selasar-loader

Buku biografi siapa yang paling mengesankan yang pernah Anda baca?

Last Updated Nov 24, 2016

16 answers

Sort by Date | Votes
Pramudya Oktavinanda
An avid reader with a voracious appetite for new knowledge

YTTbPAHtvYVRhXEnD63a_9hOVzCaPIoU.jpg

Setidaknya ada empat buku. Pertama, The House of Morgan oleh Ron Chernow. Ini buku biografi tentang JP Morgan dan keluarganya, mulai dari Morgan's first patriarch, pendirian JP Morgan sebagai bank dalam bentuk partnership (firma) dan pemisahannya menjadi Morgan Stanley dan JP Morgan gara-gara Glass-Steagal Act di Amerika yang mewajibkan pemisahan commercial bank (bank umum) dan investment bank (perusahaan sekuritas). Sebagian orang mungkin akan berpikir subjek bahasan Chernow ini sangat membosankan. Apa sih yang menarik dari kisah sejarah sebuah institusi keuangan? Jangan salah, Chernow mungkin salah satu penulis terbaik yang pernah saya baca, gaya bahasanya sangat anggun dan membuat saya tak bisa berhenti membaca kisah keluarga Morgan ini. Lebih penting lagi, banyak fakta menarik di balik salah satu institusi keuangan terkuat di muka bumi ini dan bagaimana jalinan bisnis mereka dan kekuasaan di Amerika Serikat saling berjalin berkelindan membentuk hubungan yang kompleks dan tentunya juga, kontroversial.

Kedua, The Partnership - The Making of Goldman Sachs oleh Charles D. Ellis. Kalau ini biografi dari Goldman Sachs, salah satu investment bank paling perkasa di Amerika dan mungkin juga dunia dengan segala intrik-intriknya. Saya tertarik khususnya dengan kisah epik dari bos besar Goldman Sach yang membawa Goldman menuju kejayaannya, Sidney Weinberg. Mengapa epik? Karena Weinberg memulai kariernya di Goldman sebagai mail boy alias OB. Kisah Goldman juga menarik karena ia didirikan sebagai partnership oleh orang Yahudi di zaman ketika nuansa anti-Semitis masih sangat kencang di Amerika. JP Morgan memiliki posisi yang jauh lebih kuat awalnya karena didirikan oleh orang kulit putih Kristen dan dengan demikian lebih mudah dipercaya pengusaha-pengusaha besar Amerika di akhir abad 19- awal abad 20. Firma seperti Goldman butuh kerja ekstra keras untuk meyakinkan para pengusaha tersebut bahwa mereka bisa dipercaya dan bisa membantu bisnis para pengusaha itu. Kisah perjuangan dan kesuksesan ini yang menarik untuk dibaca, ditambah tentunya juga segala kontroversi yang terkait dengan Goldman Sachs yang saya pikir sudah bukan lagi rahasia umum.

Ketiga, Kesan Para Sahabat tentang Widjojo Nitisastro terbitan Kompas-Gramedia. Mengumpulkan kisah dari sekitar 70 orang sahabat Widjojo Nitisastro (ini versi Indonesianya, ada juga versi Inggris untuk memuat komentar sahabat-sahabat Widjojo dari luar negeri dan buku itu saya anggap satu kesatuan dengan versi Indonesia). Saya tertarik dengan buku ini setelah sebelumnya membaca beberapa buku tentang neoliberalisme dan melihat kritik-kritik atas Mafia Berkeley di Indonesia. Dari buku itu, kemudian saya tahu ada Mohammad Sadli dan Widjojo Nitisastro, yang akhirnya membuat saya ingin menelusuri lebih jauh mengenai kedua tokoh tersebut. 

Saya bersyukur dengan keputusan di atas. Membaca buku ini membuat saya terkagum-kagum dengan Widjojo, begitu banyak komentar yang isinya sangat positif tentang Widjojo. Saya jadi tahu ternyata ada seorang ekonom yang begitu terlibat dalam penyusunan kebijakan publik di Indonesia dan bergerak sebagai the man behind the scene of Indonesian economic development. Obsesi saya pada Law & Economics juga menjadi semakin bertambah gara-gara mempelajari kisah hidup Widjojo dan akhirnya membuat saya membeli semua buku yang terkait dengan Widjojo. Saya sempat menulis tribute pendek untuk Widjojo ketika beliau wafat di tahun 2012 (http://www.pramoctavy.com/2012/03/introduction-to-economic-analysis-of.html). Sebuah kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, tapi saya bangga sekali karena bangsa kita berhasil mencetak orang semacam Widjojo, Cass Sunstein-nya Indonesia!     

