selasar-loader

Apa manfaat aktif organisasi selama masa kuliah yang Anda rasakan?

Last Updated Nov 27, 2016

14 answers

Sort by Date | Votes
Agus Setyono
Pencari Kebenaran

PWB3HKT1RTeeHXDEBGkua6qT7jq3tXaP.jpg

Menurut saya, adalah bullshit bahwa aktif berorganisasi itu akan berpengaruh ke masa depan. Teman-teman saya yang aktif organisasi di kampus sekarang tidak jelas nasibnya. Mungkin karena di kampus dulu kebanyakan cuma jago ngomong dan ngatur doang. Terus, ya, mereka memiliki pergaulan yang kurang baik secara umum karena pertemanannya tidak tulus, terlalu superior, dan merasa paling hebat; mentang-mentang bisa memimpin organisasi.

Sebaliknya, teman-teman saya yang sering main bareng, olahraga bareng, jalan-jalan bareng, asyik bareng, cenderung memiliki pertemanan yang tulus. Pertemanan yang tulus ini justru membuat kita saling tukar pikiran dan belajar bareng. Kita sering joinan bareng dan saling bantu-membantu sampai sekarang. Buat saya, pertemanan yang terus belajar dan saling membantu ini lebih penting daripada aktif organisasi di kampus.

Ilustrasi via pinterest.com

Answered Dec 29, 2016
Wirawan Agahari
Peneliti di Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG)

Hasil gambar untuk aktif berorganisasi ketika kuliah

Menurut saya, aktivitas non-akademik (termasuk berorganisasi) sangat memberikan manfaat signifikan bagi kita, terutama dalam membentuk kepribadian kita. Karena pada dasarnya, kemampuan yang dipelajari lewat aktivitas-aktivitas tersebut sangat relevan dengan apa yang dikerjakan dalam dunia kerja. Beberapa contohnya antara lain manajemen tim, manajemen waktu, manajemen proyek, dan problem solving. Bukan berarti mereka yang tidak aktif tidak memiliki skill-skill ini, tapi tentu saja mereka yang berorganisasi akan lebih terasah kemampuannya.

Ilustrasi via cdn.idntimes.com

Answered Dec 30, 2016
Rasyid Putra Adi Suwarno
Faculty of Public Health, Universitas Indonesia

Banyak kenalan yang bisa membantumu nanti ketika sedang ditimpa kesusahan.

Answered Jan 13, 2017
Wisnu M.R.
Mahasiswa Fak. Peternakan

Punya kesempatan untuk lebih banyak berinteraksi dengan banyak orang dari latarbelakang yang berbeda.

Answered Jan 13, 2017
suhaeri mukti
Peneliti, Pernah belajar Psikologi dan Sosiologi.

Belajar Dewasa. Organisasi dihuni oleh berbagai jenis mahasiswa dengan watak, perilaku, minat dan cara pikir yang berbeda. Berbagai jenis orang tersebut dikumpulkan dalam satu wadah untuk tujuan bersama. ada yang menjadi pemimpin adapula yang dipimpin. Kedewasaan disini dilatih bagaimana memanaje waktu antara kuliah dengan organisasi, menahan ego pribadi, menghargai pendapat orang lain, hal tersebut hanya bisa didapat melalui organisasi. bukan menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang kuliah pulang). 

Answered Jan 14, 2017
Jodi Apriadi
Soil Science Student | Karya Salemba Empat Scholarship Awardee UNPAD

Mpu5wf-l9HhQOQSw93umuO8ufBzFSPFY.jpg

via flickr.com

Saya sangat bersyukur bisa mempunyai kesempatan untuk berorganisasi, khususnya saat belajar di kampus. Menurut saya, ada banyak sekali manfaat berorganisasi, salah satunya adalah manfaat silaturahmi atau memperluas relasi. Bergabung di organisasi memaksa kita untuk bisa menganali sebanyak mungkin orang yang ada di organisasi tersebut, kating khususnya.

Dari kehidupan organisasi, kita juga bisa mendapatkan ilmu lebih banyak dengan cara mendiskusikan suatu permasalahan, memperluas wawasan, bertindak empati, melakukan public speaking, dll.

