selasar-loader

Apakah persyaratan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa ITB agar bisa menjadi imam Masjid Salman ITB?

Last Updated Jul 7, 2017

2 answers

Sort by Date | Votes
Ghulam Zaky
Mahasiswa Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung

Hasil gambar untuk imam di masjid salman

Sejujurnya saya belum penah mengikuti seleksi imam di masjid Salman. Tapi, saya cukup aktif di Salman dan pernah mendengar proses seleksinya. Pada intinya, bacaan seorang imam di Salman harus memiliki bacaan Alquran yang benar dari segi makhraj, sifat huruf, dan hukum tajwid yang lainnya. Yang kedua, mereka harus memiliki bacaan yang dapat dinikmati jamaah secara umum. Ketika seleksi, para calon imam akan direkam suaranya, kemudian diseleksi oleh tim dari Salman. 

Ilustrasi via suratkabar.id

Answered Jul 12, 2017
Hamdi Alfansuri
Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Bandung

KTLWSc29TCA6iVuVC0p3V9lrkb_wMDcO.jpg

Pertanyaan yang menarik, dan mungkin banyak juga yang menanyakan hal serupa. Terlebih belakangan ini seorang imam muda Masjid Salman, namanya booming karena suaranya yang indah dan irama yang dibawakan juga khas. Tidak heran jika banyak dari berbagai kalangan, terutama anak muda yang menggemari dan ingin mendengar bacaan Alqurannya, yakni Muzammil Hasballah (Alumni Arsitektur ITB 2011). Bahkan, saat ia menjadi imam salat tarawih di Masjid Salman mungkin mencapai rekor jamaah salat tarawih terbanyak di Masjid Salman yang sampai memenuhi bagian selasar kantin.

Lalu, bagaimana seorang Mahasiswa ITB dapat menjadi Imam di Masjid Salman ITB?  

Sebenarnya, saya mungkin bukan termasuk yang aktif sekali di Masjid Salman, tapi jika ada kegiatan tidak jarang juga ikut dan hampir setiap hari sudah rutin singgah untuk salat wajib saat hari-hari kuliah. Sepengetahuan saya, terkait hal ini mungkin ada beberapa indikator/kriteria yang diperhatikan agar bisa menjadi imam di Masjid Salman, di antaranya sebagai berikut:

1. Dikenal Baik

Untuk menjadi seorang imam, tentu bisa menjadi contoh yang baik bagi makmumnya. Sifat dan karakter yang baik tentu bisa mencerminkan bersihnya hati dan akhlak seseorang. Selain itu, indikator dikenal baik bisa juga mewakili karakter ramah, baik, dan bersahabat yang dimiliki.

2. Memiliki Bacaan Alquran yang Baik

Jika menurut seorang teman, kriterianya itu yang tahsin-nya sudah tingkat tinggi. Yang fasih dalam pelafalan, makarajul huruf, tanda baca dan tajwid. Karena ini merupakan salah satu modal penting. Karena merupakan dasar dalam membaca Alquran yang baik.

3. Memiliki Suara yang Merdu dan Indah

Mungkin ini bisa jadi nilai tambah, mengingat dengan memiliki suara yang merdu dan indah saat melafazkan ayat-ayat Alquran dapat membuat jamaah merasa lebih tenang, atau bahkan lebih khusyuk dalam menghayati makna dari bacaan salat.

4. Memiliki Hafalan yang Baik

Tentu tidak mesti hafal 30 juz, namun lebih banyak tentu lebih baik. Terlebih untuk menjadi imam salat tarawih yang bacaannya lebih panjang atau biasanya untuk salat Qiyamulail. Selain dari segi kuantitas hafalan, kualitas tentu juga diperhatikan ya.

5. Aktif Berkegiatan di Masjid Salman

Poin ini tentu mendukung poin pertama. Pada umumnya, yang saya perhatikan, mahasiswa yang menjadi imam di Masjid Salman adalah yang aktif berkegiatan dan turut serta dalam Unit Kegiatan di Masjid Salman, terutama Unit Pengembangan Tilawatil Qur'an (UPTQ) sebuah unit kegiatan yang berfokus pada pengembangan pendidikan Alquran mulai dari bacaan, hafalan, dan pengamalan. Selain itu, juga ada materi atau pelatihan seputar irama dan seni dalam membaca Alquran.

6. Mendapat Persetujuan dari Bidang Dakwah Masjid Salman ITB

Mungkin ini poin cukup penting, mengingat untuk menjadi imam salat di Masjid Salman juga harus menjadi yang ditunjuk/disetujui oleh pihak Bidang Dakwah Masjid Salman sebagaimana disebutkan oleh seorang teman anggota UPTQ saat saya tanyai. Ada juga yang menyebutkan ada seleksi dari tim UPTQ dan beberapa rekomendasi terpilih dinilai oleh Tim Bidang Dakwah Masjid Salman.

Bagaimana, tertarik? Mari bersama-sama kita memperbaiki salat, bacaan, dan hafalan Quran, beserta keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Seminimalnya, semoga kita bisa menjadi imam yang baik bagi diri kita, keluarga kita, dan orang-orang yang ada di sekitar kita. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.. Insya Allah.

 

Hamdi Alfansuri

Pekanbaru, Juli 2017

*terbuka menerima tanggapan, saran, perbaikan, dan komentar terhadap konten maupun penulisan :)

 

Sumber gambar via itb.ac.id

Answered Jul 14, 2017