selasar-loader

Beranikah Donald Trump mewujudkan janji-janji kampanyenya dengan mengusir imigran ilegal, mencegah Muslim masuk, dan memproteksi produksi AS dari gempuran barang komoditas Tiongkok?

Last Updated Nov 16, 2016

6 answers

Sort by Date | Votes
Arifki Chaniago
Pengamat Politik/Political Commentator

Menurut saya apa yang dilakukan Trump hanya sekadar kampanye. Keraguan saya akan realisasi janji Trump dilatar belakangi dengan Amerika yang sudah dikenal sebagai model toleransi dan penghargaan kepada perbedaan. Amerika mengalami kemajuan  dalam demokrasi setelah Obama berhasil menjadi presiden selama dua periode.

Pertaruhan janji Trump itu berhubungan dengan semangat dan ideologi yang sudah lama ditebarkan Amerika yang mengelu-elukan perbedaan. Trump membantah itu semua dengan merusak keyakinan itu dengan nasionalisme seragam.

Jika Trump merealisasikan janjinya, Amerika bukan lagi berdiri dengan jati dirinya, tetapi sudah mengarah kepada model kepemimpinan fasis yang bukan ciri khas Amerika yang dikenal negara lain selama ini.

 Selajutnya, soal memproteksi barang-barang AS dari pengaruh Tiongkok menurut saya sangat sulit. Karena, sudah jauh-jauh hari AS sudah kalah dengan Tiongkok. Dengan harga murah dan cepat memenuhi kebutuhan konsumen, AS akan kewalahan menghadang ekonomi Tiongkok.

Answered Nov 17, 2016
Muhammad Rizki Ramadhani
Professional in engineering with focus on Petroleum applied engineering and IT.

pBGm8WvEKtJWA6hX9zwTy11FsqMMYz8g.jpg

via turner.com (MRR)

IMPOSSIBLE!

Bahkan, sebelum Trump menjadi presiden, banyak mitra dagangnya yang berasal dari Timur Tengah. Ditambah, dia tidak bisa menutup mata terhadap pasar Tiongkok yang sangat potensial dengan jumlah penduduk yang besar. Dengan kondisi perlambatan pertumbuhan ekonomi global, termasuk di Amerika Serikat, saya sangat yakin Trump tak akan berani melakukan apa yang dia kampanyekan ini. Jelas ini cuma langkah kampanye dengan menggunakan sentimen antiimigran dan antimuslim. Jika Amerika-nya Trump mengambil langkah mengusir imigran, dia benar-benar akan menggali "kubur sendiri".

Answered Dec 2, 2016

Hasil gambar untuk donald trump

Iya dan tidak. Janji kampanye Donald Trump lebih banyak retorika politik sekadar siasat meraup simpati dari kalangan pengusaha Yahudi untuk turut mendanai kampanye. Juga untuk meraup suara dari  kaum konservatif yang cemas dengan kehadiran pendatang ilegal serta imigran muslim. Setelah menjabat presiden, sangat mungkin dia mengabaikan janji-janji tersebut. Khusus terhadap Cina Tiongkok, dia akan lebih agresif dibanding Obama.

Ilustrasi via nrostatic.com

Answered Jan 4, 2017
Ricky Jenihansen
Adventurer, Journalist, Student and Researcher

Bisa saja. Kita tidak pernah tahu pasti bagaimana kefasisan Trump saat nanti dia berkuasa.

Answered Jan 16, 2017
Florensius Marsudi
Ayah satu putri...

Tanggapan say,  Donald J Trump (DJT) tidak berani. Alasannya amat sederhana, saya lebih melihat apa yang DJT teriakkan ketika kampanye adalah sekadar kampanye, tujuan akhirnya mananggung simpatisan dan suara massa! Itu saja.

