selasar-loader

Sebagai mahasiswa baru vokasi UI, apa alasan Kamu memilih jurusan kamu sekarang?

Last Updated Jul 23, 2017

[Sayembara Selasar]

Hidup itu pilihan, termasuk juga dalam melanjutkan studi pendidikan untuk masa depan yang lebih baik. Setiap pilihan itu harusnya menjadi pilihan yang telah dipikirkan secara matang. Termasuk pertanyaan yang sering terlontar "Nanti habis kuliah mau lanjut apa?" 

Beberapa begitu bingung menjawabnya, dan apabila terpaksa akhirnya menjawab, "Ya, mau kerja".

Namun, hal Berbeda dengan mahasiswa vokasi yang biasanya akan menjawab dengan mantap "Saya akan kerja dengan apa yang sudah saya pelajari dan saya sudah mempunyai pengalaman saat saya mempraktikkannya juga"

Nah, sekarang coba jelaskan alasan mengapa anda memilih jurusan yang anda naungi sekarang dan apa alasannya?

Ketentuan:

- Hanya untuk Anagata dari Program Vokasi

- Minimal 200 kata

- Diwajibkan untuk menyertakan gambar (di atas text jawaban) yang dapat mengilustrasikan pemikiran/ide/pengalaman/insight yang kamu miliki. Lebar maximal image adalah 1000px dan gambar tidak pecah

- Jangan lupa, setelah Anagata men-submit jawaban, di bawah nama ada button "edit bio topic", klik! Isi dengan keterangan Fakultas, sama seperti di bio utama. Contoh: Mahasiswa Vokasi UI 2017.

 

228 answers

Sort by Date | Votes
Azizah S. Amri
Vokasi Komunikasi UI 2017

5KP48I7NaSE79dEEppm9nIXKqSnVRciA.jpg

 

Alasan saya untuk memilih jurusan Komunikasi Penyiaran ialah karena saya tertarik dengan dunia penyiaran dan perfilman, terutama penyiar radio. Saya juga senang dengan hal-hal yang berhubungan dengan fotografi. Lalu, saya juga ingin mengeksplor lebih jauh apa saja yang ada di jurusan yang saya pilih ini. 

Answered Jul 29, 2017
Amelia Khoirunnisa
Mahasiswi Vokasi Universitas Indonesia 2017 jurusan Adm. Keuangan dan Perbankan

7c5g4kiS0Ey3GtiKxbw94Vw4HcfDmmje.jpg

Alasan saya memilih jurusan kuliah Administrasi Keuangan dan Perbankan yaitu karena semenjak duduk di bangku SMP, saya telah menyukai ilmu ekonomi, khususnya tentang keuangan.

Awalnya, saya terinspirasi oleh sosok ibu Sri Mulyani. Beliau merupakan menteri keuangan pada masa kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono. Kinerja beliau begitu hebat. Pada masanya, Indonesia dapat meningkatkan pertumbuhan ekonominya dan meminimalisir utang negara. Prestasinya yang paling membanggakan yaitu penunjukkan sebagai salah satu direktur Bank Dunia.

Mengetahui biografi ibu Sri Mulyani membuat saya berpikir untuk kuliah di jurusan keuangan. Pada akhirnya, Vokasi Administrasi Keuangan dan Perbankan UI menjadi pilihan saya. Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, saya berpikir bahwa dengan masuk program vokasi, saya akan lebih mendapat pengalaman yang mumpuni dan lebih berorientasi kerja daripada teori. Walaupun masih banyak yang memandang jenjang D3 dengan sebelah mata, tapi saya yakin pada akhirnya pengalaman anak lulusan D3 lah yang akan lebih mumpuni. Jika ingin mendapat gelar sarjana, lulusan D3 nantinya masih bisa mengikuti Program Ekstensi S1 yang perkuliahannya dapat dilakukan seusai bekerja. Dengan begitu, ketika mendapat predikat S1, anak lulusan D3 sudah memiliki pengalaman kerja.