Terakhir, Richard Posner oleh William Domnarski. Ini dia buku biografi yang sudah lama saya tunggu-tunggu, kisah hidup Richard Posner, pendiri mazhab Law & Economics serta Pragmatism Legal Interpretation yang sangat saya cintai dan juga salah satu, kalau bukan ahli hukum yang paling produktif sepanjang sejarah dengan ribuan produk karya tulis dalam bentuk buku, artikel ilmiah, dan putusan hakim yang semuanya ditulis sendiri oleh Posner. Satu fakta menarik dari Posner, ketika bicara, gaya bicaranya sangat kalem dan samar-samar, tapi sebenarnya kritiknya tajam, nyelekit dan sangat ngenye. Ini semua lebih jelas lagi terlihat dalam tulisan Posner, menunjukkan bahwa kritik tajam tak harus disampaikan dengan marah-marah.

Saya pribadi sangat bersyukur sempat belajar langsung di bawah Posner ketika sedang kuliah di University of Chicago Law School dan juga sempat mendapatkan tanda tangan Posner untuk buku-bukunya yang saya miliki, tak ternilai dengan uang. Moga-moga Posner panjang umur dan senantiasa produktif menulis sampai akhir hayatnya.  

 

Answered Nov 28, 2016
Achmad Zaky
Pendiri dan CEO Bukalapak

OIUp6loCcGyxCY6mEUQxEydBkYlOdOTJ.jpg

Answered Nov 28, 2016
Ahmad Fikri Arief Rasyid
Mahasiswa Fakultas Hukum UGM | Bukan Peserta Rumah Kepemimpinan

Malcolm X dan Steve Jobs. Buku biografi mereka ini entah mengapa bagi saya terasa sekali perjuangan mereka dalam menempuh kesulitan hidup.

Malcolm X yang berjuang agar tidak ada lagi diskriminasi pada masyarakat kulit hitam di Amerika Serikat.

5UKY0B_adH2NY01IaWBQDOr8-5hbQoZA.jpg

Serta Steve Jobs yang sempat dipecat dari perusahaan yang dia dirikan sendiri hingga akhirnya direkrut kembali dan membuat Apple menjadi sangat terkenal seperti sekarang.

dY63jST5GnWrjgoC9k3QckH7JQiR5agi.jpg

Sungguh terasa sekali semangat untuk bangkit dari kemunduran dalam dua buku biografi ini, itulah yang membuat saya menjadikan buku ini sebagai yang paling mengesankan dari buku-buku biografi tokoh lain yang pernah saya baca.

Answered Dec 11, 2016
Miftah Sabri
Pendiri dan CEO Selasar

o4qL42TUslaEvMlYsmuEhNVprVv059s8.jpg

Memoir Bung Hatta. Buku ini sangat mengesankan bagi saya. Bunda saya memberikan pada saya buku ini saat duduk di bangku SMP. Waktu itu, saya membacanya sangat antusias. Bung Hatta menulis bagaimana kehidupannya dari kecil dilahirkan di Bukitinggi, belajar mengaji dengan kakeknya. Berangkat ke Padang untuk sekolah dagang, sampai melanjutkan studi ke negeri Belanda.

Kisah dia dan Sjahrir di Belanda, terlibat dalam pergerakan Perhimpunan Indonesia di Belanda. Berpolemik dengan Soekarno, pulang ke Indonesia, diasingkan oleh pemerintah kolonial ke Boven Digul Papua, pindah ke Banda Neira bersama Sjahrir. Memproklamasikan kemerdekaan Indonesia bersama Sukarno. Menulis naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda, hingga menikah setelah Indonesia merdeka. 

Semua diceritkan Hatta secara detail dalam "Memoir"-nya. Saya bahkan saat itu sempat membayangkan jika kelak suatu saat sudah tua akan pula menulis buku yang sama dengan ini Memoir Oleh Miftah Sabri. (Hayalan saat SMP itu).

