selasar-loader

Apa yang melandasi suami mengizinkan istri untuk berkarir/bekerja di luar rumah?

Last Updated Nov 30, 2016

5 answers

Sort by Date | Votes

Hasil gambar untuk suami mengizinkan istri berkarier

Seharusnya ini lebih tepat dijawab oleh sang suami (cc. Joko Pebrianto Trinugroho), tapi berhubung saya di A2A oleh Erin Nuzulia Istiqomah, saya mencoba menjawab dari sudut pandang istri.

Ketika suami saya (dulu masih calon) bersedia untuk menikah dengan saya, saya menyatakan bahwa saya mempunyai aktivitas di luar rumah, salah satunya adalah bisnis. Saat itu, saya mengutarakan bahwa ketika sudah berkeluarga saya ingin diberi kesempatan berkembang dan didukung untuk beraktivitas di luar rumah. Ketika saya bercerita mengenai aktivitas saya saat itu, suami saya berkomitmen dalam hatinya untuk mendukung usaha saya (ngakunya dia sih gitu).

Ketika suami mengizinkan istri untuk berkarier atau bekerja di luar rumah, maka bisa jadi dia melihat ada benefit-benefit yang datang. Entah itu untuk sang suami, istri, atau keluarga secara keseluruhan. Yang pasti, sebagai imam yang baik, sang suami sepatutnya membuat keputusan yang terbaik untuk seluruh keluarga, tidak hanya untuk kepentingannya sendiri. 

 

Ilustrasi via blogspot.com

Answered Jan 5, 2017
Roisiyatin Roisiyatin
Seorang Pembelajar | Penulis| Petualang alam| Pecinta Tuhan| Sahabat buku dan ko

YbDHtv31Mk5oEdFy4pItGkD32apVXmlE.jpg

via vemale.com (FR)

Pendapat subjektif saya, alasannya adalah karena suami itu merasa perlu istrinya berkembang. Dalam artian, ketika istri berada di luar rumah akan banyak peluang untuk mengembangkan diri. Bukan berarti di rumah menjadi tidak berkembang, tetapi tetap saja akses sosialisasi nyata yang langsung dengan lingkungan lebih efektif ketimbang sosialisasi tidak langsung di dunia maya.

Answered Apr 11, 2017

nDbUYmeexcoFpxWhedVwOrCp7NjmCRJs.jpg

via Cosmopolitan Indonesia (SUM) 

Saya masih berusia 21 tahun dan sekarang saya masih seorang mahasiswa dan belum berkeluarga. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika saya ikut berpendapat mengenai alasan suami mengizinkan istrinya bekerja atau berkarier. Mengapa saya tertarik untuk menjawab pertanyaan ini? Alasannya adalah karena saya memiliki tuujuan atau bisa dibilang prinsip bahwa jika suatu hari saya sudah menikah dan memiliki keluarga sendiri, saya berencana untuk tetap bekerja sebagai wanita karier.

Berkaitan dengan pertanyaan di atas, saya akan berusaha  berpendapat sesuai dengan pemikiran dan pemahaman saya. Seperti yang sudah saya pelajari dalam sebuah kitab, di situ menyebutkan bahwa kewajiban laki-laki salah satunya adalah menafkahi istri dan anak-anaknya. Saya tidak pernah membaca bahwa di dalam Islam, seorang istri dilarang untuk bekerja, kecuali memang ia bekerja tanpa persetujuan dari suaminya.

Apa yang melandasi suami mengizinkan istrinya bekerja?

1. Untuk membantu suami dalam mencari nafkah untuk keluarga

Setiap hari, kebutuhan setiap orang semakin bertambah, apalagi bagi seseorang yang sudah memiliki eluarga karena mereka juga harus menafkahi istri dan anak-anaknya. Seseorang bekerja tentunya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga untuk bekal dalam memenuhi kebutuhan di masa yang akan datang. Di dalam keluarga, orang tua wajib memikirkan bagaimana kehidupan anak-anaknya kelak. Normalnya, orang tua juga menginginkan anak-anaknya dapat memperoleh pendidikan setinggi-tingginya. Oleh sebab itu, alasan utama seorang istri bekerja adalah tentunya untuk membantu suami mengumpulkan dana untuk memenuhi kehidupan keluarganya saat inii dan di mas yang akan datang. 

2. Suami ingin ilmu yang sudah didapatkan istrinya dapat bermanfaat sehingga tidak sia-sia

Seorang istri yang memiliki pendidikan tinggi, biasanya bercita-cita atau berkeinginan sebagai wanita karier, tentunya berkarier sesuai dengan bidang yang dipelajarinya semasa kuliah. Oleh sebab itu, salah satu alasan untuk menyalurkan ilmu yang sudah didapatkannya adalah dengan menyalurkan dalam dunia kerja.

