika pada masa lampau unsur-unsur antagonis ialah nama-nama Eropa Timur, kondisinya berbeda sekarang ini. Atribut Timur Tengah (dialek, cara berpakaian, dan latar konflik berupa gurun) serta isu-isu terorisme adalah unsur-unsur yang diposisikan antagonis. Ini melambangkan kekhawatiran masyarakat Amerika Serikat setelah era perseteruan dengan Soviet. Dan Amerika adalah Amerika. Mereka terus mencari antagonis baru dari masa ke masa demi terus menjadi star upon the hill. Menjadi protagonis. Ada yang salah dengan ini? Tidak. Ini adalah film. Manifestasi dari memori kolektif sebuah masyarakat. Ini adalah cara dan ciri Amerika. 

Sekarang, mari kembali ke negeri sendiri untuk menemukan ciri kita.

Saya melihat, tema-tema persatuan adalah tema yang pantas dikembangkan oleh perfilman Indonesia. Jika ciri khas film Amerika Serikat ialah dikotomi good guy-bad guy, Indonesia bisa selangkah lebih maju. Persatuan adalah isu negara ini. Dari masa ke masa, bahkan. Kalau sineas-sineas Indonesia bisa lebih berani dalam menampilkan karakter-karakter yang berasal dari berbagai suku dan membalutnya dengan unsur persatuan, baik sebagai tema utama maupun tema sampingan, perfilman Indonesia akan melangkah ke level selanjutnya. Film "?" telah memulai dengan sangat baik, meski memang cukup berat. 

Budaya kita kaya. Eksplorasi saja, lalu kombinasikan dengan kehidupan modern masyarakat global. Prosesnya bisa jadi seperti meracik kopi: berliku, namun hasilnya akan worth it

Oh, jangan lupa tampilkan destinasi-destinasi wisata berupa pegunungan dan pantai sebagai penyejuk mata. Kalau reality show macam Running Man saja bisa membuat berbagai landmark Korea Selatan dikenal masyarakat global, masak kita tidak bisa? ;)

 

Ilustrasi via radiomonash.net

Answered Sep 22, 2017

Question Overview


3 Followers
686 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apa itu Mazhab Frankfurt?

Bagaimana perkembangan Mazhab Frankfurt dalam konteks budaya populer?

Apa yang dimaksud dengan Teori Fetisisme Komoditas?

Apa perbedaan antara budaya massa dan masyarakat massa?

Apakah kaitan antara budaya massa dan amerikanisasi?

Apa pendapat Anda tentang amerikanisasi dan kritik atas Teori Budaya Massa?

Bagaimana pengaruh industri budaya terhadap musik pop?

Apakah kaitan antara James Bond dan strukturalisme?

Bagaimanakah konsep hegemoni Gramsci?

Sejauh manakah batasan-batasan dalam Posmodernisme?

Apakah di masa yang akan datang, ada film yang menyaingi ranking The Shawshank Redemption dan The Godfather di IMDB?

Mengapa sebagian besar film yang masuk ke bioskop Indonesia berasal dari Amerika dan bukan dari India?

Apa nasihat terbaik yang pernah Anda dapat dari menonton film?

Apa judul film Indonesia terbaik sepanjang masa?

Mana yang lebih bagus; film yang berdasarkan kisah nyata atau yang 100% fiksi?

Apakah The Walking Dead serial TV yang bagus?

Film apakah yang dianggap paling berpengaruh dalam memperkenalkan budaya populer?

Pada film apakah kita bisa melihat pengaruh nilai-nilai post-modernisme?

Bila saya ingin melihat pengaruh nilai-nilai modernisme, film apa yang Anda rekomendasikan?

Menurut Anda, negara manakah yang menguasai industri populer saat ini?

Adakah keterlibatan Indonesia pada Perang Dunia II?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Pernahkah Anda bertemu Presiden Joko Widodo?

Hal-hal apa sajakah yang harus dipenuhi agar Indonesia menjadi pemimpin budaya populer dunia?

Foto apa saja yang bisa mengubah cara pandang kita tentang Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Masakan/makanan Indonesia apa yang menurut Anda paling mungkin go international?

Mengapa bangsa Indonesia dapat sebegitu lamanya dijajah oleh Belanda?

Makanan/masakan Indonesia apa yang paling memiliki nilai sejarah tinggi?

Apa yang membuat beberapa suku di Indonesia masih tetap bertahan dengan gaya hidup tradisionalnya, misalnya Suku Badui?