selasar-loader

Apa dan bagaimana cinta itu?

Last Updated Nov 16, 2016

37 answers

Sort by Date | Votes

5ccP6uLKspdJjhC1S71-wnO6VftA_YSe.jpg

Cinta via sugar-daily.com

Cinta adalah perasaan untuk memberikan secara total. Adapun apabila obyek dari perasaan tersebut adalah manusia, maka hal ini menjadi rumit karena manusia memiliki sifat bebas yang membuatnya menjadi tidak terduga. Cinta yang berlaku dua arah dari dua pihak akan menimbulkan perasaan bahagia terutama bila keduanya menjadi atau merupakan pasangan. Adapun bila hanya satu arah, sangat mungkin memberikan suatu perasaan menderita bagai pihak yang mencintai dan bisa jadi perasaan enggan atau muak dari pihak yang tidak mau dicintai. 

Satu hal lagi yang menambah rumit adalah terkadang, ada orang yang jatuh cinta pada konsep cinta tanpa mempedulikan keinginan pihak yang dicintai. Di sini sering timbul adanya orang yang melakukan hal-hal yang dapat dianggap aneh, tidak sesuai, atau bahkan konyol dengan alasan "atas nama cinta". Saat cinta mulai ditunggangi syarat-syarat yang mengekang, maka perlu dilihat kembali apakah kita mencintai seseorang karena dia merupakan suatu pribadi atau mencintai seseorang karena ingin kita jadikan menjadi sesuai dengan keinginan kita.

Answered Dec 11, 2016
Erin Nuzulia Istiqomah
Bersyukurlah maka kamu akan bahagia :)

kHZHCgxEmoMocfQiyjDSMSRVtrcPEQfW.jpg

Cinta adalah ketika kamu memberikan banyak hal tanpa mengharap kembali. 

Cinta adalah ketika kamu memberi maaf bahkan jauh sebelum kesalahan itu terjadi. 

Cinta adalah ketika kamu mampu dengan lapang berjalan beriringan dengan dia yang telah menusukkan pisau belati tepat di hati. 

Dan cinta adalah keikhlasan, ketika kamu menyerahkan segala tentang dia kepada yang Maha Mencinta. 

Answered Dec 13, 2016

MLOxT0-bczJWxT_wYOF_-lSTU0M_oxQa.jpg

Cinta dan bagaimana itu cinta

Cinta adalah kata yang begitu akrab bagi kita, hampir setiap hari kita tidak bisa terlepas dari apa yang dinamakan cinta dan kita ada juga karena cinta. Bahkan kita pun sering melabel perasan yang kita miliki terhadap seseorang ataupun sesuatu dengan cinta, seperti lagui yang didendangkan oleh Joy tobing dan Dellon ( Indonesian idol ) “ SEMUA KARENA CINTA”. Cinta merupakan hal yang penting dan menjadi landasan dari kehidupan. Cinta memiliki sejuta pesona dan kekuatan yang sangat besar, karena cinta seseorang bisa  mencurahkan  kasih sayang, penuh gairan, semangat  dan mampu melakukan hal – hal yang kadang dirasa mustahil untuk dilakukan, dengan cinta pula seseorang bisa jatuh kedalam kedukaan yang mendalam dan dalam beberapa kasus  sampai hilang kesadaran jiwanya. Setiap orang memiliki pengertian dan memaknai cinta dengan cara yang berbeda-beda. Cinta merupakan kebutuhan dasar semua manusia baik kebutuhan mencintai maupun dicintai. Cinta adalah suatu perasaan emosional yang berupa kasih sayang terhadap sesuatu atau seseorang yang disertai dengan penghargaan, penghormatan,dan komitmen yang terwujud dalam perilaku  memberi perhatian (caring), perasaan membutuhkan (needing) ,rasa percaya (trust) dan toleransi terhadap kesalahan partnerny

Seseorang bisa jatuh cinta terhadap objek yang dicintai karena adanya kedekatan , kemenarikan fisik, dan kesamaan dan kebutuhan saling  melengkapi

Namun beberapa ahli dibidang psikologi mencoba untuk mendefenisikan apa itu cinta, Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi.  Cinta merupakan semua sifat baik yang mewarisi  semua kebaikan, perasaan belas kasih dan aksih sayang. Pendapat lainnya cinta adalah sebuah kegiatan / aksi aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lainnya, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, mrmbantu, menuruti perkataan, mengikuti , patuh dan amu melakukan apapun yang diinginkan objek yang dicintai.