Yang pasti, jika ingin bisa mengembangkan diri di organisasi, sebisa mungkin kita yang gerak duluan untuk tahu lebih banyak di organisasi tersebut. Berkaitan dengan jenis organisasi yang diikuti, saya sarankan, ikutilah sebanyak mungkin organisasi. Kenapa? Minimal, kita bisa memperluas relasi dan kenalan dulu, namun tetap fokuskan pada satu organisasi yang sekiranya cocok dan bisa membuat diri lebih bisa berkembang.

Answered Mar 23, 2017
Venusgazer E P
A man who loves reading, writing, and sharing

xRJ8dps7geuwibp47qXVi26P9lG6uM1_.jpeg

via twitter.com

Ketika kuliah, saya aktif di unit kegiatan mahasiswa Korps Suka Rela PMI (KSR PMI). Ketika memilihi kegiatan tersebut, yang ada dalam benak adalah ada tindakan nyata yang bisa disumbangkan kepada masyarakat. Kenyataannya memang begitu.

Melalui KSR, saya belajar bagaimana berorganisasi, mulai dari menjadi anggota biasa, pengurus, hingga menjadi komandan. Untuk menjadi anggota KSR, Anda harus mendapat pelatihan tidak hanya dari kampus, tetapi juga dari PMI Cabang, khususnya pelatihan P3K dan SAR.

Menjadi anggota KSR berarti selalu dilibatkan dalam setiap acara kampus yang membutuhkan tenaga P3K, bahkan Anda akan sering diundang oleh kampus lain untuk membantu jika mereka mengadakan kegiatan lapangan. KSR juga aktif bersama PMI dalam satgas lebaran dan membantu jika ada bencana alam. Di sini, kita bisa bertemu dengan banyak rekan dari berbagai kampus.

Secara organisasi, setiap anggota belajar bagaimana mengelola event lewat kepanitiaan, termasuk belajar merumuskan AD/ART yang sering menimbulkan perdebatan-perdebatan. Kita belajar untuk berani bersuara, mengeluarkan dan mempertahankan pendapat.

Manfaat menjadi anggota KSR di kemudian hari adalah bahwa keahlian yang didapat dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Minimal, Anda mempunyai skill dalam memberi pertolongan pertama pada keluarga sendiri. Banyak rekan-rekan anggota KSR yang menjadi pembina PMR, Pramuka, mendirikan outbound organizer, dan bergabung dengan NGO.

Ikut organisasi seperti KSR PMI akan memberi nilai plus tersendiri.

 

Answered Mar 24, 2017

M7GPfhOYJRGUhXJeO3h3w7i7u97b5rX7.jpg

Manfaat yang saya rasakan selama berorganisasi, yaitu:

  1. Punya kesempatan untuk lebih banyak berinteraksi dengan banyak orang dari latar belakang yang berbeda.
  2. Melatih dan membentuk kepribadian diri kita sebelum memasuki dunia pascakampus.
  3. Mendapatkan ilmu lebih banyak dengan cara mendiskusikan suatu permasalahan, memperluas wawasan, bertindak simpati, dan empati.
  4. Sebagai wadah dalam mengaktualisasikan diri selama masa kuliah.
  5. Dsb.

gambar via blogspot.com

Answered Jul 3, 2017
Anonymous

BqyTKvBIXd3chrBpktvew32p3BZ-jSx6.jpg

Ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan ketika aktif pada organisasi, setidaknya ada 7 hal yang sudah saya nikmati dan rasakan:

1. Memahami AD/ART dan sistem manajemen dan pengambilan keputusan berorganisasi.

2. Memiliki banyak teman dan relasi yang tidak hanya berasal dari organisasi kita saja.

3. Memiliki jiwa kepimpinan dan tanggung jawab, serta strategi menjalankan organisasi.

4. Membantu pimpinan perusahaan untuk mempertimbangkan kita dalam melamar pekerjaan tertentu.

5. Mudah bergabung dengan organisasi lain dan masuk partai politik.

6. Membuat kita jadi semakin semangat untuk belajar dan membaca, karena malu sebagai anak organisasi, kok, tidak berpengetahuan mumpuni.

