selasar-loader

Bagaimana cara menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa?

Last Updated Jul 5, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Muhammad Andika Widiansyah Putra
Mahasiswa Agribisnis, FEM, IPB | Peserta Rumah Kepemimpinan Regional 5 Bogor

Gambar terkait

Tentang topik ini, mungkin saya hanya ingin sedikit berbagi saja tentang pengalaman. Jadi, sekarang saya masih berstatus mahasiswa di Institut Pertanian Bogor (IPB), yang sering kali diplesetkan jadi Institut Pesantren Bogor, Institut Pendakwah Bogor, atau bahkan ada yang bilang Institut Pedagang Bogor. Plesetan-plesetan itu memang terasa wajar sebetulnya, terlebih karena IPB memiliki banyak mahasiswa dengan semangat keislaman yang kuat, pun juga banyak mahasiswa IPB yang melakukan aktivitas wirausaha di sela-sela kuliah (atau malah kuliah di sela-sela berwirausaha ya? hehe).

Lalu, kok bisa begitu?

IPB sebenarnya punya semacam kurikulum yang cukup "unik", di mana mahasiswanya seakan dicekoki untuk menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, plus jadi problem solver dari permasalahan ekonomi yang ada. Entah itu permasalahan ekonomi secara luas seperti kontribusi pengentasan pengangguran, atau permasalahan mikro semacam "minta uang ke orang tua terus", dan wirausaha adalah solusi paling realistis yang bisa dilakukan oleh mahasiswa.

Di sini sebetulnya ada kontribusi kampus yang cukup besar, di mana para dosen sering kali menyentuh kesadaran mahasiswa tentang kondisi ekonomi masyarakat pada umumnya, sesuai dengan bidang masing-masing. Kalau saya di studi Ekonomi (tepatnya di Agribisnis) sering kali disinggung tentang kondisi petani, tingginya tingkat pengangguran, tingkat persaingan yang tinggi untuk mendapat pekerjaan dan itu terkadang membutuhkan tingkat pendidikan yang "cukup" tinggi, dan lain hal. Jadi, memang nurani yang awalnya disentuh oleh para dosen.

Kemudian ada mata kuliah khusus yang wajib untuk diambil oleh setiap mahasiswa yang berkuliah di IPB, namanya pengantar kewirausahaan. Di sana kita wajib mendatangi pedagang dan mewawancarai, membuat produk, dan banyak hal. Di tingkat berikutnya, mata kuliah sejenis itu juga ada, akan tetapi lebih menjurus ke hal-hal teknis sesuai dengan jurusannya masing-masing. Contohnya di jurusan Agribisnis, kita diajari untuk menyusun bisnis dari nol sampai bisa berjalan, analisis bisnis, membuat produk, dan memasarkan plus menghitung keuntungan, memahami karakteristik konsumen, hidup di tengah persaingan atau bagaimana caranya membuat pasar baru, dan banyak hal.

Nah, hal-hal tersebut yang rasanya menjadikan praktik kewirausahaan seakan menjadi salah satu bagian dari darah daging tiap mahasiswa, hehe. Ditambah lagi kegiatan danusan untuk acara, wah, makin lengkap. :D

Ilustrasi via blogspot.com

Answered Jul 11, 2017

Question Overview


2 Followers
1319 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Kenapa Indonesia belum juga maju sementara Korea Selatan yang dulu lebih miskin dari kita justru maju sekali saat ini?

Bagaimana cara Jerman membangun kembali ekonominya setelah Perang Dunia II?

Apakah kunci sukses pertumbuhan dan pemerataan ekonomi pada puncak bonus demografi di Indonesia (2025-2035)?

Apakah penggunaan alat ukur Gross Domestic Product (GDP) masih relevan untuk menghitung tingkat kesejahteraan sebuah negara?

Mengapa perhitungan Gross National Product (GNP) jarang digunakan sebagai alat ukur kinerja ekonomi?

Apa yang Anda ketahui tentang Green GDP?

Apakah inflasi selalu berdampak buruk untuk perekonomian?

Apakah konsekuensi deflasi terhadap kinerja perekonomian sebuah negara?

Ketika terjadi apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar, langkah taktis apa yang seharusnya dilakukan untuk meningkatkan kerja perekonomian?

Apakah depresiasi nilai tukar selalu memiliki dampak negatif untuk perekonomian?

Bagaimana cara mendapatkan kekayaan 1 miliar rupiah pertama Anda?

Apa beda antara startup dan perusahaan lainnya? Mengapa istilah startup begitu naik daun?

Siapa pengusaha paling top di Indonesia menurut Anda?

Berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat parfum?

Bagaimana cara membuat slogan atau jingle iklan pada sebuah produk agar menarik perhatian masyarakat?

Apa skill paling penting dalam membangun bisnis?

Apakah terlambat memulai bisnis pada usia 40?

Apa saja kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula?

Bagaimana pengalaman Anda gagal/bangkrut membangun bisnis?

Bagaimana cara paling efisien membangun bisnis dengan cepat?

Apakah warna jaket almamater Universitas Gadjah Mada (UGM)?

Lebih penting mana, IPK atau organisasi?

Mengapa kita harus kuliah?

Bisakah kesuksesan diraih tanpa harus kuliah?

Apa motivasi terbaik Anda untuk seseorang yang mulai jenuh kuliah?

Apa strategi terbaik untuk mendapatkan IPK tinggi tapi tetap santai dalam kuliah?

Bolehkah ikut BEM meskipun sebenarnya tidak tertarik dengan dunia pergerakan mahasiswa?

Ketika menyadari bahwa Anda salah jurusan, apa yang Anda lakukan?

Pernahkah Anda di-drop out (DO) ketika kuliah?

Apa peristiwa paling menyebalkan ketika sedang mengerjakan skripsi?