Proses terjadinya cinta;

Menurut Domeena renshaw dari universitas Loyola “ Ketika jatuh cinta, aliran darah ke pusat otak akan meningkat, peningkatan aliran darah tersebut terjadi  di bagian otnk yang juga bertanggungjawab saat ornag mengalami kecanduan otak. Helen Fisher  dari universitas Jersey menyatakan ada tiga fase dalam tubuh yang dapat menciptakanb ketertarikan pada sesorang  yaitu:

1.      Lust ;  fase dimana terdapat gairah seksual yang dimunculkan oleh hormon testosterone dan esterogen ketika melihat penampilan seseorang.

2.      Attraction;  fase kedua dimana seseorang mulai tergila – gila boleh orang yang disukai sehingga tidak dapat memikirkan hal lain. Pada fase ini darah akan mengalir ke pusat otak dan mengatur rasa bahagia ketika kita merasakan perasaan luar biasa pada pasangan. Pada fase ini hormone dopamine, adrenalin, norepinephrerin , serotonin memainkan peranan penting

Dopamine bertanggung jawab menciptakan perasaan bahagia dan bahkan sering membuat kita terlihat lebih cantik saat jatuh cinta. Dopamine membuat jantung berdetak tiga kali lebih cepat, mengalirkan darah lebih banyak ke daerah pipi dan orangan seksual .

Adrenalin dan norepinephrine bertanggung jawab dalam menciptakan debar-debar pada jantung, kegelisahan, dan kesenangan merasakan cinta.

Serotonin adalah zat yang membuat otak bekerja tidak jauh beda dari kerja otak orang dengan gangguan jiwa.

Oksitoksin dilepaskan oleh kelenjar hypothalamus ketika dua orang dewasa mengalami orangasme saat berhubunganintim.

. Vasopressin adalah hormon pengendali ikatan jangka panjang pada mamalia.

Jenis – jenis cinta

Robert Sternberg menyatakan bahwa tiga komponen cinta (triangular theory of love), yaitu : keintiman (intimacy), gairah (passion) dan komitmen (commitment).

  1. Keintiman – Yang meliputi perasaan keterikatan, kedekatan, keterhubungan, dll.
  2. Passion – Yang meliputi antara cinta yang romantis dan daya tarik seksual.
  3. Komitmen – Yakni keputusan untuk tetap bersama pasangan dalam waktu yang panjang

Berdasarkan perasaan yang dirasakan dan reaksi fisiolgis tubuh ketika seseorang jatuh cinta Elaine Hatfield dari Universitas Hawaii membedakan  dua tipe dasar cinta yaitu:

1.      Companiote Love : Cinta kasih sayang yang ditandai dengan adanya saling keterikatan, saling menghormati, menghargai, kepedulian dan kepercayaan. Cinta jenis ini adalah kombinasi dari adanya keintiman dan  komitmen dengan obejek yang dicintai.

 

2.      Passionate love ; gairah cinta yang ditandai dengan emosi yang intesns, daya tarik seksual, kecemasan dan afeksi. Ketika cinta berbalas akan mendatangkan perasaan bahagia ,sebaliknya ketika cinta tak berbalas maka akan emnimbulkan kesedihan dan tak sedikit berujung putus asa. Cinta  jenis ini dihasilkan oleh  kombinasi dari adanya keintiman dan passion terhadap  objek yang dicintai.

 

3.      Selain dua dua jenis cinta di atas  Sternberg memperkenalkan bentuk cinta yang ketiga yaitu  cinta sempurna (consummate love) untuk menggambarkan kombinasi antara keintiman, gairah dan komitmen. Hubungan yang dibangun pada dua individu

 

Pada tahun 1973, John Lee dalam buku klassik-nya The Colors of Love menyebutkan ada tiga tipe Cinta yaitu : Eros adalah perasaan cinta pada seseorang yang dianggap paling ideal, Ludos; mengganggap Cinta sebuah permainana dan Storage; menganggap cinta sebuah persahabatan. Kombisasi dari ketiga warna cinta akan  mewarnnai bagaimana seseorang mencintai objek cintanya :

  1. Mania (Eros + Ludos) = Cinta yang obsesif (Obsessive love);
  2. Pragma (Ludos + Storge) = Cinta yang realistis dan praktis (practical love);
  3. Agape (Eros + Storge) = Cinta tanpa pamrih (Selfless love)

Bagaimana sifat dan bentuk  cinta yang kita miliki kembali lagi kepada dasar kenapa kita mencintai seseorang apakah hanya disebabkan oleh gairah atau lebih dalam lagi itu  dari pada itu.

 

sumber gambar: http://aktivasiotakkanan.net

Answered Dec 14, 2016
Heru Prasetyo
Seorang pejalan kaki yang juga suka naik trans Jogja dan becak.

Cinta itu tak bisa dilukiskan dengan kata-kata.