7. Uang pun bisa kita dapatkan secara halal dan benar dari jalur organisasi yang aktif kita ikuti.

 

gambar via infobae.com

Answered Jul 3, 2017
Sekar Febiola Putrie
I cant be teh Best without Allah.. I belive Allah anda Rasul always with me

Banyak pengalaman.. Nyari kesibukan dan gampang tanya kalau ada tugas yang susah 

Answered Aug 19, 2017

Kita bisa mendapatkan ilmu lebih, pengalaman, serta pelajaran pelajaran yang tidak dipelajari di bangku kuliah. Dengan aktif berorganisasi, kita mempunyai bekal untuk menjadi seseorang yg kita inginkan, organisasi dapat menjadi wadaah untuk menggapai cita cita. Aktifitas2 kita di oragnisasi dapat menjadikan kita sibuk, dan terhindar dari kegiatan2 negatif yg biasanya dilakukan oleh pengangguran (Orang yang tidak sibuk / tidak melakukan pekerjaan apapun).

Answered Aug 20, 2017

Bisa memiliki lebih banyak teman dan kita juga bisa lbih banyak ber interaksi dengan banyak orang dengan mengikuti organisasi kita bisa aktif dalam suatu kegiatan yg kita minati 

Answered Aug 20, 2017
Sutiono Gunadi
I am a Food-Travel-Hotel writer, also interests on technology, movies, HIV/AIDS

Manfaat aktif organisasi selama masa kuliah adalah memperluas jaringan pertemanan, tidak hanya mengenal teman sefakultas, tetapi juga bisa mengenal orang-orang satu universitas, bisa berkenalan dan berinteraksi dengan mahasiswa dari fakultas lain sehingga memperkaya pandangan hidup saya. Selain itu, di dalam organisasi, saya terlatih untuk memimpin rapat, bersikap saat berbeda pendapat, menyatukan pendapat, serta memimpin sebuah tim yang nantinya akan sangat bermanfaat di dunia kerja. Dalam organisasi, saya juga belajar membuat proposal, membuat anggaran, melakukan audiensi ke pejabat universitas maupun pejabat daerah/pusat sehingga hal-hal ini memberikan saya pengalaman yang sangat berharga di dunia kerja nantinya.

Answered Oct 4, 2017
Khaidir Van Demma
Mahasiswa Fakultas Hukum UNHAS, Awardee Rumah Kepemimpinan Makassar

Masa-masa kuliah adalah fase dimana seorang mahasiswa dapat memaksimalkan kapabilitas dan kompetensinya, bukan hanya melalui keiatan perkuliahan seorang mahasiswa bisa semakian mengasa skill dan kemampuannya namun melalui kegiatan lainnya seorang mahasiswa bisa melatih dirinya dan mengasah bakat mintanya guna menjadi pribadi yang kompeten. Salah satu cara yang bisa dilakukan guna meningkatkan skill dan kemampuan saat kuliah yakni aktif dalam kegiatan kemahasiswaa/organisasi kemahasiswaan (LK kampus). Seperti yang kita ketahui ada beberapa lembaga kemahasiswaan yang biasanya ada disuatu kampus, misalnya saja himpunan mahasiswa tingkat univesitas, himpunan mahasiswa tingkat fakultas, himpunan mahasiswa tingkat program studi, pramuka, palang merah dan organisasi kesenian, dll. Kebanyakan Lembaga kemahasiswaan fokus dalam menanamkan karakter positif pada anggota/kadernya, hal tersebut memang cukup urgent karena dengan menjadi mahasiswa yang berkarakter akan berimplikasi baik dalam kemajuan lembaga kemahasiswan tempat mahasiswa tersebut tergabung. Salah satu bentuk konkret pembentukan karakter para anggota organisasi kemahasiswaan biasanya melalui kegiatan pelatihan kepemimpinan atau biasa disebut LDK (latihan dasar kepemimpinan), kegiatan sosial (baksos) dan penyuluhan di masyarakat. Selanjutnya manfaat yang bisa didapatkan saat aktif dalam kegiatan kemahasiswaan saat kuliah yakni tumbuh/munculnya kecerdasan sosial dalam diri anggota lembaga kemahasiswaan, dalam suatu organisasi kemahasiswaan setiap kader akan selalu dihadapkan dengan interkasi sosial baik dengan sesama anggota organisasi maupun dengan relasi organisasi. Dalam kegiatan kemahasiswaan juga terkadang diselingi dengan diskusi/debat tentang suatu masalah, hal tersebut secara tidak langsung menjadi sarana bagi mahasiswa yang terkait dalam memunculkan kemampuan berpikir kritis, logis dan analitis. Kegiatan bertukar pikiran yang rutin dilakukan akan semakin menambah khazanah pengetahuan mahasiswa dan menjadi sarana belajar mahasiswa selain kegiatan perkuliahan yang biasa dia ikuti di dalam kelas. Manfaat selanjutnya aktif dalam kegiatan LK kampus yakni bisa mendapatkan beasiswa khusus untuk anggota lembaga kemahasiswaan, siapa siah yang tidak berharap mendapatkan beasiswa? Dengan mendapatkan berasiswa seorang mahasiswa bisa lebih terbantu dengan biaya kuliahnya. Agar bisa mendapat beasiswa maka anda harus menjadi sosok yang berkarakter, inovatif dan kreatif agar bisa memberi kontribusi besar pada organisasi sehingga anda mendapatkan rekomendasi untuk mendapatkan beasiswa. namun disetiap hal baik akan selalu ada hal buruk yang bisa jadin menyertainya termasuk dalam kegiatan organisasi kampus, sehingga anda dituntut bijak dalam berbagai hal tak terkecuali kegiatan lembaga kemahasiswaan.

