selasar-loader

Apa yang kurang dari dunia kesehatan di Indonesia?

Last Updated Nov 27, 2016

3 answers

Sort by Date | Votes
Sayekti Yuliyanti
Mahasiswa FKM UI 2014 | @Popcornofficial

Dalam dunia kesehatan, di Indonesia sudah ada kebijakan dan fasilitas dari pemerintah untuk mendukung kesehatan masyarakat indonesia dengan adanya sistem JKN. Hal ini membuat seluruh masyarakat di Indonesia secara tidak langsung menjalankan fungsi sebagai masyarakat untuk mengikuti sistem yang sdah dbentuk pemerintah. Melalui JKN ini, masyarakat akan dijamin kesehatannya. 

Namun yang masih menjadi masalah adalah, kurangnya kesadaran masyarakat Indonesia akan kesehatannya sendiri. ditengah perkembangan teknologi dan zaman yang kini kita sebut sebagai zaman milenial. segala bentuk kebutuhan kita banyak didukung dengan kecanggihan teknologi. Kita sudah tidak takut lagi untuk kelaparan atau mengejar waktu menuju suatu tempat tertentu. Mobilisasi kita terbantukan dengan adanya driver online dimana kita bisa memanggilnya kapanpun kita butuhkan. Atau yang menarik lagi kita sudah bosan dengan barang-barang yang kita punya dan ingin menggantinya dengan yang baru. Kini ada wadah dimana kita bisa menjual barang-barang kita dengan memotret dan memposting di media sosial dan bertukar dengan orang lain diluar sana yang mungkin membutuhkan. sungguh sangat mudah. namun dampaknya kepada kita bagaimana?

secara kesehatan, hal ini cukup membuat kita akhirnya tidak banyak bergerak. kebutuhan yang serba instan didapat, membuat tubuh kita sangat minim bergerak. apalagi untuk aktivitas fisik. Selain dari lingkungan yang membuat kita tidak bergerak, kesadaran kita juga mempengaruhi. kesadaran untuk bergerak, melakukan aktivitas fisik dan bahkan sampai menjadikan olahraga suatu rutinitas menjadi sangat minim. oleh karena itu penyakit tidak menular atau degeneratif akhirnya terus naik seperti naik ke puncak gunung. Prevalensi atau kejadian penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi di Jakarta adalah 25.8%.

Berdasarkan data Riskesdas 2013, persentase penduduk Indonesia yang melakukan aktivitas fisik secara  memadai ialah 26,1%. Di  DKI Jakarta, lebih dari 44% penduduknya hidup dengan aktivitas fisik yang tidak memadai. masayrakat masih butuh diberikan pengetahuan dan pencerdasan akan kesadaran menjaga kesehatan dengan aktivitas fisik. karena hal ini merupakan hal yang paling mudah dan murah untuk kita menjaga kesehatan diri. 

siapa yang bisa mencerdaskan tentang itu? pemerintah, tenaga kesehatan, lingkaran pertemanan, dan kita semua. tentu dengan porsi dan peran masing-masing, karena kesehatan adalah hak setiap manusia. 

Answered Nov 1, 2017
Amala Rahmatia Putri
Public Health, UI | Awardee Rumah Kepemimpinan Jakarta 8'

Membicarakan kesehatan berarti kita membicarakan suatu tanggung jawab yang sangat luas, terlebih dengan kondisi Indonesia yang tidak hanya terbentang dari timur ke barat, namun juga memiliki kondisi geografis yang sangat beragam. Kali ini mari kita fokus pada permasalahan yang gagal diselesaikan Indonesia pada Millenium Development Goals atau MDGs pada 2015 kemarin.

Pada beberapa target MDGs, terdapat 2 target yang masih menjadi tugas besar hingga saat ini. Dua tugas tersebut adalah menyelesaikan permasalahan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak, yang kemudian dikhususkan pada SDGs menjadi Angka Kematian Neonatal (AKN) atau bayi baru lahir. Sebelum membahas lebih jauh mengenai penyebabnya, perlu kita pahami bahwa kedua indikator AKI dan AKN tersebut merupakan standar penilaian derajat kesehatan suatu negara di mata dunia, karena kedua angka itu erat kaitannya dengan Indeks Pembangunan Manusia suatu negara. Kedua indikator tersebut menjadi gambaran bagaimana suatu pelayanan kesehatan mampu menangani masalah kesehatan yang paling vital dan mendasar di seluruh nusantara.