Cinta dirasakan dengan hati.

Hasil gambar untuk cinta

Gambar via sayap-imaji.com

 

Answered Dec 19, 2016
Yusran Mansyui
Menghancurkan sendi-sendi setiap ketakutan dalam Diri & membuatnya lebih berani

Hasil gambar untuk apa itu cinta

Menggelitik pertanyaannya hehehe. Menurut saya, cinta itu rasa, tak berbentuk, tak berwarna bahkan tak terlihat. Tapi "dia" ada dan sangat jelas keberadaannya. 

Gambar via blogspot.com

Answered Dec 19, 2016
Baskoro Aris Sansoko
Cinta itu Ada di Segala Spektrumnya

Hasil gambar untuk apa dan bagaimana cinta

Hidup di masyarakat yang heteronormatif, monogami, dan mono-amorous (menganggap cinta harus hanya pada satu orang) membuat saya memiliki suatu versi ideal tertentu tentang cinta, entah itu di dalam pernikahan maupun tidak. Bentuk cinta paling ideal, menurut saya dahulu, adalah seorang laki-laki dengan seorang perempuan menjalin ikatan pernikahan dan senantiasa bersama hingga kematian memisahkan mereka. Ide hubungan semacam ini tidak hanya diajarkan lewat famili dan lingkungan terdekat, tapi juga dimasukkan lewat media.

Sebagai anak kelahiran 1995, ada suatu momen ketika saya menonton film "Titanic" bersama keluarga saya. Ketika saudara perempuan saya dengan teman-temannya bermain ke rumah saya, mereka melihat film "A Walk to Remember" dan saya duduk di sana melihat film. Saya masih ingat begitu jelas bagaimana masyarakat dulu mencela hingga mengutuk seorang ustaz ketika dia memutuskan untuk menikahi seorang perempuan sebagai istri keduanya. Saya juga sangat suka pasangan kartun dari Disney, seperti Tarzan & Jane, Hercules & Megara, Beast & Belle, dan pasangan lainnya. Di masa saya SD, saya memainkan banyak game. Final Fantasy VII berakhir dengan Cloud gagal move on dari Aerith, Final Fantasy VIII berakhir dengan Squall dan Rinoa bersatu, dan Final Fantasy IX berakhir dengan Zidane dan Garnet hidup bahagia selamanya. Live happily ever after.

(Oh iya, dan ending "Final Fantasy X-2" yang membuat para fans marah tentang akhir cerita Yuna dan Tidus.)

Menceritakan momen-momen tersebut mengingatkan saya pada tiga orang itu. Tiga orang yang duduk dari masa kelahirannya di sebuah gua, mereka tidak bisa menggerakkan kaki dan tangannya karena terikat ke tanah. Mereka hanya bisa melihat bayangan yang terpantulkan dari luar gua. Tapi ini masalahnya, mereka tidak tahu bahwa ada “ yang di luar gua” karena mereka menghidupi keseluruhan hidupnya di dalam gua. “Yang di luar gua” tidak dapat mereka indra, sehingga mereka memandang bahwa bayangan yang dipantulkan adalah dunia yang asli. (Tidak, bahkan menggunakan kata “asli” juga tidak terlalu syarat karena mereka tidak mengetahui konsep “keaslian” yang hal ini disebabkan oleh ketidaktahuan mereka tentang konsep “kepalsuan”).

Suatu hari, salah satu dari mereka tiba-tiba bebas. Kemudian, dia pergi ke luar gua dan melihat kuda, sapi, gunung, matahari, laki-laki, perempuan, dan semua hal. Dia menyentuhkan tangannya ke aliran sungai dan merasakannya. Walaupun matanya mengalami kesusahan untuk beradaptasi dengan sinar matahari, dia seperti terbang ke dimensi lain. Kemudian dia berpikir bahwa dia melihat dunia yang nyata dan bayangan-bayangan yang terpantulkan adalah dunia yang palsu. Merasa tercerahkan, dia kembali ke gua untuk memberi tahu kedua temannya.

Dia memberi tahu kedua temannya namun memperoleh tanggapan yang tidak terduga. Teman-temannya tidak memercayainya dan mengatakan bahwa dia ditipu oleh bayangan jahat yang membuat bayangan lain menghilang untuk sekian waktu. (Aslinya, bayangan setan itu adalah kereta saya yang terkena sinar matahari terbenam). Cerita ini ide aslinya diambil dari tulisan Plato yang berjudul Allegory of The Cave. (Tapi saya menambah beberapa detail sendiri). Plato, kemudian, menyarankan untuk manusia mencari “dunia asli” dan ketika mereka menemukannya, mereka harus kembali ke gua dan memberitahu penduduk gua untuk meninggalkan gua walaupun mereka ditolak atau dibunuh.