Answered Nov 2, 2017

Question Overview


16 Followers
1683 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Bagaimana Anda mendapatkan IPK tertinggi sewaktu kuliah?

Apa nasihat Anda untuk remaja kuliahan sebagai bekal menghadapi masa depannya?

Bagaimana cara masuk UI (Universitas Indonesia)?

Bagaimana cara kuliah tanpa merepotkan orang tua?

Keisengan apa yang paling kamu ingat sebagai mahasiswa?

Apa yang paling kamu sesali dari masa-masa kuliah?

Bila kamu diberikan kehidupan kedua sebagai mahasiswa, apa yang akan kamu lakukan?

Bagaimana cara mendapatkan keringanan biaya kuliah?

Bila kamu ditakdirkan bebas finansial sebelum lulus kuliah, masihkah kamu kuliah?

Apa beasiswa yang terbaik di Indonesia saat ini?

Apakah ranking perguruan tinggi berpengaruh pada karier alumninya?

Mana yang lebih baik, perguruan tinggi swasta atau perguruan tinggi negeri?

Apa keuntungannya mengambil sekolah lanjutan di luar negeri dibanding di dalam negeri?

Pentingkah pemilihan jurusan yang spesifik untuk strata 1?

Bagaimana cara memutuskan antara bekerja, berbisnis, dan melanjutkan S2?

Apa hal fundamental yang diajarkan di perguruan tinggi strata 1?

Selain menjadi akademisi, karier apakah yang menuntut seseorang meraih pendidikan formal setinggi-tingginya?

Siapa Dosen favorit Anda ketika menempuh studi di jenjang sarjana (S1)?

Siapa Dosen favorit Anda ketika menempuh studi di jenjang pasca sarjana (S2 dan S3)?

Bagaimana sistem pendidikan di Jerman berlangsung selama Perang Dunia II?

Adakah kajian ilmiah tentang parfum?

Bagaimanakah cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja?

Bagaimana cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja, khususnya seks bebas?

Apa saja faktor yang menginspirasi bagi remaja untuk melakukan kenakalannya?

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Apa yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas?

Apakah bisa kita menghilangkan seks bebas di kalangan remaja?

Apa itu sistem pendidikan anak Montessori?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?

Apa bentuk organisasi masa depan yang paling sesuai?

Ada berapa banyak organisasi nirlaba di Indonesia?

Apa pendapat Anda mengenai teleworking?

Bagaimana menyusun key performance indicator (KPI) untuk fungsi kebersihan dan keamanan di sebuah perusahaan?

Mengapa masih ada orang terpelajar dan bahkan pejabat di Indonesiayang tertarik untuk bergabung ke ISIS?

Apa yang membuat ISIS menarik perhatian sehingga banyak orang yang ingin menjadi bagian darinya?

Tipe kaderisasi organisasi apa yang cocok di level SMA?

Bagaimana menjaga komitmen relawan pada suatu organisasi volunteer selain insentif moneter?

Apakah seorang CEO haruslah seorang Extrovert dan pandai menjual?

Bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik?