selasar-loader

Bagaimana cara kamu mengatasi kesedihan?

Last Updated Jul 18, 2017

Bagaimana cara kamu mengatasi kesediahan terhadap kehilangan sesuatu ? Kehilangan tentang apa saja, seperti ditinggalin putus sama pacar, meninggalkan seseorang yang kamu cintai, kehilangan sesuatu dan sebagainya?

5 answers

Sort by Date | Votes
suhaeri mukti
Peneliti, Pernah belajar Psikologi dan Sosiologi.

Dgw3acsqTkQCb977bzrfTPsiZG5AevXL.png

Cara terbaik mengatasi kesedihan adalah dengan KESEDIHAN. 

- Sedih ketika kita sadari bahwa apa yang kita alami bukanlah apa-apa dibandingkan kesedihan orang lain.

- Sedih ketika kita sadari bahwa ternyata ketahanan kita hanyalah selemah dan sekecil itu, padahal Tuhan meenciptakan kita dengan sempurna, dengan dipersiapkan untuk menghantam segala rintangan.

-Sedih ketika kita sadari bahwa kenyataannya ketika kita diam terpuruk dalam kesedihan di luaran sana orang-orang sedang menikmati kemajuan dan kebahagiaannya, sedangkan kita hanya diam dan tepuruk tanpa bergerak sedikitpun.

-Sedihlah... Karena dengan memaknai kesedihan itu kita akan menemukan kebahagiaan.

Salam Hangat.

Suhaeri Mukti -SeMu-

gambar via storylog.co

Answered Jul 19, 2017
wahyu sutejo
Success enthusiast, Psikologi interest, Omni Channel Enthusiast

2YdASpZkmNbyxCfPkaTKSMx-yUsDPbYH.jpg

La Tahzan,

Manusiawi bila kesedihan melanda setiap orang, tidak perlu malu mengungkapkan kesedihan kepada diri sendiri, namun kita harus malu ketika menampilkan kesedihan kita kepada orang lain.

Tips jitu untuk mengatasi kesedihan adalah berdzikir.

"Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban" (Q.S.55:55) yang artinya "Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

foto via tribunnews.com

 

 

Answered Jul 25, 2017
Dian Fhaatma Thaib
Core Lead Team Psychological First Aid (PFA) F. Psikologi Universitas Indonesia

[Suatu saat kita akan berkata : ''Kita beruntung pernah sedih.'']

UKC3D6mTn64bCasisZmkUCh0YkJUNe7H.jpg

Ya, kesedihan atau perasaan sedih ada baiknya kita terima sebagai sebuah kemutlakan dalam hidup yang sebut saja sangat berwarna ini. Pasalnya, menurut film Inside Out (film kartun pentolan Disney-Pixar yang mencoba membahas emosi-emosi yang terdapat pada manusia) dan beberapa teori dalam psikologi, ada setidaknya 6 (enam) emosi dasar yang pasti dimiliki hampir seluruh manusia di muka bumi. Kita mengenal, marah, senang, sedih, jijik, terkejut, dan takut sebagai 6 emosi dasar tersebut, dan yaa... emosi sedih menjadi salah satu yang selalu menarik untuk dibahas.

Berkaca dari 19 tahun kehidupan saya, ditambah dengan berbagai hal soal manusia yang dicekoki oleh kelas-kelas di psikologi, saya jadi mengambil sebuah pemahaman baru berkaitan dengan kesedihan. Hal itu bernama 'penerimaan'. Kesedihan yang bisa jadi memiliki 1001 lebih penyebab ini agaknya memang akan selalu mengisi ruang-ruang kehidupan kita, mau tidak mau, percaya tidak percaya. Maka dari itu, sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasi kesedihan tersebut, jika yang dimaksud cara itu adalah serangkaian metode-metode agar kita segera keluar dari tidak nyamannya perasaan sedih, maka hal pertama yang sebaiknya kita lakukan ialah menerima kesedihan itu.