Yang tidak saya lupa adalah bagian disiplin waktunya Hatta. Bahkan kucingnya pun juga tahu ini waktu sudah jam berapa tandanya dia harus makan. Jika Hatta lewat, berarti tandanya sudah jam berapa. Hatta menulis sendiri "memoir" ini, dia sangat detail sekali. Naik kereta jam berapa di Jerman, transit berapa menit di Swedia. Kehabisan uang dalam perjalanan sekian hari. Dugaan saya, ini direvisi dari diary yang memang sudah dia tulis sejak kecil sampai beliau pensiun menjadi wakil presidennya, Soekarno. Karena almost imposible bagi kita mengingat suatu kejadian dengan sangat detail yang sudah terjadi 30 tahun sebelum ini tertib urutan kejadian dan waktu sampai ke satuan menit. Itulah Hatta. 

"Memoir" dari bunda saya ini adalah buku biografi pertama yang saya baca. Dan sejak itu sampai sekarang saya jatuh cinta dengan sosok kita yang satu ini. Bahkan, Iwan Falls pun turut berduka dan mendedikasikan sebuah lagu saat beliau meninggal dunia:

Gambar via dokumentasi pribadi

Answered Dec 20, 2016
Hera Wati
Saya.. Ya, saya. Tak perlu menjadi oranglain, tak perlu meniru siapapun.

A3TXp362N6NldqXTfwVoCAzttZQKeOd8.jpg

Buku Sepatu Dahlan. Mengharukan.

Answered Mar 13, 2017
Adi Wahyu Adji
Rumah Kepemimpinan | Book Reviewer

LVMCnLqa9d-kCJBpj55ue7nVt_xwaTp0.jpg

Saya suka semua edisi khusus TEMPO tentang pahlawan nasional. Biasanya terbit di momen-momen khusus seperti Hari Kemerdekaan, Hari Pahlawan, Hari Sumpah Pemuda, dan lain-lain. TEMPO menyusunnya secara berurutan dari pasangan Proklamator Soekarno-Hatta, lalu disusul tokoh-tokoh nasional lainnya. Yang saya ikuti di antaranya adalah Jenderal Soedirman, Tjokroaminoto, Muhammad Natsir. 

Karena format majalah, foto-foto yang ditampilkan dapat memenuhi hampir satu atau halaman penuh. Memberikan kesan yang lebih dalam pada kata-kata yang terurai di atasnya. Selain itu, ada infografis yang menarik merangkum secara singkat namun lengkap kisah masing-masing tokoh nasional itu.

Belum semua edisi khususnya saya baca. Tapi dari yang sudah, saya paling terkesan dengan edisi Tjokroaminoto, "Sang Raja Tanpa Mahkota." Darinya banyak lahir tokoh-tokoh besar bangsa ini. Wajar jika ia juga diberi gelar "Gurunya Guru Bangsa".

Semua edisi khusus TEMPO menurut saya wajib jadi bacaan awal anak-anak muda sekarang ini yang ingin mengetahui sejarah para Founding Fathers. Agar kita tetap senada dan satu semangat memajukan Indonesia. 

Ilustrasi via gstatic.com

Answered Jun 11, 2017
Ikhwanul Halim
Ayah, Suami, Penyair, Penulis, Pengarang, Editor, Satiris, Humoris

CpAeick13gVZvTyOpQ3JoWE8yRjcrYDN.jpg

Surely You're Joking, Mr. Feynman!: Adventures of a Curious Character, Richard Feynman, Ralph Leighton (kontributor), Edward Hutchings (editor), 1985, W. W. Norton. Edisi bahasa Indonesia: Cerdas Jenaka Cara Nobelis Fisika: Petualangan Hidup Richard P. Feynman (2002, Mizan Pustaka)

Buku koleksi kenangan fisikawan pemenang hadiah Nobel Richard Feynman ini dirilis pada tahun 1985, mencakup berbagai peristiwa yang dialami sepanjang hidup Feynman. Ada yang ringan, seperti daya tariknya dengan narkoba yang aman, mempelajari berbagai bahasa, berpartisipasi dengan kelompok orang-orang yang memiliki minat yang berbeda (seperti biologi atau filsafat), dan berkelana ke dunia seni dan musik samba.