Rencana saya selepas lulus dan memiliki pengalaman kerja yaitu ingin mendaftarkan diri sebagai pegawai di Bank Indonesia. Saya ingin merintis karier di dunia perbankan Indonesia serta turut serta memajukan perekonomian negara kita. Seperti halnya Ibu Sri Mulyani, saya ingin persentase pertumbuhan perekonomian negara kita dapat terus meningkat dan utang negara kita pun dapat diminimalisir.

Answered Jul 29, 2017

Saya memilih jurusan akuntansi karena saya suka dengan pemikiran para pedagang. Menurut saya berdagang merupakan pekerjaan yang paling keren dan berani saat mengambil keputusan. Banyak pedagang yang dari kalangan anak muda dalam membuat inovasi baru yang sangat kreatif. Selain itu saya memilih akuntansi sebagai program studi saya selanjutnya karena saya suka dan di dukung oleh banyak orang yang berada di sekitar likungan saya, khususnya keluarga.

Akuntansi memiliki prospek kerja yang banyak sehingga saya dapat mengejar impian yang saya inginkan sejak lama. Di Vokasi jurusan Akuntansi lebih banyak praktik daripada teori. Oleh sebab itu, saya ingin kehidupan saya kedepannya saat bekerja akan lebih banyak praktik. Saya tidak bisa berpaling ke jurusan lainnya, karena bukan minat saya. 

Saya ingin menjadi seorang akuntan semenjak dua tahun yang lalu saat saya masih menduduki bangku SMA di kelas 11. harapan selesai dari kuliah yang akan saya capai dalam 3 tahun ini adalah saya ingin mendapat pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan yang saya punya bukan hanya bekerja karena kebutuhan dan ingin bekontribusi pada sebuah perusahaan di Indonesia sehingga mungkin dapat membantu dalam memajukan ekonomi di Indonesia. Setelah saya menyelesaikan kuliah di Vokasi Universitas Indonesia saya akan melanjutkan kuliah sarjana ekstensi dalam program studi Akuntansi.

sFdNEp_rt25qVK8Rf8R0IXdSOQFHhUZQ.jpg

Salimah_Vokasi_Swardhana12

Answered Jul 29, 2017
giovanni jr
Giovanni Bima A, Mahasiswa Vokasi Akuntansi

Alasan saya memilih program vokasi akuntansi karena saya ingin memperdalam akuntansi secara kerja nyata dan lebih cepat pendidikannya.

Answered Jul 29, 2017

Saat ini saya sebagai Mahasiswa Baru Universitas Indoenesia Angkatan 2017 Fakultas Vokasi, Jurusan Administrasi Keuangan dan Perbankan. Saya merasa bangga bisa diterima sebagai mahasiswa ui di program pendidikan vokasi jurusan keuangan dan perbankan.  Mengapa demikian? Di Jurusan ini saya tidak hanya belajar tentang dunia perbankan tetapi tentang keuangan pula. Saya sejak masa SMP-SMA sering mendapatkan kepercayaan untuk mengelola keuangan mulai dari uang iuran kelas atau yang lebih sering disebut uang kas hingga mengatur keuangan acara-acara kelas lainnya. Mulai dari mendapatkan kepercayaan dari orang sekitar, saya sadar bahwa saya mempunyai kemampuan untuk mengelola keuangan walaupun masih dalam skala kecil. Dan jika saya menekuni di jurusan ini saya akan belajar 2 hal sekaligus yaitu keuangan dan perbankan. Dan dengan diterimanya saya di jurusan ini saya bisa melatih kemapuan untuk mengelola keuangan dengan baik dan benar. Di sisi lain saya bisa belajar tentang perbankan, dengan demikian saya juga akan banyak mengetahui tentang hal perbankan. Uang dan bank memang seperti  tidak bisa dipisahkan. Di lain sisi saya melihat prospek jurusan ini sangat lah bagus, dilihat dari sisi perbankan di indonesia usaha perbankan sangatlah menjamur dan cukup banyak menyerap tenaga kerja. Tidak hanya bank yang dimiliki leh negara tetapi bank swasta pun banyak bermunculan. Selain itu, saya juga bisa bekerja di lembaga keuangan non-bank seperti Bursa Efek Indonesia (BEI)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Administrasi asuransi dan aktuaria. Jurusan ini jarang diketahui banyak orang seperti halnya saya awalnya pun tidak begitu mengenal jurusan ini. karena pada saat itu saya mendapat informasi dan saya merasa tertarik.