Pertama kali, saya seperti “Ya, keren, itu benar.” Tapi, setelah saya memikirkan sedikit lagi, saya memilih untuk mengubah beberapa hal. Hmm, jujur, sulit untuk mengenali “dunia asli” di dunia yang saya tinggali ini daripada di Allegory of The Cave. Manusia dapat membedakan dengan mudah antara di dalam dan di luar gua, tapi di dunia seperti ini kita tidak benar-benar bisa tahu apakah kita hidup di dalam atau di luar gua. Kita juga tidak tahu apakah benar bahwa “gua” itu ada atau tidak. Oke, anggaplah kita coba sederhanakan dengan mendefinisikan bahwa “gua” adalah nilai dan norma sosial yang manusia itu dominan teirma dalam hidupnya. Coba kita katakan bahwa keluar dari “gua” berarti manusia itu mulai melihat pandangan berbeda bahkan bertentangan dari yang ia terima pertama. Tetap, tidak bisa secara pasti dikatakan apakah manusia itu keluar dari “gua” itu menuju “luar gua” atau bahkan ke “gua” yang lain. Kita masih tidak dapat menanyakan verifikasi apakah kita di dunia palsu atau asli karena kita tidak dapat menanyakan verifikasi apakah dunia yang berbeda atau bertentangan dari yang kita lihat itu palsu atau asli.

Untuk lepas dari dilema semacam ini, saya memilih untuk menghapus asumsi bahwa ada dunia yang “palsu”. Konsensi saya hal ini cukup besar; saya harus menerima bahwa dunia yang “asli” itu tidak ada. Karena hal yang “asli” hanya dapat dikenali ketika ada hal yang “palsu”. Jadi, tidak ada dunia “asli” dan “palsu”. Yang ada hanyalah dunia. Gua, bayangan, gua lain, bayangan lain, di luar gua, dan di luar gua lain adalah bagian-bagian dari dunia. Setiap bagiannya membangun dunia secara utuh dan holistik walaupun masing-masing bagian saling berkontradiksi dengan yang lain.

Hubungannya dengan topik cinta di atas, saya mulai meninggalkan gua saya secara perlahan (awalnya, takut) di masa SMP. Waktu itu, saya mulai menerima informasi dari media tentang hubungan homoseksual walaupun masih dalam model monogami dan mono-amorous. Tapi, saya dulu melihat bahwa poligami dan homoseksual sebagai “dunia palsu”. Di masa SMA, saya mulai menganggap poligami sebagai bagian dari “dunia asli” tapi tidak dengan hubungan pernikahan atau pun nonpernikahan monogami yang bersifat poly-amorous (pandangan bahwa cinta tidak hanya terbatas pada satu orang). Hari ini, saya menganggap (hampir) setiap bentuk cinta antar manusia menjadi bagian dari dunia; tidak ada yang “asli” atau “palsu”.

Anda mungkin akan berpikir bahwa saya membolehkan homoseksualitas atau bahkan pedofilia. Walaupun posisi saya...(more)

Answered Dec 30, 2016
Anonymous

Image result for cinta kamu

Cinta itu tidak bisa direncanakan dan selalu datang tiba-tiba. Ga pernah harus ideal dan seperti apa yang kita harapkan, tetapi biasanya cinta datang karena perasaan nyaman. Perasaan yang sulit diungkapkan secara harfiah dengan detail kata. Hanya yang mencintailah yang dapat merasakannya. Intinya, aku mencintaimu karena kamu adalah kamu, bukan orang lain.

Ilustrasi via blogspot.com

Answered Jan 3, 2017
Rezha Taufani
Psikologi Sosial, Psikologi Politik, Psikologi Lintas-Budaya

heQWJAh9ftwDLCpDSh5QNssrlSKPOfD2.jpg

Cinta menjadi topik yang menarik sejak zaman Before Century (BC) hingga saat ini, karena kita sebagai manusia pasti terlibat dan pasti akan menemui fenomena ini dalam rentang kehidupan kita.

Sejak zaman Mesir Kuno, cinta biasanya dikaitkan dengan kekuasaan, pengaruh sosial, daya magis, kekayaan, sampai menyentuh aspek ketuhanan yang diamini oleh masyarakat di zaman tersebut. Saya mencoba untuk mengambil contoh figur dari Cleopatra. Banyak orang yang menganggap dia sebagai suatu eksistensi yang setingkat dengan Tuhan seperti Isis dengan kemampuannya untuk "menaklukkan" para lelaki yang ada. Cleopatra lalu membunuh mereka setelah menidurinya karena hebatnya pengaruh yang ia miliki. Cleopatra memiliki kemampuan intelektual, sosial, bahasa, praktis dalam bidang alam, medikal, dan sastra yang sangat luas sehingga menjadi value yang luar biasa di mata para lelaki yang melihatnya.

