selasar-loader

Seperti apa konsep negara dan bangsa di masa depan?

Last Updated Aug 9, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR RI

_ywD4AiQwoo1GrUZyCaBAM3KI0_vswNJ.jpeg

Bagus pertanyaannya, karena sebetulnya kita harus melihat sebuah negara sebagai suatu proses evolusi. Negara itu harus terus bertumbuh, seperti tumbuhnya ide, gagasan, dan kreativitas manusia.

Kalau sekarang ini kita sudah pindah 18 tahun yang lalu, dari negara ototiter kepada negara demokrasi, ada amandemen konstitusi yang berpendirian bahwa rakyat itu lebih penting daripada negaranya, organisasinya. Karena tugas dari negara itu adalah melindungi harkat, martabat, dan hak asasi manusia. Karena itulah, kemudian negara harus berhati-hati di dalam melakukan penanganan, pelayanan, kepemimpinan, dan lain-lain kepada rakyatnya.

Jangan berlaku falsafah totalitarian. Falsafah totalitarian mengatakan bahwa “yang total lebih penting daripada yang individu.” Gara-gara itu kemudian individual dikorbankan secara terus-menerus atas nama dan untuk kepentingan bersama, padahal dalam falsafah totalitarian itulah muncul kelompok tertentu yang mengatasnamakan publik kemudian meng-abuse hak asasi manusia, menabrak hak asasi manusia, menyalahgunakan kewenangan, menggunakan asas dan keuangan negara untuk kepentingan semena-mena dan sewenang-wenang.

Nah, kita sekarang ini punya konsep demokrasi yang telah kita amandemen konstitusinya empat kali. Rakyat dijamin kebebasannya. Negara melindungi warga negaranya, seluruh tumpah darahnya. Negara mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum, dan seterusnya.

Dalam proses itu, kemudian tumbuhlah masyarakat merdeka yang bebas, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, yaitu mereka yang kreatif. Maka kita harus menikmati format negara kita sekarang.

Dan di masa depan, jangan kita biarkan adanya anasir-anasir totaliter di dalam negara, anasir-anasir otoriter dalam negara yang setiap hari pekerjaannya adalah ingin membatasi kebebasan manusia. Apalagi kalau di benak mereka itu mulai muncul persepsi bahwa manusia itu jahat, warga negara itu jelek, karena itu harus dikekang, harus dilarang, harus ditutup ruang-ruang kreasinya sehingga ini akan mengerdilkan rakyat di masa depan, menciptakan rakyat-rakyat yang tidak punya masa depan, tidak punya harapan, dan lemah secara segala-galanya.

Jadi, masa depan kita adalah satu negara yang merdeka, yang dilindungi oleh konsepsi Pancasila. Alhamdulillah, kita sudah memiliki itu.

Tonton jawaban lengkap saya di video berikut ini,

Ilustrasi via idemy.com

Answered Aug 16, 2017

Question Overview


2 Followers
465 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Bagaimana rasanya menjadi imam besar Masjid Istiqlal?

Sebagai imam besar masjid, bagaimana cara Bapak Nasaruddin Umar menjadi pengayom umat Islam Indonesia di tengah banyaknya ormas Islam di Indonesia?

Apakah ada program di Mesjid Istiqlal yang bertujuan agar anak-anak muda di Jakarta menjadikan Mesjid Istiqlal sebagai pusat untuk menimba ilmu tentang Islam? Jika ada lalu apa saja program tersebut?

Bagaimana tanggapan Bapak sebagai Imam ketika ada segelintir orang menautkan gerakan ISIS dengan Islam?

Bagaimana agar kita bisa umat Islam mudah berkomunikasi dengan mereka yang tidak memiliki agama/ atheis?

Bagaimanakah definisi Radikal dalam beragama?

Bagaimana pandangan Anda mengenai perkembangan Islam lewat tradisi esoteris Syekh Siti Jenar?

Bagaimana menjadi pribadi yang bisa istiqomah?

Apa arti dari beriman tetapi belum berhijrah?

Seperti apa beban menjadi seseorang yang dikenal sebagai ulama?

Apa motivasi di balik usul Fahri Hamzah untuk mengevaluasi keberadaan KPK dan Komnas HAM?

Pak Fahri Hamzah, seperti apa konsep yang ingin Bapak bangun untuk negara Indonesia yang multi ras, budaya, dan lain-lain?

Apa pendapat Anda mengenai sosok Fahri Hamzah?

Bagaimana jalan politik Fahri Hamzah pada tahun 2019?

Apakah Fahri Hamzah berpotensi menjadi Presiden RI mendatang? Bagaimana caranya?

Bagaimana suka-duka dan tantangan sebagai pimpinan DPR? Apa permasalahan bangsa yang mendesak dan perlu segera diperbaiki saat ini?

Bagaimana menurut Anda bila warga/pejabat yang korupsi di atas 1 miliar rupiah dihukum mati?

Seperti apa konsep Muslim Negarawan yang Pak Fahri Hamzah gaungkan di KAMMI?

Bagaimanakah langkah DPR untuk menanggulangi isu Islamophobia yang sedang marak di negara kita?

Mengapa Indonesia sebagai negara maritim harus mengimpor garam?

Mengapa Hillary Clinton yang mendapatkan popular votes terbanyak tidak terpilih sebagai Presiden?

Apakah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat akan mengubah wajah dunia?

Mengapa seseorang bisa tertarik bergabung dengan ISIS?

Mengapa seluruh periset di lembaga survei dan media Amerika Serikat gagal dalam memprediksi Hillary Clinton sebagai Presiden?

Beranikah Donald Trump mewujudkan janji-janji kampanyenya dengan mengusir imigran ilegal, mencegah Muslim masuk, dan memproteksi produksi AS dari gempuran barang komoditas Tiongkok?

Bagaimana cara Bareskrim Polri bekerja saat menentukan status kasus yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Apakah aksi damai 411 ditunggangi kepentingan politik tertentu?

Seperti apa karakter pemimpin ideal yang pantas memimpin Jakarta?

Apa yang menyebabkan perilaku koruptif seperti tidak dapat dihilangkan di Indonesia?