3. Suami tidak ingin mengekang istrinya dan ingin istrinya berkembang sesuai dengan minat dan kemampuannya.

Seorang istri terkadang tidak ingin hanya berdiam diri rumah dan melakukan pekerjaan rumah. Ia juga ingin berkembang di luar rumah sesuai dengan minat dan kemampuannya. Hal ini sesuai dengan hakikat manusia bahwa manusia tidak akan pernah puas terhadap suatu hal. Mereka akan berusaha untuk melakukan hal-hal yang lain yang belum pernah dilakukan atau dicapainya. Oleh sebab itu, suami yang baik seharusnya tidak mengekang istri dan mengizinkan istrinya untuk dapat mengembangkan dirinya sesuai dengan minat dan kemampuan yang dimilikinya. 

Meskipun suami sudah mengizinkan istri untuk berkarier sesuai dengan keinginannya, seorang istri juga harus tetap memperhatikan tugas utamanya dalam keluarga. Mereka harus pintar-pintar mengatur waktu agar mereka dapat mengurus keluarganya dengan baik, di samping juga ia berkarier di luar rumah. Seorang istri harus tetap mengutamakan keluarganya, terutama mengutamakan waktu dengan anak-anaknya karena seorang anak pada dasarnya sangat memerlukan kehadiran ibu di sekitarnya. 

Answered Apr 11, 2017
Turfa Auliarachman
Penikmat kabar teknologi dan pengguna produk-produknya

Fju-xTQT_cCPNwErLCEjCgxylkfNYCCp.jpg

Sebenarnya saya masih muda dan belum berkeluarga, tapi jika sat in saya sudah menikah, saya pun akan mengizinkan istri untuk bekerja. Mengapa?

  • Tentu untuk membantu keuangan rumah tangga. Dan jika gaji saya sudah mencukupi pun,  uangnya bisa ditabung.
  • Menambah wawasan dan pergaulan istri. Hal ini akan sangat berguna ketika kami mendidik anak.
  • Mencegah kebosanan istri jika selalu di rumah.
Meskipun begitu, mungkin saya akan mempertimbangkan istri untuk berhenti sejenak ketika anak masih kecil. Selain itu, saya tidak akan terlalu mendorong istri untuk mencapai karir yang terlalu tinggi, Karena bukan kewajibannya.
 
 
Terakhir, saya ingin Google Nexus ya min ;)
 
sumber gambar: okezone.com

Answered May 3, 2017
Mugniar
Blogger www.mugniar.com | Freelance writer

gmAUTLzktb0BsJw_woPIbiBg6L86Ea6n.jpg

Ada suami yang demikian. Karena dia mendukung istrinya dan menganggap berkarir di luar rumah bagus untuk perkembangan istrinya. Atau karena bidang yang "di luar rumah" itu cocok untuk istrinya.

 

***

Ikut Sayembara Selasar

 

sumber gambar: isamasa54.blogspot.com

Answered May 6, 2017

Question Overview


6 Followers
1330 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Bagaimana cara mengatasi anak yang manja?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?

Benarkah anak yang suka tantrum memiliki kecerdasan di atas rata-rata?

Bagaimana cara yang tepat membuat anak yang pemalu menjadi aktif di kelas?

Benarkah anak yang 'fatherless' berpotensi menjadi kemayu? Mengapa?

Bagaimana cara mengatasi anak yang memiliki rasa ingin tahu berlebih?

Mengapa anak lebih baik tidur di kamar sendiri alias terpisah dari orangtuanya?

Bagaimana cara mendidik anak yang terpisah jauh dari orangtuanya?

Seberapa signifikan pengaruh pendidikan orangtua terhadap tumbuh kembang anak?

Bolehkah orangtua memaksakan mimpinya yang tertunda kepada anaknya? Mengapa?

Apakah pekerjaan orang tua (Ayah dan Ibu) yang sangat sibuk menjadi penghalang untuk bisa bersama dengan Anda?

Apa faktor yang menyebabkan seorang perempuan berselingkuh dari kekasih atau suaminya?

Apa perbedaan Anda dan pasangan Anda?

Apa persamaan Anda dan pasangan Anda?

Bagaimana rasanya diselingkuhi?

Apa saja yang menjadi alasan sebagian perempuan memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga?

Apa saja yang menjadi alasan sebagian perempuan memutuskan untuk menjadi wanita karir?

Bagaimana cara mengelola amarah terhadap pasangan?

Apa yang harus dilakukan untuk berdamai dan mengembalikan keadaan setelah mengalami pertengkaran dengan pasangan?

Apa yang membuatmu merasa bermakna dalam hidup?

Menurut Anda, bagaimana kualitas seorang artis atau selebritis di Indonesia dari segi moral?

Siapakah diri Anda?

Apa arti nama Anda?

Siapa kamu?

Apa hasil Myers-Briggs Type Indicator-mu ?

Bagaimana kepribadian mu pada hasil tes Myers-Birggs Type Indicator?