Di Yunani Kuno, banyak mitologi-mitologi yang membahas bahwa kompleksitas cinta bahkan bisa terjadi di antara dewa-dewa yang dikatakan memiliki kuasa luar biasa dalam ideologi yang dipegang oleh para masyarakat di era itu. Sebagaimana kisah Orpheus, seorang anak dewa yang memiliki kekuatan untuk menciptakan lagu-lagu bagi para dewa yang berada di Olympus, dia rela pergi ke dunia kematian demi bertemu kembali dengan cintanya, Eurydice, dan membawanya ke dunia kehidupan.

Selama perjalanan, Orpheus membawakan lagu-lagu yang penuh dengan kepelikan dan kesedihan sehingga para penghuni alam kematian iba melihatnya, tidak menyentuh atau menyerang dewa yang berani masuk ke dunia kematian seorang diri.

Namun, akibat kebanggaannya yang terlalu berlebih karena telah menaklukkan hati para penghuni dan bahkan dewa dari alam kematian tersebut, Orpheus harus menerima kenyataan bahwa ia tidak bisa menemui cintanya untuk selamanya karena ia telah melanggar syarat dari Hades, sang dewa kematian, untuk tidak menoleh ke belakang dan melihat Eurydice selama perjalanannya membawa sang cinta menuju alam kehidupan. Lalu setelah itu, kehidupan Orpheus benar-benar hancur dan penuh dengan kesedihan. Dari cerita itu, kita bisa melihat betapa hebat pengaruh dari cinta itu sendiri.

Kita bisa membedah tentang cinta ini melalui beberapa gaya pandangan, seperti hukum Attachment di mana setiap manusia ketika lahir pasti memiliki keterikatan baik fisik maupun batin kepada seseorang yang selalu berada bersamanya dan memenuhi kebutuhannya, baik itu dari segi fisik maupun emosi.

Ada juga Freud dalam literasi Psikoanalisa yang beranggapan bahwa cinta merupakan suatu bentuk hasrat fisik yang ada pada setiap manusia, lalu diwujudkan dalam bentuk perilaku seksual.

Erich Fromm berkata lain. Dalam bukunya yang berjudul The Art Of Loving, ia mengatakan bahwa cinta merupakan substansi yang bersifat altruistik dan tidak memandang kondisi dari objek yang dijadikan sesuatu yang ia limpahkan rasa cintanya.

Kalau ditelaah dalam zaman ini, ada beberapa perbedaan signifikan yang bisa dilihat, seperti bagaimana seorang ibu memberi makan kepada anaknya yang masih belum bisa mengunyah makanan yang masih padat. Apabila saat ini sudah ada alternatif berupa makanan siap saji yang mudah untuk dikunyah anak-anak, pada zaman dulu, biasanya seorang ibu mengunyah terlebih dahulu makanan yang masih padat, lalu memberikannya kepada anaknya. Secara simbolik, ini seperti perilaku induk burung yang memberikan makanan kepada anak-anaknya.

Adapun orientasi dari seseorang dalam mencintai lawan jenisnya lalu mengekang segala ruang kebebasannya menunjukkan evolusi paradigma tentang cinta itu sendiri. Dulu, laki-laki memiliki kaitan erat secara peranan sebagai seseorang yang tangguh, memiliki fisik yang besar, dan kasar. Lalu, perempuan memiliki peran sebagai sosok penyayang, sabar, dan memiliki fisik yang kecil. Lalu saat ini, laki-laki lebih mementingkan pola perilaku yang "imut" di mana dulu, itu merupakan atribut yang biasanya dibawa oleh kaum perempuan.

Source Literature : Erich Fromm,The Art of Loving : 1956
                            Sigmun Freud, Introduction to Psychoanalysis : 1916
                            Diane Ackerman, A Natural History Of Love : 1994

"We live in a world where we have to hide to make love, while violence practiced in broad daylight."
- John Lennon

Answered Jan 11, 2017
Gagar Asmara Sofa
Sarjana Psikologi. Penulis syair, puisi, dan prosa di gagarasmara.tumblr.com

_NEjRSQKMvc-pTvQyA4nheAZz4bhj78q.jpg

Setidaknya ada tiga anteseden (hal-hal yang mendahului) jikalau kita akan menjawab pertanyaan ini. Pertama,  ialah subjektivitas. Kedua, adalah pengalaman pribadi soal cinta itu sendiri. Ketiga, adalah kemampuan terhadap pemaknaan hidup atau berfilsafat. Dan dua hal lagi yang harus patut ditimbang soal pertanyaan ini, bahwa manusia tiada akan pernah selesai membicarakan soal apa itu cinta dan tiada ukuran atau rumusan yang sahih perihal apa itu cinta. 