Yang lainnya mencakup materi yang lebih serius, termasuk karyanya di proyek Manhattan (di mana istri pertamanya, Arline Greenbaum, meninggal karena tuberkulosis) dan kritiknya terhadap sistem pendidikan sains di Brazil.

Bagian "Monster Minds" menggambarkan betapa gugupnya dia saat mempresentasikan tesisnya tentang Wheeler–Feynman absorber theory di depan Albert Einstein, Wolfgang Pauli, dan tokoh-tokoh besar lainnya pada masa itu.

Bab penutup, "Cargo Cult Science," diadaptasi dari alamat yang diberikan Feynman selama masa tugasnya di Caltech tahun 1974.

Judul buku berasal dari tanggapan seorang wanita di Universitas Princeton setelah dia meminta Feynman yang baru tiba itu apakah Feynman menginginkan tehnya dicampur krim ataulemon, yang secara tak sadar dijawabnya "dua-duanya".

Untuk yang belum tahu siapa Richard Feynman, dia adalah pemenang Nobel 1965 atas penemuannya tentang mekanika kuantum. Lahir di Far Rockaway, Queens, New York pada 11 Mei 1918. Ketertarikannya pada sains diajarkan oleh ayahnya. Sementara, sisi humorisnya didapat dari ibunya.

Feynman mendapatkan gelar sarjananya dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada 1939. Melanjutkan kuliah doktornya di Princeton University dan meraih gelar Ph.D. pada 1942.

 

Ilustrasi via byrest.com

Answered Jul 27, 2017
Adam Ramadhana
Manusia yang sengaja mengambil jurusan Sosiologi UNJ

QDyv5hgrwBFsQzSbTlmEskHroHg5haXh.jpg

Tan Malaka!

Ilustrasi via wordpress.com

Answered Jul 27, 2017
Widi Widakdo
Yakusa! Awardee LPDP PK-75 | Magister Pendidikan Matematika UPI | Unimed

M. Natsir

Hasil gambar untuk buku biografi m.natsir

Ilustrasi via wordpress.com

Answered Jul 27, 2017
Andri Nur Rochman
Kadept Syiar FUKI Fasilkom UI 2017 | I'm Generalist | Peserta Rumah Kepemimpinan

Nabi Muhammad shollallahu alaihi wasallam

Bagaimana beliau sejak kecil hingga beliau wafat, semua itu selalu baik dan menginspirasi banyak orang, terutama umatnya hingga saat ini.

 

Ilustrasi via fatahillahstan.com

Answered Jul 28, 2017
Rinhardi Aldo
Penulis dan Pekerja - Teknik Jaringan Akses SMK Telkom Jakarta

TEyxHFq8gFElTHMjVkWbsOx5HtABa9kN.jpg

Saya sih jujur lupa berapa kali saya baca buku biografi. Tapi, ada dua yang berkesan. Pertama ,biografi mantan wapres RI di jaman Orde Baru: Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang pernah saya lihat di lemari buku keluarga. Saya sih lupa judul pastinya juga. Tapi, ada banyak hal yang tak diceritakan di sejarah muncul di situ, terutama Serangan Umum 1 Maret.

Kedua, baru tahun lalu saya beli: Ahok dengan penulis Meicky S. Panggabean. Buku yang bisa dibilang mengupas Pak Ahok dengan cara yang enak dibaca. 

Oh iya, buku Soeharto  Bapak Pembangunan Indonesia juga pernah saya baca. Namun karena sarat dengan pencitraan, saya ngga berkesan sama buku ini, hehe.

gambar via facebook.com

Answered Jul 29, 2017
Anzhar Pratama
ESL FEM IPB 2016 | Ketua Departemen Kastrat BEM PPKU 2017

tuQ8umRQhfJd11KcohxHAndbUBKX9-qd.jpg

gambar via fardanews.com

E-E_Y44_9aQcIoQiFz6p1xcNxdRxmTEs.jpg

gambar via id-static.z-dn.net

Sebagai orang yang seneng banget baca-baca buku biografi, boleh dikatakan sulit kalau ditanya buku biografi siapa yang paling mengesankan, saya tidak tahu, karena semua kisah di buku biografi punya kesannya masing-masing. Tapi, biografi yang menurut saya menarik kisahnya, yang pertama adalah biografi milik Ir. Sukarno (Bung Karno : Penyambung Lidah Rakyat Indonesia) karya Cindy Adam. Lewat buku itu saya belajar memahami bagaimana pemikiran-pemikiran Bung Karno tentang konsep negara Indonesia yang beliau cita-citakan. Saya juga belajar memahami Bung Karno sebagai seorang manusia biasa sekaligus sebagai presiden pertama Indonesia. Kisah-kisah menarik yang ditulis di buku ini juga menambah kagum saya akan Bung Karno.

