selasar-loader

Novel Es Ito mana yang lebih Anda suka? Negara Kelima atau Rahasia Meede? Mengapa?

Last Updated Nov 25, 2016

j-GYZ5FWNnl2zOTqjwhuZHrNDluK0gKQ.jpg

7pPUvxR4u2oZlYrSDFMGkRXM-gAIj8-L.jpg

9BquTsRt3FEzQsCDN2jzaCgxDRwRg02B.png

2 answers

Sort by Date | Votes
Rachman Gifar
Accountant. Specialized in Forensic Audit. Genuine Talented Procrastinator.

Hasil gambar untuk es ito

Sumber gambar via http://images.gr-assets.com/ (SUM)

Saya sudah membaca kedua novel tersebut, yaitu pada tahun 2009 yang lalu, kalau tidak salah. Saya membaca Rahasia Meede lalu dilanjutkan Negara Kelima secara berturut-turut. Sejak saat itu, jika ditanya novel favorit, saya selalu memasukan kedua judul novel ini dalam daftar.

Sekarang pertanyaannya, mana yang lebih saya suka? Jujur, saya suka dua-duanya. Dan Brown Indonesia lah ES ITO ini, novelis fiksi sejarah terbaik di nusantara. Saya menyukai Rahasia Meede karena latar ceritanya  yang banyak terjadi di Jakarta. Situs-situs dan monumen sejarah yang nyata berada di tempat yang dekat dengan kita. Jadi, saya terkadang bertanya-tanya dalam hati, ini beneran ga yah? Benar tidak di Pulau Onrust ada harta? Benar tidak di bawah Monas ada jalan yang dapat  menembus ke Museum Fatahillah? 

Novel yang berjudul Negara Kelima juga saya sangat sukai. Akan tetapi, ini lebih dikarenakan faktor primordialisme juga karena saya juga memilik "darah Minang". Kebetulan, saya pernah membaca jug buku Tambo Alam Minangkabau walaupun banyak yang tidak saya mengerti. Nah, di novel ini juga memiliki keasyikan tersendiri karena dapat membawa saya sampai ke Mentawai, bahas suku "bertatto" itu. Fiksi sejarah yang keren itu menurut saya adalah cerita yang dibangun harus dapat membuat alam bawah sadar pembaca jatuh di area "abu-abu".

Pembaca dapat digiring ke grey area yang membuat pembaca bertanya-tanya, hal/informasi yang dia baca, fakta atau fiksi? Skenario yg dibangun harus cukup masuk akal atau paling tidak tidak melewati batas akal sehingga pembaca menjadi penasaran, bahkan bisa membuat pembaca untuk ikut membuktikan sendiri, apakah informasi yang diceritakan di novel tersebut nyata atau khayalan belaka.

Nah, berdasarkan alasan diatas, menurut saya, Rahasia Meede lebih berhasil dibanding Negara Kelima. Secara sederhana, alasan ini disebabkan karena yang diceritakan relatif lebih dekat dengan keseharian dan pengetahuan yg umum (pengetahuan sejarah tentang VOC, Jakarta, situs-situs sejarah, KMB Den Hagg, dll). 

Di sisi lain, Negara Kelima terlalu Minang--sentris untuk sebagian orang dan di novel ini juga terdapat unsur mistis yang membuat saya dapat menjadi nilai minus dari sebuah novel fiksi sejarah. Akan tetapi, terlepas darr itu, Negara Kelima tetap merupakan sebuah karya yang luar biasa dan cerdas menurut saya.

Demikian. Salam untuk Uda Ito. Ditunggu karya monumental lainnya. Kalau bisa dikait-kaitkan dengan freemason doong, pasti akan lebih asyik.

 

Gifar

Nyokap Betawi, Bokap Pariaman, Istri Batusangkar

Answered Nov 25, 2016
Muhammad Rizki Ramadhani
Professional in engineering with focus on Petroleum applied engineering and IT.

Gambar terkait

Sumber gambar via https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/ (SUM)

Novel yang berjudul Rahasia Meede pastinya. Kebetulan saya suka dengan kisah yang berlatar sejarah dan nuansa serta konten sejarah dalam Rahasia Meede jauh lebih banyak daripada Negara Kelima.

Answered Nov 25, 2016

Question Overview


3 Followers
1590 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Dari mana cara termudah memulai mencari ide untuk menulis novel?

Bagaimana cara paling efektif untuk mengembangkan alur dalam menulis novel?

Siapakah menurut Anda yang patut disamakan kualitas penulisannya dengan Pramoedya Ananta Toer?

Bagaimana proses kreatif saat pertama kali menulis novel?

Apa karya sastra/novel yang paling berkesan bagi Anda?

Mungkinkah Tereliye melakukan plagiasi dalam beberapa karya atau novelnya?

Novel apa yang paling menginspirasi dalam hidup Anda hingga mengubah hidup Anda?

Mengapa Helvy Tiana Rosa tidak lagi menerbitkan novel?

Di antara novel-novel Haruki Murakami, yang manakah yang paling Anda sukai?

Apakah kutipan Haruki Murakami yang paling berkesan bagi Anda?

Adakah karya sastra yang memiliki tema tentang parfum?

Apakah yang dimaksud dengan penulisan kreatif?

Apa puisi Chairil Anwar yang paling Anda sukai?

Siapa sastrawan paling "nyastra" menurut Anda? Mengapa?

Mengapa pada masa sekarang sangat sedikit penulis Indonesia yang memiliki kualitas layaknya Pramoedya Ananta Toer?

Siapakah sastrawan Indonesia paling Anda sukai? Mengapa?

Mungkinkah Pramoedya Ananta Toer mengkader seseorang agar mampu menjadi penerusnya? Siapa dia?

Siapa sastrawan perempuan Indonesia favorit kamu?

Siapakah Arswendo Atmowiloto?

Apa yang Anda ketahui tentang Dewi 'Dee' Lestari?

Buku karangan Dewi 'Dee' Lestari yang mana yang paling Anda suka?

Siapakah Ayu Utami?

Sudah berapa kali Anda membaca novel "Rahasia Meede" karangan E.S Ito?

Apa itu Mazhab Frankfurt?

Bagaimana perkembangan Mazhab Frankfurt dalam konteks budaya populer?

Apa yang dimaksud dengan Teori Fetisisme Komoditas?

Apa perbedaan antara budaya massa dan masyarakat massa?

Apakah kaitan antara budaya massa dan amerikanisasi?

Apa pendapat Anda tentang amerikanisasi dan kritik atas Teori Budaya Massa?

Bagaimana pengaruh industri budaya terhadap musik pop?

Apakah kaitan antara James Bond dan strukturalisme?

Bagaimanakah konsep hegemoni Gramsci?

Sejauh manakah batasan-batasan dalam Posmodernisme?

Adakah keterlibatan Indonesia pada Perang Dunia II?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Pernahkah Anda bertemu Presiden Joko Widodo?

Hal-hal apa sajakah yang harus dipenuhi agar Indonesia menjadi pemimpin budaya populer dunia?

Foto apa saja yang bisa mengubah cara pandang kita tentang Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Masakan/makanan Indonesia apa yang menurut Anda paling mungkin go international?

Mengapa bangsa Indonesia dapat sebegitu lamanya dijajah oleh Belanda?

Makanan/masakan Indonesia apa yang paling memiliki nilai sejarah tinggi?

Apa yang membuat beberapa suku di Indonesia masih tetap bertahan dengan gaya hidup tradisionalnya, misalnya Suku Badui?