selasar-loader

Hitler berkata, jika tidak suka suatu peraturan, patuhi dan jadilah yang teratas lalu ubahlah. Apakah Tsamara pernah terbersit melakukan hal semacam itu juga?

Last Updated Aug 16, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Tsamara Amany
Aktivis Media Sosial dan Perempuan

_oh3sD2EK4Q2OiIzOYjkv6_9UyP0uI8P.jpg

Sebenarnya memang aku terbersit untuk masuk dalam sistem. Aku selalu katakan, “Merebut politik, merebut kekuasaan.” Kenapa? Kekuasaan itu nggak masalah. Yang masalah adalah kekuasaan itu dipakai untuk korup, untuk ngambil uang pajak rakyat ke kantong pribadi, itu bermasalah. Tapi kalau kekuasaan itu dipakai untuk mengeluarkan kebijakan politik yang bermanfaat bagi masyarakat, kebijakan publik yang bermanfaat bagi masyarakat, subsidi kesehatan, subsidi pendidikan, kalau di Jakarta itu ada Kartu Jakarta Pintar, kemudian subsidi transportasi publik, pembangunan infrastruktur yang menjamin konektivitas kita dari Sabang sampai Merauke, maka kekuasaan menjadi sangat bermanfaat. Kekuasaan menjadi alat untuk melayani masyarakat.

Nah, sampai saat ini, aku memang merasa bahwa kita kesal banyak sekali korupsi di DPR, kesal dengan hak angket, kesal dengan wacana pembangunan apartemen ini. Banyak sekali yang bikin kita kesal. Nggak cuma sekarang, kalau kita runut dari belakang. Karena itu kita harus masuk ke dalam sana, karena DPR harus ada, jelas kita butuh lembaga DPR. Kita nggak mungkin dong, membiarkan pemerintah berjalan sendiri. Negara yang baik itu kalau pemerintahnya bagus, DPR-nya menjalankan fungsi check and balances yang bagus. Menjalankan kritik yang konstruktif, memberi pujian kalau memang mereka bagus, betul-betul kerja, bukannya nggak pernah masuk dalam rapat paripurna kunjungan kerja nggak jelas, nah itu kan harus kita ubah. Untuk bisa mengubah, kita harus berada di dalam sana untuk betul-betul mengubah hal tersebut. Karena kalau nggak, siapa yang mau mengubah? Kita nggak bisa dengan hanya protes-protes saja.

Sumber gambar: CNN indonesia

 

Answered Aug 25, 2017

Question Overview


2 Followers
573 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Bagaimana rasanya menjadi imam besar Masjid Istiqlal?

Sebagai imam besar masjid, bagaimana cara Bapak Nasaruddin Umar menjadi pengayom umat Islam Indonesia di tengah banyaknya ormas Islam di Indonesia?

Apakah ada program di Mesjid Istiqlal yang bertujuan agar anak-anak muda di Jakarta menjadikan Mesjid Istiqlal sebagai pusat untuk menimba ilmu tentang Islam? Jika ada lalu apa saja program tersebut?

Bagaimana tanggapan Bapak sebagai Imam ketika ada segelintir orang menautkan gerakan ISIS dengan Islam?

Bagaimana agar kita bisa umat Islam mudah berkomunikasi dengan mereka yang tidak memiliki agama/ atheis?

Bagaimanakah definisi Radikal dalam beragama?

Bagaimana pandangan Anda mengenai perkembangan Islam lewat tradisi esoteris Syekh Siti Jenar?

Bagaimana menjadi pribadi yang bisa istiqomah?

Apa arti dari beriman tetapi belum berhijrah?

Seperti apa beban menjadi seseorang yang dikenal sebagai ulama?

Bagaimana tanggapan Tsamara mengenai apartemen untuk DPR?

Apa idealisme yang selalu dipegang teguh oleh seorang Tsamara dalam hal berpolitik?

Apakah konsep perempuan politik menganut paham feminisme?

Sejauh mana batasan kesetaraan gender menurut Tsamara? Ataukah tidak terbatas?

Mengapa PSI tidak mau memiliki kader yang sebelumnya pernah memiliki pengalaman di dunia politik? Bukankah pengalaman, kompetensi dan idealisme menjadi kunci agar bisa sukses dan bertahan di dunia politik?

Mengapa Mbak Tsamara Amany bercita-cita ingin jadi Gubernur DKI Jakarta?

Bagaimana pendapat Tsamara Amany mengenai politik kampus?

Apa yang memotivasi Tsamara Amany terjun di dunia politik dengan usia yang masih muda?

Motivasi apa yang membuat Tsamara mau bergabung dalam dunia aktivis di tengah banyaknya mahasiswi saat ini yang cenderung pragmatis?

Tsamara, apa yang membuatmu kebal dan berani bicara mengangkat topik yang "tak normal" ditujukan untuk "beliau-beliau terhormat'?

Mengapa Hillary Clinton yang mendapatkan popular votes terbanyak tidak terpilih sebagai Presiden?

Apakah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat akan mengubah wajah dunia?

Mengapa seseorang bisa tertarik bergabung dengan ISIS?

Mengapa seluruh periset di lembaga survei dan media Amerika Serikat gagal dalam memprediksi Hillary Clinton sebagai Presiden?

Beranikah Donald Trump mewujudkan janji-janji kampanyenya dengan mengusir imigran ilegal, mencegah Muslim masuk, dan memproteksi produksi AS dari gempuran barang komoditas Tiongkok?

Bagaimana cara Bareskrim Polri bekerja saat menentukan status kasus yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Apakah aksi damai 411 ditunggangi kepentingan politik tertentu?

Seperti apa karakter pemimpin ideal yang pantas memimpin Jakarta?

Apa yang menyebabkan perilaku koruptif seperti tidak dapat dihilangkan di Indonesia?