Selain itu, autobiografi Sir Alex Ferguson pun menurut saya menarik. Sebagai orang yang cukup memperhatikan dunia sepak bola maka menjadi menarik untuk menyelami kisah Sir Alex Ferguson (SAF) dalam menjalankan 'kerajaannya' di Manchester United. Dalam bukunya, My Autobiography, SAF menceritakan bagaimana kisahnya yang penuh dengan kesuksesan. Ia juga ceritakan sisi lain dari para pemainnya.

Bagi saya belajar dari dua orang hebat, Ir. Sukarno dan Sir Alex Ferguson, lewat biografinya adalah hal yang menyenangkan. Bagi yang belum membacanya, silakan baca yaa!

Answered Jul 31, 2017
Dadi Krismatono
Gemar membaca, pernah menyunting, pingin menulis buku.

CP7Kw_GwE_t16hUc_s-nwJkrr9QsqO7Y.jpg

Waktu saya masuk SMA, saya mulai baca buku yang rada serius. Setelah puas dengan Lupus, buku-buku misteri Enid Blyton dan Mira W, saya mulai baca Kahlil Gibran dan hampir buku apa saja yang ada di rumah atau pinjam. Bertemulah saya dengan buku Sewindu Dekat Bung Karno (terbitan Gramedia, edisi pertama kalau tidak salah tahun 1988) yang ditulis ajudannya, Kolonel Bambang Widjanarko. Sekadar info, Bambang Widjanarko ini adalah ayah dari seniman Inggrid Widjanarko

Dalam buku ini digambarkan sisi humanis Bung Karno, yang tak pernah membunuh nyamuk dengan menepuknya. Juga, dinamika dan tantangan orang-orang di ring satu Bung Karno untuk menyiasati kehidupan poligami presiden pertama RI tersebut. 

Di akhir buku, ketika Bung Karno mangkat, paparan Bambang Widjanarko sungguh menyentuh.  

 

Ilustrasi via bukubukubekas.files.wordpress.com

Answered Aug 1, 2017
Abdullah Aljabir
Material Engineering Student in ITS Surabaya | Rumah Kepemimpinan Surabaya

90OjSBpkKTYokBoMBc34VS3hWI9-8vLL.jpg

Buku adalah jendela dunia, darinya kita bisa mengunjungi berbagai macam tempat dan bersilaturahim dengan tokoh-tokoh penting bahkan jika tokoh itu sudah tiada sekalipun. Dari sebuah buku biografi adalah riwayat hidup (seseorang) yang ditulis oleh orang lain, sedetail dan selengkap mungkin, sehingga siapapun yang membaca mengetahui betul sosok yang dia ingin dalami, saya merasakannya seperti berbincang langsung dengan tokoh yang sedang saya baca.

Saya sendiri belum banyak membaca buku biograf,i namun yang saya ingat adalah biografi dari seorang Mohammad Bondan salah seorang yang diasingkan kala masa prakemerdekaan, satu tempat pengasingan dengan Moh.Hatta.

Judulnya Memoar sang Eks-Digulis, menceritakan kisah bagaimana Mohammad Bondan sedari kecil hingga memegang peran penting dalam membangun NKRI dari negeri kangguru, Australia.

Kisahnya menceritakan masa pengasingannya di salah satu tempat bernama Boven-Digul, terkenal sebagai daerah antah-berantah di timur Indonesia tempat para penjajah biasa mengasingkan orang-orang seperti para aktor penggerak maupun politisi terkemuka.