Kenapa saya tertarik? Faktor utama yaitu prospek kerja yang sangat mengagumkan dan sangat dibutuhkan perusahaan-perusahaan asuransi, dan tentunya saya penasaran dengan mata kuliah yang akan diajarkan, yang saya tahu jurusan aktuaria adalah ilmu tentang asuransi, alias pengelolaan risiko keuangan di masa yang akan datang, Mahasiswa Aktuaria akan mendapatkan mata kuliah-mata kuliah yang merupakan kombinasi antara ilmu tentang peluang, matematika, statistika, keuangan, dan pemrograman komputer. Tujuan akhirnya adalah agar bisa menjadi ahli madya asuransi yang punya keahlian praktis dalam bidang  administrasi asuransi dan aktuaria, serta keahlian dalam profesi perencanaan keuangan personal. Sebenarnya saya tidak begitu pandai dalam hitung menghitung tetapi saya merasa tertantang untuk mempelajarinya ditambah lagi saya ingin mencapai keprofesian aktuaris sampai ke tingkat chief actuary.

Dan profesi ini sangat penting untuk Indonesia karena Indonesia sangat krisis seorang Aktuaris. pemerintah Indonesia sekarang mewajibkan setiap perusahaan asuransi mempunyai minimal satu orang aktuaris, sementara perusahaan asuransi kadang memerlukan puluhan aktuaris. sekarang ini kurang lebih ada 90 perusahaan asuransi di Indonesia. Peluangnya sangat besar untuk saya masuk dan bisa menjadi seorang Aktuaris.

 


q8k4KRzR95FzHaLg5IbT3YQs-NVtb6kY.jpg

 

Firsa Fauziah_17060082_

Answered Jul 29, 2017

0W5GAQj19jj8bAlvTpJzj0UgqC2Su_6v.jpgAlasan saya memilih jurusan Manajemen Informasi dan Dokumentasi adalah karena prospek kerja yang sangat luas. Kebanyakan orang mungkin tidak sadar bahwa di setiap kantor, baik fasilitas swasta maupun negara, semuanya pasti memerlukan informasi dan memiliki informasi yang harus dikelola demi keamanan dan kelancaran kinerja kantor tersebut. Maka dari itu, bila seorang lulusan dari jurusan Manajemen Informasi dan Dokumentasi ingin mencari kerja, mereka memiliki tempat untuk bekerja di setiap kantor, baik besar maupun kecil, baik di dalam maupun di luar negeri.

Answered Jul 29, 2017

Alasan saya memilih jurusan Akuntansi adalah karena saya sangat menyukai hal-hal yang berkaitan dengan masalah keuangan dan berbagai pendidikan tentang akuntan. Selain itu, juga karena jurusan Akuntansi sangat banyak dibutuhkan dalam dunia kerja. Oleh karena itu, saya mantap memilih jurusan ini.

Answered Jul 29, 2017

9i2hlG1hmMXmm5iLFZRroixHuw9lIJkN.jpg

Alasan saya memilih Program Vokasi jurusan Administrasi Keuangan dan Perbankan adalah karena saya ingin menjadi ahli dalam bidang keuangan. Berawal dari ketika saya kecil yang suka melihat buku-buku ayah saya tentang ilmu ekonomi. Semakin saya tumbuh besar, saya suka mendengar beliau berbicara mengenai ilmu ekonomi dan itu membuat saya jadi selalu penasaran tentang permasalahan dan tokoh-tokoh perekonomian di Indonesia.

Pada saat saya SD, ayah saya memberitahukan bahwa ada salah seorang wanita yang berperan dalam perekonomian Indonesia, yaitu Sri Mulyani yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri Keuangan. Saya jadi suka membaca tentang Ibu Sri Mulyani. Kinerja beliau sebagai Menteri Keuangan RI menginspirasi saya untuk menjadi wanita karier yang jujur, tegas, berani, dan tentunya memasuki dunia keuangan dan perbankan.