Kehilangan, kepergian serta keharusan untuk melepaskan sejatinya memang tidak pernah mudah, karena dalam sebuah penelitian yang diberitahukan seorang teman yang hobi membuat esai psikologi, dikatakan bahwa ketakutan terbesar manusia yang utama ialah 'kehilangan'. Jadi, ya, menjadi wajar sekali saat dalam kondisi tersebut, perasaan itu muncul bagaikan tamu tak diundang. Maka ya, sekali lagi, sebelum melakukan serangkaian kegiatan hiking, rekreasi, nonton bola ke stadion, atau membuat agenda hangout dengan teman-teman terdekat sebagai wujud coping (stategi keluar dari stress/ perasaan tidak nyaman), hal pertama yang harus kita lakukan adalah menerima dan berdamai dengan kesedihan itu. Caranya adalah dengan meyakinkan diri kita, bahwa 'it is okay to feel this sadness', 'saya tahu bahwa melepaskan dia tidak mudah, tapi mari kita coba ini perlahan-lahan, insya Allah ada jalan', dan afirmasi (pernyataan positif yang ditujukan kepada diri sendiri untuk mempengaruhi pikiran dan membentuk persepsi yang lebih positif tentang suatu hal) sejenis lainnya.

Jika berkesempatan menulis, maka hal itu akan lebih baik, karena berdasarkan penelitian yang dilakukan Pennerbarker, menulis dapat menurunkan kadar stres yang salah satunya ditimbulkan oleh perasaan sedih yang berlarut-larut (dalam bukunya yang berjudul Writing to Heal). Saya pribadi biasa membuatnya menjadi beberapa bagian. Pada halaman pertama, saya akan berusaha menjawab pertanyaan, "Apa yang Dian rasakan saat ini?" Lembar kedua, kira-kira akan ada pertanyaan, "Hal apa yang membuat Dian merasakan hal tersebut?" Pada halaman ketiga, "Apa yang akan kita lakukan sekarang?" dan biasanya ditutup dengan "Mari kita lakukan, Sweetie!" Yap, hal pertama yang biasan saya lakukan saat sedih adalah menulis.

Selain menulis, jika rasanya sangat sesak, saya menyarankan siapapun itu orangnya untuk melakukan hal ini: menangis. Menangislah, karena menangis telah terbukti ampuh sebagai salah satu amunisi dan mekanisme melepaskan emosi (dalam hal ini emosi tidak diartikan sebagai perasaan marah semata) yang sangat tidak apa-apa jika dilakukan (ini sekaligus mengubah paradigma bahwa menangis itu bentuk kelemahan). Jadi saat merasa sedih, jangan segan-segan untuk menangis, karena itu sungguh baik untuk emosi kita yang sejatinya harus selalu bergerak dan akan jadi masalah ketika ia tertahan dan menjadi bom waktu yang sulit dikendalikan. Kita bisa memilih, ingin menangis sendiri, atau ditemani oleh seseorang yang kita percayakan.

Kesedihan sebenarnya merupakan waktu yang tepat untuk kita merefleksikan berbagai hal dan kejadian dalam hidup, jadi saat sedih, boleh kiranya kita menyediakan waktu khusus dengan diri sendiri dan melakukan kegiatan yang menyenangkan. Dalam psikologi, hal ini dinamakan dengan istilah ''Self Care". Self care adalah saat dimana kita meluangkan waktu untuk kebaikan diri sendiri, bisa dilakukan dengan jalan-jalan pagi/sore dan merasakan kicauan burung, minum teh hangat sambil menggenggam mug teh yang masih hangat, berdiam diri di masjid sambil beribadah dan serangkaian kegiatan sederhana lainnya yang dilakukan untuk mencari ketenangan bagi diri sendiri.