Nah, saya pikir, pertanyaan soal apa dan bagaimana cinta itu, tentu tidak bisa pembaca atau saya jawab serta merta secara eksplisit. Maka, saya ingin mengajak pembaca yang budiman sekalian untuk berfilsafat dan bersastra ria terkait pertanyaan tersebut...lewat puisi. Ada dua:

1. Perihal Cinta

Cinta adalah anugerah yg harus diusahakan
Ia tidak serta merta timbul dan muncul

Seperti matahari 
yang mengguggah sanubari 
pujangga di kala pagi
dengan puisi-puisinya 
yg melankoli 
bekas tadi malam
 ia mengotak-atik inspirasi

Atau seperti rembulan
yg menentrami pemimpi
di kala sunyi
di kala katak
dan cicak saling berdecak
Beradu-padu dengan detik-detik jam
Yg bahkan belum kusadari

Cinta adalah fitrah yg harus dihidupkan
Ia tidak sanggup membangun fitrah-fitrahnya sendiri

kalau tidak
ia akan buta, ia akan mati
Tuntun dan ramu sepenuh hati
Seperti Tuhan meramu tanah dan air 
sebagai zat penciptaan kehidupan
Atau dahan-dahan pohon 
yg siap sedia menjadi sarang para burung gereja
untuk anak-anak mereka; nantinya

Cinta adalah api yg harus dijaga kadarnya
Ia tidak boleh kecil atau redup
yg bisa dikalahkan oleh gulita,
juga tak boleh teramat besar
oleh hasrat yg tidak bertanggung jawab
dan oleh pihak-pihak yg suka menipu

Pada akhirnya..
Cinta adalah hujan,
adalah angin, 
adalah langit mendung,
langit cerah,
adalah bulan purnama sempurna,
tebaran gugusan bintang di langit, 
ombak musim pancaroba
dan riak tenang laut 
juga ketetapan-ketetapan dunia lainnya;
Ia tidak akan bisa kau bendung. 
Atau kau jadi majenun!

2. Perihal Cinta (2)

Cinta adalah suatu keniscayaan
Ia bersemayam, dalam lekuk-lekuk hati
tiap-tiap insan manusia
Ia menyebabkan manusia itu
punya rasa
welas asih, takut, khawatir
senang, sedih, haru, duka
benci, rindu, keji, suka

Aku mulai berpikir
Cinta itu mungkin pusat emosi manusia
Ia serupa cairan bening
tak berwarna, tak berbau
seperti udara, ia tak kasat oleh mata
seperti air, ia tak tersentuh, tapi terasa

Ia juga semacam naluri
apakah eros atau tanatos
yang akan ia serukan
terkadang manusia buta nuraninya
Ia menjebak hingga kita
sadar bahwa kehendak kita hilang.

Ia bisa menghentikan waktu
mempercepat waktu
memperlambat waktu
menginjak-injak waktu
hingga waktu tunduk
Lalu, kita yang merasakan semua
Cinta hanya tertawa saja di sana
sedang kita bisa saja tersesat,
hilang, atau menemukan tempat
persinggahan yang baru
masih sunyi dan hijau, siap untuk ditanami

Coba ceritakan padaku,
apa arti cinta menurutmu?

Answered Jan 30, 2017
'Youly Chang'
Wanita biasa yang tertarik pada hal-hal yang tidak biasa.

OvazW0pjuj6cj5I_N8quDGA3Kmy1Z7Gm.jpg

Kalau mendapat pertanyaan tentang cinta, kenapa rerata orang mikirnya cuma cinta antara dua manusia yang sedang dimabuk asmara? Padahal, cinta itu maknanya luas, seluas samudera biru yang kedalamannya tidak dapat diselami (halah, lebaynya kumat).

Menurut saya pribadi, cinta itu ada beberapa macam.

