selasar-loader

Apa yang dimaksud dengan kaum Khawarij?

Last Updated Nov 16, 2016

5 answers

Sort by Date | Votes

Khawarij berasal dari kata kharaja yakhruju yang maknanya keluar, sederhananya disebut kaum yang mengeluarkan diri dari baiat pada pemimpin daulah Islam.

Ada hadits yang menggambarkan kaum ini sebagai anjing neraka, salah satu hikmahnya karena mereka sangat mudah menghilangkan status Islam seseorang termasuk pemimpin daulah Islam tersebut.

Answered Dec 31, 2016

Khawarij menurut bahasa berasal dari kata khoroja yang artinya keluar. Kaum Khawarij adalah orang yang keluar dari kelompok Ali bin Thalib karena mereka tidak menyetujui perjanjian tahkim antara Ali bin Thalib dengan Mu'awiyah untuk damai. 

Answered Aug 15, 2017

Orang yang menyempal dari kepatuhannya kepada pemimpin atau imam yang cheap offers: http://bit.ly/gadgets_cheap.

Answered Aug 16, 2017
Muhammad Bintang
Mahasiswa Teknik Fisika ITS | Peserta Rumah Kepemimpinan Surabaya angkatan 8

Kaum khawarij adalah kaum yang berada di pihak kekhalifahan Ali bin Abi Thalib namun memberontak Ali saat Ali menolak untuk berperang dengan pihak Thalhah, sehingga akhirnya mereka keluar dan memisahkan diri dari kekhalifahan Ali bin Abi Thalib.

Answered Nov 2, 2017
Muhamad Iman Abdurahman
Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian Universitas Gadjah Mada / RK 8 Yogyakarta

Macam-macam Aliran Khawarij

oleh : Syaikh Ubaid Al-Jabiri hafizhahullah

Khawarij itu ada 2 macam:

  1. Muharibah
  2. Qa’diyyah

1.Khawarij Muharibah, selain mengkafirkan para pemerintah dan orang-orang yang dibawahnya yang ridha dengannya, mereka juga mengangkat senjata dan memerangi.

Khawarij Muharibah ini ada 2 macam:

Jenis pertama: Khawarij Muharibah yang mempunyai organisasi yang jelas diketahui, mungkin untuk berhubungan dengannya. Pemerintah boleh untuk mendebat mereka dan diskusi dengan mereka dengan dalil-dalil sebagaimana yang dilakukan amirul mukminin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, khalifah keempat dari khulafaur rasyidin. Semoga Allah meridhai mereka semua. Beliau waktu itu mengirim sepupunya, Abdullah bin Abbas radhiyallahu an’hu, kepada Khawarij negeri Nahrawan. Beliau mendebat mereka sampai mengalahkan mereka. Sampai orang yang kembali ke pangkuan khilafah Ali bin Abi Thalib berjumlah ribuan orang. (Yang tidak kembali  diperangi)

Jenis kedua: Khawarij Muharibah yang tidak mempunyai organisasi, tetapi berupa gerombolan-gerombolan, atau mereka punya organisasi tapi tersembunyi (gerakan bawah tanah). Mereka ini tidak perlu didebat. Bahkan kalau mereka bisa ditangkap oleh pemerintah mereka diberi hukuman, dan diterapkan kandungan satu ayat dari surat Al-Maidah:

إِنَّمَا جَزَاءُ الَّذِينَ يُحَارِبُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا أَن يُقَتَّلُوا أَوْ يُصَلَّبُوا أَوْ تُقَطَّعَ أَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُم مِّنْ خِلَافٍ أَوْ يُنفَوْا مِنَ الْأَرْضِ ۚ ذَٰلِكَ لَهُمْ خِزْيٌ فِي الدُّنْيَا ۖ وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

“Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.” (Al-Maidah: 33)

Dengan ini, kalian mengetahui bahwa orang yang menyerukan untuk diskusi dengan (seluruh kelompok) khawarij secara mutlak (tanpa membedakan), maka entah karena dia tidak tahu ilmu agama (jahil), atau dia orang yang sesat dan menyesatkan. Namun baik yang awal atau yang kedua, maka ucapannya tidak perlu ditanggapi. Ini yang berkaitan dengan khawarij muharibah.

2. Khawarij Qa’diyah. Yaitu orang-orang yang memprovokasi untuk berontak penguasa muslim, baik dengan terang-terangan atau dengan tidak terang-terangan (secara isyarat).

Secara terang-terangan, maka mereka menyebut person-person pemerintah nama-namanya, menyebarkan kekeliruan pemerintah, menyebarkannya di publik, di berbagai macam acara dan berbagai macam media.

Secara isyarat, mereka tidak menyebut person penguasa atau pegawainya. Tetapi mereka memakai bahasa isyarat dengan ungkapan-ungkapan yang mereka gunakan untuk memprovokasi melawan penguasa yang sah atau para pegawainya.

Seperti ketika mereka mengingatkan tentang suap, mereka mencela penguasa, dan seterusnya.

Mereka disebut qa’diyah, karena mereka tidak mengangkat senjata, mereka hanya duduk berdiam. (Qa’id artinya duduk)

Sebenarnya khawarij qa’diyah ini bibit (embrio) khawarij muharibah.

Sesungguhnya membakar emosi masyarakat dan memprovokasi mereka berontak terhadap penguasa atau pegawainya, inikah pokok perbuatan khawarij dan peperangan mereka.

(Dinukil dari Kitab Fath dzi al jalal wal minnah fi syarah ushul al sunnah hal 62-64)
Melalui: kilas.net/fatwa/cara-mengenal-teroris-khawarij-sekitar-kita-dan-bibitnya

 

sumber : https://sunnah.web.id/macam-macam-aliran-khawarij/

 

Answered Jan 2, 2018