AKI dan AKN erat kaitannya dengan pelayanan kesehatan di tingkat pertama, setara dengan puskesmas atau dokter keluarga. Tingginya kedua indikator kematian ini menunjukkan beberapa kemungkinan, antara lain masih banyak ibu hamil dan bayi baru lahir yang tidak tercover pelayanan kesehatan, atau pelayanan kesehatan tingkat pertama yang belum cukup berkualitas untuk menangani masalah persalinan.

Kemungkinan pertama dapat diselesaikan dengan cara pendekatan fasilitas kesehatan ke masyarakat, terutama masyarakat di pedalaman yang sulit mengakses ke fasilitas kesehatan yang jauh dari tempat tinggalnya. Selain itu, perlu dilakukan diseminasi informasi ke masyarakat mengenai pentingnya mendata, melaporkan, dan membawa ibu hamil ke tenaga kesehatan terstandar. Penegakan kebijakan yang mewajibkan seluruh ibu hamil ditangani oleh tenaga kesehatan juga perlu digalakkan agar tidak ada lagi ibu hamil yang "curi-curi" melakukan persalinan berisiko.

Kemungkinan kedua, kita berbicara tentang Quality of Care atau QoC. Akan sulit ketika fasilitas kesehatan sudah cukup mumpuni namun ternyata tenaga kesehatan yang bertugas tidak benar-benar berpengalaman menangani persalinan berisiko atau komplikasi pada bayi baru lahir. Hal ini menjadi masalah yang rumit karena sekedar pelatihan nyatanya hanya diingat selama pelatihan namun dilupakan saat implementasi. Belum lagi apabila kasus komplikasi jarang terjadi. Maka dari itu, saat ini Kementerian Kesehatan sedang menggodok suatu program untuk membantu mengawasi dan mengatasi permasalahan tersebut melalui Program Pendampingan untuk tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Program ini baru diuji coba pada 2014 lalu di Papua yang kemudian di monitor dan evaluasi hasilnya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Program Pendampingan mampu mengurangi AKI dan AKN di fasilitas kesehatan secara signifikan. Saat ini, Program Pendampingan sedang memasuki tahap penyusunan buku pedoman untuk para pendamping dan tenaga kesehatan di daerah. Pelatihan pun sudah disiapkan dengan skema Kemenkes mengadakan pelatihan untuk para Tim Pendamping yang akan diterjunkan ke daerah-daerah yang membutuhkan.

Pada akhirnya, seluruh masyarakat harus mau mengambil bagiannya dalam membantu mecapai target SDGs ini dan menyelesaikan permasalahan ini. Hal sederhana yang dapat dilakukan adalah, mari kita sebarkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan ibu hamil agar baik para ibu hamil maupun keluarganya wajib mendukung untuk melakukan pemeriksaan kehamilan rutin dan melakukan persalinannya di tenaga kesehatan.

Answered Nov 1, 2017
Wahada Nadya
F.Psikologi UGM | masih belajar dan terus belajar | batubatako.wordpress.com

Melihat jawaban lainnya yang datang dengan menggunakan berbagai fakta tentang kondisi kesehatan Indonesia saat ini membuat saya sebenarnya rada malu dalam mencoba menjawab pertanyaan ini. Saya haya akan menjawab dengan menggunakan nalar dan pengetahuan saya sebelumnya yang memang belum begitu mendalami mengenai kesehatan secara khusus dikarenakan memang juga bukan basic ilmu saya.