Maka dari itu, ketika saya SMA di semester 6, saya memilih mendaftarkan diri ke Program Vokasi jurusan Administrasi Keuangan dan Perbankan. Mengapa saya memilih D3? Karena tujuan awal saya adalah menjadi wanita karier yang aktif dalam bidang keuangan dan yang saya ketahui, calon lulusan D3 lebih banyak melakukan kegiatan praktikum dibandingkan teori.

Lulusan D3 telah mengetahui permasalahan dan cara menyikapi permasalahan di dunia kerja. Setelah saya lulus dari Administrasi Keuangan dan Perbankan, saya ingin mendaftarkan diri sebagai pegawai di Bank Indonesia karena untuk saat ini banyak lembaga keuangan yang menuntut para pengelola bank untuk lebih aktif dan pintar berinovasi terutama dalam hal yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

Gambar via aktualpress.com

Answered Jul 29, 2017

Nama : Wicky Mirda Widyatama

NPM :1706014046

jurusan :  Pariwisata

Alasan saya memilih Program Vokasi Jurusan Pariwisata karena saya ingin berkeliling Indonesia, mungkin jika kuliah di jurusan ini, saya dapat mewujudkan impian saya itu dan saya ingin memajukan pariwisata Indonesia sampai mancanegara, itulah cita-cita saya selama ini. Dan menurut saya, saya sanggup mengikuti urusan pariwisata ini dari bidang yang lainnya.

Answered Jul 29, 2017
Anestya Paramitha Dewi
Mahasiswa Vokasi UI 2017

Alasan saya memilih Program Vokasi Jurusan Administrasi Perpajakan adalah karena perpajakan di Indonesia berkembang dengan pesat, setiap individu maupun kelompok dalam segala aktivitasnya akan selalu dan harus bersinggungan dengan urusan pajak. Baik individu atau kelompok, wajib mengeluarkan pajak. Dalam praktiknya, masih banyak wajib pajak yang megabaikannya, sehingga pendapatan negara berkurang dan tingkat kesejahteraan tidak merata. Untuk itu, saya memilih Administrasi Perpajakan, dengan potensi yang saya miliki menjadikan tantangan bagi saya mengetahui lebil rinci tentang perpajakan di Indonesia. Begitu pula dengan prospek kerja di bidang perpajakan yang bagus dan akan selalu berkembang.

Answered Jul 29, 2017
sri anggi mulyaningsih
Vokasi-Adm.Asuransi&Aktuaria

Zf9I2uN6VZ7DHGHP-b99G9JcHatkDRNX.jpg

Aktuaria? Banyak orang masih sangat jarang mengetahui jurusan ini. Awalnya pun saya tidak tau, namun satu-satunya sumber terpercaya sampai akhirnya saya mengetahui jurusan ini adalah saudara saya sendiri.

Tentu awalnya saya hanya sekadar melontarkan pertanyaan biasa, yakni jurusan apa yang saudara aku pilih? Lalu saudara saya berkata, bahwa ia mengambil Jurusan Aktuaria. Sontak saya sangat terkejut. Sangat asing sekali bagi saya dengan kata itu.

Lalu ternyata ia menjelaskan bahwa aktuaria adalah ilmu yang mempelajari statistika, teori matematika, teori ekonomi, dan keuangan dalam mengatasi bisnis ril. Karena saya sangat menyukai hitung-hitungan, jadi saya mematangkan niat saya untuk memilih jurusan administrasi asuransi & aktuaria ini. Sontak dengan kata asuransi juga saya masih belum terlalu menguasai apa artinya.

Tapi setelah saya belajar sedikit dari saudara saya, bahwa biasanya orang-orang aktuaria dan asuransi ini dikatakan sebagai peramal. Ya, di sinilah saya bisa mempelajari kapan orang-orang yang mendaftarkan dirinya ke dunia asuransi kesehatan itu meninggal dunia. Saya sangat tertarik untuk mempelajarinya. Dunia aktuaria tidak melulu perhitungan, tetapi disambut dengan masalah-masalah berbentuk kesehatan yang harus kita kuasai.

