selasar-loader

Bagaimana cara melakukan sosialisasi yang tepat kepada masyarakat yang berada di desa-desa?

Last Updated Jul 6, 2017

2 answers

Sort by Date | Votes
Fikri Mauli Utomo
Mahasiswa Agribisnis IPB 2014 l Rumah Kepemimpinan Angkatan 8

Desa merupakan satuan terkecil dari pemerintahan. Di Indonesia desa diberikan kewenangan untuk mengatur jalannya pemerintahan dan pembangunan desanya secara otonomi. Saat ini, pemerintah sudah memfasilitasi kepada desa-desa dengan memberikan dana sebesar kurang lebih 1 miliar setiap tahunnya. Hal ini bertujuan untuk menjadikan pembangunan desa di Indonesia dapat berjalan secara merata.

Jika berbicara masalah sosialisasi hal ini menjadi salah satu permasalahan yang kerap terjadi desa. Seringkali sosialisasi yang dilakukan pemerintah tidak tersampaikan dengan baik kepada masyarakat desa. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya keterbukaan dari masyarakat terhadap kemajuan teknologi dan budaya serta rendahnya tingkat pendidikan membuat mindset berfikir masyarakat desa masih bersifat tradisional. Namun, satu hal yang patut menjadi teladan adalah rata-rata masyarakat desa masih menjunjung tinggi adat istiadat sehingga membuat mereka sangat patuh terhadap pimpinan atau tokoh masyarakat yang menjadi stakeholder desa. Kondisi ini yang dapat kita manfaatkan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa. Metode sosialisasi yang tepat adalah dengan melakukan metode Top Down, yaitu kita menyampaikan sosialisasi kepada para stakeholder desa terlebih dahulu kemudian para stakeholder tersebut yang membantu menyampaikan kepada masyarakat. Berikut dapat jelaskan langkah-langkahnya :

1. Pertama, melakukan pendekatan dengan para stakeholder desa sekaligus memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud dan tujuan kita datang ke desa. Lakukan pendekatan intrapersonal dengan mereka.

2. Kedua, meminta bantuan kepada para stakeholder untuk membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa. Sesuaikan dengan konten sosialisasi dengan pihak stakeholder yang menyampaikan. Bila kontennya bersifat kehidupan kemasyarakatan secara umum maka ketua adat atau kepala desa yang menyampaikan, tetapi bila kontennya bersifat keagamaan maka yang memberikan sosialisasi adalah pemuka agama desa (kyai atau ustadz). Hal ini dilakukan karena masyarakat lebih percaya dan menghormati pada para pemimpinnya. 

3. Ketiga, pastikan kita hadir dalam proses sosialisasinya dan memberikan tambahan serta koreksi terhadap apa yang disampaikan sesuai atau tidak dengan tujuan yang kita inginkan.

4. Keempat, dalam penyampaian sosialisasi sesuaikan dengan adat yang berlaku dan pastikan sosialisasi tersebut sudah tersampaikan dengan baik dengan cara melakukan pendekatan ke masyarakat secara interpersonal.

Namun, yang terpenting dalam melakukan sosialisasi di desa adalah kita harus sabar dan ikhlas dalam mengerjakannya. Serta satu hal yang harus kita tanamkan pada diri adalah jadikan tujuan kita melakukan sosialiasi adalah semata-mata untuk kemajuan desa tersebut.

Answered Nov 3, 2017
Lutfiningtyas Maharani
Mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM l Rumah Kepemimpinan Region 3 Yogyakarta

Pada mata kuliah Penyuluhan Kehutanan yang saya pelajari pendekatan yang tepat untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa menggunakan pendekatan behavioral. Pendekatan behavioral ini ada tiga komponen utama yaitu Knowledge, Skill dan Attitude (Sikap dan perilaku). Ada 1 komponen yang krusial yang tak bisa terlewatkan dalam proses sosialisasi yaitu Attitude. Pasti kita tahu, kegiatan penyuluhan pasti diselenggarakan oleh orang yang ahli dibidangnya, punya capabilitynya baik segi knowledge maupun skill. Namun terkadang ada satu komponen yang kecil tapi fundamental yang terjadi di masyarakat desa yaitu Attitude. Apabila kegiatan sosialisasi kurang bisa diterima masyrakat, mari telusur kembali aspek mana yang luput dari perhatian

Answered Nov 16, 2017