 

Namun jika ini ditanyakan kepada saya, maka yang akan saya jawab ialah orientasi prinsip di dunia kesehatan itu sendiri yang menjadi kurang di dunia kesehatan Indonesia saat ini. Dalam hal ini saya menyasar kepada pelaku di dunia kesehatan dalam hal ini kalangan profesi, untuk kembalilah ke orientasi prinsip sebagai seorang pelayan kesehatan masyarakat. Bayangkan jika seluruh profesi kesehatan di Indonesia benar - benar kembali ke orientasi prinsip dasarnya sebagai seorang pelayan kesehatan, semua pasti akan saling bahu membahu dalam mewujudkan keseragaman dalam kesehatan di Indonesia, yang tentu saja jika terjadi sesuatu yang menjadi hambatan atau kendala, akan menggelitik pemerintah yang nantinya akan bekerja sebagai pemangku kebijakan untuk dapat lebih memperhatikan kesehatan dan akses untuk kesehatan itu sendiri. Sedangkan hal yang terjadi saat ini ialah, kalangan profesi kesehatan sibuk dengan dunianya, menumpuk di perkotaan dengan gelimang harta, lupa, dengan orientasinya seharusnya yang juga tentu bertanggung jawab atas kesehatan negeri ini. Lupa mengingat bahwa ternyata kita masih memiliki saudara yang bahkan untuk cuci tangan yang baik dan benar saja mereka tidak mengetahui bahwa sabun itu penting, selain sabut kelapa. 

 

Selain itu, perihal etika profesi, juga perlu disoroti dalam dunia kesehatan di Indonesia yang tidak jauh berbeda dengan pentingnya memutar kembali orientasi ke arah prinsip. 

Sedangkan untuk penikmat acara tanya jawab ini, saya ucapkan terimakasih dan berdoa semoga kesadaran masyarakat dalam hal ini merupakan hal yang kurang di tengah masyarkaat dapat ditingkatkan, sekali lagi berbicara masalah 'kesadaran' merupakan hal yang kompleks, melibatkan prinsip kognisi sebagai pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan terhadap bebrbagai hal yang kita lalui di dalam hidupn

Answered Jan 3, 2018

Question Overview


4 Followers
518 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apa yang terjadi apabila seseorang terlalu banyak mencium aroma parfum?

Apakah memakai parfum memiliki dampak buruk terhadap kesehatan?

Bahan kimia apa yang paling banyak digunakan dalam parfum?

Mengapa kita disarankan untuk tidak langsung tidur setelah makan?

Apa yang harus dilakukan untuk menjaga kestabilan berat badan?

Jika mengalami gejala sulit tidur, apa yang Anda lakukan?

Apakah minum susu dan makan apel sebelum tidur itu baik untuk kesehatan?

Apakah mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang lebih baik dengan memakan makanan 4 sehat 5 sempurna?

Apa dampak terlalu banyak duduk ketika bekerja bagi kesehatan?

Berapa lama batas maksimal seseorang berolahraga dalam satu hari?

Adakah keterlibatan Indonesia pada Perang Dunia II?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Pernahkah Anda bertemu Presiden Joko Widodo?

Hal-hal apa sajakah yang harus dipenuhi agar Indonesia menjadi pemimpin budaya populer dunia?

Foto apa saja yang bisa mengubah cara pandang kita tentang Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Masakan/makanan Indonesia apa yang menurut Anda paling mungkin go international?

Mengapa bangsa Indonesia dapat sebegitu lamanya dijajah oleh Belanda?

Makanan/masakan Indonesia apa yang paling memiliki nilai sejarah tinggi?

Apa yang membuat beberapa suku di Indonesia masih tetap bertahan dengan gaya hidup tradisionalnya, misalnya Suku Badui?

Bagaimana Anda memaknai tujuan kehidupan?

Siapa orang yang selalu menyemangati hidup Anda?

Bagaimana cara kamu mengatasi kesedihan?

Bagaimana cara agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Psikologi?

Apa yang membuat Steve Jobs sukses membangun Apple?

Apa rahasia kehebatan pasangan bulutangkis Tontowi Ahmad - Liliyana Natsir?

Apakah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) penting untuk memperoleh pekerjaan?

Apa yang membuat seseorang kurang disukai?

Apakah seseorang yang mempunyai kepribadian introvert bisa berubah menjadi seseorang yang berkepribadian ekstrovert?

Apa yang Anda ketahui dari Kementerian Kesehatan?