Dalam dunia aktuaria, untuk memiliki gelar profesi aktuaris itu harus mengikuti berbagai macam ujian profesi dan program pendidikan berkelanjutan, karena hal tersebut merupakan syarat mutlak untuk dapat menjadi seorang aktuaris. Aktuaris juga harus bekerja sesuai dengan standar praktik dan selalu mengacu pada peraturan yang berlaku. Di luar negeri,aktuaris termasuk dalam profesi yang elit. Di Indonesia ini masih membutuhkan sekitar 600 profesi aktuaris.

Gelar aktuaris di Indonesia adalah Fellow Society of Actuaries of Indonesia (FSAI) dan diberikan oleh Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI). Untuk mendapatkan gelar tersebut, seorang individu harus lulus ujian profesi aktuaria yang terdiri dari 11 mata ujian, yaitu:

Untuk tingkat Ajun Aktuaris :
A-10    : Matematika Keuangan
A-20    : Probabilitas dan Statistik
A-30    : Ekonomi
A-40    : Akuntansi
A-50    : Metode Statistika
A-60    : Matematika Aktuaria
A-70    : Teori Risiko
A-80    : Pendidikan Profesionalisme
Untuk tingkat Aktuaris :
F-10    : Manajemen Aset dan Investasi
F-20    : Manajemen Aktuaria
F-31    : Aspek Aktuaria dalam Asuransi Jiwa; atau
F-32    : Aspek Aktuaria dalam Dana Pensiun; atau
F-33    : Aspek Aktuaria dalam Asuransi Umum; atau
F-34    : Aspek Aktuaria dalam Asuransi Kesehatan

Nama : Sri Anggi Mulyaningsih
Fakultas : vokasi
Nama kelompok : Wijayarajasa-03

 

gambar via aktualpress.com

Answered Jul 29, 2017

Alasan saya memilih Jurusan Adninistrasi Asuransi dan Aktuaria adalah karena prospek kerjanya, tentunya. Awalnya saya awam sekali dengan aktuaria, tapi setelah searching di Google, jadi lebih tau gimana aktuaria sebenarnya dan masih banyak perusahaan yang membutuhkan seorang aktuaris. Selain itu, saya juga suka sekali dengan pelajaran matematika, tetapi dalam matematika penerapan di kehidupan sehari-harinya kurang, jadi saya lebih suka yang seperti ini, jelas, ada formula, dan digunakan buat apa. Dan juga semakin ke sini semakin banyak juga perusahaan asuransi bermunculan, karena banyak individu yang sadar akan pentinnya memiliki asuransi, lapangan kerja buat saya pun bertambah.

Answered Jul 29, 2017
Qonita Naila Syahidah
Mahasiswi Universitas Indonesia Vokasi 2017

Alasan saya memilih Jurusan Perumahsakitan, karena saya ingin mengembangkan potensi saya dalam bidang perumahsakitan, mengamalkan, dan mengabdikan ilmu yang akan saya pelajari nanti. Ketika lulus nanti saya akan membangun sebuah rumah sakit dan merekrut partner yang bisa menjalankan misi bersama dengan baik.

Qonita Naila Syahidah_vokasi_dharmawangsa216

Answered Jul 29, 2017

Alasan saya memilih Jurusan Perumahsakitan, karena dulu cita-cita saya ingin menjadi seorang dokter. Tapi cita-cita saya terhalang oleh jurusan saya saat SMA.

Answered Jul 29, 2017
Ica Deriza
Mahasiswa VOKASI - Komunikasi Universitas Indonesia

Alasan saya mengambil Jurusan Ilmu Komunikasi di Kompetensi Utama Keahlian Hubungan Masyarakat adalah karena bagi saya, berinteraksi dan tampil di depan publik sangat menyenangkan dan nantinya saya bisa belajar beradaptasi dengan berbagai kalangan dan komunitas, baik kalangan orang tua dan komunitas anak muda, sehingga saya bisa menempatkan diri di berbagai kalangan dan komunitas dengan baik. Dengan bisa masuknya saya di berbagai kalangan dan komunitas, saya bisa memahami berbagai macam karakter orang-orang. Ilmu Komunikasi hubungan masyarakat yang saya miliki bisa menjadi media untuk menjembatani supaya tidak terjadi perbedaan, kesenjangan sosial, dan konflik yang ada dalam kalangan dan komunitas di masyarakat.

