selasar-loader

Apa faktor-faktor yang menyebabkan obesitas?

Last Updated Jul 26, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Hidayah Sunar
Social pharmacist

Terdapat beberapa faktor risiko obesitas. Sebagian faktor dapat diubah dengan mengubah gaya hidup dan lingkungan. Faktor yang lain ada yang tidak dapat diubah. 

Faktor risiko obesitas yang dapat diubah berupa kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat

1. Kurangnya aktivitas fisik

Aktivitas fisik yang kurang biasanya dialami oleh orang-orang yang sehari-harinya banyak menghabiskan waktu menonton televisi, menggunakan komputer dan ponsel, memainkan videogame, serta perangkat elektronik lain. Kurangnya aktivitas fisik ini telah dihubungkan dengan tingginya indeks massa tubuh dalam berbagai penelitian.

2. Kebiasaan makan yang tidak sehat

Kebiasaan tersebut antara lain mengonsumsi makanan dengan jumlah kalori yang lebih banyak daripada kalori yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, makan terlalu banyak makanan yang mengandung lemak jenuh, dan mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan. Kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda sesuai dengan usia, jenis kelamin, dan aktivitasnya sehingga dengan jumlah makanan yang sama, seseorang dapat mengalami obesitas sedangkan orang lain tidak.

3. Kurang tidur

Beberapa penelitian menemukan bahwa orang-orang yang kurang tidur indeks massa tubuhnya cenderung lebih tinggi. Pola tidur berhubungan dengan proses tubuh memetabolisme zat gizi untuk menghasilkan energi. Kurang tidur mempengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan.

4. Tekanan/stress berat

Stres mempengaruhi otak dan memicu produksi hormon seperti kortisol yang mengatur keseimbangan energi dan nafsu makan. Stres akut dapat memicu perubahan hormon yang menyebabkan seseorang tidak ingin makan. Jika stres itu menjadi kronis, perubahan hormon dapat membuat seseorang makan lebih banyak dan menyimpan lebih banyak lemak.

5. Lingkungan yang tidak sehat

Ada faktor-faktor lingkungan yang dapat meningkatkan kelebihan berat badan dan obesitas, seperti faktor sosioekonomik, faktor kondisi lingkungan sekitar (akses terhadap makanan cepat saji, akses terhadap fasilitas olahraga), paparan senyawa kimia obesogen (pemicu obesitas).

 

Faktor risiko obesitas yang tidak dapat diubah

1. Usia

Semakin bertambah usia, semakin besar risiko terjadinya peningkatan berat badan yang tidak sehat. Mulai usia 60 tahun, manusia cenderung berkurang berat badannya.

2. Riwayat keluarga

Obesitas dapat diturunkan dalam keluarga karena ada elemen dalam DNA yang berkaitan dengan obesitas. Kebiasaan makan ibu selama hamil juga dapat mempengaruhi cara anaknya menyimpan dan menggunakan lemak kelak setelah dilahirkan.

3. Ras/etnis

Prevalensi obesitas di ras/etnis tertentu lebih tinggi daripada ras/etnis lain. Orang Asia cenderung rendah risiko obesitasnya namun lebih besar kemungkinan mempuynyai timbunan lemak di perut.

4. Jenis kelamin

Perempuan lebih berisiko mengalami obesitas, terutama yang mempunyai gangguan hormon. Sementara laki-laki lebih cenderung mempunyai timbunan lemak di perut.

Answered Jul 26, 2017