Masih banyak lagi yang dapat kita lakukan sebagai upaya untuk keluar dari ketidaknyamanan atas rasa sedih. Bisa dengan mengobrol bersama teman dekat, berjalan-jalan, olahraga berat dan lain sebagainya. Namun, ada satu hal yang kita sebaiknya ingat; dibalik semua keinginan kita untuk keluar dari kesedihan tersebut, hal pertama yang mesti kita lakukan ialah penerimaan. Kita menerima setiap kesedihan, kehilangan, dan kepergian sebagai sesuatu yang mendewasakan dan membuat kita memiliki pemaknaan yang jauh lebih mendalam terhadap hidup dan kehidupan itu sendiri. Berdamai dengan kesedihan dan mensyukuri setiap keadaan, bahwa dalam kepingan kesedihan, kita makin mengerti apa itu kebahagiaan dan lebih mengikhlaskan bahwa dalam setiap perjumpaan memang selalu disertai dengan perpisahan.

Sampai suatu saat, kita akan mengatakan "kita beruntung pernah sedih", karena dengannya, kita mengerti siapa yang makna dari bersyukur. Bersyukur atas apa yang dimiliki, yang tidak dimiliki, ataupun apa yang sekadar pernah dimiliki.

Selamat berdamai... dan tidak perlu terburu-buru untuk yang satu ini.

Answered Aug 3, 2017

Gambar terkait

Setiap orang pasti pernah merasakan sedih, yang tentunya dapat terjadi karena berbagai alasan sehingga dapat membutnya merasakan sedih. Saya pun demikian. Sebagai manusia biasa, saya juga pernah atau bahkan dapat dikatakan sering merasa sedih. Lalu, bagaimana caranya agar dapat mengatasi rasa sedih itu? Pasti setiap orang tidak ingin merasakan sedih yang berlarut-larut dan jika ia sedang merasa sedih, ia akan mencari berbagai cara untuk menghilangkan rasa sedih tersebut.

Ada berbagai cara yang dapat saya lakukan untuk menepis rasa sedih yang melanda. Jika saya sedang sendirian, saya akan memutar musik sebagai salah satu cara paling mudah untuk menghilangkan perasaan sedih. Tentu, musik yang diputar bukanlah musik yang bernuansa galau, tapi bernuansa kegembiraan atau berisi motivasi yang dapat membuat kita move on dari masalah yang membuat kita merasa sedih. 

Jika ternyata musik tidak berhasil menepis rasa sedih yang saya rasakan, saya akan mencari video stand up comedy atau acara komedi di televisi atau di Youtube. Jika tidak menemukan atau tidak ada acara komedi yang bisa saya tonton, saya akan menonton film yang tersimpan dalam laptop. Jadi, janganlah langsung berpikir jika saya menonton suatu film atau drama secara berulang kali karena saya suka atau masih penasaran dengan ceritanya, tetapi karena saya ingin menghilangkan rasa sedih atau rasa galau yang sedang saya rasakan. Tentunya, film atau drama yang saya tonton bukanlah film yang bercerita tentang cerita sedih tetapi cerita yang di dalamnya terdapat unsur komedi sehingga dapat menghibur saya. Bisa dikatakan, saya cenderung menghindari film-film yang sedih karena biasanya, setelah menonton film tersebut, saya akan baper dan perasaan sedih itu pun akan terbawa ke dunia nyata.

Cara lainnya adalah melakukan suatu pekerjaan atau pergi bersama teman. Jika kita beraktivitas, setidaknya perasaan sedih yang sedang kita rasakan dapat hilang sejenak. Meskipun nantinya rasa sedih itu akan muncul lagi, setidaknya hati kita akan lebih tenang sehingga dapat berpikir secara jernih untuk menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi. 

 

Ilustrasi via cdninstagram.com

Answered Aug 3, 2017
sumayah sumayah
Mahasiswa Fakultas Psikologi UI, peserta Rumah Kepemimpinan Angkatan 8

Untuk dapat mengatasi kesedihan, saya perlu tahu apa yang menyebabkan saya sedih. Saya sedih bisa disebabkan oleh perasaan bersalah seperti salah bersikap atau mengambil keputusan, merasa minder atas pencapaian orang lain, ataupun sedih karena perpisahan. Jika saya sedih karena merasa salah mengambil keputusan dan karena perpisahan, saya menceritakan kondisi dan perasaan saya kepada teman saya sehingga saya mendapat feedback yang logis yang tidak banyak melibatkan perasaan. Jika saya merasa minder atas pencapaian teman saya, saya berusaha membesarkan diri saya dan mengatasi sendiri perasaan minder saya.