Answered Jul 29, 2017
dita nur anggraini
Mahasiswa Vokasi Universitas Indonesia

Alasan saya memilih jurusan Perumahsakitan adalah karena saya ingin bekerja di rumah sakit dan juga karena  faktor orang tua yang menyarankan saya bekerja di rumah sakit.

Answered Jul 29, 2017

Saya memilih vokasi karena cita-cita saya ingin menjadi seorang aktuaris, sedangkan di UI, jurusan tersebut hanya memiliki jenjang D3 dan tesnya dapat diikuti oleh anak IPS. Karena saya IPS, jika saya memilih S1, saya harus tes lintas jurusan dahulu untuk masuk Fakultas MIPA. Maka dari itu, saya lebih memilih vokasi melalui jalur SIMAK.

Answered Jul 29, 2017

Hasil gambar untuk kominfo

Alasan saya memilih jurusan Manajemen Informasi dan Dokumentasi adalah karena saya tertarik dengan manajemen informasi yang mempelajari data, dengan membuat/mengoperasikan sistem yang dapat menyimpan dan mengolah data ribuan atau bahkan jutaan.

 

Ilustrasi via postel.go.id

Answered Jul 29, 2017

Hasil gambar untuk pariwisata vokasi ui

Alasan saya memilih Fakultas Vokasi adalah program kuliahnya yang lebih melakukan praktik sebanyak 60% praktik selama perkuliahan. Selain itu, program diploma yang sudah diyakini lebih siap mengadapi dunia kerja sekarang sudah banyak dicari oleh banyak perusahaan. Vokasi Universitas Indonesia sudah banyak dikenal baik dan memiliki lulusan-lulusan terbaik yang siap menghadapi dunia pekerjaan yang lebih mengandalkan softskill.

Alasan saya memilih jurusan Pariwisata adalah kecintaan saya terhadap travelling dan budaya setiap daerah dan juga negara. Tidak hanya ingin menikmati tiap perjalanan, tapi juga mengetahui sejarah, budaya, bahasa, dan lain-lain. Saya juga memiliki cita-cita memiliki event organizer yang saya kelola dan bangun bersama teman-teman satu jurusan saya. Hal itu bisa saya pelajari di peminatan MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibition) yang ada di jurusan Pariwisata Universitas Indonesia. Jurusan pariwisata juga dikenal dengan keramahan dan kesopanan yang diajarkan dengan baik di sana. Prospek kerja jurusan Pariwisata juga sangat luas dan sangat dibutuhkan di berbagai aspek kehidupan. Lulusan MICE di Indonesia masih sedikit dan sedang dicari oleh banyak perusahaan dan memiliki aspek yang cerah.

Saya juga ingin berkeliling dunia sambil bekerja dan menghasilkan uang dan memiliki pengalaman. Saya juga ingin mengeksplor lebih lagi mengenai objek wisata menakjubkan di Indonesia dan menjaganya. Sumber daya alam suatu saat akan habis namun pariwisata yang mengunggulkan budaya dan kekayaan tidak akan pernah habis. 

 

Ilustrasi via wikimedia.org

Answered Jul 29, 2017

Saya memilih program vokasi karena masa studi yang lebih pendek dari S1 dan programnya membuka kesempatan untuk dapat langsung mempraktikkan keahlian yang telah dipelajari. Jurusan yang saya pilih adalah Terapi Okupasi, karena di daerah asal saya, praktisinya masih sedikit. Selain itu, saya ingin memberikan bantuan kepada anak berkebutuhan khusus agar dapat mencapai fungsi optimal mereka dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. 

(Roselina Ardine_Vokasi_Singhapura 1)

Answered Jul 29, 2017