  • Cinta ayah/ibu kepada anaknya, yaitu ketika seorang ayah rela bekerja dari pagi hingga malam hari demi mencukupi kebutuhan anaknya, demi ingin melihat anaknya tidak kekurangan baik itu makan sampai pendidikan, dan Ibu rela menjadi super women demi mengurus anak-anaknya, dan memastikan agar anaknya tumbuh dengan baik.
  • Cinta kepada sesama mahluk hidup, di mana ada sekelompok orang yang peduli lingkungan bergabung demi mengembalikan keseimbangan alam dari ulah orang-orang yang tidak peduli, berusaha menyelamatkan satwa-satwa yang hampir punah, juga mengembalikan hewan-hewan buas ke habitatnya. 
  • Cinta kepada Sang Pencipta, sampai manusia dengan suka rela meluangkan waktu untuk berdoa/bersujud dan mengucap syukur atas apapun yang telah Sang Pencipta berikan padanya. 
  • Cinta kepada seseorang, yang katanya datang dari mata turun ke hati.

terakhir....

  • Cinta yang lebay alias berlebihan. Ini adalah jenis cinta yang paling aneh bagi saya karena orang yang mencintai secara berlebihan bisa kehilangan akal sehatnya dan mau melakukan apapun demi orang atau sesuatu yang sangat dicintainya.

 

Answered Feb 23, 2017
Achmad Humaidy
Freelance Writer; Membaca, Menulis, dan Menjelajah Dunia Maya; My IG:@me_eksis

Dj0IV5eDvOsdoSzlnvloYqSyYeHOyzDB.jpg

via viki.com

Cinta itu tak boleh terdeskripsi oleh kata. Cinta bukan berarti saling mengetahui, melainkan saling memahami. Cinta tak mungkin terdefinisi dengan bualan. Cinta itu hadir dengan perbuatan, bukan sebatas ucapan.

Aku pun teringat bagaimana makna cinta yang ada dalam novel 5 CM,  “Cinta hanya bersemayam di dalam keheningan jiwa, bukan di antara kemarung tubuh yang berbisik"

Cintai siapa saja yang kita senangi. Tetap menjadi diri sendiri karena cinta sejati butuh bukti dari dalam hati. Aku ada karena cinta. Aku hidup untuk cinta. Dan suatu saat, aku akan meninggalkan dunia dengan cinta kasih dari orang-orang sekitarku. Kalau bukan cinta, keberadaan kita di dunia pastilah kehilangan makna.

 

Answered Mar 3, 2017

gXUmvFxELzLaFEuYWz7Pl2MgiviWcQz6.jpg

Cinta adalah ketika kita menginginkan nasi bungkus, tetapi yang kita dapatkan malah nasi campur dengan lauknya yang menggoda. Gratis lagi! Diberi oleh tetangga. :)

Cinta adalah ketika seseorang kumal berdiri di perempatan, menengadahkan tangan meminta recehan namun seorang Dinas Sosial malah memasukkannya untuk bekerja dengan selayaknya.

Cinta adalah ketika sepasang kekasih memutuskan untuk menikah ditengah himpitan hidup dan suasana keprihatinan. Berjuang berdua demi masa depan yang lebih baik. Seperti sebuah foto dari pernikahan pada kemah pengungsi korban Lapindo: http://www.ifi-id.com/surabaya/ifi-surabaya-gelar-bulan-foto

Cinta adalah sesuatu yang membuat kita memutuskan untuk terus hidup dan meninggal dengan normal, bukan memutuskan untuk mengakhirinya dengan sekejap mata.

Answered Mar 15, 2017

rV0g2n3VayE3__umIuXEj56wQPtihtMI.jpg

via aktivasiotakkanan.com (FR)

Cinta itu ibarat pasir yang digenggam. Semakin erat engkau genggam semakin cepat dia terlepas dari genggamanmu. Apabila kau biarkan terbuka genggamanmu maka dia akan tetap berada di telapak tanganmu hanya perlu dijaga agar tidak tertiup angin dan terjatuh.

Answered Apr 5, 2017
Christie Damayanti
Just disabled woman, architect, urban planner, author, philatelist; motivator

9HA8hegEIcvfF75Wb2vK9EF2faz7cwdG.jpeg

via wikimedia.org (FR)

Ketika kita mau berkorban demi orang yang dicintainya tanpa syarat sama sekali.
Ketika kita selalu sabar dan mengalah tentang apa yang orang yang kita cintai.
Ketika kita selalu lemah lembut untuk apa dan siapa yang kita cintai.
Cinta dan kasih adalah mau berkorban, panjang sabar, selalu mengalah, memberikan hidupnya untuk orang-orang yang kita kasihi .....

Answered Apr 13, 2017
Anonymous

-XrFDZ3PCl167vkdyX6IS_5kbtV7Lrzy.jpeg

Cinta adalah Drug Alami yang diberikan Tuhan pada manusia dengan cara halal dan suci. Dengan merasakan cinta manusia akan merasakan efek yang sama dengan menkonsumsi narkoba. Drug adalah Narkoba Created By God. Satu satunya Narkoba yang halal dan thaiban tentunya jika "dipakai" dengan dosis yang tepat dan di jalan Nya. 

