selasar-loader

Bagaimana implementasi growth hacking atau akuisisi user baru yang paling efektif untuk sebuah produk teknologi yang baru launch?

Last Updated Nov 30, 2016

1 answer

Sort by Date | Votes
Hilman Fajrian
Founder Arkademi.com

QOxFx2ZiFGMsbZuI8_sPyhDStOOEjwbS.jpg

Tergantung di industri atau bidang apa mereka bergerak dan model bisnisnya. Tapi secara umum, berikut implementasi growth hack dalam user acquisition:

1.  Leverage pre-launch
Memanfaatkan momentum sebelum kickstart. Strategi ini banyak dilakukan oleh brand besar sebelum merilis produk. Tak hanya men-trigger rasa penasaran, tapi juga memberikan beberapa penawaran menarik bagi early user, termasuk menggelar campaign di mana informasinya bisa dengan mudah dibagikan.

2. Social proof
Toko-toko online biasanya mengimplementasikannya dengan cara menampilkan testimoni. Ruang-ruang testimoni ini sangat beragam, mulai dari sekedar screenshot, menempatkannya pada platform kita, iklan, lomba blog, dsb. Menempatkan logo-logo mitra bisnis atau media high profile. Menampilkan statistik pertumbuhan secara real time jumlah pengguna, visitor, artikel, pelapak dsb.

3. Refferal/invite based rewards
Memberikan giveaway bagi pengundang (inviter) user baru dan pengguna refferal. Strategi ini paling banyak digunakan, termasuk oleh GO-Jek cs. Selain meningkatkan user, strategi ini juga bisa digunakan untuk membangun lead.

4. Limited offer
Penawaran terbatas, berdasarkan waktu atau jumlah.

5. High-profile user
Mengakuisisi pengguna high-profile yang dapat menjadi magnet bagi user lain. Contohnya, seperti selasar mengundang Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah untuk ikut menulis di selasar.

6. Segmented market
Fokus pada segmen pasar yang spesifik, namun bernilai tinggi dan berdekatan. Facebook menggunakan target ini di masa awal dengan menyasar komunitas mahasiswa.

7. API/product integration
Mengintegrasikan produk kita dengan produk existing milik mitra, seperti Zynga terhadap Facebook dan Paypal terhadap Ebay. Atau sesederhana API login/signup menggunakan akun FB, twitter, atau Google.

8. Trial dan freemium.
Strategi umum yang biasa digunakan platform SaaS dimana user bisa mengujicoba atau menggunakan kapabilitas minimum sebuah layanan.

9. Community hack, social profile hack, email signature hack
Membangun impresi brand dengan menempatkannya pada tempat-tempat umum melalui anggota perusahaan. Misalnya, para petinggi selasar yang menempatkan foto mereka sedang mengenakan kaos selasar pada foto profil social media mereka. Menuliskan brand pada profile keanggotaan platform-platform populer seperti forum, Disqus, blog dsb. Termasuk juga menuliskan brand pada sarana komunikasi seperti email signature.

10. Viral loop
Paling penting, paling sulit, dan tak semua bidang bisa melakukan viral loop. Viral loop merupakan impian dari semua marketer. Pada dasarnya, setiap marketer menginginkan koefisien viral setinggi-tingginya. Dengan koefisien viral 1, artinya 1 user dapat membawa 1 user baru. 1.000 user, membawa 1.000 user baru, dst. Bila koefisien viral kurang dari 1, kematian bisnis itu hanya soal waktu.

Hack viral loop hanya bisa dilakukan ketika ia menjadi elemen paling fundamental dari produk Anda dan mudah dilakukan. Salah satu caranya seperti yang dilakukan oleh rata-rata aplikasi instant messanger (IM) yang menawarkan Anda meng-invite semua orang dalam kontak telepon untuk menggunakan aplikasi itu. LinkedIn menggunakan viral loop dengan menawarkan undangan ke seluruh kontak email. 

Salah satu yang fenomenal adalah viral loop yang dilakukan Paypal tahun 90-an. Pembeli cukup mengirimkan uang lewat akun Paypal-nya ke email penjual. Bila penjual itu tak memiliki akun email, penjual 'terpaksa' membuat akun Paypal. Begitu pula sebaliknya.

Selasar juga menggunakan viral loop di mana user dapat membaca konten secara penuh ketika sudah mendaftar/login.

Kabar buruknya adalah, tak semua bisnis bisa menggunakan viral loop ini, yang bila dipaksakan justru bisa sangat mengganggu dan menghambat akuisisi user.(*)

Answered Mar 22, 2017

Question Overview


2 Followers
673 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Apa bedanya marketing dan sales?

Mengapa kebanyakan produk bermerek ditargetkan pada pasar anak muda (youth culture)?

Apakah tips efektif membuat off-page strategy dalam ruang lingkup Search Engine Optimization (SEO)?

Apakah tips efektif membuat on-page strategy dalam ruang lingkup Search Engine Optimization (SEO)?

Apa itu growth hacking dan apa yang membuat keahlian ini menjadi begitu istimewa?

Seperti apa strategi jitu beriklan di Facebook?

Seperti apa strategi jitu beriklan di Google?

Seperti apa strategi jitu beriklan di YouTube?

Berapa banyak waktu dan uang yang harus dikeluarkan agar konten dalam web kita menjadi no 1 di halaman pertama Google search engine?

Seperti apa kualifikasi utama seorang growth hacker?

Seperti apa kualifikasi utama seorang social media strategist?

Apa yang dimaksud dengan growth hacker?

Apakah kehadiran seorang growth hacker penting dalam sebuah startup digital?

Apa fungsi utama seorang growth hacker?

Apa yang dimaksud dengan growth hacking?

Siapakah menurut Anda yang akan memenangkan kompetisi di Indonesia; Go-Jek, Uber, atau Grab?

Bagaimana cara melakukan usability testing untuk sebuah produk digital?

Seberapa penting usability testing dalam proses pembuatan sebuah produk digital?

Apa yang dimaksud dengan usability testing?

Apa perusahaan teknologi terbaik di Indonesia?

Mengapa banyak orang India menjadi CEO perusahaan digital internasional?

Apakah merek parfum yang paling cocok untuk wanita?

Apakah perbedaan antara parfum dan cologne?

Apa yang membuat harga parfum begitu mahal?

Apakah wanita mengenakan parfum untuk menarik perhatian pria atau ada alasan lainnya?

Apa tujuan laki-laki memakai parfum?

Bagaimana cara memakai parfum yang benar?

Bagaimana cara memakai cologne yang benar?

Apakah parfum yang aromanya paling maskulin?

Apakah parfum yang aromanya paling feminin?

Parfum pria apa yang aromanya bisa diterima oleh semua orang?