Dari buku biografi ini kita mampu mendalami dan merasakan kerasnya perjuangan kala itu, mereka yang diasingkan malah dibiarkan mati dengan perlahan, diadu domba dan dicabut hak-haknya, seperti yang dirasakan Moh. Bondan dan para pejuang lainnya.

Akhirnya, sebuah pelarian tercetus untuk pergi dari daerah yang sangat tidak mendukung untuk hidup menuju Australia, walau akhirnya para pelarian tertangkap setelah bertaruh nyawa di sepanjang perjalanan.

Tokoh Mohammad Bondan yang biasa dipanggil Bondan digambarkan sangat kritis dan juga beridealisme tinggi, belajar dari kepemimpinan Soekarno dan Hatta, mereka akhirnya diasingkan ke Australia dan Moh.Hatta ke Belanda.

Watak orang yang aktif melakukan pergerakan dan keinginan untuk merdeka sangatlah menarik, terbukti Bondan selama pengasingannya tidak tinggal diam dan tidak hanya sekadar menjadi buruh. Berkat kepandaiannya, Bondan mampu membentuk serikat buruh di Australia yang mampu membantu menghalangi Belanda menjajah kembali Indonesia dengan menghalangi pendistribusian senjata melalui Australia, Bondan juga berperan penting dalam membantu urusan diplomatik pemerintahan Indonesia dengan Australia, hingga akhirnya ia menikah dengan orang Australia dan pulang ke Indonesia setelah sekian lamanya berada di luar kampung halaman terlunta dan akhirnya meninggal di Indonesia.

Sumber gambar: bukalapak.com

Answered Aug 6, 2017
Anonymous

Buku Jejak Langkah dan Pemikiran LAFRAN PANE adalah buku yang sangat menggugah jiwaku. Buku yang berawal dari skripsi ini menceritakan kisah hidup dan perjuangan Prof. Lafran Pane. Tidak banyak yang mengetahui jasa Prof. Lafran Pane selain kader dan alumni HMI. Setidaknya, bagi saya, buku ini bisa mengenalkan dan mengajarkan bagaimana seorang cendikiawan itu berdiri tegak dalam satu kata "Independensi".

Lafran Pane dalam buku ini dikisahkan dengan begitu sederhana, hidup dan berjuang sampai mati tanpa mengenal rasa lelah. Buku ini mengisahkan cara anak manusia pembelajar yang resah akan kondisi bangsa dan negara. Lafran dinarasikan dengan begitu apik hingga membuat pembaca meneteskan air mata. Anda tidak akan menyangka sebagai seorang pendiri organisasi HMI, Lafran hidup dengan kesederhanaan tanpa mengeluh.

Buku ini mengajarkan kepada para aktifis untuk selalu sabar dalam perjuangan. Para penyambung lidah rakyat wajib membacanya untuk mengetahui bahwa perjuangan mulia demi rakyat dibangun dengan pengorbanan.

Answered Aug 7, 2017
Gregorius Reynaldo
penikmat kopi, pengagum sastra, dan pecinta perempuan

Buku biografi Steve Jobs. Buku ini saya baca saat duduk di kelas XII. Mengapa buku ini mengesankan?

5wdJbmw6kDYiswE5ff0uoV4ZAoxVA5Hm.jpg

Saya sulit percaya bagaimana Jobs dengan kemampuan IT-nya yang biasa saja mampu bermimpi menciptakan masa depan dengan teknologi yang seperti sekarang kita rasakan dan nikmati. Banyak orang mampu memprediksinya, tetapi segelintir orang saja yang mampu mewujudkannya. Saya yakin bahwa teknologi pasti tetap berkembang seperti sekarang meski Jobs saat itu tidak menciptakan "Apple". Orang lain pasti akan melakukannya juga. Tetapi cara Jobs melakukannya saat itu adalah hal yang revolusioner.

Jobs adalah contoh manusia yang visioner. Kemampuannya tidak sekedar menciptakan, tetapi lebih dari itu, ia mampu menggerakkan orang lain agar sesuai dengan pemikirannya. Steve Wozniack, sahabat Jobs ketika merakit komputer pertama, memang adalah orang yang paling memahami komputer. Namun, ide-ide menciptakan komputer dan bagaimana melihat peluang sukses adalah peran Steve Jobs.