Answered Aug 18, 2017
Manik Marganamahendra
#Jawabanku Oktober 2017 #Rumah Kepemimpinan #RK Regional Jakarta

Janji-janji kampanye Trump tidak dapat dipungkiri datang dari beberapa peristiwa yang sempat terjadi USA. Janji kampanyenya yang pertama yaitu mengusir imigran ilegal. Pasalnya, konflik USA terkait dengan imigran dari beberapa negara memang sudah ada sejak rezim Obama. Akhirnya, Obama memberikan peraturan visa khusus untuk beberapa negara yang 'diwaspadai' oleh mereka. Kemudian, Trump akhirnya mendeklarasikan janji kampanyenya yang cukup mencengangkan, bukan hanya membatasi melainkan juga mengusir secara keras imigran legal.

Kemudian, janjinya yang kedua adalah mencegah muslim masuk ke USA. Komentar Trump mulai keluar setelah adanya serangan di kota San Bernardino yang diduga dilakukan oleh pasangan suami istri Tashfeen Malik dan Syed Farook. Atas dasar kejadian tersebut serta beberapa hal lain, akhirnya Trump menjadi terlihat seperti antimuslim dan antijihad. Janji kampanyenya terkait barang komoditas Tiongkok juga hadir karena barang-barang dari Tiongkok tercatat sebagai pelanggar kekayaan intelektual paling banyak di dunia. Hal ini juga yang memicu USA untuk menolak keberadaan mereka untuk menjaga kekayaan intelektual di USA, khususnya bagi pandangan Trump.

Secara umum, ada tiga kemungkinan yang dapat terjadi.

1. Trump mewujudkan janjinya, namun diserang oleh publik secara masif.
2. Trump tidak mewujudkannya, karena tekanan yang diberikan oleh publik dan dunia kepadanya.
3. Trump mewujudkannya, namun tidak untuk beberapa isu sensitif, salah satunya adalah 'mencegah muslim masuk'.

Janji pertama terkait mengusir imigran ilegal memiliki potensi yang paling memungkinkan untuk diwujudkan oleh Trump. Alasannya, masalah ini sudah cukup besar dan diyakini bersama oleh warga USA sebagai sebuah ancaman. Bahkan, Obama juga sempat meletakkan fokus utamanya pada permasalahan ini. Obama tercatat sebagai Presdien yang dicintai oleh USA. Hal ini sudah menjadi barang tentu apabila apa yang ia bicarakan mendapatkan dukungan dari orang banyak. Ini menjadi angin segar bagi Trump karena untuk beberapa kali Obama sempat mengeluarkan pendapatnya yang cukup sama dengan Trump untuk menjaga USA dari imigran ilegal yang mengancam.

Sementara itu, janji untuk mengusir Muslim mendapatkan kecaman dari banyak tokoh-tokoh di USA maupun di dunia. Obama bahkan mengeluarkan statement yang cukup menyinggung Trump. "Jika kita berhasil mengalahkan terorisme, kita harus meminta komunitas Muslim sebagai bagian sekutu terkuat kita, bukannya malah mencurigai dan membenci mereka," kata Obama, sebagaimana dikutip dari bbc.com. Perlu diketahui, ada beberapa kepala negara bagian dan walikota di USA yang juga seorang muslim. Belum lagi kontribusi organisasi masyarakat yang kuat yang terus mendorong mereka untuk mengecam Trump. Oleh karena itu, kemungkinan diwujudkannya janji kampanye ini cenderung sulit untuk bisa dicapai.

Yang ketiga adalah janji terkait proteksi dari gempuran produk Tiongkok. Dilansir dari Kabar Bisnis bahwa jika Trump berani mengeluarkan kebijakan tersebut, Beijing siap menyerang balik. USA dan Tiongkok sebagai negara-negara yang memegang perekonomian dunia menjadi poros utama finansial dunia ini. Belum lagi, Trump juga semestinya harus sadar bahwa dua negara ini telah memiliki hubungan bilateral yang baik. Apabila dilakukan, maka kemungkinan-kemungkinan buruk bisa saja terjadi bukan hanya untuk mereka berdua, melainkan untuk dunia. Pasalnya, kejatuhan perekonomian di Tiongkok maupun USA bisa berdampak buruk terhadap perekonomian dunia.