Answered May 5, 2018

Question Overview


7 Followers
669 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apa nasihat terbaik yang pernah Anda dapatkan?

Bagaimana menjelaskan bahwa ada kemungkinan kehidupan lain selain di Bumi ini?

Apa motto hidup paling keren?

Apakah seseorang mempunyai karakter bawaan yang tidak bisa diubah?

Apa ketakutan terbesar dalam hidupmu? Mengapa?

Siapakah cinta pertama Anda?

Seberapa pentingkah olahraga bagi Anda ?

Apa yang Anda lakukan ketika mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan?

Apa pengalaman paling bermakna dalam kehidupan Anda?

Siapakah orang yang paling berpengaruh dalam kehidupan Anda?

Bagaimana cara berdamai dengan masa lalu yang kelam dan penuh trauma?

Apakah kebiasaan nonton film porno dapat disembuhkan? Bagaimana caranya?

Bagaimana cara yang paling efektif untuk menyembuhkan penyakit susah tidur (Insomnia)?

Bagaimana cara mengobati gangguan jiwa karena depresi atau stres berat?

Apakah Hipnoterapi itu berbahaya? Bagaimana proses hipnosis dilakukan untuk terapi/pengobatan?

Mengapa ada orang berpikir bunuh diri?

Bisakah hipnoterapi mengungkap rahasia seseorang?

Apa ciri-ciri orang mengidap manic depressive?

Apa ciri-ciri anak down syndrome?

Apa perbedaan gaya berpikir kuno/lama dan baru dalam perspektif dunia kerja?

Apa dan bagaimana cinta itu?

Kepada siapa kecenderungan waria memilih pasangannya?

Adakah kaitan antara parfum dan kepribadian seseorang?

Apakah status sebagai anak tunggal mempengaruhi sikap politik Presiden ke-6 RI?

Apakah status sebagai anak lelaki satu-satunya dalam keluarga mempengaruhi sikap politik Presiden Jokowi?

Pada umur berapa sebaiknya anak diajak untuk menjalankan ritual keagamaan?

Apa yang menyebabkan orang takut menikah?

Apa yang menyebabkan seseorang takut menghadapi masa depan?

Mengapa respons orang sedih umumnya menangis?

Apakah menangis itu sehat atau malah membuat sakit?

Apa itu Rumah Kepemimpinan? Apa saja program dan kegiatannya?

Kenapa Selasar akhir-akhir ini mengunggah tulisan para peserta Rumah Kepemimpinan?

Mengapa anda memilih Rumah Kepemimpinan sebagai tempat menimba ilmu, berproses, dan menginfakkan diri dalam lingkaran yang disebut keluarga?

Bagaimana Anda memaknai tujuan kehidupan?

Siapa orang yang selalu menyemangati hidup Anda?

Apa saja hukum-hukum fisika yang penting tapi tidak banyak diketahui orang lain?

Bagaimana cara yang masih dapat dilakukan manusia untuk memanfaatkan energi yang dikeluarkan oleh matahari?

Siapa Drs. Musholli, pendiri Nurul Fikri?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Psikologi?

Apa yang membuat kota Surabaya demikian memikat dan berkesan buat Anda?

Apa yang menarik dari Pulau Bawean?

Apakah DPR harus belajar dari KPK dalam membangun kepercayaan dari rakyat?

Bagaimana cara agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu?

Apakah mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang lebih baik dengan memakan makanan 4 sehat 5 sempurna?

Apa yang kurang dari dunia kesehatan di Indonesia?

Apa yang membuat Steve Jobs sukses membangun Apple?

Apa rahasia kehebatan pasangan bulutangkis Tontowi Ahmad - Liliyana Natsir?

Apakah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) penting untuk memperoleh pekerjaan?