selasar-loader

Apa yang dimaksud dengan 'off the record' dalam jurnalisme?

Last Updated Nov 27, 2016

3 answers

Sort by Date | Votes
Pepih Nugraha
Mendalami ilmu jurnalistik sekaligus praktisi dengan menjadi jurnalis

Hasil gambar untuk off the record

Sumber gambar via https://2.bp.blogspot.com/ (SUM)

"Off the record" adalah istilah dalam jurnalistik yang bermakna permintaan narasumber yang tidak ingin hasil wawancaranya dipublikasikan atau dimuat. Dalam etika jurnalistik, saat narasumber meminta jurnalis "off the record", maka si wartawan tidak boleh melanggar permintaan itu.

Ini semacam kesepakatan yang mengingat antara wartawan dengan narasumber. Setiap wartawan profesional paham betul permintaan "off the record" ini. Pelanggaran terhadap kesekapatan ini bisa berat, yakni bisa berakhir di meja hijau, setidak-tidaknya bakal hilangnya kepercayaan si narasumber terhadap wartawan bahkan media di mana si wartawan bekerja.

Informasi yang bersifat "off the record" sebenarnya sangat diperlukan oleh wartawan, karena yang meminta "off the record" itu biasanya penentu kebijakan, pejabat, petinggi militer, bahkan Presiden RI. Informasi ini biasanya disampaikan kembali kepada editor sehingga editor yang tidak turun ke lapangan pun bisa memahami kondisi yang terjadi.

Contoh saat saya bertemu Presiden Joko Widodo di istana beberapa waktu lalu, banyak hal yang diungkapkan Presiden mengenai kondisi kekinian, baik di bidang ideologi, politik, sosial, ekonomi, sosial, keamanan, dan pertahanan yang sebenarnya sangat "seksi" untuk diberitakan. "Tapi ini, off the record, ya!" pesan presiden.

Karena ada beberapa permintaan "off the record" langsung dari presiden itulah, maka sebagai jurnalis saya mematuhinya. Jika yang tidak bersifat "off the record" alias "on record", saya tanpa keraguan menulis dan memuatnya di media.

Ada kalanya narasumber memberi background atau latar belakang. Jika narasumber mengatakan, "Ini background saja ya biar kalian (wartawan) tahu," maka informasi yang bersifat "background" ini bisa dimunculkan dalam berita, tetapi si pemberi informasi yang bersifat "latar belakang" itu tidak boleh disebutkan.  

"Background" berbeda dengan "off the record" yang sama sekali tidak boleh ditulis baik si pemberi informasi maupun informasi yang diberikannya.

Answered Nov 28, 2016
Anonymous

Off the record maksudnya, informasi dari narasumber yang tidak boleh kita sampaikan dalam tulisan. Informasi ini hanya sebagai pegangan untuk menggali lebih dalam. Kita harus berusaha mendapatkan narasumber yang mau on the record jika informasi itu penting.

Answered Jan 17, 2017
Mutsla Qanitah
Jurnalis Amatir

Dalam istilah jurnalisme, off the record berarti informasi yang kita dapatkan dari narasumber tidak dapat kita masukkan kedalam berita yang kita tulis. Off the record juga berarti kita tidak dapat merekam (recordf) informasi tersebut sehingga yang menerima informasi yang dimaksud hanyalah si wartawan dan tidak untuk dipublikasikan kepada khalayak.

Off the record merupakan bagian dari hak narasumber dan biasanya digunakan untuk memberikan konteks kepada isu yang sedang dibahas (dimana konteks tersebut tidak perlu ditulis), atau jika narasumber ingin memberitahukan informasi sensitif yang tidak boleh diketahui publik guna melindungi nama baik si narasumber terhadap isu yang sedang dibahas. Mempublikasikan informasi yang termasuk kedalam kategori off the record merupakan pelanggaran etika jurnalisme, dan berarti wartawan tidak mneghargai hak narasumber.

Answered Feb 2, 2018

Question Overview


5 Followers
20168 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Bagaimana menjaga objektivitas seorang Jurnalis?

Apa perbedaan antara jurnalisme televisi dan jurnalisme cetak?

Benarkah peran media mainstream semakin terdesak oleh media sosial yang kontennya diisi para netizen?

Benarkah peran media arus utama atau media mainstream semakin terdesak oleh media sosial yang kontennya diisi para netizen?

Kenapa pemberitaan setiap media nasional memiliki perspektif berbeda?

Siapa Itu Sukarni Ilyas yang dikenal dengan nama "Karni Ilyas"?

Siapa itu Pepih Nugraha?

Apa yang dimaksud dengan 5W 1H dalam menulis berita?

Apa yang disebut "Nilai Berita" atau news value?

Siapa Jakob Oetama dalam dunia jurnalistik dan media Indonesia?

Adakah unsur lain selain 5W+1H dalam menulis berita?

Apa yang dimaksud "Gods given fact" dalam menulis berita?

Apa yang dimaksud "Curiosity" dan "Skeptic" dalam menulis berita?

Siapa "Indonesia Man of the Year 2016" menurut Anda?

Bagaimana cara mengidentifikasi berita palsu (hoax)?

Bagaimana proses kreatif menulis berita di Harian Kompas, apakah atas inisiatif sendiri atau penugasan?

Apakah mungkin sebuah berita hoax justru merupakan informasi rahasia dan A1?

Apa trik dan tips untuk mendapatkan foto landscape yang bagus?

Universitas/institut/kampus (di dalam negeri) apa yang terbaik untuk seorang calon insinyur (engineer)? Mengapa?

Universitas/institut/kampus apa yang terbaik untuk seorang calon arsitek di Indonesia? Mengapa?

Apa yang disebut "Hook" dalam menulis berita?

Bagaimana cara jitu membetulkan genteng rumah yang bocor?

Bagaimana cara membuat suatu konten menjadi viral? Apa ada tips khusus?

Siapa pengarang buku favorit Anda? Apa alasan Anda?

Apa kriteria seorang Content Writer terbaik?

Bagaimana perkembangan Wordpress kini dan apakah Wordpress sebagai platform blogging masih relevan saat ini?

Mengapa orang Indonesia tidak punya sistem penulisan sendiri?

Apa yang membuat Anda kembali ber-Selasar?

Adakah perbedaan antara menulis skenario dengan menulis pada umumnya?

Istilah-istilah apa sajakah yang perlu dipahami dalam penulisan skenario?