Perjalanan hidup seorang Jobs juga membuat saya menyukai biografinya. Merintis komputer pertama, ditolak, hingga meraih kesuksesan dengan mendirikan perusahaan sendiri, kemudian mengalami kerugian, bahkan dipecat dari perusahaannya sendiri merupakan kisah-kisah yang menginspirasi. Pada akhirnya, hal yang membuat haru adalah perjuangannya dengan penyakit kanker yang akhirnya meregang nyawanya di usia yang masih cukup produktif, 56 tahun.

 

Ilustrasi via npr.org

Answered Nov 17, 2017

Question Overview


18 Followers
3363 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Apa buku yang paling menginspirasi yang pernah Anda baca?

Siapakah pengarang buku yang paling berbakat yang pernah ada?

Apa buku yang paling mengubah dunia?

Apa buku yang wajib dibaca oleh remaja?

Mengapa buku dari pengarang Jepang selalu memberikan unsur seks yang vulgar?

Mengapa buku Jostein Gaarder yang lain tidak ada yang sefenomenal Dunia Sophie?

Siapa pengarang Indonesia yang paling berpengaruh? Mengapa?

Manakah yang lebih baik, membaca buku fiksi atau nonfiksi?

Apakah buku yang paling berpengaruh dalam hidup Anda?

Novel apa yang paling mengesankan hati dan pikiran Anda?

Siapa itu Jose Rizal?

Siapa Mar'ie Muhammad?

Apa keunggulan karakter Letjen (purn) Prabowo Subianto?

Siapa Arifki Chaniago?

Menurut Anda, apakah yang menarik dari seorang Malcolm-X ?

Siapakah Anda? Bisakah Anda berbagi inspirasi dengan menceritakan perjalanan hidup Anda?

Siapakah Anda? Dapatkah Anda menceritakan kisah hidup Anda yang bisa menginspirasi orang lain?

Siapakah Ibu Anda? Dapatkah Anda mengisahkan perjalanan hidup Ibu yang Anda ketahui?

Siapakah Ayah Anda? Dapatkah Anda mengisahkan perjalanan hidup Ayah yang Anda ketahui?

Apakah merek parfum yang paling cocok untuk wanita?

Apakah perbedaan antara parfum dan cologne?

Apa yang membuat harga parfum begitu mahal?

Apakah wanita mengenakan parfum untuk menarik perhatian pria atau ada alasan lainnya?

Apa tujuan laki-laki memakai parfum?

Bagaimana cara memakai parfum yang benar?

Bagaimana cara memakai cologne yang benar?

Apakah parfum yang aromanya paling maskulin?

Apakah parfum yang aromanya paling feminin?

Parfum pria apa yang aromanya bisa diterima oleh semua orang?

Apa sajakah pengaruh D-Day bagi Sekutu pada Perang Dunia II?

Bagaimana dampak D-Day bagi Jerman pada Perang Dunia II?

Apakah kesalahan fatal Hitler yang membuat Jerman kalah pada Perang Dunia II?

Mengapa Perang Dunia II terasa lebih populer daripada Perang Dunia I?

Pesawat paling canggih apa yang tercipta saat Perang Dunia II?

Berapa banyak korban pada Perang Dunia II?

Mengapa tentara Rumania dan Italia gagal menahan serangan Soviet di Stalingrad?

Pesawat tempur apa yang paling ditakuti saat Perang Dunia II?

Pesawat bom apa yang paling berbahaya saat Perang Dunia II?

Pesawat buatan Amerika Serikat atau Jerman yang lebih canggih pada Perang Dunia II?

Siapa yang paling menginspirasi hidup Anda?

Apa cerita yang paling menginspirasi dan mengubah hidup Anda?

Novel apa yang paling menginspirasi dalam hidup Anda hingga mengubah hidup Anda?

Apa kegagalan-kegagalan terbesar dalam hidup Anda?

Apa film yang paling menginspirasi dan mengubah hidup Anda?

Siapakah tokoh olahraga Indonesia paling menginspirasi?

Siapakah tokoh olahraga dunia yang paling menginspirasi?

Apa hal paling menyedihkan yang pernah Anda dengar, baca, dan lihat?

Siapa di antara anggota keluarga besar Anda yang memiliki prestasi paling mengesankan?

Apa 10 pengalaman yang harus dijalani selama hidup?