Answered Apr 18, 2017
Sugiarto
Communication Bandung Islamic University

9u3WyYc885l7r5MnXhrreaUTzk4Lg_dk.jpg

Menurut saya, cinta itu bukan hanya soal saling memiliki, tetapi juga saling melengkapi dan menyempurnakan akan kekurangan pasangannya. Cinta itu tumbuh dengan sendirinya, tanpa ada paksaan atau tekanan. Cinta itu ada pada waktunya, cepat atau lambat kita akan menemukan cinta. Tapi cinta tak seindah yang dirasa, kadang mereka begitu membahagiakan tetapi terkadang membuat kita merana.

 

sumber gambar: static6.com

Answered May 4, 2017
Anonymous

TXcLlsQSZ9x6lEpsrYuTAfqk-ti_u-Ag.jpg

Hahaha, saya gak pernah bisa mendeskripsikan makna dari kata cinta.

Yang saya tahu, cinta itu tulus dan gak selamanya harus saling memiliki. Terkadang, kita harus bisa merelakan cinta itu pergi dengan ikhlas.

Cinta itu bisa datang kepada siapa saja dan beberapa darinya datang tanpa alasan. 

Ketika cinta itu mulai tumbuh, maka nikmatilah dengan penuh suka cita.

 

Hahahaha.... #ngaco

Answered Jun 19, 2017
monica jung
Mahasiswa FISIP UI 2017

Love. Dua orang yang jatuh hati dan berjanji selalu setia mencintai dan tidak ada orang keberapapun. Cinta abadi selalu di hati.

Answered Aug 3, 2017

Hasil gambar untuk cinta

Cinta adalah emosi yang berasal dari kasih sayang yang kuat dan rasa tertarik terhadap suatu objek (dapat berupa apa saja seperti manusia, hewan, tumbuhan, alat-alat, dan lain sebagainya) dengan cenderung ingin berkorban, memiliki rasa empati, perhatian, kasih sayang, ingin membantu, dan mau mengikuti apa pun  yang diinginkan oleh objek yang dicintainya. Sebenarnya, cinta itu sulit untuk didefinisikan karena sifatnya subjektif. Jadi, setiap individu dapat memiliki pemahaman yang berbeda mengenai cinta, tergantung bagaimana ia menghayati dan pengalaman yang dialaminya.

 

Ilustrasi via kissda.files.wordpress.com

Answered Aug 10, 2017
lilis kartika
an ordinary girl

Sebenarnya cintu itu abstrak, udah disakitin tapi masih tetap cinta. Tapi, semua manusia pasti butuh cinta walaupun cinta gak bikin kenyang, sih.

Answered Aug 12, 2017

Question Overview


and 38 more
56 Followers
6333 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Kepada siapa kecenderungan waria memilih pasangannya?

Bagaimana rasanya ditinggalkan oleh orang yang sangat dicintai?

Lagu apa yang membuat Anda teringat pada mantan kekasih?

Siapa nama mantan pacar pertama kamu? Bagaimana kabar dia saat ini?

Bagaimana cara mendekati/PDKT dengan wanita yang benar?

Siapakah cinta pertama Anda?

Gejala apakah yang biasanya dialami oleh orang yang sedang jatuh cinta?

Seperti apa patah hati (broken heart) terhebat yang pernah Anda alami?

Apakah menyukai pria mapan lantas membuat perempuan menjadi materialistis (matre)?

Adakah kaitan antara parfum dan kepribadian seseorang?

Apakah status sebagai anak tunggal mempengaruhi sikap politik Presiden ke-6 RI?

Apakah status sebagai anak lelaki satu-satunya dalam keluarga mempengaruhi sikap politik Presiden Jokowi?

Pada umur berapa sebaiknya anak diajak untuk menjalankan ritual keagamaan?

Apa yang menyebabkan orang takut menikah?

Apa yang menyebabkan seseorang takut menghadapi masa depan?

Mengapa respons orang sedih umumnya menangis?

Apakah menangis itu sehat atau malah membuat sakit?

Apakah merek parfum yang paling cocok untuk wanita?

Apakah perbedaan antara parfum dan cologne?

Apa yang membuat harga parfum begitu mahal?

Apakah wanita mengenakan parfum untuk menarik perhatian pria atau ada alasan lainnya?

Apa tujuan laki-laki memakai parfum?

Bagaimana cara memakai parfum yang benar?

Bagaimana cara memakai cologne yang benar?

Apakah parfum yang aromanya paling maskulin?

Apakah parfum yang aromanya paling feminin?

Parfum pria apa yang aromanya bisa diterima oleh semua orang?