Jadi, beranikah Donald Trump mewujudkan janji-janji kampanyenya?

Jawabannya, BERANI (dengan kondisi dan sifat Trump yang tergambarkan selama ini)

Tapi, mampukah Trump mengelola masalah yang akan terjadi apabila ia telah mewujudkannya?

Jawabannya ada di Gedung Putih. 

N-knm0VT9kl08O9Hj4cpw1fIJTChEKta.jpg

sumber foto: http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38808189

 

Answered Nov 1, 2017

Question Overview


9 Followers
1681 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Mengapa Hillary Clinton yang mendapatkan popular votes terbanyak tidak terpilih sebagai Presiden?

Apakah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat akan mengubah wajah dunia?

Mengapa seseorang bisa tertarik bergabung dengan ISIS?

Mengapa seluruh periset di lembaga survei dan media Amerika Serikat gagal dalam memprediksi Hillary Clinton sebagai Presiden?

Bagaimana cara Bareskrim Polri bekerja saat menentukan status kasus yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Apakah aksi damai 411 ditunggangi kepentingan politik tertentu?

Seperti apa karakter pemimpin ideal yang pantas memimpin Jakarta?

Apa yang menyebabkan perilaku koruptif seperti tidak dapat dihilangkan di Indonesia?

Apa sajakah kepentingan Amerika Serikat pada Perang Dunia II?

Apakah Amerika Serikat akan kembali membom nuklir Jepang bila Jepang tak juga menyerah setelah pemboman Nagasaki?

Seperti apa kebijakan luar negeri Donald Trump terhadap pemerintahan Rodrigo Duterte?

Adakah kemungkinan sejumlah negara bagian di Amerika Serikat memisahkan diri jadi negara berdaulat akibat kemenangan Donald Trump?

Apa pendapatmu tentang Fidel Castro?

Makanan apakah yang melambangkan Amerika?

Apakah Presiden AS Donald Trump berpotensi memicu dimulainya Perang Dunia III?

Mengapa Presiden Donald Trump memecat sebagian besar duta besarnya dan apa dampaknya bagi Amerika Serikat?

Apa keunggulan dasar karakter Donald Trump, Presiden ke 45 Amerika Serikat?

Apa yang membuat pengusaha optimistis dengan kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump?

Apa yang membuat pengusaha pesimistis dengan kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump?

Apa yang membuat pengusaha Tiongkok pesimistis dengan kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump?

Apa yang membuat pengusaha Indonesia pesimistis dengan kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump?

Apa penyebab Myanmar menindas muslim Rohingya?

Apa yang harus kita lakukan untuk membantu menyudahi konflik Rohingya?

Apa dan bagaimana perasaan Anda terhadap kasus muslim Rohingya?

Bagaimana cara khusuk dalam salat?

Mengapa Indonesia yang tidak menegakkan hukuman Qisas? Apa hukuman qisas tidak sesuai? Mengapa?

Apabila poligami adalah ibadah, mengapa banyak perempuan muslim yang tidak mau melakukannya?

Apa kriteria tingkatan tertinggi wanita salihah itu yang mau dipoligami?

Mengapa Islam yang katanya Rahmatan Lil Alamin justru berbalik 180 derajat faktanya ketika diaplikasikan di Indonesia?

Pengalaman apa yang membuat seorang menjadi sekuler?

Akankah pemerintah China menerima pengungsi Cina-Indonesia yang tidak berbahasa China?

Apakah tanpa adanya imigran tidak akan ada Amerika Serikat?

Bagaimana tanggapan Anda mengenai kebijakan pemerintah Australia dalam masalah pengusiran para pencari suaka?

Mungkinkah hanya karena Pilkada DKI Jakarta 2017, PPP terbelah tiga? Mengapa?

Tim kreatif pasangan calon Gubernur DKI Jakarta mana yang paling keren? Mengapa?

Apa saja tahapan dalam mempersiapkan suatu kampanye agar dapat mencapai target?

Mengapa isu yang dibawa calon presiden ketika kampanye sering kali menekankan pada bidang ekonomi?